Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI PERAN KONSELOR SEKOLAH DALAM LAYANAN KESEHATAN MENTAL BERBASIS SEKOLAH Moesarofah, Moesarofah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v4i2.13

Abstract

Kesehatan mental merupakan kondisi sehat dan sejahtera, yang memungkinkan individu untuk berinteraksi secara positif dengan orang lain, dan mengatasi perubahan hidup. Kesehatan mental bukan hanya tidak memiliki penyakit mental atau gangguan psikologis, melainkan juga kemampuan untuk beradaptasi dan berfungsi secara baik. Banyak siswa di berbagai negara seperti di Amerika Serikat maupun Indonesia yang membutuhkan layanan kesehatan mental nyatanya belum terlayani, sehingga berdampak pada masalah dalam perkembangan emosi, sosial maupun akademiknya. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi peran konselor dalam memberikan layanan kesehatan mental berbasis sekolah. Metode penelitian adalah studi literature dari berbagai kajian artikel jurnal bereputasi dan ebook yang relevan. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa keterlibatan konselor sekolah dalam memberikan dukungan dan layanan kesehatan mental rendah, karena keterbatasan sumber daya di sekolah, dan bervariasinya tanggung jawab konselor sekolah. Implementasi program perlunya akses secara langsung dengan sekolah dengan mengintegrasikan pendidikan kesehatan mental ke dalam kurikulum sekolah.
PSIKODINAMIKA MEMAAFKAN DALAM HUBUNGAN INTERPERSONAL Moesarofah, Moesarofah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i1.19

Abstract

Kemampuan menjalin hubungan interpersonal dapat mempengaruhi popularitas individu dalam suatu kelompok. Namun permasalahan atau luka psikologis dalam hubungan interpersonal tidak dapat dihindari. Berbagai kajian teoritis mendukung pemaafan sebagai salah satu pendekatan untuk menangani masalah interpersonal. Tujuan penelitian adalah menganalisis psikodinamika memaafkan dalam hubungan interpersonal. Desain penelitian adalah kualitatif, pengumpulan data melalui studi pustaka dengan kata kunci angry, forgiveness therapy, interpersonal relationship. Sedangkan analisis data dilakukan secara tematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai perspektif teoritis dapat menerima konsep pengampunan sebagai intervensi psikologis untuk mengatasi masalah interpersonal. Ada sebagian kecil pendapat yang menolak konsep pengampunan, karena menganggap memaafkan korban pelanggaran identik dengan ketidakadilan. Sedangkan pendapat yang mendukung konsep pemaafan berorientasi pada kesejahteraan psikologis korban dan pelaku pelanggaran dalam jangka panjang. Perspektif kognitif sosial menghubungkan konsep pemaafan dengan faktor relasional. Perspektif psikoanalis menghubungan dengan upaya untuk melepaskan insting agresif untuk mendukung kebutuhan ego. Perspektif konstruk personal berkaitan dengan penemuan makna baru dari beragam konstruk yang dimiliki individu, sedangkan dari perspektif moral berkaitan dengan penalaran keadilan yang bersifat relativis di tahap perkembangan moral paska konvensional. Lebih lanjut implikasi penelitian didiskusikan.
ISUE KEPERCAYAAN DALAM KAJIAN KESEHATAN MENTAL Moesarofah, Moesarofah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v3i2.20

