Claim Missing Document
Check
Articles

Pemanfaatan Pestisida Nabati dari Bawang Putih untuk Pertanian di Desa Ciherang Fairuz, Muhammad; Ridayanti, Hilda; Amirullah, Abdul Aziz; Khairunnisa, Salma Putri; Triesnabayu, Muhammad; Ula, Nahdiyatul; Wachdijono, Wachdijono
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp219-223

Abstract

The Community Service Program (KKN) in Ciherang Village aims to introduce and train farmers in making plant-based pesticides from garlic. The use of plant-based pesticides was chosen because it is environmentally friendly and a safer alternative to chemical pesticides, which are known to have negative impacts on human health, plants, and the environment. In this training, farmers are taught how to produce pesticides independently with easily obtained natural ingredients, such as garlic, oil, and liquid detergent. In addition, they are also provided with information about the importance of maintaining the balance of the agricultural ecosystem. The results of this activity show an increase in farmers' awareness of the dangers of using chemical pesticides and a greater interest in switching to using plant-based pesticides. The application of plant-based pesticides has been shown to have positive impacts, such as improving soil quality, reducing pest attacks, and increasing crop yields. It is hoped that this activity can contribute to creating more sustainable agriculture in Ciherang Village.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKARAN DALAM MENUNJANG KEBERLANJUTAN BUDIDAYA DAN KEMANDIRIAN BENIH PADI DI DESA DUKUH TENGAH KECAMATAN MALEBER KABUPATEN KUNINGAN Wachdijono Wachdijono
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3158

Abstract

Dalam aspek teknis, menjadi penangkar benih padi memerlukan curahan tenaga dan fikiran yang cukup besar sehingga tidak bisa dilakukan secara sambilan. Untuk itu menjadi penangkar dapat mendudukkan sebagai bidang usaha baru bagi petani. Layaknya sebagai bidang usaha maka upaya analisis kelayakan usaha penangkaran perlu dilakukan agar dapat menjadi standar rasa keadilan bagi petani. Penelitian bertujuan menganalisis kelayakan usaha penangkaran dalam menunjang keberlanjutan budidaya dan kemandirian benih padi di desa Dukuh Tengah Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan. Desain penelitian kuantitatif, teknik penelitian survey, populasinya penangkar di desa Dukuh Tengah dan pengambilan sampel sensus. Pengolahan data berdasarkan perhitungan biaya, penerimaan dan R/C rasio kelayakan usaha dimana R/C rasio > 1 layak dan R/C rasio ≤ 1 tidak layak. Hasil penelitian, biaya Rp 24.220.200,-/ha, penerimaan Rp. 45.000.000,-/ha dan R/C rasio 1,85 sehingga usaha penangkaran layak dijalankan. Untuk meningkatan R/C rasio ≥ 2 disarankan pemerintah menetapkan harga standar benih padi minimal Rp. 10.000,-/kg sehingga penangkar lebih bersemangat dalam menunjang keberlanjutan budidaya dan kemandirian benih di daerahnya. Kata Kunci : Kelayakan,Usaha, Benih 
Pelatihan Penggunaan Aplikasi SIAPIK untuk Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Kopi di Desa Cibeureum, Kabupaten Kuningan Jaeroni, Akhmad; Bukhori, Bukhori; Wachdijono, Wachdijono; Hidayat, Yayat Rahmat; Puromo, Dwi; Wahana, Siti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1863

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan UMKM pengolah kopi di Desa Cibeureum, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan melalui pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi web SIAPIK. Intervensi dilakukan dalam bentuk pelatihan intensif menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap 16 peserta. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam menyusun laporan keuangan secara digital, yang tercermin dari peningkatan skor pascapelatihan. Partisipasi aktif dan respons positif mitra memperlihatkan antusiasme terhadap penggunaan teknologi, meskipun terdapat kendala infrastruktur. Pelatihan ini mendorong perubahan praktik pencatatan keuangan yang lebih tertib, serta memperkuat kapasitas manajerial dan akuntabilitas usaha mitra. Dampak berkelanjutan dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan dan daya saing UMKM melalui adopsi teknologi keuangan yang lebih sistematis.
PENGARUH BARISTA TERHADAP SUASANA COFFEE SHOP MELALUI VARIABEL PRODUK Prasetyo, Endro Dwi; Maulana, M. Teguh; Wachdijono, Wachdijono
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10749

