Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROINDUSTRI HALAL

Perancangan Model Bisnis Usaha Produk Dadih Susu Sapi Kedalam Kanvas Model Bisnis dan Peta Empati Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 2 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.313 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i2.2140

Abstract

The substitution of raw material for dadih product into cow's milk is an effort to overcome the limitations of buffalo milk. This business needs to be analyzed regarding business aspects amid the intense competition of fermented milk products on the market. The purpose of this study was to analyze the business model of cow milk dadih products using the model business canvas and to map the needs of consumers of dadih products using empathy maps. The results of the business model analysis shown that dadih products have the potential to be developed to expand market reach. Customer segmentation needs to be expanded using the proportion of values that have been designed and promoted with the help of all parties, including the support of the West Sumatra government. Empathy map provides an overview of dadih product manufacturers about the needs and desires of consumers of dadih products.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Tahu Sumedang (Studi Kasus Di Pabrik Tahu XY Kecamatan Conggeang) Nur Ali Sa'id; Amar Ma'ruf; Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 1 (2020): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.109 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i1.2681

Abstract

Feasibility analysis of XY tofu production business is a factory that produces traditional food typical of the Sumedang district. This production utilizes the marketing sector and marketing location which is located near the sub-district traditional market. This study aims to analyze the business of tofu Sumedang in the XY tofu factory which includes non-financial aspects (Market aspects, marketing, engineering, management, legal, social and environmental), and financial aspects. Based on non-financial results hat the non-financial aspects affect the operation of the tofu XY production business.  Based on the results of the calculation of financial aspects it is feasible to carry out the NVP value generated for 10 years Rp. 579,177,261 -, with production capacity per month producing tofu 216.000 seed and 6.806 kg tofu dregs per month. The IRR  obtained is 0,41% where the IRR is more than 0%. Net B / C obtained is 2,92, this means, every Rp. 1 spent on running this business will generate net benefits of Rp.2,92. The payback period obtained is 2,63 years. The sensitivity analysis for this project shown an increase in operational / production costs of 10%, an increase in raw materials and additional materials by 20% and a decrease in selling prices by 10% which does not affect this business.Keywords: feasibility business, financial analysis, sensitivity analysis
Pengembangan Konsep Desain Kemasan Produk Handsanitizer dengan Pendekatan Kansei Engineering Delfitriani Delfitriani; Diki; Fina Uzwatania
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.616 KB) | DOI: 10.30997/jah.v8i1.4916

Abstract

Kemasan memiliki peran dalam meningkatkan minat konsumen terhadap pembelian produk. Desain kemasan yang sesuai dengan keinginan konsumen dapat diperoleh dari rancangan kemasan berdasarkan emosi dan perasaan konsumen. Hal ini dapat pula meningkatkan daya saing produk di pasaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen dan menentukan konsep desain visual produk handsanitizer dengan pendekatan Kansei engineering. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Term Frequency Inverse Document Frequency (TF-IDF) dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil pengidentifikasian kebutuhan konsumen terhadap produk handsanitizer diperoleh 25 kata kansei yang mewakili produk dan ekstraksi kata Kansei pada kemasan handsanitizer menggunakan metode PCA menunjukkan dua konsep desain yaitu Eye catching dan Praktis.
Perancangan Sistem Jaminan Halal Produk Hand Sanitizer Di PT. XYZ Agus Susanto; Aditia Ginantaka; Delfitriani Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.703 KB) | DOI: 10.30997/jah.v8i1.5284

