Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Metanol Buah Kawista (Limonia acidissima) dengan Metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) Ika Maruya Kusuma; Putu Rika Veryanti; Brilliany Chairunnisa
SAINSTECH FARMA Vol 13 No 2 (2020): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v13i2.768

Abstract

Kulit dan daging buah kawista (Limonia acidissima) memiliki kandungan senyawa kimia alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan dari kulit dan daging buah kawista (Limonia acidissima). Penyarian kulit dan daging buah kawista dilakukan secara maserasi dengan metanol. Ekstrak diuji aktivitas antioksidannya dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) menggunakan spektofotometer UV-Vis. Pengujian aktivitas antioksidan pada ekstrak kulit dan daging buah kawista dilakukan pada konsentrasi sebesar 100; 50; 25; 12,5; 6,25 ppm, vitamin C sebagai pembanding dengan konsetrasi 50; 25; 12,5; 6,25; 3,13; 1,56 ppm. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan ekstrak kulit dan daging buah kawista memiliki aktivitas antioksidan yang sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 233,16 dan 698,44 ppm, sedangkan nilai IC50 untuk vitamin C sebesar 14,89 ppm.
KAJIAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN STROK DI RUMAH SAKIT PUSAT OTAK NASIONAL Putu Rika Veryanti; Isni Safira
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Medicamento
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v6i1.779

Abstract

Strok merupakan penyakit pembuluh darah otak yang ditandai dengan kematian jaringan akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otak. Strok memiliki berbagai faktor resiko dan komplikasi yang menyebabkan pasien mendapatkan banyak pengobatan (polifarmasi). Polifarmasi berpotensi menimbulkan kejadian interaksi obat yang dapat merugikan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran interaksi obat aktual yang terjadi pada pasien strok di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional. Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang dilakukan secara prospektif dari bulan Mei-juli 2016 di ruang Stroke Care Unit (SCU) Rumah Sakit Pusat Otak Nasional. Dalam pengambilan sampel digunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 80 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi interaksi obat yang terjadi pada pasien strok di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional sebanyak 178 kejadian, namun interaksi obat aktual yang terjadi hanya 3 kejadian. Tiga kejadian interaksi obat tersebut dialami oleh 5 pasien (6,25%) dimana obat-obat yang berinteraksi tersebut adalah Digoksin dengan Kaptopril (1,25%), Phenitoin dengan Nimodipin (2,5%) dan Kaptopril dengan Furosemid (2,5%). Penanganan yang tepat pada kejadian interaksi obat aktual telah dilakukan oleh klinisi di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional sehingga pasien mendapatkan efek terapi yang optimal.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KULIT BUAH KAWISTA (LIMONIA ACIDISSIMA) TERHADAP ESCHERICHIA COLI Putu Rika rika Veryanti; Ika Maruya Kusuma
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 8, No 2 (2020): Meditory, Volume 8, No 2, Tahun 2020
Publisher : Jurusan Analisis Kesehatan, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/m.v8i2.1269

Abstract

Escherichia coli is a normal bacteria lives in the large intestine to help the process and maintain human digestive health. However, there are certain types of Escherichia coli which are pathogenic to human body and cause infections, such as diarrhea, urinary tract infections, meningitis, sepsis and so on. Irrational use of antibiotics leads to bacterial resistance to antibiotics. Kawista is one of the fruits that used as traditional medicine in Indonesia. Kawista peel extract can be used as an alternative therapy to prevent resistance. Based on the content of secondary metabolites, kawista peel extract is thought to have antibacterial activity. The purpose of this study was to determine the antibacterial activity of kawista (Limonia accidisima) peel extract against Escherichia coli. This research is an in-vitro study, preceded by a phytochemical screening test for methanol extract of kawista peel, then followed by an antibacterial activity test using the disc diffusion method and determining the minimum inhibitory concentration (MIC). The results showed that the kawista peel extract contained secondary metabolites such as alkaloids, flavonoids, saponins, tannins and terpenoids which have antibacterial activity. The concentration of the extract is directly proportional to its antibacterial activity. The 5% extract concentration gave an average inhibition zone diameter of 8.81 mm (moderate antibacterial activity), while at the 80% extract concentration the average inhibition zone diameter was 22.71 mm (very strong bacterial activity). Kawista peel extract (Limonia acidissima) has antibacterial activity with a minimum inhibitory concentration of 5%. Keywords: Antibacterial, Kawista, Limonia acidissima, Escherichia coli
Efek Pemberian N-Asetilsistein sebagai Terapi Pencegahan Contrast Induced Nephropathy Pasca Intervensi Koroner Perkutan pada Lansia Putu Rika Veryanti; Gamaliel Agripa
Jurnal Ilmiah Farmasi Vol. 18 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jif.vol18.iss1.art7