Abstract

Kepercayaan menjadi komponen penting dalam membentuk dan mempertahankan suatu hubungan interpersonal. Begitu pula kepercayaan diri adalah salah satu sifat baik yang harus dimiliki individu. Sifat penting yang membentuk kepercayaan dasar adalah perasaan akan kebaikan esensial seseorang dan perasaan mencintai diri. Tujuan penelitian adalah menganalisis isu kepercayaan dalam kajian kesehatan mental. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif, yakni melalui berbagai kajian pustaka yang diperoleh dari ebook maupun artikel jurnal bereputasi yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan teknik tematik. Hasil penelitian mengacu dari beberapa temuan empiris, di mana pengalaman kelekatan membentuk kepercayaan, atau sebaliknya sikap kewaspadaan pada orang lain. Perasaan aman yang diperoleh dari pengalaman kelekatan berhubungan negatif dengan permasalahan eksternal maupun internal, serta hasil akademik yang merugikan. Implikasi penelitian mengarah pada pentingnya kesesuaian antara informasi, kognisi dan afeksi sebelum memberikan kepercayaan pada orang lain.
THE INFLUENCE OF SELF-EFFICACY AND PEER SUPPORT ON ACADEMIC PROCRASTINATION IN WRITING A THESIS Pawestri, Allycia Trecy; Moesarofah, Moesarofah
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v5i2.178

Abstract

This research aims to determine the effect of self-efficacy and peer support on academic procrastination in preparing a thesis for batch 2020 FPP students at PGRI Adi Buana University Surabaya. This type of research is quantitative. The sample used simple random sampling and amounted to 104 students. The data collection method in this study used a measurement scale. The data analysis technique uses multiple linear regression analysis, which aims to predict the effect between variables, including the t-test, f-test, and R2. The result showed that (1) self-efficacy has a negative and significant effect on academic procrastination in preparing a thesis, which is -0.726 and 0,000<0,05. (2) peer support has a negative and significant effect on academic procrastination in preparing a thesis, which is -0.156 and 0,019<0,05. (3) self-efficacy and peer support have simultaneous and significant effects on academic procrastination in preparing a thesis, which is 72,164 and 0,000<0,05.
PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KARIER DI SMK SUNAN AMPEL MENGANTI GRESIK Muwakhidah, Muwakhidah; Mufidah, Elia Firda; Mudhar, Mudhar; Moesarofah, Moesarofah
Kanigara Vol 2 No 2 (2022): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v2i2.5404

Abstract

Career is an important thing in the development of an individual's life. Likewise for students who undergo career stages according to the stages of development. This service focuses on providing career guidance and counseling services that are packaged in classical guidance services and career interest aptitude tests. This service is given to class XII students of SMK Sunan Ampel Menganti Gresik. From the results of the service, it is obtained a career description that has been designed by each student and the results of the career interest aptitude test which provide an explanation regarding the career personality of each student.
Pelatihan Praksis Konseling Adiktif untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogi dan Profesional Guru Bimbingan dan Konseling Mudhar, Mudhar; muwakhidah, muwakhidah; Mufidah, Elia Firda; Moesarofah, Moesarofah
SOROT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FASTIKOM) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/sorot.v3i1.6085

Abstract

Counseling is professional assistance provided by a counselor to a counselee. In a counseling relationship, personal qualities required by the counselor include empathy, congruence and respect. Counseling covers all aspects of life, one of which is addiction counseling. Counselors need to understand addiction counseling, namely so that the counselor has the goal of understanding behavior, motivations and knowing the feelings of the client, this goal is not limited to understanding the client. Counselors who already understand addiction counseling in helping the counselee's recovery, namely by knowing the counselee's self-understanding through group therapy (group counseling) and individual counseling which is a counseling activity that attempts to change the resident's behavior while undergoing the program. By providing addiction counseling practices, it can also be used to increase the personality competence of guidance and counseling teachers. In an effort to improve this competency, the guidance and counseling study program at PGRI Adi Buana University Surabaya provides community service related to the practice of addiction counseling to school counselors in the MGBK (Guidance and Counseling Teachers' Conference) at the SMP/MTs level. in Sidoarjo Regency, East Java
PENGEMBANGAN BAHAN BACAAN RAMAH ANAK UNTUK PENCEGAHAN KECANDUAN GAWAI Putri, Ellyana Ilsan Eka; Oktaviana, Mimbar; Savira, Siti Ina; Satiningsih, Satiningsih; Moesarofah, Moesarofah
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol 4 No 6 (2024): April 2024
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v4i6.1063

