Claim Missing Document
Check
Articles

Found 73 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Pengukuran Permitivitas Dielektrik Bahan Tekstil Menggunakan Metode Saluran Transmisi Mikrostrip Untuk Aplikasi Kesehatan M Fitriansyah Eka Putra; Levy Olivia Nur; Trasma Yunita
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran nilai sifat dielektrik suatu bahan diperlukan untuk mendapatkan data dasar dari sifat dielektrik bahan. Data dari pengukuran ini dapat dimanfaatkan sebagai data acuan untuk penerapan sifat dielektrik lebih lanjut seperti data atau nilai dari impedansi saluran, refleksi dan distorsi. Sehingga bahan dapat diteliti lebih lanjut dan dapat ditentukan jika bahan lebih baik digunakan sebagai antenna, reflektor, ataupun adsorber, ataupun bagaimana bahan dapat bereaksi pada keadaan-keadaan tertentu.Kata Kunci : Permitivitas, mikrostrip saluran transmisi, CST
Perancangan Dan Realisasi Multiband Fractal Planar Inverted F Antenna (f-pifa) Mimo 2 X 2 Untuk Handset Aplikasi Gsm, Umts, Lte Dan Wifi Rendy Anugerah; Levy Olivia Nur; Yuyu Wahyu
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi seluler yang sedang digunakan dan berkembang di Indonesia adalah Wi-Fi (Wireless Fidelity), 3G/UMTS (Universal Mobile Telecommunications System), 3,5G/HSPA (High-Speed Packet Access), dan 4G/LTE (Long Term Evolution). Pada Tugas Akhir ini telah direalisasikan antena Fractal PIFA dengan susunan MIMO 2x2 yang dikombinasikan dengan slot pada ground plane berbentuk strip dengan bahan tembaga dan teknik pencatuan probe koaksial sehingga antena bekerja pada masing-masing frekuensi GSM, UMTS, LTE, dan Wi-Fi. Pada frekuensi 1795 MHz yang dihasilkan nilai VSWR 1,5094 dan nilai gain 4,05dB. Pada frekuensi 1965 MHz yang dihasilkan nilai VSWR 1,6638 dan nilai gain 4.01dB. Pada frekuensi 2185 MHz yang dihasilkan nilai VSWR 1,3825 dan nilai gain 4,17dB. Pada frekuensi 2445 MHz yang dihasilkan nilai VSWR 1,7343 dan nilai gain 4,24dB. Pada frekuensi 5775 MHz yang dihasilkan nilai VSWR 1,4756 dan nilai gain 5,25dB. pola radiasi omnidireksional, polarisasi linier, coefficient correlation terendah < 0.00018342 dan tertinggi < 0.14693, dan diversity gain tertinggi pada nilai 9.9991dB dan terendah pada nilai 9.3885dB. Kata kunci: Fraktal, MIMO, PIFA.