Abstract

Background: Contrast-induced nephropathy (CIN) is a common complication in patients undergoing percutaneous coronary intervention (PCI). The Elderly is one of the risk factors for CIN and increase mortality. N-acetylcysteine is recommended as preventive therapy for CIN post PCI due to its antioxidant activity. However, previous studies have shown that the effectiveness of n-acetylcysteine as preventive therapy for CIN is still inconsistent. Objective: The aim of this study was to determine the effect of N-acetylcysteine as preventive therapy for CIN post PCI in the elderly. Method: This study used a retrospective study design. Data collection was carried out at one General Hospital in Jakarta from January until March 2020. The medical records in the 2019 period were used for the population. We included an elderly patient who underwent PCI by purposive sampling technique and obtained 78 samples. Data were analyzed by paired t-test to determine the effect of N-acetylcysteine as preventive therapy for CIN post PCI in the elderly. Results: The characteristic of elderly patients who underwent PCI were dominated by males (66.67%) with a GFR <60 mL/min/1.73m2 (74.36%). About 92.31% of patients did not have CIN and only 7.69% of patients showed a significant acute renal impairment (LFG decreased > 20%). Overall, there was an increase in average GFR value (2.33±7.90) in elderly who underwent PCI after n-acetylcysteine administration (p=0.011).Conclusion: N-acetylcysteine was effective in preventing the incidence of CIN post PCI in the elderly.Keywords: N-acetylcysteine, preventive therapy, contrast-induced nephropathy (CIN), percutaneous coronary intervention (PCI), elderly IntisariLatar belakang: Contrast Induced Nephropathy (CIN) diketahui sebagai komplikasi yang banyak terjadi pada pasien yang menjalani intervensi koroner perkutan (IKP). Usia lanjut merupakan salah satu faktor resiko terjadinya CIN dan dapat meningkatkan mortalitas. N-asetilsistein direkomendasikan sebagai terapi pencegahan CIN pasca IKP karena dihubungkan dengan aktivitas antioksidannya. Namun dari berbagai penelitian terkait efektivitas N-asetilsistein untuk mencegah CIN masih beragam dan tidak konsisten.Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek N-asetilsistein sebagai terapi pencegahan CIN paska IKP pada lansia.Metode: Penelitian menggunakan rancangan studi retrospektif. Pengambilan data dilakukan di salah satu rumah sakit umum di Jakarta pada bulan Januari – Maret 2020. Sampel yang digunakan adalah data rekam medik pasien periode tahun 2019 yang menjalani IKP dan berusia lanjut. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh 78 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data diolah dan dianalisis dengan uji-t berpasangan untuk mengetahui efek N-asestilsistein sebagai terapi pencegahan CIN paska IKP pada lansia.Hasil: Karakteristik pasien lansia yang menjalani IKP didominasi oleh laki-laki (66,67%) dengan nilai LFG <60 mL/min/1,73m2 sebanyak 74,36%. Dari 78 pasien yang diberi terapi N-Asetilsistein, 92,31% diantaranya tidak mengalami CIN dan hanya 7,69% yang mengalami penurunan nilai LFG >20%. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan rata-rata nilai LFG pada lansia yang menjalani IKP setelah pemberian N-asetilsistein sebesar 2,33±7,90 (p=0,011).Kesimpulan: N-asetilsistein efektif dalam mencegah kejadian CIN paska IKP pada lansia.Kata kunci: N-asetilsistein, contrast induced nephropathy (CIN), intervensi koroner perkutan (IKP), lansia
The Effect of N-Acetylcysteine on Glomerulus Filtration Rate in Patients with Chronic Kidney Disease Post Percutaneous Coronary Intervention Putu Rika Veryanti; Gamaliel Agripa; Ketut Agus Adrianta
Jurnal Farmasi Klinik Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15416/ijcp.2022.11.3.217

