Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM PERBAIKAN GIZI DI GAMPONG COTGIREK KABUPATEN ACEH UTARA Putri, Annisa; Ainol Mardhiah; Cut Andyna; Zahari; Harinawati
ENLEKTURER: Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Enlecturer: Journal of Islamic Studies
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71036/ejis.v3i1.409

Abstract

Komunikasi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia untuk berinteraksi dalam lingkungan sosial, karena berperan dalam membentuk informasi, membangun kesepakatan, menjalin hubungan, dan mencapai berbagai tujuan. Permasalahan yang dihadapi kader Posyandu Dusun Tessa, Kecamatan Cot Girek, adalah rendahnya partisipasi masyarakat dalam mengikuti program perbaikan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang digunakan oleh kader Posyandu dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader menerapkan berbagai pola komunikasi, dengan fokus utama pada pola komunikasi lingkaran yang memungkinkan komunikasi dua arah antara kader, bidan desa, dan masyarakat secara setara. Strategi komunikasi yang digunakan mencakup diskusi kelompok, kunjungan rumah, pemanfaatan grup WhatsApp, dan pelibatan tokoh masyarakat. Kader tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk aktif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan Posyandu. Pendekatan berbasis budaya lokal yang diterapkan terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memperbaiki pola makan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pola komunikasi partisipatif dan kontekstual berbasis budaya lokal dapat meningkatkan keberhasilan program perbaikan gizi di tingkat masyarakat.
Konfirguasi Komunikasi Politik Pemerintah Kota Banda Aceh Dalam Menata Pemerintahan Madani Zahari; T. Faizin; Jafaruddin
ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies Vol. 3 No. 1 (2025): ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71036/ejcs.v3i1.407

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Konfigurasi komunikasi politik pemerintah dalam menata pemerintahan kota Banda Aceh Madani dan menganalisis Komitmen komunikasi politik walikota dalam membangun masyarakat kota Banda Aceh madani. Penelitian ini didesain penelitian kualitatif deskriptif. Informan kunci dalam kajian penelitian ini adalah walikota Banda Aceh, satuan kerja pemerintah daerah kota Banda Aceh dan masyarakat kota Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini teori struktur organisasi dan Teori Komunikasi Islam. Hasil temuan penelitian, Konfigrurasi komunikasi politik walikota dalam menata pemerintahan dilakukan dengan berbagai aktor politik dan pemangku kepentingan daerah kota Banda Aceh untuk mendapat dukungan politik serta dapat menjalankan fungsi eksekutif dan legislatif. Faktor pendukung komunikasi politik walikota adanya legalitas hukum, ekonomi, budaya masyarakat, keamanan. Komitmen komunikasi politik walikota dalam membangun masyarakat kota Banda Aceh madani mulai terbentuk. Komitmen politik walikota diataranya membangun syariat Islam secara kaffah, membangun tata kelola pemerintahan yang baik, membangun ekonomi kerakyatan, menumbuhkan masyarakat yang beriteletualitas, sehat dan sejahtera, yang menguasai berbagai ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya, membangun infrastruktur pariwisata yang Islami, meningkatkan partisipasi perempuan dalam ranah publik, dan perlindungan anak, membangun peran generasi muda sebagai kekuatan pembangunan. Adapun Saran perlu konfigurasi komunikasi dan komitmen komunikasi politik pemerintah kota Banda Aceh yang berkelanjutan dalam membangun masyarakat madani.
Analisis Konten Instagram @Erickthohir Sebagai Ketua Pssi Dalam Membangun Citra Tim Nasional Sepak Bola Indonesia Ardianysah, Farhan; Satria, Deddy; Arifin, Awaluddin; Anismar, Anismar; Zahari, Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11277