Antena Mikrostrip Bahan Tekstil Frekuensi 2,45 Ghz Untuk Aplikasi Telemedis Nopian Teguh Susyanto; Trasma Yunita; Levy Olivia Nur
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Telemedis merupakan salah satu aplikasi teknologi telekomunikasi di bidang kesehatan. Dalam aplikasi telemedis yang menggunakan teknologi wireless diperlukan sebuah antena yang sesuai. Saat ini banyak dikembangkan teknologi wearable antenna yang diharapkan bisa membuat nyaman untuk digunakan oleh penggunanya. Tekxtile Patch Antenna merupakan jenis wearable antenna yang menggunakan bahan tekstil, penggunaan bahan tekstil tersebut sangat baik untuk diterapkan di bidang telemedis karena sifat bahan tekstil yang ringan, lembut dan fleksibel. Dalam penelitian ini dilakukan perancangan dan realisasi antena mikrostrip patch sirkular dengan 4 lapis kain jeans yang digunakan sebagai substrat dan copper tape sebagai konduktor. Antena tersebut dipasang di permukaan tubuh dan bekerja di frekuensi Industrial, Scientific and Medical (ISM) 2,45 GHz. Dari hasil pengukuran kondisi biasa didapatkan bandwidth sebesar 168 MHz dan nilai VSWR 1,40 dengan gain sebesar 5,39 dB. Sedangkan saat antena dipasang on body sebagai gelang di pergelangan tangan dengan jarak 1 mm didapatkan bandwidth sebesar 153 MHz dan nilai VSWR 1,50 dengan gain sebesar 5,03 dB serta nilai Spesific Absorption Ratio (SAR) 0,76 W/kg. Pola radiasi yang dihasilkan pada pengukuran kondisi biasa dan on body adalah unidirectional. Berdasarkan nilai bandwidth, VSWR, gain dan SAR yang dihasilkan, maka antena ini dapat digunakan untuk aplikasi telemedis di frekuensi Industrial, Scientific and Medical (ISM) 2,45 GHz. Kata Kunci: Telemedis, Textile Patch Antenna, Jeans, Industrial, Scientific and Medical (ISM) Abstract Telemedicine is the one of telecommunication’s application technology in health. In telemedicine application which using wireless technology required an appropriate antenna. Nowadays, many research about wearabale antenna that is expected to make it convenient for used by users. Tekxtile Patch Antenna is a type of wearable antenna that uses textile material, the using of textile material is very good to be applied in telemedicine because of the nature of light textile materials, soft and flexible. In this research, the design and realization of circular patch microstrip antenna with 4 layers of jeans used as substrate and copper tape as conductor. The antenna is mounted on the surface of the body and works in the Industrial, Scientific and Medical (ISM) frequency 2.45 GHz. From the measurement of the ordinary conditions obtained bandwidth of 168 MHz and VSWR 1.40 with a gain of 5.39 dB. While the antenna mounted on body as a bracelet on the wrist with a distance of 1 mm obtained bandwidth of 114 MHz and VSWR 1.69 with a gain of 4.76 dB and the value of Specific Absorption Ratio (SAR) 0.76 W / kg. The radiation pattern generated on the measurement of ordinary and on body conditions is unidirectional. Based on the bandwidth value, VSWR, gain and SAR generated, this antenna can be used for telemedical applications in 2.45 GHz Industrial, Scientific and Medical (ISM) frequencies. Keywords: Telemedicine, Textile Patch Antenna, Jeans, Industrial, Scientific and Medical (ISM)