Abstract

Consumers in this third marketing era want quality product conditions and a pleasant coffee shop atmosphere. The barista can create both of these conditions. This study aims to analyze the barista's influence on the coffee shop's atmosphere through product variables in the city of Cirebon. The research design was quantitative with a survey method, and the research location was determined deliberately, namely in the town of Cirebon, because there are many modern coffee shops in this city. The research population is coffee shop consumers in Cirebon City, whose number is unknown, so the sample size is determined based on a loading factor of 0.5, namely 120 respondents. The indicator measurement of each variable is a loading factor, using a Likert Scale and data analysis with the Structural Equation Modeling instrument. The study results concluded that the barista influences the atmosphere of the coffee shop through product variables in the city of Cirebon. The most dominant indicator for the barista variable is friendliness (0.84), for the coffee shop atmosphere variable, namely coffee shops and online marketing (0.75 each) and the product variable, the aroma of coffee drinks (0.75). To win the competition, it is recommended that coffee shop business actors improve the quality of these most dominant indicators.
Sensitivity Analysis of Product Price Decrease and Variable Cost Increase in Broiler Chicken Farming Business (Case Study at PT New Hop in Mandapa Village, Dawuan District, Majalengka Regency) Harits, Abdul; Alghifary, Muhammad Ghaazi; Fikri, Muhammad Bayu; Wachdijono, Wachdijono
International Journal of Social Service and Research Vol. 5 No. 8 (2025): International Journal of Social Service and Research
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v5i8.1286

Abstract

This study conducts a sensitivity analysis on price decreases and variable cost increases in the broiler chicken farming sector, specifically focusing on PT New Hop in Mandapa Village, Dawuan District, Majalengka Regency. The objective of this research is to assess the impact of economic fluctuations on business profitability and sustainability within the broiler farming industry. Utilizing the Break-Even Point (BEP) method, the study identifies the critical variables that influence revenue and profitability, offering strategic recommendations for farmers in managing these factors. The findings show that the broiler farming business can tolerate a 14.75% decrease in selling prices and a 17.70% increase in variable costs without incurring losses, highlighting the business’s resilience to certain economic changes. The results of this study provide valuable insights into risk management strategies for agribusinesses, emphasizing the importance of managing costs and pricing effectively to maintain profitability. Additionally, the research offers practical recommendations for improving operational efficiency in response to market fluctuations, which could support the long-term sustainability of broiler farming businesses. This study contributes to a broader understanding of how agricultural enterprises can mitigate financial risks and adapt to volatile market conditions.
Peningkatan Kesadaran Anti-Bullying di SDN 1 dan 2 Ciherang: Program Sosialisasi untuk Anak Kelas 5 Khansa, Nabilla; Farisya, Dhita Shaleh; Rahman, Faisal Fajri; Rama, Nadi; Lutpiani, Anisa; Sari, Sindi Fatikah; Wachdijono, Wachdijono; Marwah, Suci
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp165-170

Abstract

Anti-bullying socialization activities at SDN 1 and 2 Ciherang were carried out as part of the Real Work Lecture (KKN) program with the aim of increasing students' awareness of the negative impacts of bullying. This program involved interactive methods, such as games and simulations, to facilitate students' understanding of various forms of bullying and how to prevent them. In addition, this program also involved parents and teachers, as well as cooperation with the local police to create a holistic approach. The evaluation showed an increase in students' understanding by 60% after the activity. These results support the effectiveness of educational interventions in reducing bullying cases in schools and emphasize the need for effective reporting mechanisms. This program is expected to be a model for similar efforts in other schools to create a safe and inclusive learning environment.
Mendorong Transformasi Digital UMKM Desa Ciherang: Siap Menghadapi 5.0 dengan Inovasi Pembuatan NIB dan Penerapan Digital Marketing Ramdhan, Anggal Noor; Marwah, Suci; Yuliani, Selfi; Nurfadillah, Riski; Azzahra, Naftali; Wachdijono, Wachdijono
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp194-199

Abstract

The Industrial Revolution 5.0 requires MSMEs in Ciherang Village to adopt digital technology to remain competitive and able to compete in the global market. This research aims to support MSMEs through assistance in creating a Business Identification Number (NIB) and digital marketing training. The research method includes an initial survey to identify the level of technology utilization by local MSMEs, followed by digital marketing training, use of e-commerce platforms, and NIB registration. As a result, 15 MSMEs succeeded in obtaining NIB, while others began to utilize digital platforms such as Shopee and TikTok to expand their market reach. Even though this training improves the digital skills of business actors, challenges such as uneven internet access, varying technological capabilities, and limitations in using technology independently are still the main obstacles. Therefore, long-term investment in digital infrastructure, increased technological literacy, and ongoing assistance are needed to ensure the sustainability of the digital transformation of MSMEs in Ciherang Village.
Pemanfaatan Pestisida Nabati dari Bawang Putih untuk Pertanian di Desa Ciherang Fairuz, Muhammad; Ridayanti, Hilda; Amirullah, Abdul Aziz; Khairunnisa, Salma Putri; Triesnabayu, Muhammad; Ula, Nahdiyatul; Wachdijono, Wachdijono
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat METHABDI
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methabdi.Vol4No2.pp219-223

