Andrisyah, Andrisyah
Unknown Affiliation

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Nuraeni, Lenny; Andrisyah, Andrisyah; Nurunnisa, Rita
Tunas Siliwangi Vol 6 No 1 (2020): Vol 6 No 1, APRIL 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ts.v6i1p%p.1481

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai efektivitas program sekolah ramah anak dalam meningkatkan kompetensi sosial. Tujuan Penelitian ini untuk menelaah program sekolah ramah anak, peningkatan kompetensi sosial setelah diaplikasikannya program sekolah ramah anak, analisis efektivitas sekolah ramah anak dalam meningkatkan kompetensi sosial. Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan penelitian ini adalah dapat memberikan kontribusi bagi beberapa pihak yang terkait. Penelitian ini menggunakan dua metode statistik untuk menganalisa data yaitu statistik deskriptif untuk mengukur nilai rata-rata simpangan baku serta statistik inferensial yaitu dalam bentuk analisis regresi dan analisis korelasi. Analisis regresi digunakan untuk mengungkapkan hubungan fungsional antara variabel-variabel penelitian, sedangkan analisis korelasi digunakan untuk mengukur derajat keeratan atau hubungan variabel penelitian. Teknik dalam pengumpulan data yang dipergunakan di penelitian ini adalah angket, wawancara, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil Uji Empiris menyatakan bahwa pengaruh yang dihasilkan oleh Program Sekolah Ramah Anak terhadap  kompetensi bersifat positif. Hasil ini ditunjukan koefisien regresinya positif. Hal ini memberikan arti bahwa perubahan atau kenaikan yang terjadi pada variabel Program Sekolah Ramah Anak dapat meningkatkan kompetensi sosial. Hubungan antara kedua variabel bersifat dependent dan signifikan. Artinya peningkatan kompetensi sosial secara nyata dipengaruhi oleh adanya program Sekolah Ramah Anak.
Hubungan Penyajian Bekal Makanan (Bento) dengan Pendekatan Ibu dan Anak di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Salsala, Assyifa Zahroni; Andrisyah, Andrisyah; Musfita, Regita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 Number 2, March 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i2.26407

Abstract

Rentan nya hubungan keluarga antara ibu dan anak dikarenakan orang tua yang sibuk bekerja, anak pun merasa terabaikan apalagi terhadap asupan makanan anak yang cenderung dilakukan oleh sang ibu yang sudah sibuk diluar rumah untuk lebih memilih makanan siap saji, membiarkan anak jajan sembarangan dan tidak memperhatikan kandungan gizi sehingga membuat penulis ingin meneliti lebih dalam bagaimana hubungan kedekatan ibu dan anak yang berkembang melalui pembuatan bekal makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan yang terjalin dengan kedekatan antara ibu dan anak yang diberikan dalam hal penyajian bekal makanan (bento) pada Raudhatul Athfal (RA). Melalui studi literatur ini  penulis mengambil berbagai sumber data dari jurnal-jurnal yang telah dipublikasikan terkait dengan hubungan pendekatan ibu dan anak melalui penyajian bekal makanan (bento). Analisis Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengumpulan data, pengorganisasian, serta analisis lanjutan menggunakan metode dokumentasi yang diambil dari jurnal Online yang terdapat pada Google Schoolar Setelah itu sumber data ini dianalisis lebih dari 15 artikel yang dimulai dari tahun 2005 hingga saat ini. kemudian diuraikan dengan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian yang penulis dapat dari analisis data tersebut selanjutnya akan dikaji kembali dengan menggunakan deskriptif analitik. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan hasil bahwa penyajian bekal makanan (bento) terbukti memberikan hubungan pada pendekatan antara ibu dan anak yaitu perantara berkomunikasi, dan  dapat mengontrol asupan anak. The vulnerability of family relationships between mothers and children due to parents who are busy working, children also feel neglected, especially regarding the child's food intake, which tends to be done by the mother, who is already busy outside the home, preferring fast food, letting children buy snacks carelessly, and not paying attention to nutritional content, so the author wants to research more deeply how the closeness of the mother and child develops through the preparation of food supplies. This study aims to analyze the relationship that is established with the closeness between mothers and children in terms of serving food supplies (bento) at Raudhatul Athfal (RA). Through this literature study, the author took various data sources from published journals related to the relationship between the mother and child approach through the presentation of food supplies (bento). Analysis Data collection was carried out by collecting data, organizing it, and further analyzing it using documentation methods taken from online journals found on Google Scholar. After that, this data source was analyzed in more than 15 articles starting from 2005 to the present. Then described using descriptive analysis methods. The results of the research that the author obtained from the data analysis will then be reviewed again using descriptive analytics. Based on the results of data analysis, it was found that the presentation of food supplies (bento) was proven to provide a relationship between the approach between mother and child, namely as a communication intermediary, and can control the child's intake.
Meningkatkan Kemampuan Sosial-Emosional Anak Usia Dini melalui Kegiatan Meronce Mariah, Siti; Andrisyah, Andrisyah; Musfita, Regita
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 Number 4, July 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v8i4.28360