Abstract

The use of contrast for percutaneous coronary intervention (PCI) procedures in chronic kidney disease (CKD) patients can worsen kidney function. N-Acetylcysteine is widely used as a preventive therapy for contrast-induced nephropathy (CIN). However, previous studies have shown inconsistent results, so that further research regarding the effectiveness of N-Acetylcysteine to prevent CIN is needed. This study aimed to determine the effect of N-Acetylcysteine on glomerulus filtration rate (GFR) in patients with CKD who underwent PCI. This research was conducted at Jakarta's national central general hospitals from July to December 2019 with a retrospective study design. Through the purposive sampling method, we obtained 72 samples. The sample was selected from the patient's medical records in the period January-June 2019. Patients who underwent PCI and had a history of CKD were included in the study. The data were analyzed by t and chi-square tests to determine the effect of N-Acetylcysteine on the patient's GFR. The results showed that CKD patients underwent PCI were dominated by male (61.11% vs 38.89%) and 33.33% of patients aged 55-64 years. Most patients had GFR values between 30-59.99 ml/min/1.73m2 with 100 ml of contrast administration. The ratio of contrast amount to GFR > 3.7 was found in 47.22% of patients. The administration of N-Acetylcysteine as a preventive therapy for CIN post-PCI increased the GFR value of CKD patients by 2.69±5.72. N-Acetylcysteine had a significant effect on the GFR of post-PCI CKD patients (p=0.000).
Menyikapi Preferensi Masyarakat Pondok Benda Pamulang Dalam Pemilihan Obat Flu Berdasarkan Iklan Dengan Bijak Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Teodhora Teodhora; Vilya Syafriana; Ika Maruya Kusuma; Hervianti Nurfitria Nugrahani; Fathin Hamida; Putu Rika Veryanti; Saiful Bahri; Refdanita Refdanita; Lili Musnelina; Pratiwi Ally Florentina
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i2.338

Abstract

Flu is an upper respiratory tract infection that is often treated with various flu medications on the market and promoted through various media, especially television. This research aims to understand people's preferences for flu medicine in Pondok Benda Pamulang, South Tangerang. Through group discussions and delivery of educational materials, this study found that price, quality, and brand trust factors influenced the choice of flu medication. The results show an increase in public knowledge about flu and its treatment. The attractiveness of flu medicine advertisements is important in influencing consumer behavior. The right use of endorsers and advertising frequency can increase the effectiveness of advertising in mass media. This study provides insight into the importance of education in forming wise health decisions and provides a better understanding of people's preferences for cold medicines.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Calon Apoteker melalui Kajian Pelayanan Farmasi Klinis di Beberapa Apotek Jakarta Krisnawati, Indah; Teodhora, Teodhora; Wulandari, Ainun; Febriani, Amelia; Veryanti, Putu Rika; Nugrahani, Hervianti Nurfitria; Widyapratiwi, Ritha; Pontoan, Jenny; Syafriana, Vilya; Kusuma, Ika Maruya; Setiadi, Fandy Rezha; Nopianti, Hermila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i2.829

