Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pelatihan Rescue River Tubing Arung Jeram Water Sport Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Akhmad, Noor; Zainuddin, Fadli; Muliyani, Sri Erny; Muhsan, Muhsan; Supriadin, Supriadin
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12319

Abstract

River tubing is an activity along a river using a tire or float with a relatively calm to moderate current, suitable for all groups who want to experience the pleasant sensation of waterfalls and the natural surroundings. The Sintung River Tubing white water rafting tourist attraction located in Selakan Hamlet, Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB) offers an exciting experience for visitors who are looking for adventure on the river. It is strategically located in an area rich in nature and rivers that offers an interesting white water rafting experience. Visitors can enjoy white water rafting (river tubing) on the Sintung River. The aim of this service activity is to prevent water accident victims from occurring and how to provide assistance to water accident victims in the rafting tourism awareness group. The method used is counseling on the process of helping water accident victims through the process of delivering material, discussions and field practice. From this service, it was proven that the majority of participants (96%) had gained a good understanding of the concept of "rescue river tubing" after participating in the training and mentoring. The material presented includes an introduction to equipment, basic rescue river tubing techniques, as well as direct practice in using equipment and carrying out rescue river tubing. This activity was carried out to improve the ability to handle accidents in the white water rafting tourist area of Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency.
Impact of Fandom Culture on Family Harmony from Islamic Perspective Raihana, Siti Nazla; Syarafuddin, Muhsan
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 25, No 1 (2023): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v25i1.21178

Abstract

The development of fandoms is very rapid; all artists have their fandoms. Almost everyone joins a fandom for leisure, and it is very accessible. These fandom activities certainly impact the fan's life and relationship with the family. This study explores fandom culture's impact on family harmony and Islamic views of fandom. Fandom is an activity that describes the closeness between fans and their idols based on cultural products. This study used a qualitative case study approach with a purposive sampling of thirty informants. The result shows that fandom has five negative impacts on family harmony, namely: (1) neglecting family members from their obligations; (2) causing addiction, jealousy, and wastefulness; (3) children disobeying parental orders; (4) parents having difficulty taking care of children; and (5) poor communication between family members. Furthermore, fandom activities contradict Islamic teachings for five reasons, namely: (1) music and singing; (2) lousy consumerism; (3) wasting time; (4) the wrong community; and (5) bad lifestyle. Family members should advise each other so that no member joins the fandom, thereby endangering the harmony of the family. Perkembangan fandom sangat pesat, semua artis memiliki fandom masing-masing. Hampir semua orang bergabung dengan fandom untuk mengisi waktu luang, dan itu sangat aksesibel. Kegiatan fandom ini tentunya punya dampak untuk kehidupan sang penggemar dan hubungannya dengan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dampak budaya fandom terhadap keharmonisan keluarga dan pandangan Islam terhadap fandom. Fandom merupakan aktivitas yang menggambarkan kedekatan antara penggemar dan idolanya yang didasari oleh produk budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat studi kasus dengan pengambilan sampel secara purposive sampling dari tiga puluh informan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa fandom memiliki lima dampak negatif terhadap keharmonisan keluarga yaitu: (1) melalaikan anggota keluarga dari kewajibannya; (2) menimbulkan kecanduan, iri hati, dan keborosan;(3) anak tidak mematuhi perintah orang tua; (4) orang tua kesulitan untuk mengurus anak-anak; (5) komunikasi yang tidak baik antar anggota keluarga. Selanjutnya, kegiatan fandom menyelisihi ajaran agama Islam dengan lima alasan yaitu: (1) musik dan nyanyian; (2) konsumerisme yang buruk; (3) membuang waktu; (4) komunitas yang buruk; (5) gaya hidup yang tidak baik. Hendaknya anggota keluarga saling menasehati satu sama lain agar tidak ada anggota yang bergabung dengan fandom, sehingga membahayakan keharmonisan keluarga tersebut.
Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga Perspektif Aisah Dahlan Khonsa, Khonsa; Muhsan, Muhsan; Mamlu'ah, Aya; Jalil, Abdul
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 3 (2025): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v3i3.860