Perancangan Dan Realisasi Antena Mimo 8x8 Array Rectangular Patch Dengan U-slot Pada Frekuensi 15 Ghz Austin Bengeth I. Tambunan; Levy Olivia Nur; Budi Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 4, No 3 (2017): Desember, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frekuensi 15 GHz digunakan dalam eksperimen jaringan teknologi 5G, yang di mana frekuensinya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi radio yang dipakai seluler pada saat ini. Namun, karena beroperasi pada frekuensi yang sangat tinggi, sinyal atau gelombang rentan terhadap obstacles dan scattering. Untuk itulah jaringan teknologi 5G menggunakan teknologi antena dengan sistem massive MIMO yang di terapkan pada teknologi small cells. Digunakannya massive MIMO ditujukan untuk single array atau beamforming pada small cell. Tujuan tugas akhir ini adalah merancang sebuah antena MIMO rectangular patch pada frekuensi 15 GHz yang akan digunakan pada teknologi massive MIMO. Perancangan antena MIMO menggunakan 8 elemen. Bahan substrat antena mikrostrip menggunakan jenis Duroid 5880. Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya yang di mana penelitian sebelumnya menggunakan antena MIMO dengan 4 elemen. Pada tugas akhir ini teralisasi antena MIMO 8×8 patch rektangular pada frekuensi 15 GHz dengan Return Loss terbaik sebesar -23.62 dB dan pada simulasi didapat -16.67 dB. Nilai gain yang di dapat sebesar 9.37 dB, pola radiasi unidirectional dan polarisasi eliptic.Keywords: antenna, MIMO, microstrip, rectangular patch
Branch Line Coupler T-junction Dengan Notch Band Filter Untuk Radar S-band 3 Ghz Ghazwa Azizul Asdhar; Heroe Wijanto; Levy Olivia Nur
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radar merupakan salah satu teknologi yang sedang marak dikembangkan di Indonesia, karena pemanfaatan radar sangat dibutuhkan di Indonesia yang terdiri dari berbagai pulau. Sistem radar memiliki sebuah antena yang digunakan untuk pemancaran pulsa gelombang maupun penerimaan pantulannya. Hal yang harus diperhatikan adalah pemisahan antara sinyal yang ditransmisikan dengan sinyal yang diterima. Fungsi coupler pada RF Radar dirancang sebagai pemisah sinyal yang ditransmisikan dengan yang diterima. Pada branch line coupler terdapat dua output yang bernilai sama besar dengan beda fasa 90°. Perbedaan fasa inilah yang digunakan sebagai pemisah antara transmitter dengan receiver. Pada tugas akhir ini dirancang mikrostrip branch line coupler dengan T- Junction yang bekerja pada frekuensi 3 GHz dengan nilai kedua loss baik untuk (Tx) maupun (Rx) yaitu 3 dB dan beda fasa 90°. Tahapan yang dilakukan adalah merancang panjang dan lebar untuk setiap saluran impedansi pada mikrostrip branch line coupler dengan menggunakan substrat FR4 yang memiliki konstanta dielektrik sebesar 4,6 dengan ketebalan 1,6 mm. Dengan menggunakan pendekatan band notch pada bagian ground menghasilkan nilai dari parameter yang lebih bagus, dibandingkan dengan coupler yang konvesional. Parameter yang di hasilkan sangat menguntungkan bagi kebutuhan sistem radar. Kata kunci : Brance Coupler, Radar, Receiver dan Transmiter Abstract Radar is one of the emerging technologies developed in Indonesia, because radar utilization is needed in Indonesia which consists of various islands. The radar system has an antenna used for transmitting wave pulses and receiving reflections. The thing to note is the separation between the transmitted signal and the received signal. The coupler function on RF Radar is designed as a signal separator that is transmitted to the received. In the branch line coupler there are two outputs of equal value with the 90 ° phase difference. This phase difference is used as a separator between transmitter and receiver. In this final project we designed a branch line coupler microstrip with T-Junction which works on 3 GHz frequency with second loss value for both (TX) and (RX) ie 3 dB and 90 ° phase difference. The step is to design the length and width for each impedance channel on the branch line coupler microstrip using FR4 substrate having a dielectric constant of 4.6 with a thickness of 1.6 mm. Using the notch band approach on the ground provides the nail of a better parameter, compared to a conventional coupler. The parameters generated are very beneficial to the needs of the radar system. Keywords: Brance Coupler, Radar, Receiver dan Transmitter
