Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Tipe Kepribadian Terhadap Stress Karyawan Pada CV. Adi Jaya Nusantara Wandy Zulkarnaen
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.865 KB) | DOI: 10.31294/jabdimas.v1i3.4115

Abstract

AbstrakPenyebab terjadinya Stress yang bersifat organisasi, salah satunya adalah struktur dalam organisasi yang terbentuk melalui desain organisasi yang ada, misalnya melalui formalisasi, konflik dalam hubungan antar karyawan, spesialisasi, serta lingkungan yang kurang mendukung. Hal lain dalam desain organisasi yang juga dapat menyebabkan Stress antara lain adalah, level diferensiasi dalam perusahaan serta adanya sentralisasi yang menyebabkan karyawan tidak mempunyai hak untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tipe kepribadian terhadap stress kerjaSecara keseluruhan variabel Tipe Kepribadian memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Stress KerjaKata Kunci : Tipe Kepribadian dan Stress Kerja 
Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Keinginan Berpindah Karyawan PT. Delami Garmen Kota Bandung Wandy Zulkarnaen; Yayan Sofyan
Widya Cipta - Jurnal Sekretari dan Manajemen Vol 2, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.212 KB) | DOI: 10.31294/widyacipta.v2i2.4118

Abstract

The purpose of this research is to find out how much influence job satisfaction and organizational commitment to desire to move simultaneously and partially at PT. Garment. The author uses research methods based on descriptive and verification analysis. "Descriptive research is research conducted to determine the value of an independent variable, either one or more (independent) without making comparisons, or linking with other variables."In this study the authors used path analysis with the analysis unit of employees of PT.Delami Garment while the samples arrived at the author of 143 people from the questionnaire distributed. Simultaneously Job Satisfaction and Organizational Commitment to PT Moving Desires.Delami Garment. Affecting the desire to move by 0.25 or 25% while the value of 0.75 or 75% is influenced by other factors not involved by this study such as compensation and work environment, while partially Job Satisfaction affects the desire to move by -45%, while Organizational Commitment affect the desire to move by -7, in general conditions of Job Satisfaction are being, Commitment of Medium Organizations and Desire of Moving Employees of PT.Delami Garment in high condition. There is a significant influence between Job Satisfaction and Organizational Commitment to the Desire of Moving Employees of PT.Delami Garments. Simultaneously, there is a negative and insignificant effect between Job Satisfaction on the Desire of Moving Employees of PT.Delami Garments. Partially, there is a negative and insignificant influence between Organizational Commitment to the Desire of Moving Employees of PT.Delami Garments. partially.
PERFORMANCE QUALITY OF EMPLOYEES WHEN WORK FROM HOME: AN ANALYSIS OF EMPLOYEE COMPETENCY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Wandy Zulkarnaen
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 2, No 2 (2021): Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v2i2.14373

Abstract

In this era, every company will definitely try to increase company productivity. Therefore companies really need Human Resources because every company company will compete fiercely in developing or improving the quality of their company. Especially with the current conditions with the emergence of Covid-19, companies will try to find employees who have good competencies and abilities. Data released by LIPI states that as many as 63.8% of employees do WFH. Based on the background, this research will analyze the competence of employees' performance in conducting WFH during the Covid-19 pandemic. The data used in this paper is secondary data obtained by the author through various literatures. The result of the research is the need for someone's competence in working anywhere or in any field. This includes being in a pandemic and working with the WFH system. Therefore, employees must develop the competencies that exist within themselves and continue to show good performance.
THE ROLE OF SHARIA BANKING ON MSMEs THAT IMPLIED ON INDONESIAN ECONOMIC GROWTH Neneng Nurbaeti Amien; Wandy Zulkarnaen
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 3, No 1 (2022): Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v3i1.19557

Abstract

This is a descriptive qualitative study that employs secondary material acquired from a variety of sources in the form of theories, reports, research findings, and so on. The goal of this study is to examine the influence of Islamic banking in MSMEs in the growth of the Indonesian economy. The years 1997 and 1998 saw terrible economic conditions; nonetheless, only the MSME sector (micro, small, and medium companies) was able to recover and grow after the crisis. The number of micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) does not drop, but rather increases. One of the key goals of Sharia banking projects in the country's economic development process is the supply of capital through micro, small, and medium firms. Along with the Indonesian government's emphasis on the development of micro, small, and medium-sized firms (MSMEs), the Islamic banking industry helps to the empowerment of these MSMEs, which will eventually progress economic sectors and boost economic growth. 
MANAJEMEN PARIWISATA HALAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Deden Sukirman; Wandy Zulkarnaen
Komitmen: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 3, No 1 (2022): Komitmen : Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jim.v3i1.19559

