Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL TOYOTA YARIS DI WIJAYA TOYOTA DAGO BANDUNG Andriyani, Yeni; Zulkarnaen, Wandy

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.892 KB) | DOI: 10.31955/mea.v1i2.61

Abstract

Dalam perkembangan konsep pemasaran mutakhir, konsumen ditempatkan sebagai pusat perhatian. Dalam proses keputusan pembelian memerlukan suatu upaya dari perusahaan agar produknya dapat sampai ke tangan konsumen, paling tidak perusahaan tersebut berusaha untuk mengubah perilaku konsumen dari rasa ingin tahu mengenai produk yang ditawarkan perusahaan menjadi rasa tertarik, bahkan dari rasa tertarik tersebut meningkat sampai pada adanya keinginan untuk memiliki produk sehingga konsumen tersebut akan mengambil keputusan pembelian terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, faktual dan akurat megenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Dimana hubungan yang diteliti antara kualitas produk sebagai sebagai vaiabel X dan proses keputusan pembelian sebagai variabel Y.Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi dengan persamaan regresi sebagai berikut : Y = 9,365 + 0,917X, Dari persamaan regresi tersebut dapat dilihat bahwa koefisien regresi (ßi) untuk variabel Kualitas Produk (X) bertanda positif, artinya variabel tersebut berpengaruh positif terhadap Keputusan Pembelian (Y). Variabel Kualitas Produk (X) memiliki nilai koefisien regresi (bi) sebesar 0,917. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan variabel Kualitas Produk (X) satu satuan nilai akan meningkatkan Keputusan Pembelian (Y) 0,917 satuan nilai, dengan asumsi variabel lainnya nol.
PENGARUH PELATIHAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN BAGIAN PRODUKSI DEPARTEMEN R-PET PT. NAMASINDO PLAS BANDUNG BARAT Zulkarnaen, Wandy; Suarsa, Abin; Kusmana, Rachmat

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.106 KB) | DOI: 10.31955/mea.v2i3.76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Bagian Produksi Departemen R-PET di PT Namasindo Plas Bandung Barat. Latar belakang penelitian ini berkaitan dengan tidak tercapainya target produksi selama tiga tahun berturut turut dari tahun 2014 hingga 2016 yang ada di bagian produksi yaitu pada manajemen Bagian Produksi Departemen R-PET di PT. Namasindo Plas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah semua karyawan/i Bagian Produksi Departemen R-PET PT Namasindo Plas Bandung Barat yaitu sebanyak 90 orang dengan jumlah sample dengan menggunakan teknik Slovin sebanyak 74 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelatihan dan stress kerja memberikan pengaruh sebesar 87,5% terhadap produktivitas kerja, angka 87,5% disini artinya setiap perubahan produktivitas kerja sebesar 87,5% dipengaruhi oleh perubahan variabel Pelatihan dan Stress Kerja. Adapun sisanya sebesar 12,5% disebabkan oleh variabel-variabel lain diluar kedua variabel tersebut yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini, antara lain motivasi, imbalan.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN Mubaroq, Rifki Ali; Zulkarnaen, Wandy

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.977 KB) | DOI: 10.31955/mea.v1i3.87

Abstract

Dalam suatu perusahaan imbalan atau balas jasa itu disebut dengan kompensasi. Besarnya kompensasi yang telah diberikan perusahaan kepada karyawan sudah ditentukan dan diketahui sebelumnya, sehingga karyawan secara pasti mengetahui kompensasi yang akan diterimanya. Besarnya kompensasi mencerminkan status, pengakuan dan tingkat pemenuhan kebutuhan yang dinikmati oleh karyawan bersama keluarnya. Jika kompensasi yang diterima karyawan semakin besar berarti jabatannya semakin tinggi, statusnya semakin baik dan pemenuhan kebutuhan yang dinikmatinya semakin banyak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan verifikatif, yang meneliti status sekelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran, ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang, dengan tujuan untuk membuat deskripsi, gambaran atau lukisan secara sistematis, factual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antarfenomena yang diselidiki. Serta menguji hubungan variabel dari hipotesis-hipotesis yang diajukan disertai data empiris. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh kompensasi terhadap motivasi Kerja adalah sebesar 70,06 % atau dapat dikatakan pula, bahwa varians yang terjadi pada variabel Motivasi Kerja (Y) 70,06 % ditentukan oleh varians yang terjadi pada variabel Kompensasi (X). Sisanya sebesar 29,94 % ditentukan oleh faktor-faktor lain diluar penelitian, seperti motivasi, upah, penempatan pegawai, dan lain-lain. Dari analisis pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja pada PT. Shadiq Sharia Ex. BPRS Cipaganti Bandung, memiliki tingkat pengaruh yang sangat kuat sekali, hal ini berarti dengan semakin baiknya kompensasi yang diberikan oleh perusahaan, maka akan semakin baik pula motivasi kerja yang ditujukkan oleh para karyawan. Dengan adanya pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja diharapkan PT. Shadiq Sharia Ex. BPRS Cipaganti Bandung, akan dapat tumbuh dan terus berkembang di masa depan.
PENGEMBANGAN MODEL SELEKSI DALAM UPAYA MEMBENTUK INTEGRITAS & INDEPENDENSI ANGGOTA KPU KABUPATEN/KOTA Sasangka, Indra; Zulkarnaen, Wandy

