Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Evaluasi Manajemen Pembelajaran Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek Menggunakan Evaluasi Model CIPP Rindawan, Rindawan; Supriadin, Supriadin; Muhsan, Muhsan
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses manajemen pembelajaran di MA Manhalul Ma’arif Darek, peranan manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MA Manhalul Ma’arif Darek, dan Untuk mengetahui evaluasi konteks, input, proses, dan produk manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek. Penelitian ini menggunakan metode atau pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala MA Manhalul Ma’arif Darek, Wakil kepala MA Manhalul Ma’arif Darek, dan Guru MA Manhalul Ma’arif Darek. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah Manajemen Pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah-NTB. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, karena dalam penelitian ini untuk mempertajam hasil penelitian peneliti sendiri menjadi instrumen yang langsung menggali data/ informasi, baik data primer maupun data skunder yang mendasar pada aspek-aspek penelitian yang berkaitan dengan manajemen pembelajaran di Madrasah Aliyah Manhalul Ma’arif Darek, sebagai pendukung peneliti dalam penelitian ini dibantu juga dengan data-data (dokumentasi). Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah observasi atau pengamatan dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Dari data hasil penelitian diperoleh Proses manajemen pembelajaran di MA Manhalul Ma’arif Darek terdiri dari proses perencanaan, proses pengorganisasian, proses pelaksanaan pembelajaran, dan proses penilaian atau evaluasi pembelajaran. Peranan manajemen pembelajaran dalam meningkatkan mutu Pendidikan di MA Manhalul Ma’arif Darek antara lain: Pertama, penentuan standar mutu pendidikan, Kedua pengadaan buku-buku pelajaran, Ketiga mengelola kegiatan pembelajaran. Evaluasi konteks manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek bahwa kurikulum yang digunakan adalah kurikulum K-13. Evaluasi input manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek menggunakan metode ceramah. Evaluasi proses manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek telah menggunakan beberapa media pembelajaran yang dirancang oleh guru sendiri maupun media yang tergolong lumayan canggih, seperti LCD. Evaluasi produk manajemen pembelajaran MA Manhalul Ma’arif Darek secara umum, bentuk evaluasi yang digunakan guru MA Manhalul Ma’arif Darek tidak ada yang berbeda dengan yang digunakan oleh guru lainnya yaitu menggunakan tes tertulis dan lisan.
Pelatihan Rescue River Tubing Arung Jeram Water Sport Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Akhmad, Noor; Zainuddin, Fadli; Muliyani, Sri Erny; Muhsan, Muhsan; Supriadin, Supriadin
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12319

Abstract

River tubing is an activity along a river using a tire or float with a relatively calm to moderate current, suitable for all groups who want to experience the pleasant sensation of waterfalls and the natural surroundings. The Sintung River Tubing white water rafting tourist attraction located in Selakan Hamlet, Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB) offers an exciting experience for visitors who are looking for adventure on the river. It is strategically located in an area rich in nature and rivers that offers an interesting white water rafting experience. Visitors can enjoy white water rafting (river tubing) on the Sintung River. The aim of this service activity is to prevent water accident victims from occurring and how to provide assistance to water accident victims in the rafting tourism awareness group. The method used is counseling on the process of helping water accident victims through the process of delivering material, discussions and field practice. From this service, it was proven that the majority of participants (96%) had gained a good understanding of the concept of "rescue river tubing" after participating in the training and mentoring. The material presented includes an introduction to equipment, basic rescue river tubing techniques, as well as direct practice in using equipment and carrying out rescue river tubing. This activity was carried out to improve the ability to handle accidents in the white water rafting tourist area of Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency.
EFEKTIVITAS MODEL TEACHING GAMES FOR UNDERSTANDING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR LARI JARAK PENDEK SISWA SEKOLAH DASAR Hismullutfi, M.; Muhsan, Muhsan; Salabi, Muhammad
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.15350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Teaching Games for Understanding (TGfU) terhadap motivasi belajar lari jarak pendek siswa kelas V SDN 01 Pringgajurang Utara Tahun 2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK, khususnya materi lari jarak pendek, yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang bersifat monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Model TGfU merupakan pendekatan pembelajaran berbasis permainan taktis yang menekankan pada pemahaman konsep permainan sebelum penguasaan teknik, sehingga dinilai mampu meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest design tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 21 orang. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar yang terdiri dari lima indikator: keyakinan diri, strategi belajar, nilai pembelajaran PJOK, tujuan belajar, dan lingkungan belajar. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest motivasi belajar siswa. Rata-rata skor motivasi meningkat secara nyata setelah siswa diberikan perlakuan dengan model TGfU. Temuan ini menjawab hipotesis bahwa model TGfU berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Model pembelajaran TGfU efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran lari jarak pendek dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran PJOK yang inovatif dan menyenangkan di sekolah dasar
Impact of Fandom Culture on Family Harmony from Islamic Perspective Raihana, Siti Nazla; Syarafuddin, Muhsan
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 25, No 1 (2023): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v25i1.21178

