Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN MODEL QUANTUM LEARNING SISWA KELAS VIII-2 SMP NEGERI 2 BATAHAN TP. 2022/2023 Mansukri; Yuni Rhamayanti; Harahap, adek Nilasari
JURNAL CERMATIKA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Cermatika Vol 4 No 1 April 2024
Publisher : Program Studi Matematika Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/cermatika.v4i1.1432

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan mengambil subjek penelitian siswa Kelas di kelas VIII-2 yang terdiri dari 30 orang dengan komposisi perempuan 17 orang dan laki-laki 13 orang. Sedangkan Objek Penelitian ini adalah penggunaan model Quantum Learning sebagai upaya meningkatkan kemampuan Pemahaman Konsep siswa pada pokok bahasan Bangun Ruang. Hasil penelitian ini ini menunjukkan hasil tes pemahaman konsep matematika siswa di kelas VIII-2 setelah diberi perlakuan dilihat dari hasil tes belajar siswa pada siklus I sebesar 73,33 % tuntas, dan pada siklus II diperoleh persentase sebesar 90,00% tuntas. Berdasarkan data hasil penelitian melalui observer siswa siklus I kadar aktivitas sebesar 70,33%, dan pada siklus II d kadar aktivitas sebesar 94,00%. Berdasarkan hasil data persentase melalui observer guru diperoleh siklus I nilai kadar aktivitas sebesar 70,33 % dan pada siklus II nilai kadar aktivitas sebesar 94,00 %. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran termasuk pada kategori “sangat baik” dan sudah memenuhi kriteria pencapaian penelitian, maka penelitian ini berhenti pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka penerapan model pembelajaran Quantum Learning dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan bangun ruang di kelas VIII-2 SMP Negeri 2 Batahan Tahun Pelajaran 2021/2022.
PENGARUH PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING MENGGUNAKAN APLIKASI MICROSOFT POWER POINT TERHADAP PEMAHAMAN HIMPUNAN Rika Anggita Hasibuan; Harahap, adek Nilasari; Puspa Riani Nasution; Dewi, Nova Christina
JURNAL CERMATIKA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Cermatika Vol 4 No 1 April 2024
Publisher : Program Studi Matematika Universitas Graha Nusantara Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64168/cermatika.v4i1.1459

Abstract

This research aims to determine the influence of learning in understanding associations through the Blended Learning learning model in class VII of SMP N 5 East Angkola for the 2023/2024 academic year. In this study, the sample was taken from the population using simple random sampling, namely the researcher took the sample randomly without paying attention to the strata in the population. This type of research is Quasi Experimental Research. The research subjects were class VII-2, totaling 20 people. There were 13 women and 6 men. The instrument used is a test. The test used is an essay form test with 5 questions. For final data analysis using Simple Linear Regression. The constant (a) is 12.694, meaning that if the Blended Learning influence level variable is 0, then the learning outcome volume variable has a value of 12.694. The regression coefficient for the Blended Learning variable has a positive value of 36.863, indicating that if it increases, there will be an increase of 36.863. The coefficient has a positive value, meaning that there is a positive relationship between Blended Learning and Microsoft Power Point.
Development of Web-Based Learning Media Using Google Sites for Lines and Angles Harahap, Adek Nilasari; Nurdalilah, Nurdalilah; Lubis, Susi Sulastri
JDIME: Journal of Development and Innovation in Mathematics Education Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Development and Innovation in Mathematics Education
Publisher : Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/jdime.v2i1.4116

Abstract

This study is motivated by the low understanding of students regarding the topics of lines and angles in mathematics, which is attributed to the lack of interactive and engaging learning media. The objective of this research is to develop a web-based learning media using Google Sites to enhance students' comprehension of these topics. The type of research conducted is Research and Development (R&D), adapted from the Borg & Gall model. The instruments used include achievement tests, interviews, and observations. The data analysis techniques employed are descriptive and inferential analysis for quantitative data and thematic analysis for qualitative data. The research results indicate that the web-based learning media developed using Google Sites is effective in improving students' understanding and motivation in learning. In conclusion, this media not only enhances learning outcomes but also increases student participation in the learning process. The implications of these findings suggest that the integration of web-based technology in mathematics education can enhance educational quality. However, the study's limitations include a restricted and specific sample, thus further research with larger and more diverse samples and application to other subjects is recommended.
Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Pengelolaan Kelas Konstruktivis Harputra, Yuswin; Tambunan, Elissa Evawani; Harahap, Nursaima; Harahap, Adek Nilasari; Nurdalilah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Radisi Vol 4 No 2 (2024): Agustus
Publisher : Yayasan Kajian Riset dan Pengembangan RADISI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/pkmradisi.v4i2.419

