Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Agresivitas Verbal Pada Siswa SMP X Di Samarinda Nabila, Nur Qurratul; Suhesty, Aulia
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Februari 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i01.1242

Abstract

Kontrol diri merupakan salah satu faktor internal individu yang mempengaruhi perilaku agresivitas verbal remaja.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri dengan agresivitas verbal pada siswa SMP X di Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi Pearson Product Moment. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala kontrol diri dan skala agresivitas verbal berbasis Likert. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kontrol diri dan agresivitas verbal, di mana semakin tinggi kontrol diri siswa, semakin rendah tingkat agresivitas verbal yang ditunjukkan. Penelitian ini menekankan pentingnya upaya pengembangan kontrol diri pada siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan positif.
Hubungan Fatherless dengan Kenakalan Remaja pada Remaja Laki-Laki Febrianty, Brelin; Suhesty, Aulia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan fatherless dengan kenakalan remaja pada remaja laki-laki. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 100 remaja laki-laki dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala kenakalan remaja dan fatherless. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan bantuan program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 25.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara fatherless dengan kenakalan remaja pada remaja laki-laki dengan nilai r hitung = 0.039 < r tabel = 0.197 dengan signifikansi sebesar 0.703 > 0.050 artinya tidak terdapat hubungan dengan kategori sangat rendah dan tidak signifikan antara kenakalan remaja dengan fatherless pada remaja laki-laki.
Trapped in the Virtual World: Excessive and Lonely Watching of Parasocial Interactions Among College Students Aulia, Shalsha Anjani Putri; Suhesty, Aulia
JHSS (JOURNAL OF HUMANITIES AND SOCIAL STUDIES) Vol 9, No 1 (2025): Journal of Humanities and Social Studies
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jhss.v9i1.11707

Abstract

This study aims to determine the influence of excessive viewing and loneliness on parasocial interactions. This study uses a quantitative approach. The subjects of the study were 84 students of the Faculty of Dentistry Mulawarman who were selected using probability sampling techniques. The data collection methods used were the overviewing scale, the loneliness scale, and the parasocial interaction scale. The data analysis technique used is multiple linear regression. The collected data was analyzed with the help of the Statistical Package For Social Science (SPSS) version 21.0 for windows program. The results showed that: (1) there was an effect of the intensity of excessive watching use and loneliness on parasocial interaction with a value of F count = 93.459 F table = 3.11 and a P value = 0.000 and had an influence contribution (R2) of 69.8%. (2) there was a significant effect between excessive menonots and social interactions with the value of the beta coefficient (β) = 0.788, t count = 12.694 t table = 1.989 and p = 0.000 (p 0.005). (3) Then in loneliness with parasocial interactions, it shows t count t table which means that there is a significant influence with the value of the beta coefficient (β) = -0.171, t count = -2.754 t table = 1.989 and p = 0.007 (p 0.05). Further research may explore other factors that influence parasocial interactions, such as media type, intensity of social media use, or demographic characteristics. 
Internal Locus of Control dengan Kematangan Karier pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Mulawarman Hartia Adinda Tamara Putri; Aulia Suhesty
IDEA: Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 1 (2025): IDEA: Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/idea.v9i1.9108

Abstract

Final-year students often have difficulty achieving career maturity due to a lack of mature career planning which also affects career decision-making. Many final-year students have not planned their careers properly. This study aims to determine the relationship between internal locus of control and career maturity in final-year students at Mulawarman University. The research method used is quantitative with a correlational approach. The sample used was 120 final-year students. The data collection method in this study used a Likert-type scale consisting of two scales, namely the career maturity scale and the internal locus of control scale. Validity and reliability tests were carried out on both scales. The analysis technique used was the Pearson Product Moment correlation and previously descriptive testing and assumption tests were carried out in the form of normality tests and linearity tests. The study results showed a strong and significant relationship between career maturity and internal locus of control in final-year students at Mulawarman University.
Character Education in the Book of Hikam and Its Relevance to National Character Education Program in Indonesia Suhesty, Aulia; Rahayu, Diah; Lyona, Annisa; Hussain, Sajjad
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 26, No 2 (2022): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v26i2.3771