Abstract

Industri pariwisata saat ini berkembang dengan pesat sebagai sumber pekerjaan baru dan kemakmuran ekonomi. Semakin banyak orang yang ingin pergi ke destinasi ramah Muslim. Hal ini sejalan dengan meningkatnya jumlah wisatawan muslim. Beberapa negara, baik mayoritas Muslim maupun mayoritas non-Muslim, mulai mengembangkan wisata halal. Pengembangan wisata halal beberapa negara akan dibahas dalam artikel ini, serta konsep dan prinsip wisata halal, serta regulasi dan metode pengembangan pariwisata. Salah satu konsep manajerial di sektor pariwisata yang berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian suatu negara adalah manajemen pariwisata. Wisata syariah yang beroperasi sesuai dengan syariah Islam saat ini sedang naik daun. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, diharapkan munculnya industri baru, pariwisata syariah, akan menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. 
PENGARUH KOMUNIKASI ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI PD. BPR LPK GARUT KOTA CABANG BAYONGBONG Tenang Safari; Wandy Zulkarnaen; Hesti Nurhanipah
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 3 No 2 (2019): Mei-Agustus 2019
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (863.65 KB) | DOI: 10.31955/mea.v3i2.193

Abstract

Terciptanya komunikasi organisasi di dalam perusahaan dapat dikatakan baik apabila tercapainya pemahaman antara para pengirim dan penerima. Dengan komunikasi yang efektif para karyawan dapat bekerja dengan baik dan timbulnya kepuasan kerja atas hasil yang dikerjakannya, karena merasa telah dibekali oleh informasi yang jelas dan akurat. Sebaliknya pemimpin juga dapat mengetahui sejauh mana karyawannya dapat mengerti akan tugas-tugasnya dan sejauh mana perhatian karyawan terhadap perusahaan maupun pada atasannya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan mengumpulkan data yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, menyajikan serta menganalisa sehingga dapat memberikan gambaran yang cukup jelas atas objek yang diteliti dan kemudian dapat ditarik kesimpulan untuk menggambarkan, menjelaskan keadaan yang ada di perusahaan berdasarkan faktor dan data yang dikumpulkan kemudian disusun secara sistematis. Dari rekapitulasi hasil pengujian validitas dan reliabilitas instrumen untuk variabel kepuasan kerja karyawan terlihat bahwa seluruh pernyataan yang diajukan memiliki koefisien validitas di atas titik kritis 0,300. Hal ini menunjukan bahwa seluruh pernyataan yang diajukan tersebut sudah melakukan fungsi ukurnya. Dan dari hasil pengujian reliabilitas instrumen, diperoleh nilai koefisien alpha sebesar 0,844. Nilai ini lebih besar dari 0,600 yang menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja karyawan sudah menunjukkan keandalannya. Komunikasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PD. BPR LPK Garut Kota Cabang Bayongbong dengan kontribusi pengaruh yang diberikan sebesar 28,7%, sedangkan sisanya sebesar 71,3% merupakan kontribusi dari faktor lain yang tidak diteliti, Berdasarkankajianteoritis, variabel lain diluarvariabel yang diteliti yang mempengaruhikepuasan kerja adalah: kinerja karyawan, Motivasi, kompensasi, efektivitas kepemimpinan, budaya organisasi, dan stress kerja.
PENGARUH KOMPENSASI LANGSUNG DAN KOMPENSASI TIDAK LANGSUNG TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN STAFF OPERASIONAL PT PRANATA JAYA ABADI BANJARAN Zulkarnaen, Wandy; Herlina, Risa

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.374 KB) | DOI: 10.31955/mea.v2i2.19