Abstract

The development of fandoms is very rapid; all artists have their fandoms. Almost everyone joins a fandom for leisure, and it is very accessible. These fandom activities certainly impact the fan's life and relationship with the family. This study explores fandom culture's impact on family harmony and Islamic views of fandom. Fandom is an activity that describes the closeness between fans and their idols based on cultural products. This study used a qualitative case study approach with a purposive sampling of thirty informants. The result shows that fandom has five negative impacts on family harmony, namely: (1) neglecting family members from their obligations; (2) causing addiction, jealousy, and wastefulness; (3) children disobeying parental orders; (4) parents having difficulty taking care of children; and (5) poor communication between family members. Furthermore, fandom activities contradict Islamic teachings for five reasons, namely: (1) music and singing; (2) lousy consumerism; (3) wasting time; (4) the wrong community; and (5) bad lifestyle. Family members should advise each other so that no member joins the fandom, thereby endangering the harmony of the family. Perkembangan fandom sangat pesat, semua artis memiliki fandom masing-masing. Hampir semua orang bergabung dengan fandom untuk mengisi waktu luang, dan itu sangat aksesibel. Kegiatan fandom ini tentunya punya dampak untuk kehidupan sang penggemar dan hubungannya dengan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dampak budaya fandom terhadap keharmonisan keluarga dan pandangan Islam terhadap fandom. Fandom merupakan aktivitas yang menggambarkan kedekatan antara penggemar dan idolanya yang didasari oleh produk budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bersifat studi kasus dengan pengambilan sampel secara purposive sampling dari tiga puluh informan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa fandom memiliki lima dampak negatif terhadap keharmonisan keluarga yaitu: (1) melalaikan anggota keluarga dari kewajibannya; (2) menimbulkan kecanduan, iri hati, dan keborosan;(3) anak tidak mematuhi perintah orang tua; (4) orang tua kesulitan untuk mengurus anak-anak; (5) komunikasi yang tidak baik antar anggota keluarga. Selanjutnya, kegiatan fandom menyelisihi ajaran agama Islam dengan lima alasan yaitu: (1) musik dan nyanyian; (2) konsumerisme yang buruk; (3) membuang waktu; (4) komunitas yang buruk; (5) gaya hidup yang tidak baik. Hendaknya anggota keluarga saling menasehati satu sama lain agar tidak ada anggota yang bergabung dengan fandom, sehingga membahayakan keharmonisan keluarga tersebut.
Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga Perspektif Aisah Dahlan Khonsa, Khonsa; Muhsan, Muhsan; Mamlu'ah, Aya; Jalil, Abdul
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 3 (2025): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v3i3.860