Abstract

The aim of this study is to explain the concept of character education contained in the book of Hikam and its relevance to Indonesia's national character education program. This research was a library study that employed the content analysis technique. The data collection method was the documentation technique. The findings of this study indicate that the concept of character education in the book of Hikam emphasizes religious character education. This approach focuses on uluhiyyah (divinity), suggesting that humans should align all their life activities with God by spreading goodness in all circumstances. The closer and more obedient a person is to God, the more character and noble that person would be. This religious education is an exercise (riyadhah) and sincerity (mujahadah) that is well organized and systematic and carried out by an educator to shape a pious personality in a student, both physically and spiritually. The concept of religious character refers to faith, honesty, piety, sincerity, and patience. Religious character teaches human being to become a person with character and responsibility. The character education values in the book of Hikam strengthen Indonesia's national character education program. In Sheikh Ibn Atha'illah's view, the character education strategy are divided into two stages: planting and spreading. Religious education is very relevant to the national character education strategy, such as intervention (instilling character in students) and habituation (instilling character through the environment). Studi ini bertujuan menjelaskan konsep pendidikan karakter yang ada dalam kitab Sufi Hikam serta relevansinya terhadap program nasional pendidikan karakter yang ada di Indonesia. Penelitian ini adalah library research yang mengunakan teknik content analisa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Temuan dalam penelitian ini adalah konsep pendidikan karakter yang ada pada kitab sufi Hikam adalah pendidikan karakter religious yang mengacu pada karakter uluhiyyah (ketuhanan), yakni manusia harus mengorientasikan segala aktivitas kehidupanya kepada tuhan dengan menyebarkan kebaikan dimana saja berada. Semakin dekat dan taat seseorang kepada tuhanya maka orang tersebut akan semakin berkarakter dan berakhlak mulia. Pendidikan religius ini merupakan suatu latihan (riyadhah) dan kesungguhan (mujahadah) yang terencana dan sistematis, serta dilakukan oleh seorang pendidik untuk membentuk kepribadian yang shaleh pada seorang anak didik baik dari segi jasmani maupun rohaninya. Konsep karakter religius ini mengacu pada nilai-nilai keimanan, kejujuran, ketakwaan, keikhlasan dan kesabaran. Kitab Hikam mendidik seorang manusia menjadi pribadi yang berkarakter dan bertangung jawab. Nilai-nilai pendidikan karakter pada kitab Hikam menguatkan program nasional pendidikan karakter di Indonesia. Strategi pendidikan karakter dalam pandangan Syeikh Ibnu Atha’illah dibagi dalam dua tahap, yaitu proses penanaman dan penyebaran. Hal ini sangat relevan dengan strategi pendidikan karakter nasional, yaitu intervensi (penanaman karakter pada diri peserta didik), dan habituasi (penanaman karakter melalui lingkungan).
KECEMASAN AKADEMIK PADA MAHASISWA DITINJAU DARI IMPOSTOR SYNDROME DAN KETANGUHAN AKADEMIK Firnando, Jefri; Suhesty, Aulia
Edukasi: Jurnal Pendidikan Vol 22 No 2 (2024): Edukasi: Jurnal Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/edukasi.v22i2.7509

