Claim Missing Document
Check
Articles

Mengembangkan Kreativitas Melalui Daun Bengkuang Suhesty, Aulia; Jannah, Meirinja Raudatul; Wahyudi, Revi Maulania; Pakpahan, Erika Yohana; Rahma, Nurina
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 5, No 1 (2016): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v5i1.2280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan kreativitas pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda setelah diberikan pelatihan membuat kerajinan dari daun bengkuang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Sample penelitian ini adalah mahasiswa yang memiliki tingkat kreativitas yang sedang di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda sebanyak 30 orang. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik yaitu Uji t dengan menggunakan bantuan program komputer SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 20.0 for windows. Dari hasil penghitungan SPSS didapat berdasarkan hasil pengujian Uji t menunjukkan adanya peningkatan tingkat kreativitas pada subjek mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda setelah diberikan pelatihan kerajinan dari daun bengkuang berupa seraung. Dari hasil analisis data pre-test dan post test dengan uji paired t-Test didapatkan hasil t hitung = -3,424 (< t tabel = 2,145) dengan ? = 0,004 (? < 0,05). Sedangkan pada post test dan follow up didapatkan t hitung = -2,155 (> t tabel = 2,145) dengan ? = 0,049 (? < 0.05).
Bagaimana Kaitan Kecemasan Komunikasi Pada Korban Perundungan dengan Dukungan Sosial Chung, Natasha; Rifayanti, Rina; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.8454

Abstract

There are a lot of impacts of bullying, one of the impact is communication apprehension, which had a long term effect on victims in socializing on vary situations. This study aimed to determine how social support related to overcome communication apprehension on bullying victims. This research used quantitative approach with subject that consist of 106 samples using the purposive sampling technique. Data collection method used is Personal Report of Communication Apprehension 24 Version (PRCA-24) and 2-Way Social Support Scale (2-Way SSS). Research data was analyzed with Kendall’s Tau test. The result showed that there is negative and significant correlation between social support and communication apprehension on bullying victims by the calculated of r value = -0.683 and p value = 0.000 < 0.0. In conclusion, there is correlation between social support and communication apprehension on bullying victims. This means that the higher the social support, the lower the communication anxiety, and vice versa.Salah satu dampak dari perundungan adalah adanya kecemasan komunikasi yang berefek jangka panjang pada korban dalam bersosialisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dukungan social berhubungan dalam mengatasi kecemasan komunikasi pada korban perundungan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan sampel penelitian sebanyak 106 sampel usia 12-18 tahun dengan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian yaitu PRCA-24 dan 2-Way SSS dengan reliabilitas variabel bebas sebesar 0.949 dan variabel terikat sebesar 0.918. Teknik analisa data menggunakan uji korelasi Kendall’s Tau_b dengan nilai r hitung = -0.683 dan p = 0.000 < 0.05. Hasil perhitungan menunjukkan adanya hubungan negatif dukungan sosial dengan kecemasan komunikasi pada korban perundungan. Artinya semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin rendah kecemasan komunikasi, begitu pun sebaliknya.
Learning Motivation in Students in Online Lectures Reviewed from Social Support Astuty, Helda Azmy; Rasyid, Miranti; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 11, No 2 (2023): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v11i2.9251

Abstract

In the online classroom, students were often faced with different learning challenges than before, so this requires a higher learning motivation compared to studying in the class. One of the biggest challenges faced by students during the online learning period is limited interaction, so they only rely on the internet network to complete assignments. Because of limited interaction, students find it difficult to carry out discussions and learning that is less understandable, so this causes them to be less motivated in learning. This study aims to determine the relationship between social support and learning motivation in students in online lectures. This research method used a quantitative approach. The subjects in this study were 100 students of the Faculty of Social and Political Sciences, Mulawarman University class 2018, 2019, 2020, 2021 who were selected using simple random sampling technique. The data collection method used is the scale of social support and learning motivation. The data analysis technique used is the Product Moment correlation statistical test. The results showed that there was a significant relationship between social support and learning motivation in students in online lectures with a calculated r value of 0.720 > r table 0.197 and a sig value of 0.000 (p < 0.05) which indicates that there is a relationship. That is, the higher the social support, the higher the learning motivation, on the contrary, the lower the social support, the lower the learning motivation for students in online lectures.Dalam mengikuti perkuliahan daring, mahasiswa seringkali dihadapkan pada tantangan belajar yang berbeda dari sebelumnya, sehingga hal ini memerlukan adanya motivasi belajar yang lebih tinggi dibandingkan perkuliahan luring. Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh mahasiswa di masa pembelajaran daring adalah interaksi yang terbatas, sehingga hanya mengandalkan jaringan internet dalam menyelesaikan tugas-tugas. Dengan interaksi yang terbatas, mahasiswa sulit melakukan diskusi dan pembelajaran yang kurang bisa dipahami, sehingga hal ini menyebabkan mereka kurang termotivasi dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial terhadap motivasi belajar pada mahasiswa dalam perkuliahan daring. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 100 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman angkatan 2018, 2019, 2020, 2021 yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan skala dukungan sosial dan motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan motivasi belajar pada mahasiswa dalam perkuliahan daring dengan nilai r hitung 0.720 > r tabel 0.197 dan nilai sig 0.000 (p < 0.05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial, maka semakin tinggi motivasi belajar, sebaliknya jika semakin rendah dukungan sosial, maka semakin rendah motivasi belajar motivasi belajar pada mahasiswa dalam perkuliahan daring.
Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Efikasi Diri Terhadap Prokrastinasi Pengerjaan Skripsi Rusmiati, Emmy; Lubis, Hairani; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7175