Abstract

The use of gadget besides resulted in positive impacts with this renewal of the rapid information and knowledge, unwittingly also had a negative impact, one of these is the dependence.The negative impact of the use of other gawai is uneasy if not gadget holds or operates, incapacitates the socialization of children, cognitive and ability.This will be more terrible if the role without of supervision the neighborhood or parents, so that the child does not have control over the use of gadget. This study attempts to develop reading materials friendly children to overcome addiction gadget in young junior high school. This study using ADDIE model was with developmental step of the 5, analisys, design, development, implementation, evaluation. Output of this research is give aspiration of reading materials to overcome gadget addiction that emerged in the community and the publication of articles.
SOSIALISASI DAN EDUKASI: MEMBANGUN KESEHATAN MENTAL DAN FISIK PADA SISWA SMK NEGERI SURABAYA Moesarofah, Moesarofah; Mudhar, Mudhar; Muwakhidah, Muwakhidah; Hartono, Hartono
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2024): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan permasalahan yang perlu menjadi fokus utama karena remaja adalah generasi penerus yang perlu disiapkan sebagai generasi baru Indonesia. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kesehatan mental dan fisik kepada siswa remaja. Desain pengabdian dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi kepada siswa kelas XI SMK Negeri I Surabaya,  berjumlah 607 siswa. Metode yang diterapkan terbagi menjadi 4 kegiatan. Tahap pertama adalah penyuluhan interaktif, diskusi dalam kelompok kecil, praktek dan demonstrasi, serta diakhiri dengan evaluasi dan refleksi. Hasil pengabdian menunjukkan respon positif dan dampak yang signifikan bagi peserta, dengan meningkatkannya pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan mental. Selain itu, peserta juga mengetahui kekuatan diri masing-masing sebagai salah satu faktor utama dalam menjaga kesehatan mental. Rekomendasi kegiatan, yakni perlunya diadakan kegiatan sejenis dengan peserta dan tempat yang berbeda.
Pengaruh Self Compassion terhadap Psychological Well Being pada Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Merdika, Natasya; Moesarofah, Moesarofah
Jurnal Simki Pedagogia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v8i1.1033

Abstract

Self Compassion and Psychological Well Being which aims as an attitude of kindness to oneself in facing various difficulties, which is needed by Guidance and Counseling Students. Using a quantitative approach cross-sectional design. Data were collected through 2 types of measurement scales, namely the Self Compassion Scale and the Psychological Well Being Scale, using the Simple Random Sampling technique to select 132 respondents randomly from 160 populations, the results of the analysis with the Spearman test showed 0.000 because the Sig. value. (2-tailed) <0.05, indicating a strong influence. The findings of this study are useful for guidance and counseling services on campus in the application of Self Compassion to Psychological Well Being in Guidance and Counseling Students.
Pengaruh Moral Disengagement terhadap Perilaku Cyber Aggression pada Peserta Didik Laraswati, Reki; Moesarofah, Moesarofah
JKI (Jurnal Konseling Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Konseling Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jki.v10i1.11702

Abstract

The digital era has brought significant changes in socializing and association, especially among young adolescents. Unfortunately, along with it, negative trends have emerged, such as cyber aggression, which is influenced by the level of moral disengagement of students in justifying their detrimental behavior online. This study aims to analyze the influence of moral disengagement on cyber aggression behavior. The research approach used is quantitative, with a cross-sectional design. The sampling technique used simple random sampling. The research participants were 9th grade students at UPT SMPN 29 Gresik, totaling 130 people. Data collection used a moral disengagement and cyber aggression scale. Data analysis used a simple linear regression test technique. The results of the study showed that there was an influence of moral disengagement on cyber aggression of 22.8% with a significance level of 0.000 <0.05. The implications of the study indicate the importance of preventive efforts for cyber aggression behavior by providing education on digital ethics and healthy use of social media.