Abstract

Tekanan akademik yang dialami mahasiswa sering memicu kecemasan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara impostor syndrome dan ketangguhan akademik terhadap kecemasan akademik. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel terdiri dari 100 mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UINSI Samarinda angkatan 2021, dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria kecemasan kategori sedang hingga tinggi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang mengukur kecemasan akademik, impostor syndrome, dan ketangguhan akademik. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara impostor syndrome dan ketangguhan akademik secara simultan (F = 2,165, R² = 0,077, p = 0,208) maupun parsial terhadap kecemasan akademik (β = 0,269, t = 2,120, p = 0,078; β = 0,004, t = 2,288, p = 0,979). Penelitian merekomendasikan eksplorasi variabel lain, seperti self-efficacy dan dukungan sosial, untuk menurunkan kecemasan akademik.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL GURU DENGAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI (MTsN) Muhibbah , Nurul; Suhesty, Aulia
MADINASIKA Vol 6 No 2 (2025): MADINASIKA-APRIL (In Press)
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v6i2.13617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial guru dengan minat belajar matematika pada siswa MTsN. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 100 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Samarinda yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan skala dukungan sosial guru dan skala minat belajar. Sedangkan, teknik analisis data yang digunakan adalah program Statistical Package for Social Science (SPSS) versi 25.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat hubungan yang rendah secara positif antara dukungan sosial guru dengan minat belajar matematika. Hal ini dilihat dari hasil r hitung > r tabel = 0.256 > 0.197, dan p = 0.000 < 0.05, yang berarti bahwa hipotesis diterima. Artinya, terdapat hubungan yang rendah antara dukungan sosial guru dengan minat belajar matematika pada siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri Samarinda.
Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Kecemasan Berbicara di Depan Umum Pada Remaja Korban Bullying Aleeya, Alyfa; Suhesty, Aulia
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Mei 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i02.1394

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan fenomena kecemasan berbicara di depan umum pada remaja korban perundungan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif, bermaksud mengidentifikasi hubungan antara dukungan sosial dan kecemasan berbicara di depan umum pada remaja korban perundungan. Subjek penelitian terdiri dari 100 remaja yang menjadi korban perundungan, yang berusia 15 hingga 17 tahun, yang diambil melalui teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan model skala likert yaitu skala kecemasan berbicara di depan umum dan dukungan sosial. Data dikumpulkan menggunakan skala likert yang mencakup skala kecemasan berbicara di depan umum dan dukungan sosial. Analisis statistik memakai metode korelasi product moment. Hasil analisis menunjukkan nilai koedisien korelasi r = 0.524 dan p = 0.000 p < 0,05 (signifikan) artinya terdapat hubungan korelasi yang sedang antara dukungan sosial dan kecemasan berbicara di depan umum pada remaja korban perundungan.
K-Drama Excessive Watching Behavior and Loneliness of Parasocial Interaction in College Students Saptari, Saptari; Suhesty, Aulia; Rasyid, Miranti; Handayani, Nanik
Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI) JISI: Vol. 5, No. 2 (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jisi.v5i2.41716

Abstract

Abstract. The emergence of the Korean Wave, encompassing K-dramas and K-pop, has garnered significant interest, particularly among college students. This research investigates how excessive viewing and feelings of loneliness impact social interactions. Utilizing a quantitative research design, the study involved 83 students from the Faculty of Social and Political Sciences at X University, selected through probability sampling methods. Data collection methods included scales measuring parasocial interactions, excessive viewing habits, and loneliness levels. The analysis employed multiple linear regression techniques. Key findings indicate that: (1) excessive viewing and loneliness significantly affect parasocial interactions, with an F-value of 3.992 exceeding the F-table value of 3.18 and a p-value of 0.001, contributing an influence of 42.1% (R²); (2) excessive viewing positively correlates with parasocial interactions, shown by a beta coefficient (β) of 0.377, a t-value of 2.071 surpassing the t-table value of 2.008, and a p-value of 0.044 (p < 0.05); (3) however, loneliness does not significantly impact parasocial interactions, evidenced by a beta coefficient (β) of 0.156, a count of 0.156.859 falling below the t-table value of 2.008, and a p-value of 0.395 (p < 0.05). Keywords: Social interaction, excessive watching, loneliness. Abstrak. Perkembangan fenomena Korean Wave, yang mencakup K-Drama dan musik K-Pop, telah menarik perhatian yang luas, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak dari menonton secara berlebihan dan perasaan kesepian terhadap interaksi parasosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian terdiri dari 83 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas X yang dipilih melalui teknik probability sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala untuk mengukur interaksi parasosial, tingkat menonton berlebihan, dan kesepian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh signifikan antara menonton berlebihan dan kesepian terhadap interaksi parasosial, dengan nilai F hitung sebesar 3.992 yang lebih besar dari F tabel 3.18 dan nilai p sebesar 0.001, serta kontribusi pengaruh (R²) mencapai 42.1%; (2) terdapat pengaruh positif yang signifikan dari menonton berlebihan terhadap interaksi parasosial dengan nilai koefisien beta (β) sebesar 0.377, t hitung 2.071 lebih besar dari t tabel 2.008, dan nilai p sebesar 0.044 (p < 0.05); (3) tidak ditemukan pengaruh signifikan dari kesepian terhadap interaksi parasosial dengan nilai koefisien beta (β) sebesar 0.156, t hitung 0.859 lebih kecil dari t tabel 2.008, dan nilai p sebesar 0.395 (p < 0.05).Kata Kunci: Interaksi parasosial, menonton berlebihan, kesepian.
Fear of Missing Out dan Narsisme: Faktor Pendorong Adiksi Instagram di Kalangan Mahasiswa Kholisah, Nur; Suhesty, Aulia
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/ganaya.v8i2.4068