Abstract

Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam pengelolaan kelas konstruktivis melalui program pendampingan yang meliputi workshop dan pelatihan. Fokus dari program ini adalah pada penerapan prinsip-prinsip konstruktivisme dalam pengajaran, penggunaan teknologi, dan pemberian umpan balik konstruktif. Program ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Padangsidimpuan dan melibatkan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar guru merasa materi workshop relevan (92%) dan mengalami peningkatan pemahaman tentang konstruktivisme (88%) serta keterampilan pengajaran (85%). Peningkatan motivasi untuk menerapkan konstruktivisme tercatat sebesar 90%, sementara kesiapan menggunakan teknologi mencapai 87%. Penggunaan teknik konstruktivis di kelas juga meningkat secara signifikan, dengan penggunaan teknik eksplorasi naik dari 30% menjadi 75%, penggunaan proyek berbasis masalah dari 25% menjadi 70%, penggunaan teknologi dari 35% menjadi 80%, dan pemberian umpan balik konstruktif dari 40% menjadi 85%. Umpan balik dari guru menunjukkan manfaat signifikan dari program pendampingan, dengan saran untuk perbaikan mencakup penyediaan lebih banyak sumber daya dan dukungan tambahan. Program ini berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan pengajaran dan motivasi guru dalam menerapkan pendekatan konstruktivis.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM MICRO TEACHING PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS GRAHA NUSANTARA Harahap, Adek Nilasari; Ambyar, Ambyar; Aziz, Ishak
Jurnal Education and Development Vol 11 No 2 (2023): Vol.11 No.2.2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.344 KB) | DOI: 10.37081/ed.v11i2.4595

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the implementation of the micro teaching program for the 2021–2022 academic year for students of the Mathematics Education Study Program, Faculty of Teaching and Education, Garaha Nusantara University. Descriptive research was conducted using a survey study research design. This study used 30 students as the sample. Based on data analysis, 62.92% of students who answered a questionnaire about the level of preparation for micro teaching activities were categorized as having done so. This conclusion is further supported by survey data on aspects of the supervisor's responsibilities in the implementation of micro teaching, in particular the 43.33% classification of which is classified as moderate/sufficient in terms of student guidance. Based on the survey results, it was found that 50.84% of students were quite capable of carrying out micro teaching practices in the microteaching laboratory. Based on the percentage of data, it is stated that in terms of the implementation of micro teaching, it has not achieved success because it has not achieved a 100% score from all aspects of the assessment which strongly supports the implementation of micro teaching practices.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Batu Godang Melalui Teknologi Tepat Guna Dalam Penguatan Ketahanan Pangan Dan Resiliensi Sosial Pascabencana Nasution, Eni Sumanti; Nasution, Fauziah; Harahap, Parmanoan; Harahap, Tinur Rahmawati; Harahap, Adek Nilasari; Randy Sanjaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2618

Abstract

Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan wilayah rawan bencana dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Bencana hidrometeorologi pada November 2025 mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, gagal panen, dan penurunan ketahanan pangan rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan resiliensi sosial masyarakat pascabencana melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pendekatan partisipatif, penerapan teknologi hidroponik dan aquaponik knock-down, pendampingan, serta evaluasi. Mitra sasaran adalah Kelompok Tani Amanah dan Kelompok Tani Aek Siala dengan total 40 orang anggota. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan petani sebesar 75%, peningkatan keterampilan teknis 70%, diversifikasi produk pertanian 60%, dan penguatan kapasitas kelembagaan kelompok tani sebesar 65%. Kegiatan ini berhasil memperkuat gotong royong dan solidaritas antarwarga sebagai wujud resiliensi sosial masyarakat.