Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Stres pada Ibu yang memiliki Anak Retardasi Mental Ulfa Suryani; Velga Yazia
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.4.2022.829-836

Abstract

Memiliki anak yang normal baik fisik maupun mental adalah harapan bagi semua orang tua namun jika dalam perkembangan anaknya mengalami suatu gangguan maka orang tua akan menjadi merasa bersalah. Peran wanita sebagai seseorang ibu merupakan sumber stres tersendiri ketika memiliki anak retardasi mental. Orang tua yang memiliki anak retardasi mental merasakan harga diri menurun sehingga menimbulkan stres pada orang tua yang memiliki anak retardasi mental. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat stres pada ibu yang memiliki anak retardasi mental di SLB Wacana Asih Padang Selatan. Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 40 responden. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Data di analisa menggunakan uji Chi-square. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat dilihat bahwa 28 responden (70,0%) memiliki tingkat stres ringan, pada dukungan keluarga hasil penelitian menunjukan bahwa (57,5%) memiliki sikap negatif. Hasil uji statistik didapatkan p value 0,016 ( p ≤ 0,05), terdapat hubungan antara dukungan keluarga terhadap tingkat stres pada ibu yang memiliki anak retardasi mental di SLB wacana Asih. Disimpulkan bahwa dukungan keluarga rendah mengakibatkan stres pada ibu yang memiliki anak retardasi mental.
Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres pada Ibu Hamil dalam Menghadapi Persalinan Velga Yazia; Ulfa Suryani
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.4.2022.837-856

Abstract

Kehamilan dapat menimbulkan suatu krisis maturitas yang dapat menyebabkan stres. Stres pada ibu hamil memiliki keterkaitan dalam menimbulkan stres saat hamil, melahirkan dan nifas. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor -faktor yang berhubungan dengan tingkat stress pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya tanggal 25 April-7 Mei 2022. Populasi adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2022 berjumlah 178 orang dengan sampel sebanyak 64 orang, dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dengan hasil analisis validitas nilai r>0,267 dan uji reabilitas memiliki nilai Alpha Cronbach >0,7 dan diolah secara manual, dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 26.6% mengalami stres sedang, 37.5% dukungan keluarga yang kurang baik, 37.5% dukungan suami yang kurang baik, 40.6% memiliki trauma, 46.9 % memiliki tingkat kesiapan personal dalam kategori tidak siap dan 46.9% memiliki tingkat aktivitas yang berat. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres, terdapat hubungan dukungan suami dengan tingkat stres , terdapat hubungan pengalaman traumatik dengan tingkat stres, terdapat hubungan tingkat kesiapan personal dengan tingkat stres dan terdapat hubungan tingkat aktivitas dengan tingkat stres.
Hubungan Status Gizi dan Motivasi dengan Prestasi Belajar pada Anak Usia Sekolah Velga Yazia; Ulfa Suryani
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan: Maret 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.792 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v14i1.15

Abstract

Angka prestasi belajar anak usia sekolah masih sangat rendah dan memprihatinkan yaitu di Indonesia berada diranking 69 tingkat dunia. Sehingga hal ini menyebabkan siswa sulit mendapatkan peringkat kelas dan sulit mendapatkan sekolah unggulan selanjutnya. Beberapa faktor yang mempengaruhi prestasi belajar adalah status gizi, motivasi, dan sarana prasarana. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan prestasi belajar pada anak uisa sekolah di SDN 16 Surau Gadang. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V di SDN 16 Surau Gadang berjumlah 107 orang. Jumlah sampel 52 orang dengan teknik pengambilan sampel Propotional simple random sampling. Penelitian dimulai dari bulan Oktober 2020 – Juni 2021, dengan waktu pengumpulan data pada tanggal 12-14 Mei 2021. Instrumen penelitian menggunakan nilai rapor, timbangan badan GEA, mikrotoice dan kuesioner. Analisis data univariat dan bivariat menggunakan komputerisasi dengan uji chi square. Hasil univariat menunjukkan 53,8% siswa memiliki prestasi yang buruk, 40,4% siswa memiliki status gizi kurus, 55,8% siswa memiliki motivasi rendah. Hasil bivariat didapatkan ada hubungan status gizi dengan p value = 0,000, motivasi dengan p value = 0,030.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Sosial Anak Disabilitas Intelegensi Ulfa Suryani; Velga Yazia
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan: Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.886 KB)