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.699 KB) | DOI: 10.31955/mea.v3i1.101

Abstract

Unsur MSDM adalah manusia, manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik. Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya. Proses rekrutmen dan seleksi adalah untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat bertahan dalam organisasi.. Meskipun tujuannya sederhana, namun proses tersebut ternyata sangat kompleks yang memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit dan sangat terbuka peluang untuk melakukan kesalahan dalam menentukan orang yang tepat. Kesalahan dalam memilih orang yang tepat sangat besar dampaknya bagi organisasi. Integritas diartikan dengan rasa suasana kebatinan dan keutuhan yang berasal dari kualitas seperti kejujuran dan konsistensi karakter. Jika dihubungkan dengan etika, integritas diartikan sebagai kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang. Seseorang yang memiliki integritas apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang dipegangnya, Independensi merupakan hak kita sebagai manusia, yang memiliki hak bebas dan merdeka tanpa ditekan oleh orang lain. Tentu saja dalam pelaksanaannya yang disebut independen juga ada batasan-batasannya. Karena suatu lembaga atau organisasi juga tidak dapat eksis tanpa adanya dukungan dari pihak lain.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBANGUNAN EKONOMI Bagianto, Agus; Zulkarnaen, Wandy

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2895.362 KB) | DOI: 10.31955/mea.v4i1.263

Abstract

ABSTRAK Riset ini adalah analisis kuantitatif dari kelompok pilih ekonomi, demografis dan faktor politik dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi. Sebuah model ekonometrik yang terdiri dari faktor hipotesis untuk mempengaruhi pembangunan ekonomi di seluruh negara dibangun. Model ini berteori bahwa variasi dalam pembangunan ekonomi di seluruh negara dapat dijelaskan oleh campuran faktor ekonomi, demografis, sosial, politik, dan kelembagaan. Sebuah sampel dari 188 negara menggunakan data 2015 dari berbagai sumber diciptakan untuk analisis. Menggunakan data sampel ini, beberapa regresi digunakan untuk memperkirakan parameter model. Setelah memperkirakan persamaan regresi, tes hipotesis untuk kedua kekuatan penjelasan keseluruhan model dan signifikansi variabel independen individu termasuk dalam model dilakukan. Setelah melakukan tes statistik yang sesuai, versi terlalu hemat dari model yang hanya terdiri dari variabel tersebut terbukti memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan pembangunan ekonomi dibangun dan dibahas. Model terlalu hemat ini menunjukkan kekuatan yang sama sebagai model awal atau penuh dengan lebih sedikit penjelasan variabel. Identifikasi beberapa faktor penting ini memungkinkan perancangan kebijakan dan program yang dapat membantu mempromosikan pembangunan ekonomi di negara yang kurang berkembang. Kata Kunci : Kebebasan politik, kebergantungan sumber daya, negara yang kurang maju.
Pengembangan Supply Chain Management Dalam Pengelolaan Distribusi Logistik Pemilu Yang Lebih Tepat Jenis, Tepat Jumlah Dan Tepat Waktu Berbasis Human Resources Competency Development Di KPU Jawa Barat Zulkarnaen, Wandy; Fitriani, Iis Dewi; Yuningsih, Nina

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.445 KB) | DOI: 10.31955/mea.v4i2.372

