Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hambatan Belajar (Learning Obstacle) Siswa Smp Pada Materi Peluang Meko, Maria Krisanti; Djong, Kristoforus Djawa; Leton, Samuel Igo
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hambatan belajar merupakan masalah yang umum dijumpai dalam suatu proses pembelajaran matematika. Hambatan belajar bisa berasal dari dalam diri peserta didik maupun dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan belajar (learning obstacle) yang dialami siswa dalam mata pelajaran matematika pada materi peluang. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII F SMPN 8 Kupang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi dan tes. Metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan proses didactical design research yang terdiri dari tiga tahapan yaitu prospective analysis (pra-observasi pembelajaran) metapedadidactic analysis (observasi pembelajaran) dan retrospective analysis (pasca observasi pembelajaran). Hasil penelitian ini menunjukkan dalam materi peluang terdapat hambatan ontogenik yang berkaitan dengan kesiapan mental peserta didik dalam mengikuti pembelajaran matematika, hambatan didaktis yang berkaitan dengan penyajian materi oleh guru, dan hambatan epistemologis yang berkaitan dengan kemampuan pemahaman konsep oleh peserta didik.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Materi Volume Tabung Dan Luas Permukaan Tabung Kelas VIIA SMPK St. Agustinus Adisucipto Penfui Sasi, Maria Roswita; Leton, Samuel Igo; Djong, Kristoforus Djawa
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis siswa dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan volume tabung dan luas permukaan tabung. Populasi dalam pengamatan ini adalah kelas VII SMPK St. Agustinus Adisucipto Penfui, dengan sampel seluruh siswa siswi kelas VIIA yang berjumlah 30 siswa. Pengamatan ini merupakan pengamatan desain menggunakan kerangka didactical design research dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui tes, wawancara, dan observasi. Hasil pengamatan menunjukan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Hal ini dikarenakan siswa belum menguasai materi prasyarat dan konsep dasar matematika, yaitu perkalian dan pembagian. Siswa juga kurang teliti dalam menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan volume tabung dan luas permukaan tabung. Oleh karena itu penguasaan materi prasyarat dan konsep dasar matematika sangatlah penting dikuasai oleh siswa agar memudahkan siswa dalam memahami materi volume tabung dan luas permukaan tabung.
Analisis Hambatan Belajar Siswa SMPK Adisucipto Dalam Menyelesaikan Soal Bangun Ruang Sisi Datar Prisma Putriyani Lopes, Gratia Ina; Leton, Samuel Igo
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hambatan belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar prisma bagi siswa SMP kelas VIII di SMPK St. Agustinus Adisucipto Penfui Kupang. Adapun tujuan dari dilakukannya observasi ini diantaranya: 1). Mengidentifikasi karakteristik siswa-siswi dalam menghadapi pembelajaran, 2). Mengetahui kemampuan siswa dalam materi bangun ruang sisi datar prisma, 3). Mengetahui hambatan belajar siswa dalam pembelajaran terkhususnya materi bangun ruang sisi datar prisma, 4). Memecahkan masalah dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan mengacu pada pendapat Borg dan Gall. Produk yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah analisis hambatan belajar siswa dalam menyelesaikan soal – soal bangun ruang sisi datar prisma serta populasinya adalah siswa – siswi kelas VIII SMPK Adisucipto Penfui Kupang. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel dari kelas VIIIC yang berjumlah 32 orang.
Analisis Hambatan Belajar Siswa Melalui Desain Didaktis Materi Refleksi Terhadap Garis Y=X Dan Garis Y=-X Laka, Anastasia Lorensa; Djong, Kristoforus Djawa; Manoe Gawa, Maria Gracia; Leton, Samuel Igo
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran matematika, siswa sering mengalami berbagai hambatan selama proses pembelajaran. Hal ini menjadikan siswa kurang mampu memahami materi yang ada, sehingga berdampak pada kemampuan matematis dan hasil belajar siswa. Oleh sebab itu hambatan-hambatan yang dialami siswa perlu dianalisis, agar kemudian dapat diberikan solusi untuk dapat mengurangi atau bahkan mengatasi hambatan yang dialami siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan belajar yang dialami siswa dalam materi refleksi khususnya terhadap garis y=x dan terhadap garis y=-x serta memberikan solusi untuk mengatasi hambatan dalam pembelajaran yang dialami siswa. Penelitian ini dilakukan di SMA NEGERI 5 KUPANG kelas XI L terhadap 30 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif berupa penelitian desain didaktis (didactical design research). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan tes. Hasil dari penelitian ini adalah suatu desain didaktis alternatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika, transformasi geometri materi refleksi terhadap garis dan garis .
Analisis Hambatan Belajar (Learning Obstacle) Pada Materi Koefisien Determinasi W.Sogen, Paskalia Gasela; Djong, Kristoforus Djawa; Leton, Samuel Igo
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan belajar yang dialami oleh peserta didik dalam mempelajari mata pelajaran matematika materi koefisien determinasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan proses design didactical research. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara dan observasi. Tes diberikan pada 31 orang siswa SMA kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hambatan belajar yang dialami oleh peserta didik kelas XIF pada mata pelajaran matematika materi koefisien determinasi. Bentuk hambatan belajar antara lain; 1) kurang kesiapan siswa dalam belajar; 2) kesulitan dalam menyelesaikan soal. Upaya dalam mengatasi hambatan belajar tersebut adalah salah satu diantaranya membangun konsep dasar matematika serta pemahaman matematika yang tepat dengan mengajarkan konsep, prinsip, dengan bahasa yang mudah bagi peserta didik.
Mapping the Layers of Understanding: An Analysis of Mathematical Comprehension in Literacy Questions using the Pirie-Kieren Theory Uskono, Irmina Veronika; Jagom, Yohanes Ovaritus; Djong, Kristoforus Djawa; Lakapu, Meryani; Dosinaeng, Wilridus Beda Nuba; Leton, Samuel Igo; Batarius, Patrisius; Mamulak, Natalia Magdalena Rafu; Guterres, Ilda
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 26, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmipa.v26i4.pp2436-2452