Perancangan Dan Realisasi Antena Mikrostrip Array Berbentuk Patch Segienam Untuk Mimo 4×4 Pada Frekuensi 15 Ghz Alvian Raharjo Aji; Levy Olivia Nur; Budi Syihabuddin Syihabuddin
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Frekuensi 15 GHz menjadi kandidat untuk penerapan teknologi 5G. Namun, konsekuensi dari penggunaan frekuensi tinggi ini adalah panjang gelombang yang ditransmisikan menjadi pendek dan rentan terhadap cuaca maupun obstacles. Selain itu juga mobilitas pengguna yang tinggi menyebabkan terjadinya banyak lintasan acak yang disebut multipath fading. Untuk itu diperlukan antena dengan sistem MIMO (Multiple Input Multiple Output) yang menggunakan lebih dari satu antena pada sisi pengirim maupun penerima. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan perancangan dan realisasi antena MIMO 4 elemen rectangular patch dan slot berbentuk U dengan catuan inset feed untuk frekuensi 15 GHz. Pada tugas akhir ini dilakukan perancangan dan realisasi antena MIMO 4 elemen dengan hexagonal patch, menggunakan substrat Rogers Duroid 5880 serta teknik catuan proximity coupled yang bekerja pada frekuensi 15 GHz. Pada tugas akhir ini terealisasi antena MIMO 4X4 patch segienam pada frekuensi 15 GHz dengan nilai S-Parameter rata-rata dibawah -15 dB pada rentang frekuensi 14,44 GHz - 15,74 GHz untuk antena 1 dan antena 2, sedangkan antena 3 pada rentang frekuensi 14,42 GHz – 15,74 GHz dan antena 4 pada rentang frekuensi 14,42 GHz – 15,76 GHz. Dengan rentang frekuensi tersebut setiap antena memiliki bandwidth ≥ 1 GHz . Gain antena 1,2,3, dan 4 masing-masing sebesar 9,051 dB, 9,126 dB, 9,140 dB, dan 9,106 dB. pola radiasi unidireksional, dan polarisasi elips. Kata kunci : antena mikrostrip hexagonal, mimo, 15 ghz, proximity coupled Abstract The 15 GHz frequency becomes a candidate for the application of 5G technology. However, the consequence of using this high frequency is the wavelength that is transmitted to be short and vulnerable to weather and obstacles. High user mobility leads to many random paths called multipath fading. For that we need an antenna with MIMO system (Multiple Input Multiple Output) which uses more than one antenna on the transmitter and receiver side. In a previous research, design and realization was done with MIMO antenna rectangular patch 4 element, U-shaped slot, using inset feed technique for 15 GHz frequency. In this final project, the design and realization MIMO antenna hexagonal patch 4 element has been done, using the Rogers Duroid 5880 substrate, and proximity coupled techniques that work at 15 GHz frequencies. In this final project realized a MIMO 4×4 array hexagonal patch at 15 GHz with average S-Parameter value below -15 dB in the frequency range 14.44 GHz - 15.74 GHz for antennas 1 and antenna 2, while antennas 3 in the frequency range 14.42 GHz - 15.74 GHz and 4 antennas in the frequency range 14.42 GHz - 15.76 GHz . The frequency range of each antenna has a bandwidth of ≥ 1 GHz. Gain antennas 1,2,3, and 4 are 9,051 dB, 9,126 dB, 9,140 dB, and 9,106 dB. The radiation pattern is unidirectional and polarization is ellipse. Keyword : microstrip antenna hexagonal, mimo, 15 GHz, proximity coupled