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh partisipasi aktif mahasiswa calon apoteker dalam pelayanan farmasi klinis di beberapa apotek Jakarta melalui pengalaman praktik mahasiswa dan persepsi pasien terhadap keberadaan mahasiswa praktik. Metode kegiatan meliputi observasi, partisipasi aktif dan wawancara. Observasi awal memberikan pemahaman mendalam tentang praktik farmasi klinis, sedangkan partisipasi aktif memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam situasi praktis. Selain itu, wawancara kepada pasien membantu dalam memperoleh wawasan tentang persepsi pasien terhadap pelayanan farmasi klinis. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi aktif mahasiswa memperkuat praktik farmasi klinis di apotek, meningkatkan keterampilan klinis mereka, dan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pasien. Kesimpulannya, partisipasi aktif mahasiswa dalam pelayanan farmasi klinis di apotek memberikan manfaat nyata bagi praktik apoteker dan pengalaman pasien, sementara evaluasi terus-menerus diperlukan untuk memastikan pelayanan yang berkualitas.
PROGRAM SKRINING PENYAKIT DEGENERATIF DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA CENDANA RESIDENCE DI APOTEK U-MED, PAMULANG, TANGERANG SELATAN Putu Rika Veryanti; Teodhora; Vilya Syafriana; Ainun Wulandai; Amelia Febriani; Lili Musnelina; Refdanita; Ika Maruya Kusuma; Tiah Rachmatiah; Nurul Akhatik; Erna Yanti; Aulia Rahimi; Devi Purwita Sari; Chori Azizah; Eva Oktavia; Subaryanti; Fathin Hamida; Herdini
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berfokus pada masalah kesehatan warga Cendana Residence, khususnya dalam deteksi dini dan pencegahan penyakit degeneratif. Tujuan utama pengabdian adalah memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan layanan deteksi dini untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong pengelolaan kesehatan secara proaktif di kalangan warga. Metode yang digunakan adalah dengan mendirikan pos pemeriksaan kesehatan di Apotek U-Med, Pamulang, Tangerang Selatan, di mana warga dapat menerima pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk pengukuran tekanan darah, tes gula darah, serta konsultasi mengenai faktor risiko penyakit degeneratif. Hasil pengabdian menunjukkan perlunya pemantauan kesehatan secara rutin di komunitas tersebut, karena banyak warga yang teridentifikasi berisiko terkena penyakit degeneratif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan dan mendorong intervensi dini, sehingga berkontribusi pada peningkatan hasil kesehatan masyarakat.
MEMANFAATKAN REMPAH UNTUK MENCEGAH HIPERTENSI DI RT 04 RW 05 KELURAHAN CIGANJUR, KECAMATAN JAGAKARSA Ika Maruya Kusuma; Putu Rika Veryanti; Vilya Syafriana; Munawarohthus Sholikhah; Fathin Hamida; Tiah Rachmatiah; Teodhora; Ainun Wulandari; Amelia Febriani; Subaryanti; Jessica Khairunnisa; Siti Fadila Azahra; Ratna Nilam Cahya; Dini Juliana; Mulandita
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 18 Juni 2023 di RT 04/ RW 05 Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat rempah-rempah sebagai pencegahan hipertensi. Kegiatan dilakukan dengan penyuluhan dan pengisian kuesioner. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan tanaman obat sebagai antihipertensi berada dalam kategori baik (92%). Sayur dan rempah yang sering dikonsumsi, seperti timun, bawang putih, dan sereh, mudah didapatkan dan sering digunakan dalam masakan sehari-hari. Cara pengolahan yang paling umum adalah dengan merebus. Seluruh peserta menyatakan bahwa kegiatan penyuluhan sangat bermanfaat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan rempah-rempah sebagai alternatif pencegahan hipertensi.
Keterlibatan Dosen Farmasi Dalam Pemeriksaan Kesehatan Dasar Di Apotek Byel Farma Sebagai Bagian Dari Pengabdian Masyarakat Teodhora, Teodhora; Syafriana, Vilya; Febriani, Amelia; Wulandari, Ainun; Veryanti, Putu Rika; Rachmatiah, Tiah; Sholikha, Munawarohthus; Herdini, Herdini; Akhatik, Nurul; Subaryanti, Subaryanti; Kusuma, Ika Maruya; Setyaningsih, Erwi Putri; Putri, Elvina Triana; Siswati, Siswati; Andini, Issri Mila Nova; Jaya, Rendy Indra
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i5.430

Abstract

This health check-up program aims to increase public understanding of preventive measures and healthy lifestyles. The free health check-up conducted at Byel Farma Pharmacy involved simple checks such as uric acid, cholesterol, blood glucose, and blood pressure. This activity was attended by 50 residents as participants. The results of the examination showed that blood pressure (hypertension) was the most common health problem, with 25 residents showing uncontrolled results, followed by uncontrolled fasting blood glucose in 14 residents, uncontrolled cholesterol in 10 residents, and uncontrolled uric acid in 5 residents. Lecturers involved in this activity also provided education on the correct use of medication, including the correct dosage and frequency of administration. Residents were reminded not to change or add medication without first consulting a doctor or pharmacist. It is hoped that residents in RW 04 Semanan Alas Tua, West Jakarta will continue to maintain their health, reduce the risk of worsening diseases, and undergo routine checks for hypertension, cholesterol, and uric acid.