Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KONTRIBUSI PARTISIPASI DALAM KEGIATAN KEPRAMUKAAN DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN DAN AKTIVITAS FISIK DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA SMA ASAN ABDUL AZIZ; MUJRIAH, MUJRIAH; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.959

Abstract

Tujuan penelitian: Untuk mengetahui seberapa besar "kontribusi partisipasi kegiatan kepramukaan dengan tingkat kedisiplinan dan aktivitas fisik pada pelajaran PJOK siswa SMAN 1 Kayangan, Lombok Utara Tahun 2023. Rancangan penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, adalah "Penelitian Asosiatif Kausal". Populasi dan Sampel: Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Kayangan yang mengikuti kegiatan kepramukaan secara kontribusi maupun partisipasi dan mengikuti pelajaran PJOK yaitu sebanyak 29 orang siswa Sehingga populasi yang diambil oleh peneliti sebanyak 29 orang siswa. Sedangkan, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling. Non-probability sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan tidak memberikan peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi yang dipilih menjadi sampel. Instrumen Penelitian: Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan yang dilakukan secara sengaja, sistematis mengenai fenomena sosial dengan gejala-gejala psikis untuk kemudian di lakukan pencatatan (Joko Subagyo, 2016.91). Teknik Analisis Data: Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kontribusi partisipasi kegiataan kepramukaan dengan tingkat kedisiplinan dan aktivitas fisik siswa pada pelajaran PJOK siswa SMAN 1 Kayangan yaitu tinggi dengan pertimbangan rerata 93.3. Kontribusi partisipasi kegiataan kepramukaan dengan tingkat kedisiplinan dan aktivitas fisik siswa pada pelajaran PJOK siswa SMAN 1 Kayangan yang berkategori sangat tinggi 12 orang atau 41,4 %, tinggi 17 orang atau 58,6 %, sedang 0 %, rendah 0 % dan sangat rendah 0%.
PROFIL KLUB RENANG DITINJAU DARI MODEL LATIHAN ATLET PEMULA DEWI DEFITA PUTRI; DADANG WARTA CANDRA WIRA KESUMA; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i4.963

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti lakukan banyak nya club renang di Kota Mataram dengan memiliki atlet pemula dan penerapan model latihan yang dilakukan di setiap club renang ini berbeda- beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model latihan di dalam klub renang khususnya di Kota Mataram. Instrumen penelitian dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi pada penelitian kualitatif, dengan memahami secara mendalam tentang obyek yang diteliti mempersiapkan daftar pertanyaan dan alat perekam untuk memperoleh data dan dilanjutkan dengan teknik pengumpulan data. analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengguanakan deskriptif kualitatif dengan metode interaktif. Jadi Hasil dari wawancara dan observasi di setiap club menerapkan motede latihan yang berbeda, Model latihan atelit pemula yang diterapkan pada club renang TMSC menggunakan model latihan robot, jatayu swimming club menggunakan model latihan personal system for instruction dan moyoshaki swimming club menggunakan model latihan baby siter. Keterlaksanaan penerapan model latihan memiliki hasil yang berbeda. Perbedaan model latihan yang diterapkan inilah yang membuat dampak atau hasil yang didapatkan dari latihan berbeda- beda karena hal ini berhubungan dengan prestasi club yang diraih pada kejuaraan terakhir.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN RENANG GAYA BEBAS MENGGUNAKAN MEDIA SWIMMING BOARD PADA SISWA SMP HAFIZZUDDIN, HAFIZZUDDIN; HERMAN SYAH; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i4.966