Miniaturisasi Mikrostrip Band Pass Filter Untuk Aplikasi Radar C-band Izzan Radhi Mafazi; Levy Olivia Nur; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radio Detection and Ranging (Radar) adalah suatu sistem gelombang elektromagnetik yang berguna untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map informasi cuaca. Panjang gelombang yang dipancarkan oleh radar bervariasi mulai dari milimeter hingga meter. didalam radar terdapat satu komponen bernama filter. Filter merupakan rangkaian pemilih frekuensi yang dapat melewatkan frekuensi yang diinginkan dan menahan (couple) / membuang (by pass) frekuensi lainnya. Pada penelitian ini dirancang suatu filter dengan medel meander loop resonator yang dapat memberikan ukuran filter yang kecil dan kemudahannya dalam melakukan proses optimasi. Selain menggunakan meander loop resonator di dalam perancangan ini juga di gunakan Defected Ground Structure pada bagian ground plane untuk memberikan efek redaman dan juga respon filter yang selektif. Filter ini dirancang pada fekuensi tengan 5.800 GHz dengan lebar bandwidth 100 MHz . Diperoleh realisasi dari filter MLR dan DGS dengan menggunakan duroid 4003C dan permitivitas dielectrik 3,55 didapat frekuensi tengah dari filter berada pada frekuensi 5,76 GHz dengan bandwith sebesar 94 MHz berada pada rentang frekuensi 5,71 GHz – 5,80 GHz. Nilai insertion loss dan return loss yang di dapat dari hasil tersebut adalah -4,26 dB dan - 21,35 dB. Ukuran filter yang di hasilkan 22 mm x 22 mm. Kata kunci: RADAR, Meander Loop Resonator, Defected Ground Structure
Antena Mikrostrip Bahan Tekstil Patch Segi Empat Pada Frekuensi 5-6 Ghz Susilawati Susilawati; Trasma Yunita; Levy Olivia Nur
eProceedings of Engineering Vol 5, No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Teknologi komunikasi wireless merupakan bagian penting dalam perkembangan sistem komunikasi generasi ke-4. Salah satu yang mengalami perkembangan sangat pesat dalam teknologi ini adalah antena. Antena adalah sebuah alat yang berhubungan langsung dengan media transmisi dan hal ini sangat berguna untuk komunikasi wireless. Salah satu antena yang sedang dikembangkan saat ini ialah antena mikrostrip berbahan tekstil. Antena mikrostrip bahan tekstil merupakan jenis wearable antenna yang berbahan dasar kain atau tekstil, penggunaan bahan tekstil tersebut sangat baik untuk diterapkan karena bersifat ringan, lembut dan fleksibel. Pada tugas akhir ini telah dilakukan penelitian tentang perancangan serta simulasi antena mikrostrip patch segi empat yang bekerja pada rentang frekuensi 5-6 GHz untuk wearable antenna, pada bagian substrat menggunakan 3 lapis tekstil bahan jeans dengan nilai dielektrik substrat 1,7, ketebalan 1 mm, dan nilai loss tangent 0,025. Sedangkan untuk patch serta groundplane menggunakan bahan copper tape. Teknik pencatuan yang digunakan ialah microstrip line agar mempermudah proses pabrikasi. Dari hasil simulasi on body diperoleh lebar bandwidth 320,6 MHz dari rentang frekuensi 5695,4 MHz – 6016 MHz dengan nilai VSWR ≤ 1,6. Gain antena sebesar 7,2 dB dengan nilai SAR 1,115 pada jarak 2 mm dari tubuh. Sedangkan hasil pengukuran saat kondisi biasa antena menghasilkan lebar bandwidth 152,5 MHz dengan VSWR ≤ 1,6 dan gain sebesar 3,5 dB. Untuk pola radiasi hasil simulasi dan pengukuran pada saat kondisi biasa dan on body menghasilkan unidirectional. Kata kunci: Bahan tekstil, Metode patch mikrostrip ABSTRACT Wireless communication technology is an important part in the development of the 4th generation communication system. One that has experienced very rapid development in this technology is the antenna. An antenna is a device that deals directly with the transmission media and this is very useful for wireless communication. One of the antennas currently being developed is microstrip antenna made from textiles. Microstrip antenna textile material is a type of wearable antenna based on fabric or textile, the use of textile materials is very good to be applied because it is lightweight, soft and flexible. In