Abstract

Menurut data Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) menyebutkan jumlah penduduk Indonesia yang mengalami disabilitas intelegensi sedang sampai sangat berat sebesar 11%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak disabilitas intelegensi di SLB YPPLB Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2021 – Mei 2022 di SLB YPPLB Padang. Waktu pengumpulan data dilakukan pada tanggal 16-18 Februari 2022. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua orangtua yang mempunyai anak disabilitas intelegensi di SLB YPPLB berjumlah 67 orang. Jadi jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah accidental sampling. Pengolahan data dengan menggunakan komputerisasi. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 55,0% pola asuh orang tua yang baik dan 52,5% perkembangan anak disabilitas intelegensi termasuk kurang baik. Terdapat hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan sosial anak disabilitas intelegensi di SLB YPPLB.
Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Stres pada Ibu Hamil dalam Menghadapi Persalinan Velga Yazia; Ulfa Suryani
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.263 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.851

Abstract

Kehamilan dapat menimbulkan suatu krisis maturitas yang dapat menyebabkan stres. Stres pada ibu hamil memiliki keterkaitan dalam menimbulkan stres saat hamil, melahirkan dan nifas. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor -faktor yang berhubungan dengan tingkat stress pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya tanggal 25 April-7 Mei 2022. Populasi adalah semua ibu hamil yang berkunjung ke Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang Tahun 2022 berjumlah 178 orang dengan sampel sebanyak 64 orang, dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dengan hasil analisis validitas nilai r>0,267 dan uji reabilitas memiliki nilai Alpha Cronbach >0,7 dan diolah secara manual, dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 26.6% mengalami stres sedang, 37.5% dukungan keluarga yang kurang baik, 37.5% dukungan suami yang kurang baik, 40.6% memiliki trauma, 46.9 % memiliki tingkat kesiapan personal dalam kategori tidak siap dan 46.9% memiliki tingkat aktivitas yang berat. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat stres, terdapat hubungan dukungan suami dengan tingkat stres, terdapat hubungan pengalaman traumatik dengan tingkat stres, terdapat hubungan tingkat kesiapan personal dengan tingkat stres dan terdapat hubungan tingkat aktivitas dengan tingkat stres.
Hubungan Kecanduan Gadget dengan Gangguan Emosi pada Remaja Ulfa Suryani; Velga Yazia
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.027 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.862

Abstract

Kecanduan gadget dapat menimbulkan permasalahan psikologis dan sosial seperti: penurunan daya ingat, euforia saat online, waktu berinternet berlebihan, menarik diri dari lingkungan sosial, merasa cemas dan depresi bila offline. Remaja menjadi susah mengontrol emosinya karena tidak bisa dipisahkan oleh gadget hingga mengabaikan sekelilingnya seperti saat orang tua meminta tolong remaja sering mengatakan nanti, remaja menjadi kurang berempati, atau kurang peka terhadap sekelilingnyaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecanduan gadget dengan gangguan emosi pada remaja tahun 2022. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 28 – 29 Juli 2022. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas X, XI dan XII berjumlah 117 orang dengan sampel 54 orang. Teknik stratified random sampling, yaitu suatu teknik pengambilan sampel dengan memperhatikan suatu tingkatan (strata) pada elemen populasi, Kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian lebih dari separoh (57,4%) remaja mengalami gangguan emosi, lebih dari separoh (55,6%) remaja memiliki kecanduan gadget SMA Pertiwi 2 Padang. Ada hubungan kecanduan gadget dengan gangguan emosi pada remaja di SMA Pertiwi 2 Padang tahun 2022. Kesimpulan peneliti kecanduan gadget mempengaruhi gangguan emosi pada remaja.
Menambah Pengetahuan Penderita Hipertensi dalam Mengontrol Tekanan Darahnya dengan Menggunakan Jus Semangka di Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Padang Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni; Ulfa Suryani; Meria Kontesa; Velga Yazia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i1.1012