Abstract

Di dunia distibusi logistik pada umumnya skema pendistribusian fisik dan efektivitas logistik akan berdampak sangat besar serta cukup signifikan terhadap kualitas kepuasan juga biaya perusahaan ataupun organisasi. Manajemen logistik menjadi sangat penting dalam pengelolaan mata rantai pasokan (Supply Chain Management), tujuan dari sistem logistik. Hal ini merupakan fungsi logistik utama dan kebutuhan untuk manajemen rantai pasokan terpadu yang menyeluruh Komisi Pemilihan Umum sebagai salah satu lembaga pemerintah yang di dalamnya terdapat aktivitas distribusi logistik keperluan Pemilu tentunya harus dikelola dengan pengelolaan logistik secara tepat dan efektif sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Pengadaan logistik dan distribusi ini memiliki peran sentral dan strategis sebagai salah satu aspek yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu, dimana proses-proses yang tercakup adalah proses perencanaan, pengadaan, pengawasan dan pendistribusian yang merupakan kesatuan menajemen logistik Pemilu yang tersistematis pelaksanaannya. Saat ini, semua proses-proses tersebut sebagian besar masih dilakukan secara manual dengan jumlah sumber daya manusia yang terbatas, sehingga sangat dimungkinkan terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan terkait pengadaan dan pendistribusian logistik yang diakibatkan oleh kesalahan manusia (human error). Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian implementasi metode pengelolaan logistik Pemilu secara esensial, kualitatif, dapat memberikan alternatif metode pengelolaan logistik Pemilu dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan logistik Pemilu berbasis pengembangan kompetensi SDM. Adapun Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berlandaskan jenis penelitian deskriptif analitis dengan cara mengumpulkan dan merekap data yang bukan dicatat dalam bentuk angka namun penjelasan sejelas-jelas dan sedalam-dalamnya. Sumber daya manusia merupakan elemen organisasi yang sangat penting. Sumber daya manusia merupakan pilar utama sekaligus penggerak roda organisasi dalam upaya mewujudkan visi dan misinya. Karenanya harus dipastikan sumber daya ini dikelola dengan sebaik mungkin agar mampu memberi kontribusi secara optimal. Maka diperlukanlah sebuah pengelolaan secara sistematis dan terencana agar tujuan yang diinginkan di masa sekarang dan masa depan bisa tercapai. Untuk merealisasikan misi organisasi dalam rangka mewujudkan visi diperlukan suatu konsep yang mampu mengembangkan kompetensi personil. Sesuai dengan misi KPU yaitu meningkatkan integritas, kemandirian, kompetensi dan profesionalisme penyelenggara Pemilu dengan mengukuhkan code of conduct penyelenggara Pemilu.
Evaluasi Kinerja Distribusi Logistik KPU Jawa Barat Sebagai Parameter Sukses Pilkada Serentak 2018 Fitriani, Iis Dewi; Zulkarnaen, Wandy; Sadarman, Budi; Yuningsih, Nina

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1494.875 KB) | DOI: 10.31955/mea.v4i2.373

Abstract

Komisi Pemilihan Umum sebagai salah satu lembaga pemerintah yang di dalamnya terdapat aktivitas distibusi logistik keperluan Pemilu tentunya harus dikelola dengan pengelolaan logistik secara tepat dan efektif sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Pengadaan logistik dan distribusi ini memiliki peran sentral dan strategis sebagai salah satu aspek yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemilu, dimana proses-proses yang tercakup adalah proses perencanaan, pengadaan, pengawasan dan pendistribusian yang merupakan kesatuan menajemen logistik Pemilu yang tersistematis pelaksanaannya. Saat ini, semua proses-proses tersebut sebagian besar masih dilakukan secara manual dengan jumlah sumber daya manusia yang terbatas, sehingga sangat dimungkinkan terjadinya kesalahan dalam pengambilan keputusan terkait pengadaan dan pendistribusian logistik yang diakibatkan oleh kesalahan manusia (human error). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi kinerja distribusi logistik KPU Jawa Barat dan tingkat kesuksesan pelaksanaan pilkada serentak 2018 di Jawa Barat diukur dari distribusi logistik KPU Jawa Barat Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berlandaskan jenis penelitian deskriptif analitis dengan cara mengumpulkan dan merekap data yang bukan dicatat dalam bentuk angka namun penjelasan sejelas-jelas dan sedalam-dalamnya. Evaluasi kinerja logistik sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi karena dapat membantu dalam proses perkembangannya. Sistem logistik meliputi stuktur lokasi fasilitas, pengadaan persediaan, transportasi, komunikasi, penanganan dan penyimpanan. Sehingga bisa dipastikan juga bahwa kualitas kinerja distribusi logistik menjadi kunci sukses Pilkada serentak 2018.
MODEL TATA KELOLA AMAL USAHA MUHAMMADIYAH BERBASIS SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DI WILAYAH PDM KOTA BANDUNG Zulkarnaen, Wandy; Fitriani, Iis Dewi; Sasangka, Indra

