Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jurnal civicus

PEMANFAATAN KAWASAN PUJA MANDALA SEBAGAI MODEL TOLERANSI DI PROVINSI BALI Waruwu, Dermawan
Jurnal Civicus Vol 19, No 2 (2019): JURNAL CIVICUS, DESEMBER 2019
Publisher : Department of Civic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/civicus.v19i2.25933

Abstract

Konflik bernuansa suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pernah terjadi di Indonesia. Salah satu penyebab konflik ini adalah pertentangan antara kelompok agama mayoritas dan minoritas. Masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu menghargai keberagaman dan toleransi antara umat beragama. Toleransi ini terlihat pada keberadaan kawasan Puja Mandala di Nusa Dua, Provinsi Bali yang memiliki lima tempat ibadah yang saling berdampingan. Masalah yang dikaji pada artikel ini adalah bagaimana cara pemanfaatan kawasan Puja Mandala sebagai model toleransi di Provinsi Bali? Penelitian ini dianalisis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian budaya serta dikaji menggunakan teori praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Kawasan Puja Mandala memiliki 5 tempat ibadah yang saling berdampingan, yaitu Masjid, Gereja Katolik, Vihara, Gereja Kristen, dan Pura; (2) Umat beragama hidup harmonis dan saling membantu dalam kegiatan keagamaan; dan (3) Kawasan Puja Mandala menjadi destinasi wisata spiritual. Sikap toleransi merupakan modal sosial dalam mempersatukan masyarakat Indonesia. Kawasan Puja Mandala menjadi model toleransi bagi umat beragama di Bali, Indonesia, dan bahkan dunia.
Co-Authors Adhi, Ni Ketut Jeni Agnes Utari Hanum Ayuningtias Agus Tommy Adi Prawira Kusuma Ari Indra Dewi Arthawan, Adelina Betran Desdyanto Buana, Paulus Bernard Paterson Christian Tonyjanto Christimulia Purnama Trimurti Dedi Iskandar Dewa Putu Oka Prasiasa Dewi, Ni Nyoman Ari Indra Dian Rahmani Putri Dian Rahmani Putri, Dian Rahmani Donald Samuel Slamet Santosa, Donald Samuel Slamet Edwin Adrianta Surijah Ferdinand Salomo Leuwol Gede Nyoman Wiratanaya Gede Suardika Herawati Herawati I Gede Mudana I Gede Suardika I Gusti Bagus Rai Utama I Ketut Sirna I Made Gde Sudyadnyana Sandhika I Made Sumartana I P Darmawijaya I Putu Darmawijaya I Putu Darmawijaya I PUTU PRANATHA SENTOSA I Rai Hardika I Wayan Damayana I Wayan Ruspendi Junaedi I Wayan Ruspendi Junaedi Ida Ayu Nyoman Yuliastuti Jaya Pramono Jony Oktavian Haryanto Krismawintari, N.P.D. Listiyani Dewi Hartika Made Nyandra Mautama, Made Azra Mertayasa, I Gede Agus Natalia Sri Endah Kurniawati Ni Ketut Jeni Adhi Ni Made Diana Erfiani Ni Nyoman Ari Indra Dewi Ni Putu Lilik Agestin Nurhayati Nurhayati Nyoman Trisna Aryanata Pratiwi, Ni Komang Marthina Puri, Ni Luh Putu Maha Siora Puspita, Ni Made Dyah Resty Putri, Kadek Devi Aryawati Putu Andyka Putra Gotama PUTU INDAH LESTARI Putu Stevan Eka Putra R. Tri Priyono Budi Santoso Raden Agus Sarwa Edy Rahmawati, Febronia Rosmini Rosmini Stenlly Sedubun Suresh Kumar Suryaningsi Suryaningsi Thresia Cindy Rikel Viodelfrillia Tio Rosalina WAHYUNINGSIH, NI MADE Wayan Junaedi Wayan Markus Arimatheo Zainul Arifin