Abstract

Human resources are a supporting factor for companies to survive in competition. Compensation plays an important role in improving employee performance, one of the main reasons a person works is to make ends meet. Someone will work maximally to get the compensation in accordance with expectations. The compensation policy in addition to rewarding employees for the work performed by employees is also one way to retain potential employees. Based on the variables studied, the research method used in this research is descriptive and associative method. Descriptive research is a study conducted to determine the value of independent variables and does not make the comparison of variables with other variables Descriptive research here aims to obtain a picture of direct compensation, indirect compensation and employee performance at PT Pranata Jaya Abadi. While the method of associative research is research that aims to determine the influence or also the relationship between two variables or more. The results of this study show a multiple linear regression equation as follows: Y = 0.414 + 0.997X1 + 0.866X2, which can be interpreted as that the variables X1 and X2 are zero (0), then the variable Y will be worth 0.414 units; if the direct compensation (X1) increases by one unit and the other variable is constant, then the Y variable will increase by 0.997 units, and if the indirect compensation (X2) increases by one unit and the other variable is constant, then the Y variable will increase by 0.866 units. The conclusion of this study obtained the value of determination coefficient of 82.7% or the value of 0.827 which indicates the meaning that direct compensation (X1) and indirect compensation (X2) gives simultaneous effect of 82.7% on employee performance (Y ). While the rest of 17.3% influenced by other factors that ignored the author. The value of Adjusted R2 0.820 or the value of 82.0% indicating the meaning that, if there are other independent variables to be included, direct and indirect compensation variables, remain to have an effect of 82.0%. Against employee performance.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. ALVA KARYA PERKASA BANDUNG Zulkarnaen, Wandy; Fitriani, Iis Dewi; Widia, Rini

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.574 KB) | DOI: 10.31955/mea.v2i1.28

Abstract

Suatu perusahaan yang ingin melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, maka perusahaan tersebut akan berusaha untuk merubah para pegawainya agar mempunyai mutu serta kinerja yang baik, sehingga membuat para pegawainya lebih produktif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Untuk memperoleh pegawai yang sesuai dengan apa yang diharapkan, maka perlu adanya motivasi bagi karyawan. Untuk memotivasi karyawan, manajer harus mengetahui motif dan memotivasi yang diinginkan karyawan, baik kebutuhan yang disadari maupun kebutuhan yang tidak disadari, berbentuk materi atau non materi, kebutuhan fisik maupun rohani. Prestasi kerja adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas–tugas yang dibebankan kepadanya didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif. Deskriptif adalah metode yang berfungsi untuk mendiskripsikan atau memberi gambaran terhadap obyek yang diteliti melalui data sample atau populasi sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.Pada metode deskriptif ini, akan dikemukan cara – cara penyajian data, dengan tabel biasa maupun distribusi frekuensi; grafik garis maupun batang; diagram lingkaran; pictogram; penjelasan kelompok melalui rentang dan simpangan baku. Dari hasil penelitian diketahui bahwa seluruh item pertanyaan menunjukkan hasil yang valid dimana semua nilai R kritis-nya berada di atas nilai titik kritis yaitu > 0.300. Sedangkan hasil uji reliabilitas pada variabel tersebut menunjukkan hasil yang reliabel dimana semua nilai R kritis-nya berada di atas nilai titik kritis yaitu > 0.600 dengan rincian : R kritis variable motivasi kerja sebesar 0.823 serta R kritis variable prestasi kerja sebesar 0.846. Dari hasil pengolahan SPSS diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : Y = 11,495 + 0,722X. Adapun berdasarkan hasil koefisien determinasinya diperoleh data variabel X (Motivasi Kerja) memiliki pengaruh terhadap variabel Y (Prestasi Kerja) sebesar 49,325%, sedangkan sisanya sebesar 50,675% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati. Berdasarkan hasil analisis deskriptif data penelitian untuk variabel Motivasi Kerja, maka dapat disimpulkan bahwa tanggapan responden tentang Motivasi Kerja termasuk dalam kategori “Rendah”. Begitu juga untuk variabel Prestasi Kerja, maka dapat disimpulkan bahwa tanggapan responden tentang Prestasi Kerja termasuk dalam kategori “Rendah”. Secara keseluruhan pemaparan analisis perhitungan statistik pada uji korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis, dapat diambil kesimpulan bahwa, secara statistik, pengaruh Motivasi Kerja telah terbukti mempunyai korelasi yang kuat dan signifikan terhadap Prestasi Kerja, dengan pengaruh sebesar 49,325%. Sedangkan sisa pengaruh sebesar 50,675% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diamati. Kata kunci : Motivasi Kerja dan Prestasi Kerja
PENGARUH INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI BAGIAN MEKANIK PT. ERLANGGA ADITYA INDRAMAYU Zulkarnaen, Wandy; Suwarna, Asep