Abstract

This study aimed to determine the impact of intensity using social media and self-efficacy towards procrastination in working on thesis in students of psychology at Mulawarman University. This study used quantitative approach. Research subjects consist of 50 psychology students that chosen using purposive sampling technique. Data collection method used in the procrastination scale in working on the thesis, intensity using social media and self-efficacy. Research data analyzed with multiple linear regression by the program Statistical Package for Social Science (SPSS) 20.0 for Windows. The results showed that: (1) there was positive impact of intensity using social media and self-efficacy toward procrastination in working on thesis with F value = 45.714, R2= 0.660, p = 0.000; (2) there was positive impact of intensity using social media on procrastination in working on thesis with beta coefficient = 0.523, and t = 5.300 and p value = 0.000; (3) there was negative impact of self-efficacy on procrastination in working on thesis with beta coefficient = -0.410, t = -4.152 and p value = 0.000. Contribution of intensity using social media and self-efficacy to the procrastination in working on thesis in student of psychology at Mulawarman University amounted to 66 percent. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunan media sosial dan efikasi diri terhadap prokrastinasi pengerjaan skripsi pada mahasiswa program studi psikologi Universitas Mulawarman Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah 50 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala prokrastinasi pengerjaan skripsi, intensitas penggunaan media sosial, dan efikasi diri. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji regresi linear berganda dengan bantuan program Statistical package For Social Sciences (SPSS) 20.00 for windows. Hasil dari penelitian ini menjukkan bahwa (1) ada pengaruh intensitas penggunaan media sosial dan efikasi diri terhadap prokrastinasi pengerjaan skripsi yaitu dengan nilai F = 45.714, R2= 0.660, dan p = 0.000; (2) ada pengaruh intensitas penggunaan media sosial terhadap prokrastinasi pengerjaan skripsi dengan nilai beta = 0.523, t = 5.300, dan p =0.000; (3) ada pengaruh efikasi diri terhadap prokrastinasi pengerjaan skripsi dengan nilai beta = -0.410, t = -4.152, dan p = 0.000. Kontribusi intensitas penggunaan media sosial dan efikasi diri dengan prokrastinasi pengerjaan skripsi pada mahasiswa program studi psikologi Universitas Mulawarman Samarinda adalah sebesar 66 persen.
Penyesuaian Akademik Pada Pembelajaran Daring Ditinjau dari Efikasi Diri Nisa, Khairun; Rasyid, Miranti; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 4 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i4.8738

Abstract

This study aims to determine the relationship between self-efficacy and academic adjustment of students during online learning. This study uses a quantitative approach. The subjects in this study were 290 students who took part in online learning in the city of Samarinda who were selected using a simple random sampling technique. The data collection method used is the self-efficacy scale and academic adjustment scale. The data analysis technique uses a non-parametric correlation test of Kendall's Tau_b. The results show that there is a positive and significant relationship between self-efficacy and academic adjustment in students during online learning with an r-count value of 0.365 > r table 0.115 and a sig value of 0.000 (p <0.05). That is, the higher the self-efficacy, the higher the academic adjustment of students during online learning. Conversely, the lower the self-efficacy of students, the lower the academic adjustment of students during online learning. Self-efficacy contributes 36.5% to academic adjustment, while 63.5% of academic adjustment experienced by students is influenced by other variables not examined in this study.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan penyesuaian akademik pada siswa selama pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu 290 siswa yang mengikuti pembelajaran daring di kota Samarinda yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala efikasi diri dan skala penyesuaian akademik. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi non parametrik Kendall’s Tau_b. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dengan penyesuaian akademik pada siswa selama pembelajaran daring dengan nilai r hitung 0.365 > r tabel 0.115 dan nilai sig 0.000 (p < 0.05). Artinya, semakin tinggi efikasi diri maka semakin tinggi pula penyesuaian akademik pada siswa selama pembelajaran daring. Sebaliknya semakin rendah efikasi diri pada siswa maka semakin rendah pula penyesuaian akademik pada siswa selama pembelajaran daring. Efikasi diri memberikan kontribusi pengaruh sebesar 36.5% terhadap penyesuaian akademik, sedangkan 63.5% penyesuaian akademik yang dialami siswa dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
Hubungan Religiusitas Dengan Resiliensi Individu Dalam Keluarga Pada Penyintas Covid-19 Di Kota Balikpapan Yustifah, Syarifah; Adriansyah, Muhammad Ali; Suhesty, Aulia
Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10, No 1 (2022): Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikoborneo.v10i1.7219