Abstract

The advancement of internet technology and social media, particularly Instagram, has significantly impacted students' lives, with Fear of Missing Out (FoMO) and narcissism suspected as driving factors behind Instagram addiction. This research seeks to assess the impact of fear of missing out and narcissism on Instagram addiction among university students using a quantitative approach with multiple linear regression analysis. This research included 75 students from the Faculty of Cultural Sciences at Mulawarman University, recruited by purposive sampling. The used data gathering techniques included the instagram addiction scale, fear of missing out scale, and narcissism scale. The used data analysis method was multiple linear regression. The findings indicate that FoMO and narcissism significantly influence Instagram addiction, contributing 79.1% to the variance, with FoMO having a beta coefficient (β) of 0.372 and narcissism 0.555. Thus, FoMO and narcissism are significant factors driving Instagram addiction among students, negatively affecting their academic and social lives.
Co-Authors Abdul Syahrani Adheline, Nofrilia Getza Aditya, Muhammad Rizky Adriansyah, Muhammad Ali Agus Ferdinand Agus Setiaji Ahmad Fadli Ahmad Humaidi Al-Muti’ah, Bahjatul Khasna Alaydrus, Anwar Aleeya, Alyfa Alin Nisa Andryani Alya, Adinda Anang Arief Abdillah Annisa Lyona Astuty, Helda Azmy Aulia Ramdani Aulia, Shalsha Anjani Putri Ayu Wardana Ayusha Adhikarapandita Azmi, Siti Nur Basuki, Zafira Noor Chung, Natasha Devi Andriyan Subakti Dewandari, Bintang Prastya Dhea Silfina Dwitama, Andra Riyandi Eirene Fera Natasia Eko Wahyu Erika Yohana Pakpahan Fajar Apriani Febrianty, Brelin Firjatullah, Firjatullah Firnando, Jefri Handayani, Nanik Happy Nugroho Hartia Adinda Tamara Putri Heriyadi Heriyadi Heriyadi, Heriyadi Hilmi Rifa Nurrahman Hussain, Sajjad Khairun Nisa Kholisah, Nur Latisi, Mega Puspita Lubis, Hairani Lyona, Annisa Machlend Scordya Novdiriyanto Mahesa Diaz Wibisono Meirinja Raudatul Jannah Milalia Rizqi Aulia Miranti Rasyid Miranti Rasyid Muhibbah , Nurul Nabila, Nur Qurratul Nadia Annabila Nanik Handayani Nikmatul Hidayati Solikhatin Nur Najiba Indayani Nurdin, Nurafifah Nurina Rahma Nurwijayanti Pramesti, Shinta Aprillia Prihatin, Julia Tri Rejeki Putrawan, Maldy Putri Putri Rabiatul Adhawiyah Rahayu, Diah Rahman Saleh Prayuga Ramadhani, Ayunda Resma Yuvita Sari Revi Maulania Wahyudi Ridha Wahyuni, Ridha Rifayanti, Rina Rini Fitriani Permatasari Rizky Amalia Rusmiati, Emmy Saptari, Saptari Sofia, Lisda Theresia Dwi Uli Tia Fahrina Aulia Usifah Dwi Syahrani Wanda Glory Silalahi Wanda, Achmad Wardani, Riska Yogie Kurnia Sandy Yolanda Sonia Cindy Putri Yustifah, Syarifah Zafira Noor Basuki