Abstract

The Pirie-Kieren theory provides a dynamic framework that explains how mathematical understanding develops in layers, starting from initial introduction to reflection through eight layers of understanding. The eight layers of understanding are Primitive Knowing, Image Making, Image Having, Property Noticing, Formalizing, Observing, Structuring, and Inventising. This study aims to analyze students' mathematical understanding in solving literacy problems based on Pirie-Kieren's theory. This study is a qualitative descriptive study, involving 15 tenth-grade students at SMA Negeri 2 Kupang Barat, Indonesia. The research instruments used were literacy tests and interviews. In-depth interviews were conducted with student representatives who had reached each layer of understanding. Student representatives were selected based on purposive sampling. Data analysis in this study was carried out in four stages, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing, and triangulation. The literacy test data were analyzed based on Pirie-Kieren's eight layers of understanding. The eight layers of understanding are. The results show that 73.33% of students reached the image having a layer of understanding, 13.33% reached the formalizing layer, 6.67% reached the image-making layer, and 6.67% reached only the primitive knowing layer. No students reached the observing, structuring, or inventing layers. The dominance of students in the image, having a level of understanding, shows that most students have only reached the initial stage. These results indicate that students' mathematical understanding of literacy questions remains at a basic level and has not developed into a reflective understanding.    Keywords: mathematical literacy, literacy questions, mathematical understanding, Pirie Kieren theory.
Analisis Kesulitan Matematika Materi Bentuk Aljabar Kelas VII Di SMP Katolik St. Agustinus Adisucipto Kupang Sea, Elisabeth Anania; Leton, Samuel Igo; Suni, Bernadeta
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 6 No 2 (2025): Juli - Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v6i2.1174

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran penting dalam membentuk kemampuan berpikir logis dan sistematis. Salah satu materi dasar di SMP adalah bentuk aljabar yang menjadi fondasi untuk memahami matematika lanjutan. Berdasarkan wawancara dengan guru matematika kelas VIIE SMP Katolik St. Agustinus Adisucipto Kupang, diketahui bahwa meskipun materi bentuk aljabar telah diajarkan, masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan memahaminya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas VIIE dalam memahami bentuk aljabar menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa dengan tingkat kemampuan berbeda, yaitu tinggi (POS), sedang (ACE), dan rendah (OGB), yang dipilih berdasarkan nilai sumatif dan formatif. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS memahami konsep dasar tetapi kesulitan menerapkan prinsip aljabar dan menyelesaikan soal cerita. ACE juga memahami konsep, namun masih keliru dalam menggunakan prinsip dan memodelkan variabel. Sementara itu, OGB mengalami kesulitan paling berat karena tidak memahami konsep dasar dan menyalin pekerjaan temannya. Dapat disimpulkan bahwa seluruh subjek mengalami kesulitan pada aspek tertentu. Disarankan agar guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dan visual untuk meningkatkan pemahaman aljabar. Penelitian ini berkontribusi terhadap strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif di tingkat SMP.
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Prestasi Belajar Matemaris Siswa SMP Wonga, Anggerini Horlians Ina; Leton, Samuel Igo
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.1638