Abstract

Pernikahan adalah pengumpulan dua insan dengan perjanjian untuk menjalankan ibadah rumah tangga bersama. Mendapatkan ketenangan dan kasih sayang dalam menjalankan sebuah pernikahan hal yang diharapkan setiap individu, namun realitanya sebuah rumah tangga tidak terlepas dari konflik, karena sejatinya pernikahan adalah bagian dari ujian di kehidupan ini, bahkan manusia terbaik Nabi Muhammad mengalami konflik dalam rumah tangganya. Peneliti memilih pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kepustakaan dalam melakukan penelitian. Dengan mengumpulkan data primer dari rekaman video webinar Aisah Dahlan yang diunggah di laman Youtube SUAS Video, dan data sekunder dari artikel yang kredibel, buku, jurnal ilmiah, dan referensi lainnya mengenai manajemen konflik dalam rumah tangga untuk mendukung penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor, serta akibat, dan cara mengatasi konflik dalam rumah tangga perspektif Aisah Dahlan. Hasilnya menemukan bahwa terdapat 5 faktor terjadinya konflik dalam rumah tangga: 1) Beda gender, 2) Beda watak, 3) Beda usia, 4) Beda pola pikir, 5) Beda pola asuh budaya, 6) Beda Pengendalian diri. Dampak konflik dalam rumah tangga adalah emosi. Adapun cara mengatasi konflik tersebut dengan 1) Tarik napas dan buang napas, 2) Membaca taawuz, 3) Memperbanyak istigfar, 4) Mengubah posisi, 5) Diam dan berikan sentuhan.
Manajemen Konflik Caregiver Dalam Mewujudkan Keluarga Harmonis Pada Pasangan Penderita Alzheimer Ridho, Rosyid; Syarafuddin, Muhsan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20502

Abstract

Keluarga yang merawat anggota dengan penyakit Alzheimer menghadapi tantangan emosional, psikologis, dan sosial yang kompleks, yang dapat memicu konflik dan mengancam keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh caregiver dalam upaya mempertahankan keluarga yang harmonis di tengah beban caregiving Alzheimer. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, artikel akademik, dan dokumen terkait yang membahas pengalaman keluarga dalam merawat penderita Alzheimer. Analisis dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori konflik sosial dan teori manajemen konflik. Hasil analisis menunjukkan bahwa caregiver mengadopsi beragam strategi, seperti komunikasi terbuka, pembagian peran yang jelas, penerimaan emosional, serta pemanfaatan dukungan eksternal dari komunitas dan tenaga profesional. Faktor pendukung keharmonisan keluarga mencakup empati, nilai spiritual, dukungan sosial, serta edukasi tentang Alzheimer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen konflik yang efektif dalam keluarga dengan penderita Alzheimer membutuhkan pendekatan holistik yang melibatkan aspek internal dan eksternal secara terpadu. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program pendampingan keluarga, pelatihan caregiver, serta perumusan kebijakan berbasis komunitas untuk meningkatkan ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan demensia.
HOUSEHOLD HARMONY IN SALAFI FAMILIES: PERSPECTIVES OF USTADZ WIVES IN JEMBER Hermawan, Almaira Raila; Syarafuddin, Muhsan
Familia: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah UIN Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/familia.v6i2.405

Abstract

Islam provides clear household guidelines to obtain harmony (sakinah). On the other hand, many contemporary Muslim families face dynamic challenges, particularly debates surrounding the role of wives. While previous studies have examined family harmony from various perspectives, empirical research on the lived experiences of Salafi wives remains limited. This study addresses that gap by exploring how the wives of Salafi ustadz in Jember understand and practice household harmony within the framework of Islamic teachings. Using a qualitative case study approach with purposive sampling, ten respondents were interviewed and observed. The findings reveal five key perspectives on achieving harmony: (1) choosing a religious husband; (2) possessing and applying Islamic knowledge; (3) maintaining good communication; (4) orienting toward afterlife happiness; and (5) prioritizing faith over emotional dependency. At the same time, they identified four major challenges: (1) balancing domestic and gendered responsibilities; (2) negotiating religious identity in a conflicting social environment; (3) addressing emotional and communication needs; and (4) managing economic difficulties. This study contributes to Islamic family law and gender discourse by demonstrating how Salafi wives integrate Qur’an- and Sunnah-based principles into family life while navigating modern household dynamics.
The Concept of the Ideal Couple: Buya Hamka's Perspective in Islamic Marriage Law Ahmad, Chaidir Ali; Syarafuddin, Muhsan; Manbi Ushama, Kirama Nasim; Muhsen, Jamaluddin Jamal
An-Nisa: Journal of Islamic Family Law Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63142/an-nisa.v2i4.366