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan renang gaya bebas, karena hal inilah peneliti bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berenang gaya bebas pada siswa dengan menggunakan media swimming board. cara penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran yang diselenggerakan secara profesional, pengumpulan data dilakukan dengan cara tes langsung di lapangan dengan menilaian afektif menyangkut tanggung jawab, toleransi dan kedisiplinan, kognitif mencakup kemampuan mengidentifikasi dan kemampuan menjelaskan, psikomotorik mencakup lima aspek yaitu: posisi tubuh, gerakan kaki, gerakan tangan, pengambilan nafas, dan koordinasi gerakan. Cara analis data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan hasil observasi dan angka atau raihan tes siswa dilapangan dengan menggunakan rumus penilaian rata-rata afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa. Berdasarkan data setiap siklus dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran swimming board dapat meningkatkan kemampuan renang gaya bebas pada siswa purta kelas VIII SMPIT Ibnu Mas’ud Labuhan Haji Lombok Timur 2023. Hal ini ditunjukkan dari meningkatnya hasil nilai rata-rata yang telah dilakukan pada siklus I dan siklis II dengan menerapkan model pembelajaran swimming board, nilai rata-rata siklus I 19,62, dan mengalami kenaikan pada siklus II yaitu 31.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN SISWA EKSTRAKURIKULER TENTANG STRATEGI DAN TAKTIK DALAM PERMAINAN FUTSAL LALU MUHAMMAD IBNU ALBANI KURNIAWAN; MUJRIAH, MUJRIAH; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.970

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya minat siswa untuk mempelajari strategi dan taktik dalam bermain futsal serta kurangnya pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra terhadap strategi dan taktik bermain futsal dan belum diketahui tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra tentang strategi dan taktik dalam bermain futsal. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan metode survei.Populasi dalam penelitian ini yaitu peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra yang berjumlah 37 siswa, yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes pilihan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang dituangkan dalam bentuk persentase. Jadi dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra. Tentang strategi dan taktik dalam bermain futsal berada pada kategori "kurang" sebesar 59.46% (22siswa), "cukup"sebesar 37,84% (14siswa), dan baik" sebesar 2,70% (1 siswa). Dan juga Sarana dan fasilitas ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra masih kurang lengkap, sehingga kurangnya minat siswa untuk mempelajari strategi dan taktik dalam bermain futsal, maka dari itu belum diketahui tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Sakra tentang strategi dan taktik dalam bermain futsal.
EFEKTIVITAS LATIHAN AKUATIK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR RENANG PADA ANAK USIA PRASEKOLAH SYAFIRA GORA PRADANI; LALU SAPTA WIJAYA KUSUMA; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i2.974

Abstract

Olahraga renang adalah salah satu olahraga yang dilakukan di dalam air dengan cara menggerakkan, mengapung dan mengangkat semua bagian tubuh ke atas permukaan air dengan berbagai macam gerakan dasar berenang, yaitu merupakan salah satu hal penting yang harus dipahami termasuk bagi pemula. Usia prasekolah merupakan usia yang san­gat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Usia prasekolah termasuk masa yang tepat un­tuk memperkenalkan anak pada kegiatan air dan mengajarkan keahlian dasar berenang. Program pembelajaran akuatik pada usia prasekolah ber­tujuan untuk memperkenalkan anak-anak agar memiliki rasa senang terhadap kegiatan akuatik, berani mengenal risiko dalam kegiatan air, dan mengajarkan keahlian dasar berenang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Latihan Akuatik Untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Renang Anak Usia Prasekolah 4-6 Tahun Di Jatayu Swimming Club Lombok Tahun 2023. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan atau desain dengan metode eksperimen. Adapun rancangan penelitiannya adalah menggunakan One group pre-test dan post-test design. DalampenelitianiniseluruhpopulasiyakniAnak Usia Prasekolah 4-6 Tahun Di Jatayu Swimming Club Lombok berjumlah 15 Orang. Jadipenelitianinimerupakanpenelitianstudipopulasi. Instrumenpenelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen Keterampilan Dasar Renang Anak Usia Prasekolah. Jadi dari hasil penelitian tentangApakahadaEfektivitas Latihan Akuatik Untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Renang Anak Usia Prasekolah 4-6 Tahun Pada Atlit Renang JATAYU Swimming Club Lombok Tahun 2023?. Berdasarkan tabel output SPSS 22 hasil uji t, diperoleh nilai sig.=0.000, yang berarti lebih kecil dari α 0.05. Dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga, Hipotesis yang berbunyi Ada Efektivitas Latihan Akuatik Efektif Untuk Meningkatkan Keterampilan Dasar Renang Anak Usia Prasekolah 4-6 Tahun Pada Atlit Renang JATAYU Swimming Club Lombok Tahun 2023, dinyatakan diterima, maka penelitian ini signifikan.
PENGARUH LATIHAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN HANDSTAND PADA ATLET USIA DINI SYNTHIA ARI PRATIWI; MUHAMMAD SALABI; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i2.975