Abstract

Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Undang-Undang Jaminan Produk Halal Nomor 33 Tahun 2014. Makanan, minuman, obat, kosmetika, dan barang gunaan yang masuk, beredar, dan dijual di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. PT. XYZ memproduksi barang gunaan hand sanitizer. Perusahaan ini belum memiliki dan menerapkan Sistem Jaminan Halal (HAS 23000). Penelitian ini bertujuan untuk menyusun, mengimplementasikan, dan mengevaluasi SJH di PT. XYZ. Metode penelitian menggunakan data kualitatif. Penyusunan kebijakan halal, penunjukan tim manajemen halal, matriks halal dan dokumen pendukung bahan, serta fasilitas produksi menggunakan metode deskriptif. Penyusunan SOP dalam bentuk diagram alir menggunakan Microsoft Visio. Implementasi SJH dilakukan sesuai Manual SJH yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen SJH yang disusun telah sesuai dengan proses bisnis perusahaan. Penerapan SJH juga telah diterapkan dengan baik. Seluruh karyawan lulus dalam evaluasi pelatihan SJH dengan post test. Evaluasi dengan diagnostic model, sistem traceability berada di level bawah. Evaluasi implementasi SJH ditemukan belum ada bukti pelatihan halal eksternal. Usulan perbaikan diberikan agar PT. XYZ memberikan pelatihan SJH secara berkala kepada karyawan, meningkatkan sistem traceability agar berada di level sedang, dan berpartisipasi dalam pelatihan halal yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI.
Perancangan Model Bisnis dengan Pendekatan Social Enterprises Sabun Cair Pencuci Tangan dengan Minyak Biji Mimba dan Minyak Atsiri Sereh: Business Model Design using a Social Enterprises Approach Handwashing Liquid Soap with Neem Seed Oil and Lemongrass Essential Oil Delfitriani Delfitriani; Fina Uzwatania; Gandung Wibatsu
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal Agroindustri Halal 8(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v8i2.4590

Abstract

Persaingan dalam pemasaran produk sabun mengharuskan para pemilik usaha memiliki keunggulan atau diferensiasi produk agar tetap diminati konsumen. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang model bisnis untuk sabun cair pencuci tangan dari minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh menggunakan kanvas model bisnis. Elemen penyusun kanvas model bisnis terdiri atas 9 elemen diataranya customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue stream, key resources, key activities, key partnerships, dan cost stuctures. Segmentasi pelangan dalam model bisnis ini yaitu masyarakat kalangan menengah ke atas serta masyarakat pengguna produk natural. Hal ini sesuai dengan proporsi nilai yang ditawarkan yaitu produk dengan tren back to nature. Produk ini aman digunakan karna bahan natural sebagai komposisi produk. Peran segmentasi yang mendukung sangat diperlukan dalam perancangan model bisnis agar produk dapat bersaing dan sesuai dengan keinginan konsumen terhadap produk sabun cair. Kanvas model bisnis dengan pendekatan social emterprises diharapkan memberikan nilai keberlanjutkan dalam usaha sabun cair berbahan baku minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh. Perancangan model bisnis social enterprises diperoleh berdasarkan hasil analisis kondisi saat ini dan analisis modifikasi elemen kunci kanvas model bisnis.
Pengembangan Konsep Desain Kemasan Produk Lealoe dengan Pendekatan Kansei Engineering Delfitriani, Delfitriani; Uzwatania, Fina; Maulana, Iqhfar; Ariyanto, Dodik
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Agroindustri Halal 9(2)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v9i2.7465

Abstract

Persaingan dalam pemasaran produk sabun mengharuskan para pemilik usaha memiliki keunggulan atau diferensiasi produk agar tetap diminati konsumen. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang model bisnis untuk sabun cair pencuci tangan dari minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh menggunakan kanvas model bisnis. Elemen penyusun kanvas model bisnis terdiri atas 9 elemen diataranya customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue stream, key resources, key activities, key partnerships, dan cost stuctures. Segmentasi pelangan dalam model bisnis ini yaitu masyarakat kalangan menengah ke atas serta masyarakat pengguna produk natural. Hal ini sesuai dengan proporsi nilai yang ditawarkan yaitu produk dengan tren back to nature. Produk ini aman digunakan karena bahan natural sebagai komposisi produk. Peran segmentasi yang mendukung sangat diperlukan dalam perancangan model bisnis agar produk dapat bersaing dan sesuai dengan keinginan konsumen terhadap produk sabun cair. Kanvas model bisnis dengan pendekatan social emterprises diharapkan memberikan nilai keberlanjutkan dalam usaha sabun cair berbahan baku minyak biji mimba dan minyak atsiri sereh. Perancangan model bisnis social enterprises diperoleh berdasarkan hasil analisis kondisi saat ini dan analisis modifikasi elemen kunci kanvas model bisnis.
Analisis Studi Kelayakan Usaha Briket Limbah Tongkol Jagung Delfitriani, Delfitriani; Dzulfiqar, Akram; Ariyanto, Dodik
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i2.12513