Abstract

The choice of a life partner is a fundamental aspect in Islamic marriage law because it has a direct effect on the formation of a harmonious family. This study aims to analyze Buya Hamka's perspective on the criteria for ideal couples in Islamic marriage and its relevance to contemporary legal and social contexts. This research uses a qualitative approach through literature studies, with the main source in the form of Buya Hamka's works, including Tafsir al-Azhar, Great Pribadi, Living Institutions, and Modern Sufism. The results of the study show that Buya Hamka places faith and morals as the main foundation in choosing a partner, outperforming physical, economic, and social status considerations. In addition, Hamka emphasized the concept of kafā'ah which is not solely material, but includes the harmony of religious understanding, education, character, and vision of life. This view is in line with the purpose of marriage in Indonesia's positive law which emphasizes the formation of a happy, prosperous, and sustainable family. This research contributes by enriching the treasure of Islamic family law thought through the formulation of ideal couple criteria based on the integration of religious, social, and psychological values that are relevant to strengthening the resilience of Muslim families in the modern era.
KONTRASEPSI DALAM PERSPEKTIF DA’I SALAFI KONTEMPORER DI INDONESIA Zata, Nusaibah; Syarafuddin, Muhsan
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.21347

Abstract

Pernikahan dalam Islam merupakan sebuah ibadah yang mengikat hubungan antara laki-laki dan perempuan untuk menjadikan mereka sebuah keluarga. Salah satu tujuan dari membentuk keluarga adalah untuk memiliki anak. Namun, dalam praktiknya, tidak semua pasangan memilih untuk segera memiliki anak atau memperbanyak keturunan. Sebagian pasangan memilih untuk menunda memiliki anak, menjarakkan, ataupun membatasi kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi. Beberapa penelitian sebelumnya telah membahas kontrasepsi dalam perspektif Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Namun, penelitian yang secara khusus mengulas perspektif dai Salafi kontemporer sangat terbatas, sehingga penulis tertarik untuk membahas terkait hal tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrasepsi dalam perspektif dai Salafi kontemporer di Indonesia dibagi menjadi tujuan kontrasepsi dan metode yang saling berkaitan. Tujuan kontrasepsi dalam praktiknya mencakup tandzim al-nasl dan tahdid al-nasl. Adapun metode kontrasepsi mencakup metode non-invasif, metode invasif dan metode sterilisasi permanen. Dasar hukum yang digunakan oleh para dai mencakup dari ayat Al-Qur’an, Hadits, Qiyas, serta kaidah fikih islam.
KONTRASEPSI DALAM PERSPEKTIF DA’I SALAFI KONTEMPORER DI INDONESIA Zata, Nusaibah; Syarafuddin, Muhsan
YUSTISI Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v13i1.21347

Abstract

Pernikahan dalam Islam merupakan sebuah ibadah yang mengikat hubungan antara laki-laki dan perempuan untuk menjadikan mereka sebuah keluarga. Salah satu tujuan dari membentuk keluarga adalah untuk memiliki anak. Namun, dalam praktiknya, tidak semua pasangan memilih untuk segera memiliki anak atau memperbanyak keturunan. Sebagian pasangan memilih untuk menunda memiliki anak, menjarakkan, ataupun membatasi kelahiran dengan menggunakan kontrasepsi. Beberapa penelitian sebelumnya telah membahas kontrasepsi dalam perspektif Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Namun, penelitian yang secara khusus mengulas perspektif dai Salafi kontemporer sangat terbatas, sehingga penulis tertarik untuk membahas terkait hal tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontrasepsi dalam perspektif dai Salafi kontemporer di Indonesia dibagi menjadi tujuan kontrasepsi dan metode yang saling berkaitan. Tujuan kontrasepsi dalam praktiknya mencakup tandzim al-nasl dan tahdid al-nasl. Adapun metode kontrasepsi mencakup metode non-invasif, metode invasif dan metode sterilisasi permanen. Dasar hukum yang digunakan oleh para dai mencakup dari ayat Al-Qur’an, Hadits, Qiyas, serta kaidah fikih islam.