this final project, research has been carried out on the design and simulation of a rectangular patch microstrip antenna that works in the 5-6 GHz frequency range for wearable antennas, on the substrate using 3 layers of jeans textile with a substrate value of 1.7, 1 mm thickness, and the loss tangent value is 0.025. As for patches and ground planes using copper tape. The rationing technique used is microstrip line to simplify the manufacturing process. From the simulation results on body obtained width of 320.6 MHz bandwidth from the frequency range of 5695.4 MHz - 6016 MHz with VSWR value ≤ 1.6. The antenna gain is 7.2 dB with a SAR value of 1.115 at a distance of 2mm from the body. While the measurement results when the normal condition of the antenna produces a width of 152.5 MHz bandwidth with VSWR ≤ 1.6 and a gain of 3.5 dB. For radiation patterns the results of simulation and measurement when ordinary conditions and on body produce unidirectional. Keyword: Textile material, Microstrip patch method
Desain Dan Realisasi Band Pass Filter Mikrostip Square Open Loop Untuk Aplikasi Radar Pita Frekuensi – C Auzano Rabyndra Zhafiri; Levy Olivia Nur; Edwar Edwar
eProceedings of Engineering Vol 6, No 1 (2019): April 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Radio Detection and Ranging (RADAR) merupakan metode maupun perangkat yang dapat memanfaatkan gelombang elektromagnetik dalam mendeteksi jarak, kecepatan, serta karakteristik dari suatu objek pada saat penerimaan data/sinyal gelombang elektromagnetik. Pada prosesnya akan ditemukan berbagai macam interferensi yang dapat mengganggu kualitas gelombang elektromagnetik dan mengakibatkan pergeseran frekuensi kerja baik yang akan dikirim maupun yang akan diterima, oleh karena itu diperlukan sebuah perangkat filter untuk menjaga kualitas dari pada gelombang elektromagnetik pada radar itu sendiri, sehingga dapat menghasilkan keluaran sesuai yang diinginkan. Filter adalah perangkat yang digunakan untuk menyaring daerah frekuensi kerja tertentu dimana hanya frekuensi yang diinginkan (passband) yang dapat diteruskan, Pada penelitian kali ini akan dirancang dan direalisasikan filter yaitu Band-Pass Filter (BPF) yang berkerja pada pita frekuensi C (C-Band), filter tersebut memiliki bandwidth 100 Mhz, dengan frekuensi kerja 5,75Ghz – 5,85Ghz dan frekuensi tengah pada 5.8 Ghz. Metode yang akan digunakan yaitu Square Open-Loop dimana cenderung mudah dalam proses perancangan serta proses fabrikasi. Hasil realisasi BPF Square OpenLoop dengan menggunakan bahan substrat ROGERS RTDuroid 5880LZ, yaitu filter yang berkerja pada C-Band, filter tersebut memiliki frekuensi tengah 5,8 Ghz serta bandwidth sebesar 240 Mhz, dengan frekuensi kerja 5,63 Ghz – 5,86 Ghz. Nilai insertion loss pada filter tersebut -3,81 dB, nilai return loss -17,48 dB serta dimensi dari filter tersebut 3,82 cm x 3,82 cm. Kata Kunci: BPF, Radar, Square Open-Loop, Chebyshev, C-Band Abstract Radio Detection and Ranging (RADAR) is a method or device that can utilize electromagnetic waves in detecting distance, speed and characteristics of an object when receiving data / electromagnetic signals. In the receiving process there will be various of interference that can interfere the electromagnetic wave quality and caused frequency shifting both in transmit and receive, therefore a filter device is needed to maintain the quality of the electromagnetic waves on the radar itself, so it can produce appropriate output. Filter is a device that is used to filter out certain areas of work frequency where only the desired frequency (pass band) can be forwarded. In this research, filters will be designed and realized, namely Band-Pass Filter (BPF) which works