Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis perbandingan Bahan Bakar Bioetanol Dari Limbah Kulit Singkong Dengan Pertamax terhadap performa mesin sepeda motor matic Sadewo, Wahyu; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 4 No. 02 (2024): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v4i02.10070

Abstract

Perkembangan dunia otomotif sangatlah pesat di Indonesia terdapat beberapa jenis kategori motor diantaranya motor matic. Dari motor matic ini sangat diperhatikan adanya fenomena dengan jumlah konsumsi bahan bakar. Penelitian ini menggunakan bahan bakar bioethanol dari limbah kulit singkong dengan campuran pertamax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana performa mesin dan konsumsi bahan bakar pada sepeda motor matic 4 tak menggunakan tiga variasi campuran bioetanol dan pertamax dengan perbandingan (20%:80%, 40%:60, 60%:40%). Dari hasil pengujian daya torsi nilai tertinggi pada 12,43 Nm pada campuran bioetanol 20%. Hasil dari daya dengan nilai tertinggi 13,32 Hp pada campuran bioetanol 20%. Hasil dari konsumsi bahan bakar terendah pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 0,110 lt. Pada hasil emisi HC nilai terendah didapatkan pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 977 ppm. Hasil CO yang dihasilkan nilai terendah pada campuran bioetanol 20% dengan nilai 0,39% vol. Pada hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwasanya penggunaan campuran 20% lebih baik dikarenakan torsi dan daya yang dihasilkan lebih tinggi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan campuran 20% lebih rendah dibandingkan dengan campuran 40%, campuran 60%, dan pertamax murni.
Analisis Hasil Coran Dengan Penambahan Tembaga Pada Pengecoran Aluminium Limbah Rumah Tangga Terhadap Uji Tarik Dan Struktur Mikro Ardika, Rizki Dwi; Laksono, Deddy Dwisetia; Fadelan, Fadelan; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji; Akhmad, Nanang Suffiadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 01 (2025): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i01.11674

Abstract

Aluminium merupakan material untuk membuat sebuah produk yang banyak digunakan oleh masyarakat, namun karena sering menjadi limbah ketika sudah mengalami kerusakan, maka limbah dari aluminium akan mengalami penumpukan yang akan merugikan, karena limbah aluminium tidak mudah terurai maka diperlukan penangan. Pengecoran ulang bisa menjadi upaya alternatif untuk mengurangi limbah. Dalam penelitian ini, digunakan aluminium dari panci dan wajan yang tidak terpakai dan tembaga serbuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan spesimen dengan variasi Al 500 gr Cu 0 gr, Al 500 gr Cu 10 gr, dan Al 500 gr Cu 15 gr. Proses pengecoran menggunakan cetakan pasir, serta pengujian tarik dan pengujian struktur mikro. Kekuatan tarik menurun seiring dengan penambahan tembaga, di mana spesimen dengan varasi Al 97% Cu 3% memperoleh nilai terendah dengan nilai rata-rata 78,328 Mpa, dan kekuatan tarik tertinggi diperoleh spesimen dengan variasi Al 100% Cu 0% dengan nilai rata-rata 100,769 Mpa. Analisis struktur mikro menunjukkan perubahan struktur butir pada setiap spesimen, dimana aluminium yang belum dipadukan dengan tembaga memiliki butir yang lebih rapat daripada aluminium yang sudah dipadukan dengan tembaga. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan tembaga berpengaruh pada pengecoran ulang aluminium limbah rumah tangga karena dapat menurunkan hasil pada coran, dari segi kekuatan tarik pada pengujian tarik, dan berpengaruh terhadap struktur butir pada pengujian struktur mikro.
Analisa Desain Chassis Mobil Listrik Satu Penumpang Dengan Finite Elemen Methode Awalludin, Fachrul; Ardika, Rizki Dwi; Winangun, Kuntang; Arifin, Rizal; Fadelan, Fadelan; Munaji, Munaji; Winardi, Yoyok
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.10163

Abstract

This Research In analyzing the design of a single-passenger electric vehicle chassis using the Finite Element Method (FEM) with Autodesk Inventor Professional 2021 (Student Version), the chassis plays a critical role in reinforcing the vehicle's frame to withstand greater loads. The design was modeled in Autodesk Inventor and analyzed using FEM to assess stress distribution, deformation, and the safety factor. The objective of the analysis was to ensure optimal strength, stiffness, and weight efficiency. The results showed a reduction in chassis weight from 15.726 kg to 12.517 kg using the same material, stainless steel type 201, without significantly compromising structural strength. Overall, the study demonstrates that the chassis design has been well-optimized in terms of strength and weight efficiency. Despite some areas exhibiting more pronounced deformation, the chassis remains safe for use.Keywords: Chassis, Finite Element Methode, Autodesk Inventor, Stainless Steel 201, Design Analysis
Analisis Perbandingan Konsumsi Energi antara Mesin Pembakaran Dalam dan Motor Listrik Sebtiyani, Ervin Indrias; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sudarno, Sudarno; Putra, Wawan Trisnadi
AutoMech : Jurnal Teknik Mesin Vol. 5 No. 02 (2025): Nopember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jtm.v5i02.12307

