Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Gas dalam Produksi dan Pemantauan Pangan: Kemajuan Terbaru dalam Target Gas Kimia Resisten Badrudin, Deni Ardhika; Fahira, Siti Aliza; Rabani, Titi Fania; Fauziyah, Annora Elfreda; Hastuti, Arti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 6 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i6.18995

Abstract

Abstrak dalam jurnal "Gases in Food Production and Monitoring: Recent Advances in Target Chemiresistive Gas Sensors" bahwa pertumbuhan populasi yang pesat telah meningkatkan permintaan untuk produksi makanan di berbagai sektor, termasuk pertanian, akuatik, dan pengolahan makanan. Gas digunakan dalam berbagai proses, mulai dari pengobatan hingga pengemasan, untuk meningkatkan kualitas dan keamanan makanan. Penulis menyoroti pentingnya sensor gas dalam teknologi makanan, terutama untuk mendeteksi gas-gas target seperti etilen, amonia, karbon dioksida, sulfur dioksida, dan etanol, yang berfungsi sebagai indikator kualitas makanan. Jurnal ini membahas kemajuan terbaru dalam pengembangan sensor gas, termasuk respons, sensitivitas, dan batas deteksi, serta menekankan minat yang lebih besar pada sensor heterostruktur yang beroperasi pada suhu rendah dan lapisan fleksibel.
Pemberdayaan UMKM Pedesaan Melalui INSEG (Innovative, Strategies for Local Economic Growth) Hastuti, Arti; Nurlela, Raden Siti; Firliandoko, Robby; Nursafa, Alsya; Arivianti, Anisyah; Amalia, Nadia; Fadilah, Ibnu
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2025): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v11i3.21778

Abstract

Pemberdayaan UMKM di pedesaan merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ekonomi lokal yang mandiri dan inklusif. Di Desa Sukamahi, pelaku usaha kecil menghadapi tiga tantangan utama: kurangnya akses modal, produk yang sederhana, serta strategi pemasaran yang masih terbatas. Untuk menjawab hal ini, program pengabdian masyarakat ini mengadopsi pendekatan INSEG (Innovative Strategies for Local Economic Growth), yang dirancang untuk membangun kapasitas nyata para pelaku UMKM dalam tiga bidang pengelolaan kapasitas aspek manajemen tata kelola usaha, proses produksi, dan pemasaran. Kegiatan dilaksanakan secara interaktif melalui pelatihan, pendampingan langsung proses produk dengan pemasaran, dan dilakukan pengukuran dampak kegiatan pengabdian ini dengan menggunakan instrumen evaluasi program sebelum (Pre-test) dan sesudah (Post-test) terhadap 20 peserta pelaku UMKM. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pemahaman pelaku UMKM di Desa Sukamahi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 50%. Temuan ini menunjukan bahwa program pendampingan yang dilaksanakan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas usaha, penguatan kompetensi manajemen melalui INSEG, Inovasi produk, dan pemasaran berbasis digital untuk mendorong UMKM Desa Sukamahi sebagai usaha masyarakat yang mampu berdaya saing.
Karakteristik Senyawa Bioaktif dan Profil Sensori Permen Keras Berbasis Tamarillo (Solanum betaceum cav) Hastuti, Arti; Nurhalimah, Siti; Siti Nurlaela, Raden; Sonia Irli, Sosa
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i2.25630

Abstract

Hard candy is a solid product made from sugar with or without the addition of sweeteners and other food additives. This study aims to diversify local food processing of hard candy making with the addition of tamarillo juice. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) with one factor, namely the amount of tamarillo juice with 4 treatment levels (0%, 10%, 15%, and 20%) with two replications. The chemical characteristics test of tamarillo juice hard candy was carried out including water content, ash content, and reducing sugar. Sensory and hedonic quality characteristic tests Determination of selected products aims to obtain hard candy products with the best treatment which will then be tested for saccharose and antioxidant activity. The addition of tamarillo juice concentration to hard candy affects water content, ash content and reducing sugar in all treatments. The sensory quality of the candy shows a color that tends to orange, sweet and sour taste, hard texture and a distinctive tamarillo aroma. The hedonic test showed that panelists liked the color, sweet taste, aroma and texture. Hard candy with the addition of the selected tamarillo juice concentration, namely the addition of tamarillo juice concentration of 10% with chemical test results of water content of 0.51%, ash content of 0.25% and reducing sugar of 8.90% which was then tested for saccharose and antioxidant activity. The results of the saccharose test were obtained at 64.56% and antioxidant activity was 1.388mg/L which is categorized as weak.
Karakteristik Senyawa Bioaktif dan Profil Sensori Permen Keras Berbasis Tamarillo (Solanum betaceum cav) Hastuti, Arti; Nurhalimah, Siti; Siti Nurlaela, Raden; Sonia Irli, Sosa
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 9, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v9i2.25630