Abstract

Pernikahan adalah pengumpulan dua insan dengan perjanjian untuk menjalankan ibadah rumah tangga bersama. Mendapatkan ketenangan dan kasih sayang dalam menjalankan sebuah pernikahan hal yang diharapkan setiap individu, namun realitanya sebuah rumah tangga tidak terlepas dari konflik, karena sejatinya pernikahan adalah bagian dari ujian di kehidupan ini, bahkan manusia terbaik Nabi Muhammad mengalami konflik dalam rumah tangganya. Peneliti memilih pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kepustakaan dalam melakukan penelitian. Dengan mengumpulkan data primer dari rekaman video webinar Aisah Dahlan yang diunggah di laman Youtube SUAS Video, dan data sekunder dari artikel yang kredibel, buku, jurnal ilmiah, dan referensi lainnya mengenai manajemen konflik dalam rumah tangga untuk mendukung penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor, serta akibat, dan cara mengatasi konflik dalam rumah tangga perspektif Aisah Dahlan. Hasilnya menemukan bahwa terdapat 5 faktor terjadinya konflik dalam rumah tangga: 1) Beda gender, 2) Beda watak, 3) Beda usia, 4) Beda pola pikir, 5) Beda pola asuh budaya, 6) Beda Pengendalian diri. Dampak konflik dalam rumah tangga adalah emosi. Adapun cara mengatasi konflik tersebut dengan 1) Tarik napas dan buang napas, 2) Membaca taawuz, 3) Memperbanyak istigfar, 4) Mengubah posisi, 5) Diam dan berikan sentuhan.
Manajemen Konflik Caregiver Dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis Pada Pasangan Penderita Alzheimer Ridho, Rosyid; Syarafuddin, Muhsan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20502

Abstract

Keluarga yang merawat anggota dengan penyakit Alzheimer menghadapi tantangan emosional, psikologis, dan sosial yang kompleks, yang dapat memicu konflik dan mengancam keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh caregiver dalam upaya mempertahankan keluarga yang harmonis di tengah beban caregiving Alzheimer. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, artikel akademik, dan dokumen terkait yang membahas pengalaman keluarga dalam merawat penderita Alzheimer. Analisis dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori konflik sosial dan teori manajemen konflik. Hasil analisis menunjukkan bahwa caregiver mengadopsi beragam strategi, seperti komunikasi terbuka, pembagian peran yang jelas, penerimaan emosional, serta pemanfaatan dukungan eksternal dari komunitas dan tenaga profesional. Faktor pendukung keharmonisan keluarga mencakup empati, nilai spiritual, dukungan sosial, serta edukasi tentang Alzheimer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen konflik yang efektif dalam keluarga dengan penderita Alzheimer membutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan aspek internal dan eksternal secara terpadu. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program pendampingan keluarga, pelatihan caregiver, serta perumusan kebijakan berbasis komunitas untuk meningkatkan ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan demensia.
Sanksi Adat Pernikahan Sedarah (Perspektif Hukum Adat Minangkabau) Syarafuddin, Muhsan; Oktaviani, Witia; Jauhar, Ghufran
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v9i2.5377

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find the implications of customary law for the imposition of severe sanctions on consanguineous marriages in the Minangkabau customary view in Kapur IX District, Lima Puluh Kota Regency. This study uses a type of field research with a qualitative approach. The findings in this study are that consanguineous marriages occur because of differences in views of the Minangkabau customary system using a matrilineal system, so that blood relations from the same mother are stronger than blood relations from the same father, however, consanguineous marriages are recognized as valid by the customary community but are not accepted by custom. The settlement efforts are carried out by summoning, gathering and deliberation so that there is a joint consensus to impose customary sanctions for violations of customary law. Furthermore, customary sanctions are based on the consideration of the couple who reject the customary warning from the customary leader, then personal sanctions are imposed, namely the expulsion of the husband and wife from the village and social sanctions in the form of ostracizing the family from the customary community.Keywords: customary sanction; Minangkabau customary; consanguineous marriage. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan implikasi hukum adat terhadap penjatuhan sanksi berat pada perkawinan sedarah dalam pandangan adat Minangkabau di Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Temuan dalam penelitian ini adalah perkawinan sedarah terjadi karena adanya perbedaan pandangan sistem adat Minangkabau yang menggunakan sistem matrilineal, sehingga hubungan darah dari ibu yang sama lebih kuat dibandingkan dengan hubungan darah dari ayah yang sama, meskipun demikian perkawinan sedarah diakui keabsahannya oleh masyarakat adat namun tidak diterima oleh adat. Upaya penyelesaiannya dilakukan dengan cara pemanggilan, pengumpulan dan musyawarah sehingga terjadi konsensus bersama untuk menjatuhkan sanksi adat atas pelanggaran hukum adat. Selanjutnya, sanksi adat didasarkan pada pertimbangan pasangan yang menolak teguran adat dari pemangku adat, maka dijatuhkan sanksi personal yaitu pengusiran suami istri tersebut dari kampung dan sanksi sosial berupa pengucilan keluarga tersebut dari masyarakat adat.Kata kunci: Sanksi Adat; Adat Minangkabau; Pernikahan Sedarah
Pengaruh Latihan Possession Game Terhadap Keterampilan Passing dan Kelincahan Menggiring Bola Attohiri, Ahmad Zaki; Muhsan, Muhsan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 10 No. 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v10i2.20491