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan akun Instagram @erickthohir dalam membentuk citra positif Tim Nasional Sepak Bola Indonesia di ruang publik digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode dokumentasi, penelitian ini menganalisis konten-konten unggahan berupa foto, video, caption, simbol, dan tagar dalam periode tertentu. Analisis dilakukan melalui model pembentukan citra yang mencakup empat elemen utama: stimulus, kognisi, motivasi, dan sikap. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap konten tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, melainkan juga sebagai sarana komunikasi simbolik yang menggugah emosi publik. Identitas Timnas sebagai tim yang kuat, profesional, dan layak didukung diperkuat melalui narasi visual dan verbal yang konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial, khususnya Instagram, memiliki peran signifikan dalam strategi komunikasi citra, terutama dalam konteks penguatan reputasi institusi olahraga nasional.
Pengaruh Word Of Mouth Dalam Whatsapp Grup “Jual Beli Sekitar Universitas Malikussaleh” Terhadap Minat Mahasiswa Berdagang Kristanti, Dinda; Fazil, Muhammad; Zahari; Fitri, Dwi; Muchlis
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11279

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi telah memudahkan penyebaran informasi secara cepat, termasuk melalui platform whatsapp. Dalam grup whatsapp “Jual Beli Sekitar Universitas Malikussaleh”, komunikasi dari mulut ke mulut (word of mouth) menjadi salah satu cara utama promosi dan pertukaran informasi dagang. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengaruh word of mouth terhadap minat mahasiswa berdagang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh word of  mouth dalam whatsapp grup jual beli sekitar Unimal terhadap minat mahasiswa berdagang. Metode penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif. Responden dalam penelitian ini sebanyak 37 mahasiswa yang tergabung dalam grup whatsapp jual beli sekitar Unimal. Teknik pengumpulan data memakai google form yang dibagi melalui masing-masing responden. Hasil menunjukkan bahwa word of mouth memiliki pengaruh signifikan terhadap minat  mahasiswa berdagang dengan nilai koefisien determinasi R2 (Adjust R Square) menunjukkan nilai 88,2%. Hal ini berarti kontribusi variabel Word Of Mouth memberikan pengaruh terhadap variabel dependen Minat Berdagang Mahasiswa sebesar 88,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa Teori S-O-R relevan dalam menjelaskan tumbuhnya minat mahasiswa Unimal untuk berdagang di grup whatsapp jual beli. Word of Mouth berperan sebagai stimulus yang memengaruhi psikologis mahasiswa, mendorong minat dan rasa percaya diri untuk memulai usaha. Minat tersebut kemudian berkembang menjadi gaya hidup, di mana berdagang menjadi wadah kemandirian ekonomi dan pengembangan jiwa wirausaha sejak dini.
Edukasi Inovasi Teknologi Energi Hijau (Green Energie) Bagi Siswa SMK Di Kota Lhokseumawe Suryadi, Suryadi; Putra, M. Iqbal Adhya; Mursalin, Mursalin; Ali, Muhammad; Zahari, Zahari
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim global dan krisis energi mendorong perlunya transisi dari energi fosil menuju energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan. Edukasi mengenai inovasi teknologi energi hijau menjadi langkah strategis untuk membekali generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan tuntutan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di beberapa SMK di Kota Lhokseumawe pada bulan April hingga Agustus, dengan tujuan meningkatkan literasi energi hijau, keterampilan teknis, serta kreativitas siswa dalam merancang solusi berbasis energi terbarukan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan mencakup seminar, workshop, praktikum pembuatan prototipe sederhana (panel surya mini, turbin angin kecil, dan biodigester sederhana), kompetisi ide inovasi, serta pendampingan guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep energi hijau, yang tercermin dari peningkatan nilai pre-test sebesar 42% menjadi 84% pada post-test. Selain itu, sebagian besar siswa berhasil menyelesaikan prototipe sederhana dan menghasilkan ide inovasi yang aplikatif, seperti lampu jalan tenaga surya dan pompa air tenaga angin. Guru pendamping juga menyatakan minat untuk mengintegrasikan materi energi hijau ke dalam pembelajaran vokasi di sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memberikan manfaat nyata berupa peningkatan literasi, keterampilan praktis, dan kreativitas siswa SMK, serta mendukung upaya transisi energi dan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
Strategi Komunikasi Kantor Urusan Agama Dalam Sosialisasi Program Keagamaan Pada Masyarakat Kecamatan Medan Perjuangan Girsang, Khairina Nur; Muhammad Fazil; Muhammad Ali; Ainol Mardhiah; Zahari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11460

