Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effectiveness of the Drug Free Program (Bersinar) by the National Narcotics Agency of Palu City in Relation to Family Resilience Tazkia Aulia; Taufan, Taufan; Siti Musyahidah
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC LAW AND SOCIETY Vol 7 No 2 (2025):
Publisher : State Islamic University Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ijcils.Vol7.Iss2.148

Abstract

This research aims to evaluate the effectiveness of the Drug Free Program or “bersinar” conducted by the National Narcotics Board of Palu City in addressing family resilience dysfunction and to analyze these efforts from the perspective of Maqashid Syariah. Using a qualitative empirical approach with descriptive analysis this study gathers data through in depth interviews observations and documentation involving various stakeholders in Palu City. The results indicate that the “bersinar” program has not yet achieved optimal effectiveness in overcoming family resilience dysfunction due to several inhibiting factors such as inconsistent coordination between agencies limited budget for rehabilitation services and low community participation caused by social stigma. Furthermore many families of drug users exhibit structural and functional disturbances including poor communication and lack of emotional support which hinder the recovery process of addicts. From the perspective of Maqashid Syariah the success of narcotics prevention is deeply rooted in the protection of the five essential elements especially the soul and the intellect which can only be achieved if family resilience is functioning optimally as the primary social defense.
Analisis Yuridis Terhadap Putusan Nomor 2249/Pdt. G/2023/PA.Smd mengenai pembagian Harta Bersama Pascaperceraian Ardiansyah, Ruli; Taufan, Taufan; Dudy, Aryadi Almau; Ashady, Suheflihusnaini

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52947/.v11i2.1010

Abstract

Pernikahan anak masih menjadi masalah serius di wilayah Mandalika, Lombok, meskipun telah ada pengaturan hukum yang ketat mengenai batasan usia pernikahan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis keberadaan alat penegakan hukum dan mekanisme pengendalian sosial dalam pencegahan pernikahan anak. Masalah utama yang diidentifikasi adalah bagaimana merumuskan hukum dalam pencegahan dan pengendalian pernikahan anak? Bagaimana keberadaan alat penegakan hukum dan pengendalian sosial dalam pencegahan dan pengendalian pernikahan anak? Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis untuk melihat hukum sebagai fenomena sosial. Solusi yang ditawarkan adalah penguatan koordinasi lintas sektor, pembatasan ketat terhadap pemberian izin pernikahan, dan integrasi penegakan hukum formal dengan pengendalian sosial berbasis masyarakat dan kearifan lokal. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas perlindungan anak secara berkelanjutan.