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.561 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.687

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian berkelanjutan tentang tata kelola Amal Usaha Muhammadiyah yang intinya secara kualitatif dapat memberikan gambaran tentang permasalahan usaha yang dapat dikelola secara lebih efektif dan efisien dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen. Dalam penelitian ini berdasarkan jenis penelitian deskriptif analitik dengan cara mengumpulkan dan merekapitulasi data yang tidak hanya dicatat dalam bentuk angka tetapi dijelaskan secara jelas dan mendalam tentang masalah dan kebutuhan organisasi dalam hal ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bandung dalam mengelola dan mengawasi semua amal bisnis secara efektif, efisien, berkelanjutan, dan tumbuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung ke berbagai amal usaha Muhammadiyah yang tersebar di 20 kecamatan di Kota Bandung Berdasarkan sistem informasi manajemen yang meliputi profil organisasi, juga profil Pimpinan Cabang dan Badan Amal Muhammadiyah Kota Bandung. Menjadikan Website Muhammadiyah sebagai sumber informasi Perkumpulan . Juga mengatur dan merekam berbagai kegiatan Asosiasi melalui kegiatan Foto dan Video. Pengembangan jaringan bisnis dengan pihak-pihak yang bekerja sama di bidang teknologi informasi, perpustakaan dan media online dalam rangka perluasan dakwah Persyarikatan. Mampu mengoptimalkan sumber daya kader di bidang teknologi informasi dengan komitmen dan profesionalisme dalam memperkuat dan memperluas dakwah Islam.
ANALISIS MANAJEMEN MITIGASI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) TERHADAP BENCANA ALAM ERUPSI GUNUNG TANGKUBAN PARAHU DI JAWA BARAT Fitriani, Iis Dewi; Zulkarnaen, Wandy; Bagianto, Agus

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.963 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.689

Abstract

Pencegahan dan pemulihan bencana di Indonesia merupakan salah satu sektor terpenting. Indonesia sebagai negara rawan bencana tentunya harus mampu melaksanakan penanggulangan bencana dengan baik. Hal ini penting agar kerugian yang timbul akibat bencana tidak menghambat pembangunan dan kemajuan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian tentang Penanganan Letusan Mitigasi Bencana Alam di Gunung Tangkuban Parahu agar mampu mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, pada intinya secara kualitatif dapat memberikan gambaran yang lebih efektif dan efisien. dari masalah tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi langsung ke BPBD Provinsi Jawa Barat, dan wilayah lokasi kemungkinan terkena erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang menjadi objek penelitian oleh peneliti sendiri dibantu oleh anggota peneliti, serta mengumpulkan data / informasi yang berkaitan dengan bahan penelitian. Selain itu pengumpulan data juga dilakukan melalui wawancara terstruktur untuk menjaring informasi yang tidak dapat diperoleh melalui observasi. Salah satu upaya pemerintah daerah di bidang pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat adalah mempersiapkan diri dalam menghadapi berbagai ancaman bencana. Manajemen Mitigasi adalah analisis kehidupan yang harus ditinjau secara berkala oleh pembuat kebijakan. Pada prinsipnya komitmen atau kesepakatan dengan stakeholders dalam perencanaan penanggulangan bencana dipetakan secara detail, terstruktur dan komprehensif.
WORK STRESS: A NEGATIVE CAUSE AND IMPACT ANALYSIS Suparjiman, Suparjiman; Zulkarnaen, Wandy; Sasangka, Indra

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.411 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.1485

Abstract

This study aims to determine the causes of work stress, work stress levels, and the negative impact of work stress on employees at the Puskesmas. This research is a descriptive research with a qualitative approach. The results of this study indicate that the factors causing work stress that most often occur are the demands of tasks from superiors to complete the work, health problems, and uncertainty in technology, while the level of work stress that is felt is quite heavy and the impact of work stress is the most dominant. headaches, decreased productivity, and decreased levels of job satisfaction.