Abstract

The use of energy resources that are not environmentally friendly is a problem in Indonesia today. Briquettes are also the primary material because they are abundant, and the primary material has yet to be optimally utilized, including corn cobs. The purpose of this study is to analyze the economic feasibility of corn cob waste briquettes in this study using data analysis of technological technical aspects, financial feasibility analysis such as Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) and Benefit and Cost Ratio (B/C). The results showed that it takes 19,800 kg of corn cobs to produce charcoal, as much as 3,168 kg and 158.4 kg with tapioca starch adhesive material, as much as 5% of the total weight of charcoal powder, requiring four pieces of equipment, namely pyrolyzer machines, Hammer mills, Planetary mixers, and Tray dryers. Furthermore, the feasibility analysis of this corn cob briquette business was declared feasible with the four categories: Payback Period (PP) for 3.1319 years, Net Present Value (NPV) of Rp 28,129,336,212; IRR of 17.77%, and Net B/C of 1.55. The corn cob briquette agro-industry will remain profitable even if the production capacity decreases by 28% from the original capacity. The agro-industry can also still operate despite an 8% decrease in the selling price of briquettes and will remain profitable if raw materials increase by 17%.  
Pengembangan Bisnis Produk Manisan Pala Di Umkm My Sari Pala Dengan Pendekatan Metode Business Model Canvas Permana, Azi; Ma'ruf, Amar; Delfitriani, Delfitriani
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v10i3.10712

Abstract

The word business is often encountered by the general public and is often understood as an activity that one does to earn money and livelihood. Most people aspire to own their own business, and it is very satisfying to have a profitable business that consistently makes money every month. Every entrepreneur is responsible for business development, which requires insight, drive and originality. If every entrepreneur can successfully do this, there will be a great opportunity for small businesses to grow into medium or even large businesses. A company called My Sari Pala is engaged in the food and beverage sector. My Sari Pala makes nutmeg-based foods, which are available in six types: candied nutmeg, nutmeg drinks, nutmeg syrup, candied nutmeg, nutmeg tea, and nutmeg cookies. One of the most popular enterprise development techniques is the enterprise Model Canvas. Nine blocks of topics related to the company's activities form a business model known as the company's Model Canvas. Customer groups, value propositions, channels, customer connections, revenue streams, critical resources, critical activities, critical alliances, and cost structures form the nine building blocks. Comparing the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of a system is known as SWOT analysis. The internal and external strategic factors are put into a matrix known as the internal strategic factor matrix and internal strategic factor analysis summary. The external strategic factor matrix is also known as the External Strategic Factor Analysis Summary (EFAS).
Formulasi dan Karakteristik Sediaan Lotion dengan Variasi Konsentrasi Minyak Atsiri Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Rimadhani, Farras Fajria; Ma'ruf, Amar; Delfitriani, Delfitriani; Haris, Helmi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v11i2.18968

Abstract

Minyak atsiri jahe merah dapat digunakan sebagai bahan tambahan dalam komposisi lotion karena mengandung senyawa aktif seperti zingiberene, gingerol, dan shogaol yang memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, terapeutik, dan antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh penambahan minyak atsiri jahe merah terhadap sifat fisikokimia dan kontaminasi mikroba pada sediaan lotion berdasarkan SNI-16-4399-1996. Variasi konsentrasi minyak atsiri jahe merah pada 0%, 1%, 2%, dan 3% merupakan satu-satunya faktor dalam penelitian ini yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua kali ulangan dan uji hedonik menggunakan metode Friedman-Conover. Karakterisasi sediaan lotion meliputi parameter penampakan, pH, bobot jenis, viskositas, angka lempeng total, daya sebar, iritasi, dan uji hedonik. Hasil analisis menunjukkan tingkat konsentrasi minyak atsiri jahe merah yang berbeda memengaruhi penampakan, pH, angka lempeng total, serta daya sebar, namun tidak memengaruhi viskositas dan bobot jenis lotion. Berdasarkan uji hedonik, panelis cenderung lebih menyukai formulasi 1% berdasarkan aroma, tekstur, dan tingkat penyerapan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sediaan lotion dengan konsentrasi 1% minyak atsiri jahe merah merupakan formulasi terbaik.