Abstract

Hard candy is a solid product made from sugar with or without the addition of sweeteners and other food additives. This study aims to diversify local food processing of hard candy making with the addition of tamarillo juice. The experimental design used in this study was a completely randomized design (CRD) with one factor, namely the amount of tamarillo juice with 4 treatment levels (0%, 10%, 15%, and 20%) with two replications. The chemical characteristics test of tamarillo juice hard candy was carried out including water content, ash content, and reducing sugar. Sensory and hedonic quality characteristic tests Determination of selected products aims to obtain hard candy products with the best treatment which will then be tested for saccharose and antioxidant activity. The addition of tamarillo juice concentration to hard candy affects water content, ash content and reducing sugar in all treatments. The sensory quality of the candy shows a color that tends to orange, sweet and sour taste, hard texture and a distinctive tamarillo aroma. The hedonic test showed that panelists liked the color, sweet taste, aroma and texture. Hard candy with the addition of the selected tamarillo juice concentration, namely the addition of tamarillo juice concentration of 10% with chemical test results of water content of 0.51%, ash content of 0.25% and reducing sugar of 8.90% which was then tested for saccharose and antioxidant activity. The results of the saccharose test were obtained at 64.56% and antioxidant activity was 1.388mg/L which is categorized as weak.
Inovasi Brownies Daun Katuk (Sauropus Androgynus) dengan Substitusi Gula Semut Aren sebagai Camilan Sehat Bebas Gluten dan Rendah Gula Hastuti, Arti; Chandra, Calya Fahira; Asyah, Difa Nur; Aulia, Syifa Nur
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22083

Abstract

Kecenderungan masyarakat terhadap pangan sehat berbasis bahan alami mendorong pengembangan camilan fungsional yang rendah gula dan bebas gluten. Meskipun daun katuk (Sauropus androgynus) diketahui kaya senyawa bioaktif dan gula semut aren (Arenga pinnata) memiliki indeks glikemik rendah, pemanfaatan keduanya dalam produk modern masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan brownies daun katuk dengan substitusi gula semut aren sebagai alternatif camilan sehat berbahan lokal serta menilai tingkat penerimaan konsumen. Metode yang digunakan ialah eksperimen deskriptif melalui uji hedonik dan sensoris terhadap 31 panelis tidak terlatih. Penilaian dilakukan terhadap atribut warna, aroma, rasa, tekstur, dan aftertaste menggunakan skala hedonik 1–5. Hasil menunjukkan nilai rata-rata kesukaan 4,2 dengan kategori “suka”. Brownies memiliki warna cokelat tua menarik, aroma karamel lembut, rasa manis seimbang, serta tekstur lembut-padat khas brownies fudgy. Aftertaste sedikit pahit dari daun katuk masih dapat diterima, dan 58,1% panelis menyatakan suka terhadap produk ini. Penelitian ini masih terbatas pada jumlah panelis dan belum mencakup analisis kimia. Kombinasi daun katuk dan gula semut aren berpotensi dikembangkan sebagai camilan fungsional berbasis bahan lokal dengan cita rasa seimbang dan nilai gizi lebih baik.
Analisis Kasus Marshmallow Halal yang Mengandung Unsur Babi (Kajian Konsep Halal dan Tayyiban dalam Produk Pangan) Tiara, Salva; Hastuti, Arti
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 12 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i12.22135

Abstract

Konsep halal dan thayyib dalam islam merupakan prinsip utama yang membantu umat Muslim dalam memilih dan mengkonsumsi makanan. Halal berarti sesuai dengan syariat islam, sedangkan thayyib mencakup aspek kebersihan, kesehatan, dan keamanan produk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji produk marshmallow yang terbukti mengandung bahan babi serta menganalisis kegagalan sistem pengawasan dan sertifikat halal di indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kepustakaan dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka seperti buku dan jurnal. Data yang terkumpul kemudian digunakan untuk menganalisis makna halal dan thayyib dalam Al-Qur’an serta tafsir para ulama, serta mengevaluasi kelemahan dalam proses sertifikasi dan audit yang menyebabkan munculnya produk bermasalah dipasar. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kelemahan dalam pengawasan pasca-sertifikasi, kelemahan dalam proses verifikasi bahan baku yang sama terhadap produk yang beredar, serta kurangnya koordinasi antar lembaga terkait dalam melakukan verifikasi bahan baku yang sama terhadap produk yang disertifikasi halal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perlunya penguatan koordinasi antar lembaga sertifikasi, peningkatan edukasi konsumen, serta reformasi sistem jaminan produk halal agar benar-benar mencerminkan prinsip halal dan thayyib secara menyeluruh sehingga dapat menjaga kepercayaan masyarakat.