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a major impact on family members in East Kalimantan, especially the city of Balikpapan with the highest number of positive Covid-19 cases. Family resilience can be formed through high religiosity so that family members can survive with all existing conditions. This study aims to empirically examine whether there is a relationship between family resilience and religiosity in Covid-19 survivors in Balikpapan City. The subjects of this study were 203 people who had tested positive for Covid-19 were selected using a purposive sampling technique. The measuring instrument used in this study is the Likert scale. The data analysis technique using the Pearson Product Moment correlation test resulted in a calculated r value of 0.635 and a P value = 0.000 (p < 0.05). This means that it has a strong relationship strength between the religiosity variable and the resilience variable which is indicated by a causal relationship where if there is an increase in the value of the religiosity variable, it will be followed by an increase in the value of the family resilience variable. Pandemi Covid-19 memberikan dampak yang besar bagi anggota keluarga di  Kalimantan Timur terutama kota Balikpapan dengan jumlah kasus positif Covid-19 tertinggi. Resiliensi keluarga dapat dibentuk melalui religiusitas yang tinggi agar anggota keluarga tetap dapat bertahan dengan segala kondisi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik ada atau tidaknya hubungan antara resiliensi keluarga dan religiusitas pada penyintas Covid-19 Di Kota Balikpapan. Subjek penelitian ini adalah 203 orang yang pernah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala likert. Teknik analisa data memakai uji korelasi Pearson Product Moment menciptakan nilai r hitung sebesar 0. 635 serta nilai P= 0. 000 (p <  0. 05). artinya memiliki kekuatan hubungan yang kuat antar variabel religiusitas dengan variabel resiliensi yang ditunjukan dengan hubungan sebab akibat dimana apabila terjadi penambahan nilai pada variabel religiusitas maka akan diikuti terjadinya penambahan nilai variabel resiliensi keluarga.
EDUKASI EMOSI REMAJA: TEKNIK REGULASI EMOSI BUTTERFLY HUG SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN BELAS KASIH DIRI SISWA Ramadhani, Ayunda; Suhesty, Aulia; Handayani, Nanik; Firjatullah, Firjatullah; Nurdin, Nurafifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26863

Abstract

Abstrak: Remaja banyak mengalami tekanan sosial dari lingkungan, tuntutan akademik dan adanya perubahan yang signifikan baik dari aspek fisik maupun psikologis. Keadaan yang demikian, ditambah dengan perubahan emosional yang dirasakan remaja dapat membuat remaja rentan melakukan hal-hal yang berisiko seperti self-harm. Untuk mengatasi emosi-emosi negatif, remaja terlebih dahulu harus memberikan kepedulian dan pemahaman pada diri sendiri saat menghadapi permasalahan dan tekanan yang terjadi melalui sikap belas kasih terhadap diri sendiri. Tujuan dari pengabdian ini ialah meningkatkan belas kasih diri siswa melalui Butterfly Hug. Kegiatan ini dilakukan di SMP Fastabiqul Khairat Samarinda dan diikuti 185 siswa, metode yang digunakan ialah pemaparan materi, praktek, uji pre-test dan uji post-test. Terdapat peningkatan signifikan belas kasih diri siswa dari hasil uji beda yang dilakukan sebesar 0.008 > 0.05. Perbedaan yang signifikan, menandakan bahwa teknik ini dapat membantu siswa mengelola emosi mereka dengan lebih baik dan dapat mengelola emosinya secara lebih adaptif.Abstract: Adolescents often experience social pressure from their environment, academic demands, and significant changes in both physical and psychological aspects. These circumstances, combined with the emotional changes that adolescents feel, can make them vulnerable to engaging in risky behaviors such as self-harm. To cope with negative emotions, adolescents must first cultivate self-care and understanding when facing problems and pressures, through self-compassion. The aim of this service project is to enhance students' self-compassion through the Butterfly Hug technique. This activity was conducted at SMP Fastabiqul Khairat Samarinda and involved 185 students. The methods used included material presentation, practice, pre-test, and post-test evaluations. There was a significant increase in students' self-compassion, as indicated by the results of the difference test, which showed a value of 0.008 > 0.05. The significant difference indicates that this technique can help students manage their emotions more effectively and adaptively.
Public Speaking Training: Optimalisasi Kepercayaan Diri dan Efektivitas Memengaruhi Orang Lain Aulia Suhesty; Wanda Glory Silalahi; Machlend Scordya Novdiriyanto; Anwar Alaydrus; Resma Yuvita Sari; Agus Ferdinand
Plakat : Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2024): Plakat: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/plakat.v6i1.13226

