Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Effectiveness of mahogany seed flour (Swietenia macrophylla) as a bioinsecticide against mortality of Sitophilus zeamais motsch in post-harvest grains Khairunnisa, Eka Nurriza; Rian, Ira Gusti; Ritonga, Nia Boru; Saadah, Raudhatus; Rarassari, Madyasta Anggana
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v7i3.334

Abstract

Research has been conducted on the effect of giving Mahogany seed meal (Swietenia macrophylla) on the mortality of the beetle Sitophilus zeamais Motsch. The method used is an experimental method with a complete randomized design consisting of 6 treatments and 4 repeats. The treatment consisted of controls A0 (0%), A1 (2%), A2 (4.8%), A3 (7.4%), A4 (13.0%), and A5 (17.4%). Mahogany seed flour with a concentration in each treatment was mixed with granulated corn to a weight of 50 grams, placed 20 Sitophilus zeamais beetles and observed for 24, 48, 72 and 96 hours. Data were analyzed by anava calculation and BJND test at 24-hour observation, BNT test at 48-hour observation and BNJ test at 72- and 96-hour observations. The concentration of 17.4% gave the greatest beetle mortality effect, namely 75% at 24 hours, 81.25% at 48 hours, 91.25% at 72 hours and 100% at 96 hours from the number of 20 beetles tested. This study also produced KL50 values for mahogany seed flour, namely 11.90% at 24 hours, 10.41% at 48 hours, 8.69% at 72 hours and 7.23% at 96 hours.
Sosialisasi Penyalahgunaan Zat Pewarna Dan Pengawet Makanan Berbahaya Sebagai Upaya Penjaminan Keamanan Pangan Rarassari, Madyasta Anggana; Riani, Ira Gusti; Ritonga, Nia Boru; Cahya, Gemala
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 6 No. 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2503

Abstract

Abstract: The purpose of this service activity is to educate students about coloring agents and harmful preservatives used in food. It is expected that students can know in detail about the dangers of dyes and preservatives so that students' awareness of food vigilance can increase. The target to be achieved in this community service activity is that students can gain knowledge and information about coloring agents and preservatives found in food. The strategy used in providing knowledge about the dangers of coloring agents and preservatives in food is by directly giving direct lectures on various kinds of coloring agents and preservatives used in food, the potential dangers that will be caused if consuming foods with excessive coloring agents and preservatives along with characteristics of food with coloring agents and preservatives as well. Students are expected to be able to avoid foods that are indicated to use coloring agents and preservatives and to find safe food solutions using natural coloring agents and preservatives.Keywords: Dye; dangerous food; preservatives  Abstrak: Produsen makanan sering menambahkan pewarna pada makanan untuk meningkatkan warna makanan, namun kini semakin banyak makanan yang mengandung pewarna sintetis yang ditambahkan. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi kepada para siswa mengenai zat pewarna dan zat pengawet berbahaya yang digunakan pada makanan. Diharapkan para siswa dapat mengetahui secara terperinci mengenai bahaya zat pewarna dan pengawet sehingga kesadaran siswa dalam menerapkan kewaspadaan terhadap makanan dapat meningkat. Target yang ingin dicapat pada kegiatan pengabdian ini adalah para siswa dapat memperoleh pengetahuan dan infomasi mengenai zat pewarna dan zat pengawet yang terdapat pada makanan. Strategi yang digunakan dalam memberikan pengetahuan mengenai bahaya zat pewarna dan pengawet pada makanan yaitu dengan langsung memberikan ceramah langsung mengenai berbagai macam zat pewarna dan zat pengawet yang digunakan pada makanan, potensi bahaya yang akan ditimbulkan apabila mengkonsumsi makanan dengan zat pewarna dan zat pengawet yang berlebihan beserta ciri-ciri makanan dengan zat pewarna dan zat pengawet serta. Para siswa diharapkan dapat menghindari makanan yang terindikasi menggunakan zat pewarna dan zat pengawet serta mendapatkan solusi makanan yang aman dengan menggunakan zat pewarna dan pengawet yang alami.Kata kunci: makanan berbahaya; zat pewarna; zat pengawet
The Implementation of IoT to monitor water quality in snakehead (Channa striata) bio floc in Desa Marta jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu: Penerapan IoT dalam menjaga kualitas air Kolam Bioflok Budidaya Ikan Gabus Di Desa Marta Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Tompunu*, Alan Novi; Rarassari, Madyasta Anggana; Inayatullah, Ahlam; Claudya Nurcahaya; Muharramah, Ulfah; Seprianto, Dicky; Zamheri, Ahmad; Zakaria, Zakaria
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i2.16930

Abstract

Pokdakan Karya Mandiri Jaya is a group of fish farmers located in Marta Jaya Village, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. The main problem faced by Pokdakan Karya Mandiri Jaya is the relatively low survival rate of snakehead fish. This group is only able to produce 5000 snakehead fish larvae at a time spawning with the survival rate of the snakehead fish becoming adult snakehead fish around 70-75%. This is due to a decrease in water quality caused by the accumulation of leftover feed which is not handled regularly. Therefore, a system is needed to monitor pH, temperature and turbidity of water so that cultivators can take initial preventive measures. Service activities are carried out in three stages, the first stage was analytical situation, the second is planning and the last is implementation. The IoT device that was previously installed has already carried out the calibration process. The calibration results showed that the IoT tool can be used in the Pokdakan Karya Mandiri Jaya snakehead fish cultivation. It is hoped that from the application of IoT technology, Pokdakan Karya Mandiri Jaya can reduce the risk of death of snakehead fish and increase snakehead fish production.
Sosialisasi Pengolahan Ikan Gabus (Channa Striata) menjadi Produk Cookies sebagai Asupan Pendukung bagi Ibu Hamil di Desa Pulau Harapan Riani, Ira Gusti; Rarassari, Madyasta Anggana; Saadah, Raudhatus; Khairunnisa, Eka Nurriza; Inayatullah, Ahlam
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/379sby33

Abstract

Kabupaten Banyuasin Tahun 2022 tercatat memiliki kasus stunting pada balita dengan jumlah balita sebanyak 2.092 jiwa. Artinya terdapat kasus anak stunting yang perlu menjadi pemikiran bersama dalam mengatasi permasalah yang terjadi. Ikan gabus merupakan ikan rawa yang memiliki habitat tinggi diwilayah desa pulau harapan kabupaten Banyuasin. Kebutuhan gizi protein tinggi sangat dibutuhkan untuk ibu hamil. Ibu hamil sering mengalami kendala malas mengkonsumsi makanan bergizi sehingga olahan cookies menjadi produk praktis yang dapat dipilih oleh ibu hamil. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi tambahan terkait makanan bergizi yang dapat dibuat dari ikan gabus untuk memenuhi asupan protein ibu hamil. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan tiga langkah yakni melakukan survei mitra mengenai permasalahan mitra, melakukan sosialisasi edukasi mengenai olahan cookies berbahan dasar ikan gabus, dan evaluasi kegiatan dengan posttest-pretest dan analisa SWOT. Hasil kegiatan pengabdian adalah terdapat peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan peningkatan hasil skor pretest dan posttest sebesar 22,4%. Evaluasi SWOT menunjukkan peluang untuk meningkatkan produksi menjadi produk pangan lokal yang berpotensi untuk dikomersilkan. Oleh karena itu tindak lanjut dalam kegiatan ini adalah melakukan pendampingan agar produk dapat dipasarkan.