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi KUA Kecamatan Medan Perjuangan dalam Sosialisasi Program Keagamaan. KUA melaksanakan program bimbingan perkawinan, penyuluhan agama, dan pembinaan keluarga sakinah melalui strategi komunikasi persuasif, terencana, serta memanfaatkan media sosial dan pendekatan komunitas. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala seperti rendahnya partisipasi masyarakat yang masih menganggap KUA sebatas tempat pernikahan, keterbatasan waktu dan kesadaran, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta minimnya sumber daya manusia dan sarana komunikasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis strategi serta hambatan komunikasi KUA dalam sosialisasi program keagamaan dengan pendekatan kualitatif melalui teori manajemen strategi Fred R. David yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap perencanaan, program disusun terarah, partisipatif, dan berbasis data, meski terkendala sumber daya dan resistensi masyarakat. Pada pelaksanaan, KUA tidak hanya memberi layanan administratif tetapi juga mendorong pembinaan sosial, penguatan kelembagaan, serta pemanfaatan media digital. Evaluasi dilakukan untuk menilai kesesuaian tujuan, mengidentifikasi hambatan, dan merumuskan perbaikan. Hambatan utama adalah rendahnya literasi digital dan kurangnya inovasi komunikasi. Disarankan KUA memperkuat perencanaan berbasis kebutuhan, meningkatkan pemanfaatan media digital, memperkuat kolaborasi dengan tokoh agama, serta menghadirkan inovasi komunikasi yang kreatif dan interaktif.
Strategi Komunikasi Pustakawan Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe Utami, Annisa; Deddy Satria M; Cut Andyna; Zahari; Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12892

Abstract

Penelitian ini berjudul "Strategi Komunikasi Pustakawan dalam meningkatkan literasi membaca di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh pustakawan dan hambatan yang terjadi dalam meningkatkan literasi membaca di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe. Literasi membaca merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, dan pustakawan memiliki peran strategis sebagai fasilitator literasi. Metode penelitian yag digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pustakawan, observasi langsung terhadap kegiatan perpustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan menerapkan berbagai strategi komunikasi interpersonal dan kelompok, seperti pendekatan persuasif, edukatif, serta penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan edukasi literasi. Selain itu, strategi komunikasi pustakawan ini juga menggunakan teori difusi inovasi. Sehingga, pustakawan juga menginisiasi program-program inovasi yang kreatif seperti layanan perpustakaan keliling, pojok baca digital, seminar literasi dan workshop, program inklusi sosial, serta digitalisasi dan koleksi digital untuk menarik minat pengunjung, khususnya generasi muda. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi ini meliputi dukungan dari pemerintah daerah dan ketersediaan fasilitas perpustakaan, sementara kendalanya meliputi rendahnya minat baca masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia serta keterbatasan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang tepat dan adaptif sangat penting dalam membangun budaya literasi di masyarakat khususnya masyarakat Kota Lhokseumawe
Analisis Komunikasi antar Budaya Mahasiswa Papua dengan Masyarakat Kota Lhokseumawe Mubarroq, Raveal; Masriadi, Masriadi; Muchlis, Muchlis; Zahari, Zahari
Aceh Anthropological Journal Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Department of Anthropology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aaj.v9i2.22875