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh observasi yang dilakukan oleh peneliti dimana beberapa anak ditemukan masalah saat melakukan gerakan Handstand masih belum sempurna. Tangan yang digunakan untuk menopang badan belum begitu kuat perkara ini tentu dipengaruhi oleh sejumlah penyebab diantaranya seperti; minimnya komponen kondisi fisik,kekuatan otot lengan, tingkat percaya diri yang rendah (perasaan takut akan terjatuh), maupun akibat urutan gerakan pelaksanaan handstand yang belum dipahami ketika observasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Pengaruh Latihan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Handstand Pada Anak Usia 8 – 9 Tahun Di Synthia Gymnastics Club. Dalam penelitian ini penulis meneliti tentang Latihan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Handstand Pada Anak Usia 8 – 9 Tahun Di Synthia Gymnastics Club. Metode yang digunakan penelitian ini adalah Metode Experimen dengan Design penelitian The Pre-test Posttest Treatment Design. Didalam penelitian ini penulis mengambil sampel sebanyak 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes Stork Stand Test. Berdasarkan pengolahan dan analisis data, diperoleh nilai t-hitung sebesar = 8,95. Kemudian nilai t-tabel signifikan 5% pada derajat kebebasan n-1 (20-1=19) didapatkan nilai = 1,729. Berdasarkan hasil nilai t-hitung dan t-tabel makan diketahui nilai t-hitung lebih besar dari nilai t-tabel yaitu = 8,95 > 1,729. Karena t-hitung > t-tabel (8,95> 1,729) berarti hipotesis nihil (Ho) “Ditolak” dan hipotesis kerja (Ha) “Diterima” , sehingga dapat disimpulkan analisis data bahwa “Ada Pengaruh Latihan Kkeuatan Otot Lengan Terhadap Kemampuan Handstand pada anak usia 8-9 tahun di Synthia Gymnastic Club Tahun 2023.
LATIHAN LUNGES DAN BARRIER HOP MENINGKATKAN TENDANGAN JARAK JAUH SEPAK BOLA Sohimin, Muhamad; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10979