Abstract

Penelitian ini menjawab hipotesis bahwa latihan possession game berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan passing dan kelincahan menggiring bola pemain sepakbola. Premis utama penelitian didasarkan pada karakter permainan sepakbola modern yang menuntut pemain mampu mempertahankan penguasaan bola, memilih keputusan operan secara cepat, serta menggiring bola dengan perubahan arah yang efisien dalam tekanan lawan. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 20 pemain Klub Sukma Jaya tahun 2023 yang diambil melalui studi populasi. Perlakuan berupa latihan possession game diberikan selama 18 pertemuan latihan dalam rentang penelitian, sedangkan pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Instrumen penelitian meliputi tes mengoper bola rendah untuk keterampilan passing dan tes kelincahan menggiring bola berbasis lintasan berbelok dengan pencatatan waktu tercepat dari tiga kesempatan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji-t berpasangan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rerata keterampilan passing meningkat dari 5,85 menjadi 8,60, dengan t-hitung 4,67 lebih besar daripada t-tabel 2,093. Rerata waktu menggiring bola menurun dari 15,44 detik menjadi 14,28 detik, dengan t-hitung 8,72 lebih besar daripada t-tabel 2,093. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan possession game efektif memperbaiki akurasi operan sekaligus efisiensi gerak menggiring bola. Novelty penelitian terletak pada integrasi dua indikator teknik utama, yaitu passing dan kelincahan dribbling, dalam satu model latihan berbasis penguasaan bola pada konteks klub sepakbola lokal. Kata kunci: possession game; passing; kelincahan; menggiring bola; sepakbola.
Pengaruh Latihan Give and Go Terhadap Akurasi Passing dan Kecepatan Dribbling Pemain Sepak Bola Hartadi, Juan; Yundarwati, Susi; Muhsan, Muhsan
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20521

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan give and go berpengaruh terhadap peningkatan akurasi passing dan kecepatan dribbling pemain sepak bola Narmada Football Academy. Latar belakang penelitian berangkat dari temuan awal bahwa pemain KU 14-15 tahun masih sering melakukan passing yang tidak tepat sasaran, terlalu kuat atau terlalu lemah, serta dribbling yang kurang cepat dan kurang terkontrol ketika menghadapi tekanan permainan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain pretest-posttest pada 16 pemain yang dipilih melalui studi populasi. Perlakuan berupa latihan give and go dilaksanakan selama enam minggu dengan 18 kali pertemuan. Akurasi passing diukur melalui tes mengoper bola rendah ke gawang kecil, sedangkan kecepatan dribbling diukur melalui tes menggiring bola melewati rintangan dengan pencatatan waktu tercepat. Analisis data menggunakan uji-t sampel berpasangan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor passing meningkat dari 5,50 menjadi 7,06, sedangkan waktu dribbling menurun dari 21,13 detik menjadi 19,84 detik. Nilai t-hitung akurasi passing sebesar 8,571 dan t-hitung kecepatan dribbling sebesar 6,787, keduanya lebih besar daripada t-tabel 1,753. Temuan ini menegaskan bahwa latihan give and go efektif sebagai bentuk latihan teknik-taktis yang mengintegrasikan operan, pergerakan tanpa bola, umpan balik satu sentuhan, kontrol arah, dan kecepatan membawa bola. Novelty penelitian ini terletak pada penempatan give and go sebagai model latihan sederhana, kontekstual, dan aplikatif bagi akademi sepak bola usia remaja untuk meningkatkan dua keterampilan inti secara simultan. Kata Kunci: Akurasi passing, give and go, kecepatan dribbling, latihan sepak bola, pemain muda
KONTRIBUSI PARTISIPASI DALAM KEGIATAN KEPRAMUKAAN DENGAN TINGKAT KEDISIPLINAN DAN AKTIVITAS FISIK DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA SISWA SMA ASAN ABDUL AZIZ; MUJRIAH, MUJRIAH; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 3 (2023): September
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i3.959