Abstract

The Community Service Program (KKN) in Ciherang Village aims to introduce and train farmers in making plant-based pesticides from garlic. The use of plant-based pesticides was chosen because it is environmentally friendly and a safer alternative to chemical pesticides, which are known to have negative impacts on human health, plants, and the environment. In this training, farmers are taught how to produce pesticides independently with easily obtained natural ingredients, such as garlic, oil, and liquid detergent. In addition, they are also provided with information about the importance of maintaining the balance of the agricultural ecosystem. The results of this activity show an increase in farmers' awareness of the dangers of using chemical pesticides and a greater interest in switching to using plant-based pesticides. The application of plant-based pesticides has been shown to have positive impacts, such as improving soil quality, reducing pest attacks, and increasing crop yields. It is hoped that this activity can contribute to creating more sustainable agriculture in Ciherang Village.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA PENANGKARAN DALAM MENUNJANG KEBERLANJUTAN BUDIDAYA DAN KEMANDIRIAN BENIH PADI DI DESA DUKUH TENGAH KECAMATAN MALEBER KABUPATEN KUNINGAN Wachdijono, Wachdijono
Paradigma Agribisnis Vol 2 No 2 (2019): paradigma agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v2i2.3158

Abstract

Dalam aspek teknis, menjadi penangkar benih padi memerlukan curahan tenaga dan fikiran yang cukup besar sehingga tidak bisa dilakukan secara sambilan. Untuk itu menjadi penangkar dapat mendudukkan sebagai bidang usaha baru bagi petani. Layaknya sebagai bidang usaha maka upaya analisis kelayakan usaha penangkaran perlu dilakukan agar dapat menjadi standar rasa keadilan bagi petani. Penelitian bertujuan menganalisis kelayakan usaha penangkaran dalam menunjang keberlanjutan budidaya dan kemandirian benih padi di desa Dukuh Tengah Kecamatan Maleber Kabupaten Kuningan. Desain penelitian kuantitatif, teknik penelitian survey, populasinya penangkar di desa Dukuh Tengah dan pengambilan sampel sensus. Pengolahan data berdasarkan perhitungan biaya, penerimaan dan R/C rasio kelayakan usaha dimana R/C rasio > 1 layak dan R/C rasio ≤ 1 tidak layak. Hasil penelitian, biaya Rp 24.220.200,-/ha, penerimaan Rp. 45.000.000,-/ha dan R/C rasio 1,85 sehingga usaha penangkaran layak dijalankan. Untuk meningkatan R/C rasio ≥ 2 disarankan pemerintah menetapkan harga standar benih padi minimal Rp. 10.000,-/kg sehingga penangkar lebih bersemangat dalam menunjang keberlanjutan budidaya dan kemandirian benih di daerahnya. Kata Kunci : Kelayakan,Usaha, Benih 
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP KEBERADAAN COFFEE SHOP DAN BARISTA PADA ERA PEMASARAN KOPI KE TIGA Wachdijono, Wachdijono; Yahya, Assyifa Chairina
Paradigma Agribisnis Vol 4 No 1 (2021): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v4i2.5886

Abstract

Dewasa ini, pemasaran kopi dunia memasuki era ke tiga yang ditandai banyak munculnya kedai kopi modern (coffee shop). Selain itu muncul  keinginan konsumen untuk lebih mengenal kopi dari origin hingga sampai kepada tahap akhir, mengkonsumsi minuman kopi yang nikmat sehingga melahirkan profesi barista. Oleh karenanya konsumen yang berada pada masa transisi akan dihadapkan pada masalah persepsi terhadap fenomena tersebut dalam kaitannya  dengan keberlanjutan usaha.  Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  persepsi konsumen terhadap keberadaan coffee shop dan keberadaan barista pada era pemasaran kopi ke tiga di Kota Cirebon. Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja yaitu di dua coffee shop yaitu Coffee shop Paten Coffee dan Coffee shop Katro. Penelitian  dilaksanakan pada bulan April-Juni 2020 dengan  menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan teknik pendekatan survey.  Populasi penelitian adalah konsumen minuman kopi di kedua kedai tersebut dan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling sejumlah 45 responden.  Adapun analisis data menggunakan kaidah perhitungan skala likert dan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa persepsi konsumen terhadap keberadaan  coffee shop adalah optimis (68,23 %) dan terhadap keberadaan barista juga  optimis (68,11%) dalam pengembangan usaha minuman kopi. Hasil penilitian ini diharapkan bermanfaat bagi para investor yang hendak berinvestasi dalam pengembangan minuman kopi pada era ke tiga ini. Kata kunci: barista, coffee shop, era pemasaran ketiga,  optimis