Abstract

ABSTRAK Peningkatan jumlah kendaraan bermotor seiring pertumbuhan mobilitas masyarakat menyebabkan meningkatnya konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini berdampak pada menipisnya cadangan BBM dan meningkatnya emisi gas buang yang mencemari udara. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengonversi motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi perbandingan konsumsi energi antara motor bensin dan motor listrik. Pengujian ini dilakukan pada kondisi jalan mendatar dan jalan menanjak dengan sudut kemiringan 19,8°. Pengujian dilakukan sejauh 10 km dengan tiga variasi kecepatan, yaitu 20 km/jam, 40 km/jam, dan 60 km/jam. Berat pengendara yang digunakan dalam pengujian adalah 55 kg. Masing-masing variabel diuji sebanyak tiga kali untuk meningkatkan akurasi hasil. Parameter yang diamati meliputi konsumsi energi (kWh), konsumsi bahan bakar dan baterai dalam bentuk persentase (%), serta analisis biaya operasional (Rupiah). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motor listrik memiliki konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan motor bensin pada semua kondisi pengujian. Selain itu, biaya operasional motor listrik juga lebih hemat, sehingga lebih ekonomis dalam jangka panjang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa motor listrik merupakan alternatif transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan motor bensin, serta sangat layak untuk digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. Kata kunci : Energi, Konsumsi, Motor Listrik, Motor Bensin, Baterai Lithium-ion,
Pemberdayaan Petani Kopi Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo melalui Pelatihan Budidaya, Pascapanen, dan Pemasaran dalam Upaya Penguatan Sentra Kopi Unggulan Yuli Astuti, Arin; Kurniawan, Edy; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sugianti, Sugianti; Ardika, Rizki Dwi; Litanianda, Yovi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20999

Abstract

Background: Desa Ngrayun, yang terletak di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, memiliki banyak potensi dalam pengembangan komoditas kopi. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, rendahnya efisiensi pengolahan pascapanen, lemahnya strategi pemasaran, serta keterbatasan bibit unggul. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para petani kopi melalui kegiatan pelatihan budidaya berkelanjutan serta penerapan teknologi yang sesuai dan efisien dan penguatan strategi pemasaran digital. Metode: Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pendekatan fungsional, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis, demonstrasi pengolahan kopi dengan metode full washed, honey, dan natural process, serta pengenalan mesin pengupas dan penggiling kopi sebagai inovasi teknologi efisiensi produksi. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan petani. Sekitar 80% peserta berhasil menerapkan teknik budidaya yang baik, sementara 70% lainnya telah memahami metode pengolahan kopi modern, 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital melalui marketplace, dan 100% bibit unggul telah ditanam di lahan percontohan. Rata-rata capaian keberhasilan program mencapai 78%, dengan dampak nyata berupa peningkatan kualitas produk kopi dan kesadaran terhadap keberlanjutan usaha tani. Implikasi program ini mencakup perlunya pembentukan koperasi petani kopi, pelatihan lanjutan cupping test, serta pengembangan jejaring pemasaran kopi spesialti. Kesimpulan: Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Desa Ngrayun memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di Kabupaten Ponorogo sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal secara berkelanjutan.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU ECOVILLAGE Wijayanto, Heri; Kurnianto, Rido; Winardi, Yoyok; Rapini, Titi
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/dikemas.v10i1.822

Abstract

Permasalahan sebagian besar masyarakat desa adalah pengelolaan sampah, Bumdes Nakulo desa Ngrukem, Mlarak Kabupaten Ponorogo sebagai mitra sudah mencoba untuk mengelola sampah dengan baik, namun dari aspek manajemen SDM, manajemen keuangan, pemasaran, dan masalah teknologi yang digunakan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk masih mempunyai hambatan. Program pengabdian kepada masyakat dalam ruang lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat oleh yang dilaksanakan oleh tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Ponorogo, yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ini dilakukan untuk memberikan solusi kreatif atas permasalahan sampah yang selama ini menyulitkan. Hasil dari program ini adalah: 1) Keberhasilan pelaksanaan program melalui pelatihan manajemen SDM (Staffing, penilaian kinerja, lingkungan kerja, dan pencapaian efektifitas hubungan kerja) terjadi peningkatan 85%, manajemen keuangan (Perencanaan, penganggaran, pengelolaan, dan pengendalian) terjadi peningkatan 80%, dan manajemen pemasaran (Publikasi, pendekatan ke pasar, menjaga relasi, kerjasama media pendukung, dan penjualan langsung) terjadi peningkatan 90%. peserta dari bumdes Nakula desa Ngrukem, dan koperasi Syariah desa Ngrukem. 2). Peningkatan literasi digital masyarakat desa Ngrukem dalam pemanfaatan digital marketing bagi pemuda hebat, dan bumdes Nakulo. Materi digital marketing meliputi: kemampuan login, daftar sebagai penjual dan pembeli pada system, kemampuan meng-upload dagangan, dan kemampuan mendesain kemasan pemasaran digital. (https://ukmreyog.solusi17.com). Dengan tingkat Keberhasilan program dilakukan dengan membuat indicator-indikator capaian bahwa pada aspek kemampuan login, daftar sebagai penjual maupun sebagai pembeli dapat dilakukan dengan baik, dan berhasil login pada digital marketing yang sudah di sediakan. Sebesar 90% peserta mampu meng-upload barang dagangannya, dan sebesar 70% yang mampu mengemas pemasaran digital. Hasil ini sebagai langkah awal untuk mewujudkan ecovillage desa Ngrukem Mlarak Ponorogo.