Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROLE PLAYING DALAM MENGATASI KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA BIMBINGAN KONSELING SEMESTER II RUANG 02 UNIVERISTAS MUHMMADIYAH TAPANULI SELATAN Amri, Khairul; Dela, Vitria Larseman; Hafisoh, Muainah
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 8 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i8.910-919

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah adanya kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Bimbingan Konseling semester II ruang 02. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara. Jenis penelitian ini mengunakan metode eksperimen dengan jenis pre eksperimen design dengan tipe one group pretest – postes design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa sesester II ruang kosong 02 dengan jumlah 24 orang dengan sampel penelitisn sebanyak 10 orang mahasiswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket skala likert dan teknik analisis data menggunakan uji faired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) kecemasan berbicara di depan umum mahasiswa BK semester II ruang 02 setelah diberikan treatment konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum dengan nilai pretest dengan nilai rata-rata 176,1 berada pada kategori tinggi dan nilai rata-rata postest 118,1 pada kategori rendah dengan selisih 58. (2) Konseling kelompok dengan teknik role playing efektif dalam mengatasi kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa bimbingan konseling semester II ruang 02 Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan. H0 jika probabilitas yang dihiting ≤ probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)≤α0.05] ditolak. H0 jika probabilitas yang dihiting probabilitas yang ditetapkan sebesar 0.05 [Sig. (2-tailed)α0.05] diterima
PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIORAL THERAPY (REBT) UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI IBU MUDA DALAM PENGASUHAN ANAK Dela, Vitria Larseman; S, Neviyarni; Netrawati, Netrawati; Hariko, Rezki
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 10 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i10.1038-1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan konseling kelompok menggunakan pendekatan Rational Emotive Behavioral Therapy (REBT) dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam mengasuh anak. Fenomena rendahnya kepercayaan diri sering muncul pada ibu muda akibat tekanan sosial, kurangnya pengalaman, dan pikiran irasional mengenai peran keibuan. Pendekatan REBT diyakini dapat membantu individu mengubah pikiran irasional menjadi rasional melalui restrukturisasi kognitif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 8 ibu muda berusia 22–30 tahun yang memiliki anak usia 1–5 tahun dan menunjukkan tingkat kepercayaan diri rendah. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Kepercayaan Diri yang diadaptasi dari Lauster (2012). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan skor kepercayaan diri setelah mengikuti enam sesi konseling kelompok REBT dengan nilai signifikansi p = 0.002 (p 0.05). Temuan ini membuktikan bahwa konseling kelompok REBT efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri ibu muda dalam menjalankan peran pengasuhan secara positif dan adaptif.
IMPLEMENTASI KONSELING FITRAH SEBAGAI PENDEKATAN PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT SISWA SEKOLAH DASAR Rambe, Malim Soleh; Dela, Vitria Larseman; Syaputra, Adi; Harahap, Eli Marlina; Siregar, Azijah Tussolihah; Jonathan, Ricky
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 01 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JANUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i01.91-98

Abstract

Pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam membangun motivasi belajar berkelanjutan dan perkembangan peserta didik secara holistik. Namun, banyak sekolah dasar belum memiliki layanan bimbingan konseling yang terstruktur untuk mendukung pengembangan potensi siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konseling fitrah sebagai pendekatan pengembangan minat dan bakat siswa kelas IV–VI di SD Muhammadiyah Hutalambung, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui desain one group pretest–posttest menggunakan angket minat dan bakat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan melibatkan 60 siswa. Data kualitatif diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas dan guru pamong, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor minat dan bakat siswa setelah implementasi konseling fitrah (p 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 yang berada pada kategori sedang. Temuan kualitatif menguatkan hasil tersebut melalui peningkatan kesadaran diri siswa terhadap minatnya, kepercayaan diri dalam mengekspresikan potensi, serta konsistensi keterlibatan dalam aktivitas yang diminati. Integrasi teknik konseling Islami seperti bil hikmah, mauizha hasanah, tabayyun, dan mujadalah dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler terbukti mendukung proses pengembangan potensi siswa secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling fitrah merupakan pendekatan yang efektif dan relevan untuk pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar, khususnya pada sekolah yang belum memiliki layanan bimbingan dan konseling formal.
EFEKTIVITAS WORKSHOP KECERDASAN MAJEMUK TERHADAP KESADARAN DIRI SISWA Asmaryadi; Rambe, Malim Soleh; Sukatno; Arrasyd, Harun; Ritonga , Tamin; Pardede, Nurhasanah; Dela, Vitria Larseman; Salmah, Siti; Siregar, Azijah Tussolihah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No. 1 April 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i1.2692

Abstract

Rendahnya kesadaran diri siswa menjadi salah satu kendala dalam menentukan arah karir dan pendidikan lanjutan. Kondisi ini menyebabkan siswa mengalami kebingungan dalam memahami potensi diri yang dimiliki, sehingga berdampak pada kurang optimalnya perencanaan masa depan serta ketidaktepatan dalam pengambilan keputusan pendidikan lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran diri siswa melalui workshop kecerdasan majemuk pada siswa kelas XII SMA Negeri 8 Padangsidimpuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis workshop dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan 60 siswa sebagai peserta kegiatan. Instrumen yang digunakan berupa angket kecerdasan majemuk dan tes kesadaran diri untuk mengukur perubahan sebelum dan sesudah kegiatan secara sistematis dan komprehensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor kesadaran diri siswa dari 46,4 menjadi 82,2 dengan peningkatan sebesar 78%. Selain itu, hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan (p < 0,05). Siswa juga mampu mengidentifikasi kecerdasan dominan sebagai dasar dalam perencanaan karir. Dengan demikian, workshop kecerdasan majemuk efektif dalam meningkatkan kesadaran diri dan kesiapan karir siswa secara berkelanjutan serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan potensi diri siswa secara optimal.