on the C frequency band (C-Band ), the filter has a bandwidth of 100 MHz, with a working frequency of 5.75 GHz - 5.85 GHz and a middle frequency at 5.8 Ghz. The method that will be used is Open-Loop Square which tends to be easy in the design and fabrication process. The results of the OpenLoop BPF Square by using Duroid 5880LZ ROGERS substrate material, which is a filter that works on CBand, the filter has a center frequency of 5.8 Ghz and a bandwidth of 240 Mhz, with working frequency 5.63 Ghz - 5.86 Ghz. Insertion loss is -3.81 dB, return loss is -17.48 dB and the dimension is 3.82 cm x 3.82 cm. Keywords : BPF, Radar, Square Open-Loop, Chebyshev, C-Band
sain Dan Realisasi Antena Array Mikrostrip Patch Persegi Panjang Enam Elemen Pada 5,2 Ghz Menggunakan Teknik Pencatuan Distribusi Polinomial Chebyshev Aan Sahat M P Turnip; Nachwan Mufti A; Levy Olivia Nur
eProceedings of Engineering Vol 6, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Wi-fi merupakan salah satu jenis jaringan computer yang menggunakan gelombang radio sebagai media untuk transmisi data. Oleh karena itu akses poin merupakan salah satu perangkat terpenting pada Wi-fi. Antena yang digunakan pada akses poin diharuskan memiliki nilai gain yang baik untuk memaksimalkan area pancar. Selain itu juga dibutuhkan antena yang memiliki dimensi ringkas dan desain yang fleksibel. Pada penelitian ini akan dilakukan perancangan dan realisasi sebuah antena mikrostrip yang terdiri dari susunan enam patch antena persegi panjang yang dicatu menggunakan distribusi polinimial Chebyshev secara seri. Antena akan dirancang untuk dapat bekerja pada frekuensi 5,2 GHz untuk digunakan untuk komunikasi perangkat WiFi (Wireless Fidelity ) . Perancangan akan diawali dengan perhitungan teoritis sesuai dengan teori desain antena mikrostrip dan distribusi arus antena susunan menggunakan polinomial Chebyshev. Kemudian hasil perhitungan yang didapatkan dioptimalisasi menggunakan bantuan perangkat lunak simulasi CST hingga memperoleh karakteristik antenan sesuai spesifikasi yang diinginkan. Lalu sebagai kelauran akhir akan dibuat sebuah prototipe antena susunan mikrostrip lima patch persegi panjang yang akan bekerja pada frekuensi 5,2 GHz. Pada prototipe yang akan dibuat akan dilakukan pengukuran parameter antena seperti VSWR, polarisasi, pola radiasi, bandwith, dan gain yang diharapkan sesuai dengan perhitungan teoritis dan simulasi. Kata kunci : antena mikrostrip, distribusi arus, antena susun, Dolph-Chebyshev Abstract Wi-fi is a type of computer network that uses radio waves as a medium for data transmission. Therefore access points are one of the most important devices on Wi-fi. Antennas used in access points are required to have a good gain value to maximize the transmit area. It also requires an antenna that has compact dimensions and a flexible design. In this research, the design and realization of a microstrip antenna which consists of six rectangular patch antennas will be arranged using a Chebyshev polynimial distribution in series. The antenna will be designed to work at a frequency of 5.2 GHz to be used for WiFi (Wireless Fidelity) communication devices. The design will begin with a theoretical calculation in accordance with the microstrip antenna design theory and the distribution of the antenna current arrangement using the Chebyshev polynomial. Then the calculation results obtained are optimized using the help of CST simulation software to obtain the characteristics of the antenna according to the desired specifications. Then as a final discharge, a prototype of a rectangular patch microstrip array antenna will be made which will work at a frequency of 5.2 GHz. In the prototype that will be made will be measured antenna parameters such as VSWR, polarization, radiation patterns, bandwidth, and the expected gain in accordance with theoreti