Abstract

Pada era globalisasi saat ini, kemampuan public speaking sangat dibutuhkan sebagai salah satu keterampilan komunikasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri dengan harapan dapat bersaing ditengah tuntutan zaman serta kemajuan dan perkembangan teknologi. Namun, pada kenyataannya masih terdapat mahasiswa yang perlu meningkatkan kemampuan public speaking terlebih ketika dihadapkan dengan banyak orang, hal ini dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan diri yang rendah. Tujuan pelatihan public speaking ini yaitu setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Mulawarman terkait perkembangan rasa percaya diri dalam berkomunikasi di depan orang dengan skala yang besar. Metode pelatihan yang diterapkan berupa Experimental Learning yang berfokus pada kegiatan ceramah, diskusi, dan praktik evaluasi materi. Kegiatan pelatihan public speaking ini diterapkan kepada Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis (HIMABISNIS) Universitas Mulawarman yang hadir sebanyak 26 peserta dalam kegiatan pelatihan, kemudian seluruh peserta diobservasi sebaga bentuk evaluasi selama kegiatan pelatihan berlangsung. Hasil yang diperoleh yaitu, nilai rata-rata pre-test dan post-test mengalami peningkatan dari 88% menjadi sebesar 88,8%. Maka dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, artinya tidak ada perbedaan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai public speaking.In the current era of globalization, public speaking skills are really needed as a communication skill for students to improve their self-quality in the hope of being able to compete amidst the demands of the times and advances and developments in technology. However, in reality there are still students who need to improve their public speaking skills, especially when faced with many people, this is influenced by their low level of self-confidence. The aim of this public speaking training is that after attending the training, participants are expected to be able to improve the quality of the Mulawarman University Business Administration Student Association regarding the development of confidence in communicating in front of people on a large scale. The training method applied is Experimental Learning which focuses on lectures, discussions and material evaluation practices. This public speaking training activity was implemented at the Mulawarman University Business Administration Student Association (HIMABISNIS), where 26 participants attended the training activity, then all participants were observed as a form of evaluation during the training activity. The results obtained were that the average pre-test and post-test scores increased from 88% to 88.8%. So it can be concluded that H0 is accepted and H1 is rejected, meaning that there is no significant difference in the participants' knowledge regarding public speaking.
Psychological well-being of single working mothers: The influence of spiritual intelligence and social support Rifayanti, Rina; Suhesty, Aulia; Wahyuni, Ridha; Pramesti, Shinta Aprillia; Wardani, Riska; Azmi, Siti Nur
Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Vol. 13 No. 2 (2025): August
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jipt.v13i2.37655

Abstract

The number of single mothers who must carry out dual roles as housewives and breadwinners is significant. This single-mother status means that dual roles must be fulfilled. This research aims to determine the influence of spiritual intelligence and social support on psychological well-being among single working mothers. The method used in this research is a quantitative approach with multiple linear regression analysis techniques. The sample in this study consisted of single mothers who worked, either due to divorce or widowhood, with a total of 105 respondents selected using purposive sampling. The research results showed that, simultaneously, spiritual intelligence and social support could influence the psychological well-being of single working mothers by 55.7%. Additionally, both spiritual intelligence and social support individually influence psychological well-being. This research supports the theory that psychological well-being is influenced by internal (spiritual intelligence) and external (social support) factors. These findings can serve as a basis for further research to develop intervention models aimed at improving the psychological well-being of single working mothers.
FROM EMOTION TO INCLUSION: MINDFULNESS TRAINING UNTUK GURU PENDAMPING KHUSUS Nanik Handayani; Aulia Suhesty; Anang Arief Abdillah; Hilmi Rifa Nurrahman; Usifah Dwi Syahrani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 3 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i3.37657