Abstract

Perkembangan sosial emosional merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting bagi setiap anak karena salah satu faktor penentu kesuksesannya di masa depan. Penelitian ini dilatarbelakangi dari kegiatan pembelajaran anak kelompok B yang hanya sebatas pada lembar kerja anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan sosial emosional melalui kegiatan meronce pada anak usia dini POS PAUD KENARI. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), tahapan kegiatan penelitian ini yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Keempat tahapan tersebut dilaksanakan dua siklus. Dimana masing-masing siklus terdiri dari tiga pertemuan. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 10 anak di kelompok B. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis menggunakan statistika deskriptif dengan rumus persentase. Hasil dari tindakan kelas terdapat peningkatan dalam sosial emosional diantaranya anak bermain dengan teman sebaya, mau berbagi dengan orang lain, menghargai karya orang lain, mau bekerjasama dan menunjukkan sikap toleran. Peningkatan sosial emosional yang diamati dari pra siklus dan pasca siklus. Skor rata-rata pra siklus yaitu 32,05% meningkat 67,25 % siklusI. Skor tersebut terus mengalami peningkatan yang baik hingga 79,25 % siklus II. Hasil penelitian sudah dianggap berhasil. Dengan demikian, kegiatan meronce dapat meningkatkan kemampuan sosial emosional pada anak usia dini di POS PAUD Kenari. Social-emotional development is a crucial aspect of early childhood growth, as it significantly contributes to future success and overall well-being. The limited learning activities for Group B children, primarily restricted to worksheets, motivated this study. This research aimed to improve the social-emotional skills of early childhood learners at POS PAUD Kenari through beading (stringing) activities. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method, consisting of four stages: planning, implementation, observation, and reflection, conducted over two cycles. Each cycle comprised three sessions. The subjects of this study were 10 children in Group B. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using descriptive statistical techniques with percentage calculations. The results indicated improvements in children's social-emotional skills, including playing cooperatively with peers, willingness to share, appreciation of others' work, cooperation, and tolerance. The average pre-cycle score was 32.05%, which increased to 67.25% in Cycle I and further rose to 79.25% in Cycle II. These results indicate that the beading activity effectively enhanced the social-emotional skills of early childhood learners at POS PAUD Kenari.
Implementasi Media Permainan Srabble untuk Meningkatkan Ke-mampuan Membaca Anak Usia Dini Amalia, Rima; Andrisyah, Andrisyah; Nurcahyani, Ratna Dwi
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 Number 1, January 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/ceria.v9i1.30754

Abstract

Permainan Scrabble yaitu aktivitas yang melibatkan pengenalan kata seperti papan huruf. Permainan scrabble sangat membantu anak dalam mengenal huruf. Oleh karena itu permasalahan penelitian ini berawal dari salah satu anak usia dini yang belum bisa mengenal huruf yang ibu guru arahkan, peneliti memilih permainan Scrabble agar anak mampu menyebutkan huruf ketika ibu guru arahkan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model desain Kemmis dan Mc Taggart yang langkah penelitiannya meliputi rencana, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitiannya yaitu kelompok B di KOBER Nurul Falah sebanyak 10 anak, dilakukan dengan dua siklus setiap siklus terdapat tiga kali pertemuan, sehingga menjadi enam kali pertemuan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi dan dianalisis menggunakan metode statistika deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Bahasa melalui media scrabble pada anak dengan kategori nilai paling baik yaitu berkembang sangat baik. Terlihat pada kondisi awal/ prasiklus belum terdapat anak dengan kategori nilai bekembang sangat baik. Siklus ke-1 pada pertemuan ketiga sudah terdapat anak dengan kategori nilai berkembang sangat baik dengan persentase 23%. Dan siklus ke-II setiap pertemuan terdapat anak dengan ketegori nilai berkembang sangat baik (BSB) dengan persentase 70%, pertemuan ke dua 77% dan pertemun ketiga 83%.   Scrabble is a learning activity that facilitates letter and word recognition through the use of letter boards and structured play. This medium is effective in supporting early childhood language development, particularly in letter recognition skills. This study was conducted in response to the observation that some children were unable to recognize letters as directed by the teacher. Therefore, Scrabble was selected as a learning medium to assist children in identifying and naming letters accurately. This study employed the Classroom Action Research (CAR) method using the Kemmis and McTaggart model, which consists of the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects consisted of 10 Group B children at KOBER Nurul Falah. The research was conducted in two cycles, with three meetings in each cycle, resulting in a total of six meetings. Data were collected through observation and analyzed using descriptive statistical techniques in the form of percentages. The results demonstrated a significant improvement in children’s letter recognition abilities through the use of Scrabble media. In the pre-cycle stage, none of the children achieved the developing very well category. By the third meeting of Cycle I, 23% of the children reached this category. In Cycle II, the improvement continued, with 70% of children achieving the developing very well category in the first meeting, 77% in the second meeting, and 83% in the third meeting. These findings indicate that Scrabble media are effective in enhancing letter recognition skills in early childhood education.