Co-Authors A, Ikhwanul Arif Qhalbina Aan Sahat M P Turnip Achmad Ali Muayyadi Achmad Munir Achmad Munir Adha Suhariyono Adit Kurniawan Ahmed, Raka Abid Kholish Aisyah Novfitri Ajie, Lenggana Bayu Akmal, Wilda Aksanul Amin Alhafizh, Dzaki Aloysius Adya Pramudita Alvian Raharjo Aji Amanda Nurul Islam Ali Amani , Naila Mada Analisa Nadhira Lestari Anastasia Vera Ruth ANGGELINA, IRSANDI Annam, Imam Chairul Annisa Safira Rachman Arfan Ridwan Hartawan Arfan Ridwan Hartawan Arif, Ikhwanul Ash-Shiddiq, Haniifah Arif Astuti , Rina Pudji Austin Bengeth I. Tambunan Auzano Rabyndra Zhafiri Ayu Safitri Bagus Aditya Bambang Setia Nugroho Bengawan Alfaresi Budi Prasetya Budi Syihabuddin Damayanti, Nabila Rizqa Daniel Christian Sianipar Darmawan, Raihan Putra Degit Refniawan DHONI PUTRA SETIAWAN Dwi Banyu Prawito Dwiyanto Dwiyanto, Dwiyanto Dzecky Dzackwan Hady Edwar EDWAR EDWAR EDWAR Fabrianto, Muhammad Nahlidzan Fadiel, M. Gani Fajar Gunawan FARDAN FARDAN Fauziah, Regita Nurul Fikana, Zahara Nur Ghazwa Azizul Asdhar Gilang Dewangga Gilda Priscilla Gina Hapshah Arrahmah Gurning, Shanty Ezra Rianauli Hafizha, Syahna Hafshin Habibie Tanjung Hamsy, Muhammad Daffa Haniifah Arif Ash-Shiddiq Harfan Hian Ryanu Hawary Siddik Hendro Fransniko Situmeang Heroe Wijanto Hsb, Umar Muaz`zad I Made Santanu Wiryawan Ibrahimovic, Tubagus Qadafi Ikbar, Naufal Ikhwan Muzzaki Iman Hedi Santoso Inung Wijayanto Irhamni, Robby Iriyanto, Alderheza Putra Iwan Iwut Tritoasmoro Izzan Radhi Mafazi Jamal, Muh. Arham Jones A.S., Kevin Jumria, Ummi Karimafikri, Aisha Aulia Kevin, Raymondus Khairani, Hania Silva Khoirul Anwar Larasaty, Sakura Lazuardi Rea Rizkina Liska Ammai Lumbantobing, Ferdi Kurniawan Lutfianne Rafasari M Eiqko Eiqko M Fitriansyah Eka Putra M. Maulana Nugraha Macho Revelino Siahaan Maesharoh, M Imas Masna, Haris Azmil Mastrawan, Achyar Maulani, Azka Mochamad Ryan Fajar Nurdin Muhammad Agy Ramdhan Muhammad Daffa Hamsy Muhammad Fadhil Muhammad Fathan Hizbuddin Muhammad Rustiyarso Mutia, Syifa Nabila Rizqa Damayanti Nabilah, Nisrina Nachwan Mufti A Nawawi, Zainudin Ngurah Pratyusa Dharma Cretrya Nopian Teguh Susyanto Nopian Teguh Susyanto Nugroho, S.T., M.T, Dr. Bambang Setia Nurhaliza, Salwa Pandu Andika Darmawan Paramitha, Camilla Pradnya Phaksi Ghagono Awang Murti Prakasa , Angga Gumilang Dwi Prasetya, Rizky Aris Putra, Ari Yanuar Putri Indra Wahyuningsih Putri Indra Wahyuningsih Putri, Azahra Meidira Nur Suryana Rachfaizi , Rendhy Radial Anwar, Radial Raeida Widyananda Raharja, Azuan Syahril Kurniadi Raihan Anshari Raihan, Mochamad Alif Raihan, Muhammad Wildan Rasheed Abdurrahman Mulyadi Rasheed Abdurrahman Mulyadi Rayhan Almahdy Regita Nurul Fauziah Rendy Anugerah Reza Firsandaya Malik Reza Firsandaya Malik Riansyah, Aldi Rina Pudji Astuti Ruben Samuel Marojahan Purba Sahara, Ghehena Latipah Adha Salim, Akhmad Raihan Salsabila, Salwa Salwa Salsabila Saputra, Yusuf Eka Sarbrani, Athalah Rafif Irsyach Sendyartha, Aurellia Fieldza Sevierda Raniprima Siddik, Hawary Siregar, Farhan Alfariz Sitepu, Karolina Sitorus, Saidhatul Munawaroh Sudung Parjuangan Parhusip Sugihartono Sugihartono Susanto, Rizky Bayu Susilawati Susilawati Tarigan, Stepen Martinus Tri Cahyani, Kenita Ummi Jumria Uswatun Hasanah Vinsensius Sigit Widhi Prabowo Wenda Adi Irawan Winala, Isra Putri Windi Andaresta Nurul Hakim Wirahilm, Muhammad Fuad Yannisa, Alfia Zahra YUNITA, TRASMA Yussi Perdana Saputera Yustina Wahyu Andika Yustina Wahyu Andika Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Yuyu Wahyu Zainudin Nawawi Zamardah , Putri Arinis Zuchra Latifah Zulfi Zulfi