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah tinggi (tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg yang menetap. Data statistik terdapat 24,7% penduduk asia tenggara dan 23,3% penduduk indonesia berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi tahun 2018. Hipertensi dapat diminimalkan dengan menggunakan terapi farmakologi dan nonfarmakologi yang salah satunya adalah jus semangka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang Tahun 2022 Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan agar ada penurunan tekanan darah sebelum dan setelah diberikan jus semangka. Sehingga dapat menurunkan dan menekan angka kejadian hipertensi di Puskesmas Air Dingin Padang sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh jus semangka terhadap penurunan tekanan darah penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Padang. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa jus semangka dapat menurunkan tekanan darah penderita hipertensi, maka diharapkan penderita hipertensi untuk dapat memanfaatkan jus semangka sebagai terapi nonfarmakologi untuk menurunkan tekanan darah.
Pemberian Terapi Bermain Magic Box untuk Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Velga Yazia; Ulfa Suryani; Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i2.1066

Abstract

Pada dasarnya orangtua berkewajiban dan bertanggung jawab dalam tugas mendidik anak dengan memberikan berbagai hal menyangkut kepentingan anak-anaknya, seperti mengembangkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dan menjaga Kesehatan anak. Hal ini dikarenakan aktifitas yang dilakukan oleh anak ketika dirumah lebih kepada penekanan kemampuan berbicara dan bercerita kegiatan yang dilakukan dengan metode tanya jawab. Sedangkan anak usia dini lebih mudah mengerti dan memahami jika pembelajaran diterapkan dengan langsung praktek/menggunakan media, anak akan gampang mengingatnya karena langsung terlibat dalam kegiatan belajar tersebut. Permainan magic box dapat menstimulasi perkembangan bahasa anak tertutama dalam berbicara, bercerita dan penambahan kosakata untuk anak. Karena tujuan permainan ini adalah menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah kosakata anak melalui pemberian terapi bermain magic box sehingga saat mereka dapat menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh. Anak-anak menggunakan indra peraba untuk mencari tahu dan mengevaluasi pengalamannya tersebut. Kegiatan ini berfokus pada kemampuan anak untuk merasakan, mengamati, dan menjelaskan pengamatan mereka. Peserta dari kegiatan ini merupakan anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 13 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah ceramah, terapi bermain dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah mampu menambah kosakata anak saat anak menjelaskan apa saja yang telah mereka sentuh.
Upaya Menurunkan Ansietas pada Penderita Hipertensi melalui Murottal Qur’an Ulfa Suryani; Velga Yazia; Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni; Delvi Hamdayani
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i3.1280

Abstract

Pada data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 miliar orang di dunia menyandang hipertensi, dan jumlahnya akan meningkat setiap tahunnya, bahkan diprediksi akan mencapai 1,56 miliar pada tahun 2025 dan diperkirakan 10,44 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya, Pada wilayah Asia Tenggara, hipertensi berada diposisi ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% terhadap total penduduk dunia.(Forouzanfar et al., 2017). Hipertensi dapat menyebabkan penurunan fungsi tubuh secara fisiologis dan efek psikologisnya menyebabkan ansietas sampai depresi yang dirasakan pasien setelah didiagnosa. Ansietas yang tidak ditangani dengan baik akan memperburuk kondisi pasien dan akan menimbulkan dampak seperti depresi, gangguan tidur, risiko bunuh diri, dan menurunkan kualitas hidup pasien hipertensi. Secara farmakologi, sebuah penelitian menjelaskan bahwa sebesar 35% wanita (3.611 dari 10.408 pasien) mendapatkan obat anti ansietas dalam waktu satu tahun didiagnosis hipertensi.(Smeltzer, C & Bare, G, 2013). Tujuan dari kegiatan ini adalah resolusi (perubahan) permasalahan dengan segera, seseorang melakukan evaluative situation yaitu menilai penderita hipertensi berdasarkan sikap, pengetahuan, kemampuan, dan pengalaman yang dimiliki Jika stressor dinilai berbahaya maka reaksi kecemasan akan timbul. Peserta dari penyuluhan merupakan dewasa akhir yang berjumlah 10 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penyuluhan adalah ceramah, demonstrasi dan diskusi. Hasil dari penyuluhan ini adalah klien mampu mengola kecemasan dengan cara terapi murottal qur’an.
Pelatihan Kader Kesehatan tentang Pijat Bayi dengan Teknik Tibbun Nabawi Velga Yazia; Ulfa Suryani; Hidayatul Hasni; Siska Rahmadani; Theresia Eldes Wisely Gea
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 4 No 4 (2022): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2022
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v4i4.1288