Abstract

This study explores the dynamics of intercultural communication among Papuan students in Lhokseumawe, Aceh, a region where two contrasting cultural systems meet: the egalitarian and expressive Papuan culture and the Islamic-based Acehnese social order. Employing a qualitative approach through interviews and participant observation with seven informants, the research applies Young Yun Kim’s Integrative Theory of Cross-Cultural Adaptation to analyze stages of adjustment experienced by the students. Findings reveal a gradual intercultural communication process encompassing four major phases: culture shock, initial adjustment, active adaptation, and integration. The most salient barriers involve linguistic gaps, dress norms, and differing perceptions of religious values. Nevertheless, local peers and the academic environment play a crucial role in facilitating smoother adaptation. The Papuan students demonstrate a strong adaptive capacity, integrating local norms while preserving their cultural identity. The study highlights that successful intercultural communication in religiously governed contexts like Aceh depends largely on mutual empathy, openness, and sustained social support. Abstrak: Penelitian ini menelaah dinamika komunikasi antarbudaya mahasiswa Papua di Kota Lhokseumawe, Aceh, dalam konteks pertemuan dua sistem nilai yang berbeda: budaya Papua yang egaliter dan ekspresif dengan budaya Aceh yang berlandaskan Syariat Islam dan norma sosial yang ketat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap tujuh informan, penelitian ini mengkaji tahapan adaptasi yang dialami mahasiswa Papua berdasarkan teori Integrative Cross-Cultural Adaptation dari Young Yun Kim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi lintas budaya berlangsung secara bertahap melalui empat fase utama: culture shock, penyesuaian awal, adaptasi aktif, dan integrasi. Hambatan utama muncul pada perbedaan bahasa, cara berpakaian, serta persepsi terhadap norma agama, namun interaksi dengan teman lokal dan lingkungan kampus berperan signifikan dalam mempercepat proses adaptasi. Mahasiswa Papua menunjukkan kemampuan adaptif yang tinggi dengan menginternalisasi nilai lokal tanpa kehilangan identitas budaya asal. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi antarbudaya di wilayah berkarakter religius seperti Aceh sangat dipengaruhi oleh empati, keterbukaan, dan dukungan sosial lintas kelompok.
Implementasi Budaya dan Etika Digital Kalangan Konten Kreator dan Pemuda di Gampoeng Lancang Garam Kota Lhokseumawe Hasan, Kamaruddin; Sambo, Masriadi; Jafaruddin, Jafaruddin; Muchlis, Muchlis; Arifin, Awaludin; Zahari, Zahari; Amal, Riski
Jurnal Vokasi Vol 9, No 3 (2025): November
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i3.8233

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta menumbuhkan pemahaman tentang budaya dan etika digital di kalangan konten kreator dan pemuda di Gampoeng Lancang Garam, Kota Lhokseumawe. Saat ini pemuda sebagai pengguna aktif media sosial memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem digital yang beretika dan berbudaya luhur merujuk pada nilai lokal (Aceh) dan nilai-nilai keislaman. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian melaksanakan serangkaian sosialisasi, pelatihan, dan diskusi interaktif mengenai penggunaan media digital secara bijak, pembuatan konten positif, serta penerapan nilai-nilai budaya lokal dalam aktivitas digital. Kegiatan ini melibatkan beberapa pihak sebagai narasumber utama yang berasal dari kalangan akademisi dan praktisi digital. Sementara itu, peserta berasal dari masyarakat Gampong Lancang Garam. Kegiatan ini dilakukan ke dalam tiga tahapan utama; pertama, pre-test kegiatan, bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan sementara peserta, kedua, kegiatan pelatihan, dan ketiga post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta terhadap pentingnya etika serta tanggung jawab dalam bermedia digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berbudaya di ruang digital
Strategi Komunikasi Puskesmas Muara Satu Lhokseumawe Dalam Pencegahan HIV Adetia; Muhammad Ali; Cut Andyna; Zahari; Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13840

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Puskesmas Muara Lhokseumawe Dalam Pencegahan HIV. HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan komprehensif, termasuk melalui strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah perilaku masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan petugas kesehatan Puskesmas Muara Lhokseumawe, observasi kegiatan komunikasi kesehatan, dan analisis dokumen program pencegahan HIV. Informan penelitian terdiri dari kepala puskesmas, petugas promosi kesehatan, dan tenaga medis yang terlibat langsung dalam program pencegahan HIV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puskesmas Muara Lhokseumawe menerapkan strategi komunikasi multi-channel yang meliputi komunikasi interpersonal melalui konseling individual, komunikasi kelompok melalui penyuluhan dan diskusi terfokus, serta komunikasi massa melalui media cetak dan digital. Strategi komunikasi yang diterapkan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan kelompok rentan sebagai mitra dalam penyebarluasan informasi pencegahan HIV. Puskesmas juga mengembangkan pesan komunikasi yang disesuaikan dengan karakteristik sosial budaya masyarakat Aceh, dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama dan norma lokal. Temuan penelitian mengidentifikasi beberapa tantangan dalam implementasi strategi komunikasi, antara lain stigma masyarakat terhadap HIV/AIDS, keterbatasan sumber daya manusia, dan kendala geografis wilayah kerja puskesmas.