Abstract

Abstrak: Penguatan pendidikan inklusif memerlukan dukungan sosial-emosional pendidik, khususnya guru pendamping khusus (GPK), karena GPK menghadapi beban kerja dan tekanan emosional yang tinggi dalam mendampingi siswa berkebutuhan khusus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kecerdasan emosi dan pengelolaan emosi GPK melalui pelatihan mindfulness. Metode yang digunakan adalah pelatihan luring yang mengintegrasikan psikoedukasi kecerdasan emosi, diskusi reflektif, dan praktik mindfulness berkolaborasi bersama dengan UPTD. Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) Kota Samarinda yang diikuti oleh 22 orang GPK. Evaluasi dilakukan dengan pretest-posttest sebanyak 10 soal pengetahuan kecerdasan emosi. Temuan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 69,091 menjadi 83,636 atau mengalami peningkatan sebesar 21,06% disertai respon peserta yang merasa lebih tenang setelah praktik mindfulness. Pelatihan ini efektif sebagai intervensi awal untuk memperkuat kapasitas emosional GPK dan mendukung iklim pembelajaran inklusif yang positif.Abstract: Inclusive education strengthening required teacher’s socio-emotional support, particulary Special Assistant Teacher (GPK), as they faced high workload and emotional pressure when assisting students with special needs. This community service program aimed to improved GPK’s emotional intelligence knowledge and emotion management through mindfulness training. The program was conducted as an offline training integrating emotional intelligence psychoeducation, reflective discussion, and mindfulness practice in collaboration with the UPTD. Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif (PLDPI) Kota Samarinda and was attended by 22 GPK. Evaluation was carried out using a pretest-posttest 10 question on emotional intelligence knowledge. The results showed an increase in the mean knowledge score from 69.092 to 83.636 (a 21.06% improvement), accompanied by participants responses indicating that they felt calmer after the mindfulness practice. This training was effective as an initial intervention to strengthen GPK’s emotional capacity and to support a positive inclusive learning climate.
Co-Authors Adheline, Nofrilia Getza Aditya, Muhammad Rizky Adriansyah, Muhammad Ali Agus Ferdinand Agus Setiaji Ahmad Fadli Ahmad Humaidi Al-Muti’ah, Bahjatul Khasna Aleeya, Alyfa Alya, Adinda Anang Arief Abdillah Andra Riyandi Dwitama Annisa Lyona Anwar Alaydrus Astuty, Helda Azmy Aulia, Shalsha Anjani Putri Ayu Wardana Ayusha Adhikarapandita Azmi, Siti Nur Basuki, Zafira Noor Chung, Natasha Dewandari, Bintang Prastya Eirene Fera Natasia Eko Wahyu Fajar Apriani Febrianty, Brelin Firjatullah, Firjatullah Firnando, Jefri Hairani Lubis Handayani, Nanik Happy Nugroho Hartia Adinda Tamara Putri Heriyadi Heriyadi Heriyadi, Heriyadi Hilmi Rifa Nurrahman Hussain, Sajjad Jannah, Meirinja Raudatul Khairun Nisa Kholisah, Nur Lubis, Hairani Lyona, Annisa Machlend Scordya Novdiriyanto Mahesa Diaz Wibisono Mega Puspita Latisi Milalia Rizqi Aulia Miranti Rasyid Miranti Rasyid Muhibbah , Nurul Nabila, Nur Qurratul Nadia Annabila Nanik Handayani Nur Najiba Indayani Nurdin, Nurafifah Nurwijayanti Pakpahan, Erika Yohana Pramesti, Shinta Aprillia Prayuga, Rahman Saleh Prihatin, Julia Tri Rejeki Putrawan, Maldy Putri Putri Rabiatul Adhawiyah Rahayu, Diah Rahma, Nurina Ramadhani, Ayunda Resma Yuvita Sari Ridha Wahyuni, Ridha Rifayanti, Rina Rini Fitriani Permatasari Rizky Amalia Rusmiati, Emmy Sandy, Yogie Kurnia Saptari, Saptari Silfina, Dhea Sofia, Lisda Solikhatin, Nikmatul Hidayati Subakti, Devi Andriyan Syahrani, Abdul Theresia Dwi Uli Tia Fahrina Aulia Usifah Dwi Syahrani Wahyudi, Revi Maulania Wanda Glory Silalahi Wanda, Achmad Wardani, Riska Yolanda Sonia Cindy Putri Yustifah, Syarifah Zafira Noor Basuki