Perkembangan Artificial Intelligence (AI) menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi duniapendidikan, khususnya dalam menyiapkan calon guru yang mampu memanfaatkan teknologi secarakritis, etis, dan pedagogis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkanpengetahuan, literasi, dan keterampilan mahasiswa calon guru dalam menggunakan AI untukmengembangkan pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juni 2026 di AuditoriumAl-Jazari, Aras 3, Perpustakaan Tunku Tun Aminah, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia, denganmelibatkan delapan mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris, Johor Business School. Metode pelaksanaanmenggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik melalui penyampaian materi, diskusikasus, demonstrasi, pengembangan presentasi, serta pemberian umpan balik akademik danpedagogis. Materi kegiatan mencakup penggunaan AI secara beretika, pencegahan plagiarisme,penguatan kemampuan berpikir tingkat tinggi, strategi guru masa depan, dan penyusunan aturanpenggunaan AI di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu membedakanpenggunaan AI yang diperbolehkan, memerlukan deklarasi, dan tidak diperbolehkan. Peserta jugamampu mengembangkan aktivitas pembelajaran yang mempertahankan proses bertanya,memahami, menganalisis, mencipta, dan menilai. Kegiatan ini menegaskan bahwa AI perludiposisikan sebagai alat bantu pembelajaran, bukan pengganti kompetensi akademik dan pedagogisguru