Abstract

Tujuan penelitian: Untuk mengetahui seberapa besar "kontribusi partisipasi kegiatan kepramukaan dengan tingkat kedisiplinan dan aktivitas fisik pada pelajaran PJOK siswa SMAN 1 Kayangan, Lombok Utara Tahun 2023. Rancangan penelitian: Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, adalah "Penelitian Asosiatif Kausal". Populasi dan Sampel: Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 1 Kayangan yang mengikuti kegiatan kepramukaan secara kontribusi maupun partisipasi dan mengikuti pelajaran PJOK yaitu sebanyak 29 orang siswa Sehingga populasi yang diambil oleh peneliti sebanyak 29 orang siswa. Sedangkan, teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling. Non-probability sampling adalah teknik pengambilan sampel dengan tidak memberikan peluang atau kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi yang dipilih menjadi sampel. Instrumen Penelitian: Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengamatan yang dilakukan secara sengaja, sistematis mengenai fenomena sosial dengan gejala-gejala psikis untuk kemudian di lakukan pencatatan (Joko Subagyo, 2016.91). Teknik Analisis Data: Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil dan Pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kontribusi partisipasi kegiataan kepramukaan dengan tingkat kedisiplinan dan aktivitas fisik siswa pada pelajaran PJOK siswa SMAN 1 Kayangan yaitu tinggi dengan pertimbangan rerata 93.3. Kontribusi partisipasi kegiataan kepramukaan dengan tingkat kedisiplinan dan aktivitas fisik siswa pada pelajaran PJOK siswa SMAN 1 Kayangan yang berkategori sangat tinggi 12 orang atau 41,4 %, tinggi 17 orang atau 58,6 %, sedang 0 %, rendah 0 % dan sangat rendah 0%.
PROFIL KLUB RENANG DITINJAU DARI MODEL LATIHAN ATLET PEMULA DEWI DEFITA PUTRI; DADANG WARTA CANDRA WIRA KESUMA; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i4.963

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini berdasarkan hasil pengamatan yang peneliti lakukan banyak nya club renang di Kota Mataram dengan memiliki atlet pemula dan penerapan model latihan yang dilakukan di setiap club renang ini berbeda- beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model latihan di dalam klub renang khususnya di Kota Mataram. Instrumen penelitian dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan observasi pada penelitian kualitatif, dengan memahami secara mendalam tentang obyek yang diteliti mempersiapkan daftar pertanyaan dan alat perekam untuk memperoleh data dan dilanjutkan dengan teknik pengumpulan data. analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengguanakan deskriptif kualitatif dengan metode interaktif. Jadi Hasil dari wawancara dan observasi di setiap club menerapkan motede latihan yang berbeda, Model latihan atelit pemula yang diterapkan pada club renang TMSC menggunakan model latihan robot, jatayu swimming club menggunakan model latihan personal system for instruction dan moyoshaki swimming club menggunakan model latihan baby siter. Keterlaksanaan penerapan model latihan memiliki hasil yang berbeda. Perbedaan model latihan yang diterapkan inilah yang membuat dampak atau hasil yang didapatkan dari latihan berbeda- beda karena hal ini berhubungan dengan prestasi club yang diraih pada kejuaraan terakhir.
UPAYA MENINGKATKAN PEMBELAJARAN RENANG GAYA BEBAS MENGGUNAKAN MEDIA SWIMMING BOARD PADA SISWA SMP HAFIZZUDDIN, HAFIZZUDDIN; HERMAN SYAH; MUHSAN, MUHSAN
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 1 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v1i4.966

Abstract

Masalah dari penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam melakukan renang gaya bebas, karena hal inilah peneliti bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berenang gaya bebas pada siswa dengan menggunakan media swimming board. cara penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) agar dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran yang diselenggerakan secara profesional, pengumpulan data dilakukan dengan cara tes langsung di lapangan dengan menilaian afektif menyangkut tanggung jawab, toleransi dan kedisiplinan, kognitif mencakup kemampuan mengidentifikasi dan kemampuan menjelaskan, psikomotorik mencakup lima aspek yaitu: posisi tubuh, gerakan kaki, gerakan tangan, pengambilan nafas, dan koordinasi gerakan. Cara analis data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan hasil observasi dan angka atau raihan tes siswa dilapangan dengan menggunakan rumus penilaian rata-rata afektif, kognitif, dan psikomotorik siswa. Berdasarkan data setiap siklus dan pembahasan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran swimming board dapat meningkatkan kemampuan renang gaya bebas pada siswa purta kelas VIII SMPIT Ibnu Mas’ud Labuhan Haji Lombok Timur 2023. Hal ini ditunjukkan dari meningkatnya hasil nilai rata-rata yang telah dilakukan pada siklus I dan siklis II dengan menerapkan model pembelajaran swimming board, nilai rata-rata siklus I 19,62, dan mengalami kenaikan pada siklus II yaitu 31.