Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Klasifikasi Mahasiswa Calon Penerima Beasiswa KIP Menggunakan Algoritma Naive Bayes di Universitas Tomakaka Mamuju Hidayat, Hidayat; KH, Musliadi; Kusmanto, Indar; Kadir, Munawirah; Kristian, Kristian
JURNAL FASILKOM Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer)
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jf.v15i3.10784

Abstract

Education is a fundamental aspect of national development that demands equal access to quality education for all. The Smart Indonesia Card (KIP) program is a government initiative aimed at supporting education for underprivileged communities. Tomakaka University, Mamuju, as one of the universities in West Sulawesi, plays an active role in distributing KIP scholarships to students who meet certain criteria. However, the selection process for prospective scholarship recipients has been carried out manually, which may lead to inefficiencies and inaccurate targeting. This study aims to apply the Naïve Bayes algorithm to classify prospective KIP scholarship recipients to make the selection process more objective, fast, and accurate. The research method uses a data mining approach with stages of data preprocessing, dividing training and test data, model training, and testing using the Python programming language on the Google Colab platform. The dataset used is 171 student data, with a division of 75% training data and 25% test data. The test results showed that the Naïve Bayes model achieved an accuracy of 95.35%, with a precision of 97%, a recall of 97%, and a loss of 4.65%, indicating excellent classification performance. Thus, this research contributes to improving administrative efficiency and targeting of KIP scholarship distribution at Tomakaka University, Mamuju.
Kearifan Lokal Sebagai Living Law Dalam Pembentukan Peraturan Daerah: Suatu Kajian Sociological Jurisprudence Mulyawan, Agus; Kristian, Kristian

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52947/.v11i2.329

Abstract

Artikel ini mengkaji peran kearifan lokal dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) melalui perspektif Sociological Jurisprudence dengan berfokus pada pemikiran Roscoe Pound, khususnya konsep law as a tool of social engineering. Dengan menggunakan pendekatan konseptual, penelitian ini menelaah doktrin, asas, dan konsep hukum yang relevan untuk menjelaskan bagaimana nilai lokal berfungsi sebagai landasan sosial dalam proses legislasi daerah. Melalui pendekatan ini, analisis diarahkan pada pemahaman bahwa hukum tidak hanya merupakan seperangkat aturan formal, tetapi instrumen rekayasa sosial yang harus selaras dengan kebutuhan serta nilai masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa Perda yang mengabaikan kearifan lokal cenderung menghadapi resistensi sosial, ketidakefektifan implementasi, serta keterputusan antara norma hukum dan realitas masyarakat. Sebaliknya, pengintegrasian nilai lokal dalam proses legislasi memperkuat legitimasi, efektivitas, dan daya rekayasa sosial hukum daerah. Artikel ini menegaskan pentingnya pembentukan Perda yang responsif dengan menjadikan kearifan lokal sebagai fondasi normatif dan sosial dalam kerangka rekayasa sosial yang berkeadilan.