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.325 KB) | DOI: 10.31955/mea.v1i1.43

Abstract

Dalam rangka menghadapi era globalisasi saat ini dan dalam kondisi masyarakat yang sekarang sering ditemukan beberapa masalah yang menyebabkan perusahaan mengalami kegagalan. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan beradaptasi dengan kemajuan teknologi maupun yang disebabkan oleh kurang baiknya hasil kerja dari sumber daya manusia yang ada pada perusahaan tersebut. Untuk dapat mengikuti segala perkembangan yang ada dan tercapainya tujuan suatu perusahaan maka perlu adanya suatu dorongan dari perusahaan agar sumber daya manusianya mampu bekerja dengan baik. Salah satu faktor pendorongnya adalah dengan memberikan insentif kehadiran kepada karyawan. Insentif kehadiran harus bersifat progresif yang artinya sesuai dengan jenjang karier, karena insentif sangat diperlukan untuk memacu kinerja para pegawai sesuai dengan kemampuan masing masing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif, yang bertujuan untuk mencatat, mengolah, menyajikan dan menginterpolasi data untuk memberikan gambaran yang nyata dan jelas mengenai perusahaan, dilanjutkan dengan pengujian hipotesis,selain itu juga menguji hipotesis penelitian melalui analisis data secara statistik, kemudian dianalisis berdasarkan teori yang telah dipelajari sehingga didapat suatu kesimpulan guna mencari jalan keluar yang dapat memecahkan pokok permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hasil pengujian validitas pada tabel 4,16 diketahui seluruh butir pernyataan variabel turnover karyawan dan produktivitas kerja menunjukan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,2521) dengan nilai terendah 0,397 dan tertinggi 0,698. Untuk menetapkan rumusan persamaan regresi sederhana pengaruh Insentif terhadap Kinerja Karyawan dilakukan analisis koefisien regresi. Hasilnya adalah : konstanta regresi = 12,352, koefisien regresi variabel insentif ( X ) = 0,351. Koefisien r = 0,377 berarti variabel insentif memiliki hubungan yang erat dengan kinerja karyawan pada bagian mekaniksedangkan R²(koefisien determinasi) sebesar 0,142 atau 14,2%. Ini berarti variabel Insentif dapat menjelaskan kinerja pada karyawan dengan kontribusi sebesar 14.2% sedangkan 85,8% sisanya dipengaruhi oleh varibel lain. Pemberian insentif di bagian mekanik sangat membantu sebagai tambahan gaji yang diberikan setiap bulan kepada karyawan. Kinerja pada bagian mekanik di PT.Erlangga Aditya dikatakan bagus, ini dibuktikan dengan pernyataan proses kerja yang ditanggung sesuai dengan sasaran, sebanyak 44 orang atau 72.1% karyawan memiliki tanggung jawab terhadap perusahaan. Pengaruh Insentif dapat dilihat pada persamaan regresi sederhana yaitu Y=12,352 + 0,351X artinya insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH STRATEGI PENETAPAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN Zulkarnaen, Wandy; Amin, Neneng Nurbaeti

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.444 KB) | DOI: 10.31955/mea.v2i1.52

Abstract

Setiap perusahaan menyadari bahwa konsumen merupakan bagian terpenting, begitupun perusahaan jasa. Di dalam perusahaan jasa konsumen ikut terlibat dan langsung merasakan kualitas pelayanan yang diberikan oleh perusahan. Maka dari itu perusahaan harus memberikan kepuasan kepada konsumen yang sesuai dengan harapan dan keinginan konsumen baik dari pelayanan, manfaat prodak ataupun dari segi harga.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan meneliti suatu kelompok manusia, suatu objek, suatu set kondisi, suatu system pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, paktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.Dari hasil penelitian ini diperoleh bentuk persamaan regresi linear sederhana sebagai berikut : Y = 27.780 + 1.709X, artinya bahwa peningkatan aspek penetapan harga akan mengakibatkan peningkatan terhadap kepuasan konsumen. Dengan kata lain setiap peningkatan aspek penetapan harga sebesar 1 akan diikuti dengan peningkatan aspek kepuasan konsumen sebesar 1.709. Demikian pula sebaliknya, jika aspek strategi penetapan harga mengalami penurunan sebesar 1 maka aspek kepuasan konsumen pasti akan cenderung mengalami penurunan sebesar 1.790.