Abstract

Dikelurahan Pasir Nan Tigo merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Di kelurahan Pasir Nan tigo saat ini memiliki masalah yang tidak diperhatikan sehingga berakhir pada gizi buruk dan gizi lebih. Balita harus diupayakan untuk dapat terus dalam gizi normal. Permasalahan yang ditemukan adalah anak sulit makan. Untuk mengatasi masalah sulit makan ini, maka para kader kesehatan dan ibu-ibu perlu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak maka perlu dikembangkan upaya pelatihan Pijat Bayi dengan Teknik Tibbun Nabawi pada kader kesehatan. Di masyarakat saat ini, walaupun pijat bayi mempunyai manfaat yang besar bagi bayi dan ibu bila dilakukan secara mandiri, namun saat ini pihak kader belum mendapatkan pelatihan terkait pijat bayi yang dapat di lakukan pada anak, sehingga sedikit sulit bagi kader untuk memotivasi ibu-ibu dan mendorong ibu agar melakukan pijat bayi secara mandiri di rumah. Disisi lain ibu belum mau memijat bayinya sendiri dengan alasan takut jika salah pijat dan kurang puas jika dipijat sendiri oleh ibu, dan lebih suka memijatkan bayinya ke dukun pijat. Penyebab dalam hal ini adalah kurang pengetahuan tentang pentingnya pelaksanaan pijat bayi secara mandiri sehingga menimbulkan sikap dan perilaku negatif terhadap stimulasi pemijatan bayi secara mandiri. masalah sulit makan pada anak diatasi dengan memberikan pelatihan pada kader kesehatan tentang pijat bayi dengan Teknik Tibbun Nabawi dengan kegiatan meliputi edukasi mengenai “Pijat Bayi dengan Teknik Tibbun Nabawi”, Pelatihan kader kesehatan sebagai health volunteer terkait pencapaian kesehatan pada anak dan diharapkan kader kesehatan juga mampu memberikan pelatihan sederhana jika terjadi masalah Kesehatan pada anak, membuat tempat pelatihan atau ruangan khusus bagi kader dalam memberikan informasi terkait kesehatan kepada masyarakat dan memberikan bantuan sederhana berupa peralatan yang dibutuhkan untuk latihan pijat bayi dengan Teknik Tibbun Nabawi sebagai pertolongan kesehatan pertama ibu dan menyediakan informasi kesehatan berupa leaflet dan poster. Pada mitra sasaran pelatihan pijat bayi dapat berjalan optimal. Terdapat peningkatan pengetahuan yaitu hampir seluruh sasaran (90%) dan peningkatan keterampilan kader kesehatan tentang Pijat Bayi dengan Teknik Tibbun Nabawi secara mandiri dengan demonstrasi kepada ibu-ibu dan kader Kesehatan, telah disediakan Leaflet dan poster diruangan khusus pijat bayi, tersedia dan berfungsinya ruangan khusus dalam melakukan Pijat Bayi. Hasil pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini dipublikasikan di jurnal nasional ber-ISSN, dipublikasikan secara online melalui youtube.