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan siswa, termasuk dalam dunia pendidikan. Platform seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, dan YouTube kini digunakan tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai alat bantu belajar. Penggunaan media sosial yang tepat dapat mendukung pemahaman konsep pelajaran, termasuk matematika. Namun, penggunaan yang berlebihan dan tidak terkontrol justru dapat menurunkan konsentrasi dan mengganggu hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMPK St. Agustinus Adisucipto Penfui Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket penggunaan media sosial dan dokumentasi nilai ujian matematika. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial dan prestasi belajar matematika siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pengelolaan penggunaan media sosial secara bijak agar dapat menunjang proses pembelajaran yang lebih optimal.
METODE GASING SEBAGAI STRATEGI EFEKTIF PERKALIAN DUA DIGIT BAGI SISWA SMPK ADISUCIPTO Luon, Maria Adriani Pulo; Leton, Samuel Igo; Henidin, Theresia
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.8580

Abstract

Two digit multiplication ability is an essential numeracy skill for junior high school students as a foundation for understanding more advanced mathematical topics such as linear equations, ratios, and algebra. However, observations at SMPK Adisucipto, particularly in class VII D, indicate that many students still experience difficulties performing two-digit multiplication quickly and accurately. This study aims to analyze the effectiveness of the Gasing method (Easy, Fun, and Enjoyable) in improving two digit multiplication skills among 31 seventh-grade students at SMPK Adisucipto. The research employed a one-group pretest–posttest design. The instruments included a two-digit multiplication test and a student learning activity observation sheet. The results showed a significant increase in students’ average scores, from 56.80 on the pretest to 85.40 on the posttest. Student responses toward the Gasing method were also highly positive, with percentages ranging from 85% to 95% in the categories of effectiveness, ease, speed, and simplicity. These findings demonstrate that the Gasing method not only improves learning outcomes but also creates a simpler, more enjoyable, and more meaningful learning experience ABSTRAK Kemampuan perkalian dua digit merupakan keterampilan numerasi yang penting bagi siswa SMP sebagai dasar untuk memahami materi lanjutan seperti persamaan linear, perbandingan, dan aljabar. Namun, hasil observasi di SMPK Adisucipto, khususnya pada kelas VII D, menunjukkan bahwa banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam melakukan perkalian dua digit secara cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) dalam meningkatkan kemampuan perkalian dua digit pada 31 siswa kelas VII D SMPK Adisucipto. Pendekatan penelitian menggunakan desain pretest-posttest one group design. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan perkalian dua digit dan lembar observasi aktivitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada nilai rata-rata siswa dari 56,80 pada pretest menjadi 85,40 pada posttest. Respon siswa terhadap metode Gasing juga sangat positif dengan persentase 85–95% pada kategori efektivitas, kemudahan, kecepatan, dan kesederhanaan. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Gasing tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih sederhana, menyenangkan, dan bermakna.    
Local Wisdom Literacy: Promising Context Integration in Algebra Learning Leton, Samuel Igo; Meryani Lakapu; Wilfridus Beda Nuba Dosinaeng; Kristoforus Djawa Djong; Fitriani, Nelly
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2026): Range Januari 2026
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.v7i2.9923

Abstract

Indonesian students’ mathematical literacy skills, particularly in algebra, are still relatively low, as shown by the results of PISA 2022. A significant contributing factor is the limited relevance of teaching materials to students’ real-life contexts. This study introduces an innovative approach by developing algebra teaching materials based on local wisdom—referred to as local wisdom literacy—as a meaningful context for improving mathematical literacy among seventh-grade junior high school students. The novelty of this study lies in the integration of traditional Timorese cultural practices, such as weaving patterns, local measurement systems, and indigenous numerical reasoning, into formal algebra instruction. Using the ADDIE development model, this Research and Development (R&D) study produced culturally embedded materials that were validated by experts, with validity scores of 85.4% for content and 85% for assessment instruments. The materials were also considered highly practical (96.93% by students, 96% by teachers) and effective, as indicated by a moderate average N-Gain of 0.42 in student learning outcomes. In addition to improving conceptual understanding and mathematical literacy, the developed materials serve as a culturally responsive pedagogical model that is in line with the objectives of the Merdeka Curriculum and supports the preservation of local culture. This study provides a contextual and humanistic alternative in algebra learning, which offers pedagogical value and cultural significance