Abstract

ABSTRACT Long-distance kicking is an important football skill because it is used to switch play, deliver lofted passes, clear the ball, and initiate attacks from defensive areas. This study aimed to determine the effects of lunges and barrier hop training on the long-distance kicking ability of SSB Balga United football players in 2023. This research used an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 players divided into two groups: a lunges training group and a barrier hop training group, with 10 players in each group. The training program was conducted over 18 sessions with a frequency of three sessions per week. The research instrument was a lofted long-pass test measured in meters. The data were analyzed using descriptive statistics, Shapiro-Wilk normality test, homogeneity test, paired sample t-test, and independent sample t-test on gain scores. The results showed that the lunges group improved from 35.51±4.69 m to 36.59±4.46 m, with an increase of 1.08 m or 3.04%, t(9)=5.35; p<0.001. The barrier hop group improved from 35.74±4.34 m to 36.92±4.09 m, with an increase of 1.18 m or 3.30%, t(9)=8.88; p<0.001. The between-group comparison of gain scores showed t(18)=0.41; p=0.684. Therefore, both lunges and barrier hop training effectively improved long-distance kicking ability, while barrier hop showed a greater descriptive improvement but was not statistically different. ABSTRAK Tendangan jarak jauh merupakan keterampilan penting dalam sepak bola karena digunakan untuk mengalihkan permainan, mengirim umpan lambung, melakukan clearance, dan membangun serangan dari area bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lunges dan barrier hop terhadap kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola SSB Balga United Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok latihan lunges dan kelompok latihan barrier hop, masing-masing 10 pemain. Program latihan dilaksanakan selama 18 pertemuan dengan frekuensi tiga kali per minggu. Instrumen penelitian menggunakan tes tendangan lambung atau long pass dengan satuan meter. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, paired sample t-test, dan independent sample t-test terhadap skor peningkatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok lunges meningkat dari 35,51±4,69 m menjadi 36,59±4,46 m, dengan peningkatan 1,08 m atau 3,04% dan nilai t(9)=5,35; p<0,001. Kelompok barrier hop meningkat dari 35,74±4,34 m menjadi 36,92±4,09 m, dengan peningkatan 1,18 m atau 3,30% dan nilai t(9)=8,88; p<0,001. Uji beda peningkatan antarkelompok menunjukkan t(18)=0,41; p=0,684. Dengan demikian, latihan lunges dan barrier hop sama-sama efektif meningkatkan kemampuan tendangan jarak jauh, sedangkan barrier hop menunjukkan peningkatan lebih besar secara deskriptif tetapi tidak berbeda signifikan secara statistik.
BOLA JALAN DAN PASS BACK PASS MENINGKATKAN KETEPATAN SHOOTING Saputra, Tomi; Syah, Herman; Muhsan, Muhsan; Hulfian, Lalu
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10980

Abstract

ABSTRACT Shooting accuracy is an important skill in football because it plays a significant role in a team’s success in scoring goals. However, youth players still frequently experience inaccurate shots due to inadequate technical control and movement coordination when performing shooting. This study aimed to determine the effect of shooting training using the moving ball and pass back pass methods on the shooting accuracy of SSB PS Duo Pringgarata players aged 13–15 years and to identify the more effective training method. The study employed an experimental method using a two group pretest-posttest design. The sample consisted of 18 players aged 13–15 years selected through purposive sampling and divided into two groups using an ordinal pairing pattern. The first group received shooting training with the moving ball method, while the second group received pass back pass training for 16 sessions. Data were collected using the Bobby Charlton shooting test and analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test at a 5% significance level. The results showed that both training methods had a significant effect on improving players’ shooting accuracy. However, the moving ball training method produced greater improvement than the pass back pass method because players could better control ball position and shooting direction before taking the shot. This study indicates that technical training delivered progressively from simple situations to more complex game-like situations can help improve the shooting accuracy of youth players. The findings of this study can be used as a reference for coaches in designing more effective shooting training programs that are appropriate to the developmental stage of youth football players. ABSTRAK Ketepatan shooting merupakan salah satu keterampilan penting dalam sepak bola karena berperan dalam keberhasilan tim mencetak gol. Namun, pemain usia muda masih sering mengalami kesalahan arah tendangan akibat kurangnya kontrol teknik dan koordinasi gerak saat melakukan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting dengan bola jalan dan pass back pass terhadap ketepatan shooting pemain SSB PS Duo Pringgarata KU 13–15 tahun serta menentukan metode latihan yang lebih efektif. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 18 pemain usia 13–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok menggunakan pola ordinal pairing. Kelompok pertama diberikan latihan shooting dengan bola jalan, sedangkan kelompok kedua diberikan latihan pass back pass selama 16 kali pertemuan. Pengumpulan data menggunakan tes Bobby Charlton shooting test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan ketepatan shooting pemain. Namun, latihan bola jalan memberikan peningkatan yang lebih besar dibandingkan latihan pass back pass karena pemain lebih mudah mengontrol posisi bola dan arah tendangan sebelum melakukan shooting. Penelitian ini menunjukkan bahwa latihan teknik yang diberikan secara bertahap dari situasi sederhana menuju situasi permainan yang lebih kompleks dapat membantu meningkatkan akurasi shooting pemain usia muda. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan shooting yang lebih efektif dan sesuai dengan tahap perkembangan pemain sepak bola usia muda.