Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

CHANGE OF BEHAVIOR AND IMPROVEMENT OF COMMUNITY SKILLS IN PREVENTING AND CONTROLLING BLOOD LIPID LEVELS DURING THE COVID 19 PANDEMIC AREA OF PALEMBANG SOCIAL HEALTH CENTER Susyani, Susyani; Terati, Terati; Telisa, Imelda
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2022): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.375 KB) | DOI: 10.32832/abdidos.v6i3.1181

Abstract

Manifestations of lifestyle changes are physical activity, and changes in unhealthy eating patterns including a diet high in fat, carbohydrates, and low fiber intake one of the reasons for degenerative diseases, namely dyslipidemia. The cause of changes in blood lipid profiles is a diet that can be influenced by nutritional knowledge and a person's attitude. The older the age, the lower the body's metabolic function. For this reason, the target of this community service activity is the elderly. The purpose of this study was to determine the knowledge and skills of the community through education about healthy lifestyles in an effort to prevent dyslipidemia and control blood lipid levels in members and cadres of the Teratai Elderly Integrated Healthcare Center in the Work Area of the Palembang Social Health Center. The activity was carried out at the Integrated Healthcare Center which has elderly members under the guidance of the Palembang Social Health Center. Community service activities were carried out 2 times in Nutrition Education in the form of espionage and counseling for Integrated Healthcare Center members and 1 training for Posyandu cadres. From the results of measuring cholesterol levels, 10 people (32.25%) with cholesterol levels above normal. In addition, this community service activity is expected to increase the knowledge of nutrition and health for elderly Integrated Healthcare Center members and Teratai Integrated Healthcare Center cadres about balanced nutrition and how to make fruit and vegetable smoothies in preventing dyslipidemia.
REFRESHING INTEGRATED SERVICES POST CADRES IN IMPROVING THE KNOWLEDGE AND SKILLS OF CADRES THROUGH ASSISTANCE METHODS IN PREVENTION AND ACCELERATION OF REDUCING STUNTING IN THE STUNTING LOCUS IN MUARA ENIM REGENCY Susyani, Susyani; Sartono, Sartono; Sadiq, Ahmad; Telisa, Imelda; Terati, Terati; Kartika Sary, Devi; Friantini, Tri; Hasyim, Hamzah
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): JUNI
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i2.1629

Abstract

Stunting is a major issue affecting children's growth and development, particularly cognitive function, which impacts future human resources. Therefore, effective handling of stunting is essential. Muara Enim Regency, in South Sumatra, has a high prevalence of stunting. The 2018 Riskesdas reported a 34.4% stunting rate in Muara Enim, higher than both South Sumatra (32%) and the national average (30.8%). In 2021, the prevalence was 29.7%, making it the third highest in South Sumatra. Research by Susyani et al. (2022) found that 9.6% of children under five in Muara Enim were very short, and 23.5% were short. Additionally, 62.1% of toddlers visited the integrated services post less than 8 times a year. To address this, community service activities were carried out to refresh the skills of integrated services post cadres. The aim was to increase their knowledge and abilities in monitoring child growth, screening the nutritional status of toddlers, women of childbearing age, and pregnant women, to prevent and reduce stunting. After the training, there was a 19.9-point increase in cadres' knowledge. This service is expected to further enhance the capabilities of integrated services post cadres in addressing stunting in Muara Enim.
THE EFFECT OF CHICKEN-BASED SIDE DISH RECIPE MODIFICATION ON PATIENTS’ FOOD LEFTOVERS Siregar, Afriyana; Fitrianita, Fitrianita; Sartono, Sartono; Muzakar, Muzakar; Susyani, Susyani
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v17i2.2712

Abstract

Upaya untuk memenuhi gizi pasien yaitu dengan penyelenggaraan makanan dengan standar makanan. Sisa makanan  lauk hewani menu ayam belum memenuhi standar pelayanan minimal yaitu < 20%. Menu lauk hewani berbahan dasar ayam sering meninggalkan sisa makanan melebihi standar tersebut. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui perbedaan sisa makanan pasien berdasarkan modifikasi resep lauk hewani ayam. Desain penelitian adalah cross-sectional, dilakukan selama 3 hari dengan total 30 pasien rawat inap yang dibagi ke dalam 3 kelompok menu (masing-masing 10 pasien), berdasarkan variasi resep lauk hewani ayam yang dimodifikasi. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui perbedaan sisa makanan antar kelompok resep. Hasil menunjukkan tidak terdapat perbedaan sisa makanan yang signifikan antar kelompok resep (p= 0,793). Meskipun tidak signifikan, hasil ini memberikan masukan bagi rumah sakit untuk mempertimbangkan variasi menu sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya terima makanan pasien. Penelitian lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar dan durasi pengamatan lebih panjang direkomendasikan untuk memperoleh hasil yang lebih kuat.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN NUGGET TINGGI PROTEIN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA WASTING USIA 12-59 BULAN DI PUSKESMAS TAMAN BACAAN Veronica, Winda; Siregar, Afriyana; Podojoyo, Podojoyo; Susyani, Susyani; Hartati, Yuli
Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar Vol 18 No 1 (2023): Media Kesehatan
Publisher : Direktorat Politeknik Kesehatan Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/medkes.v18i1.449

Abstract

Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan anak dan unsur penting dalam membentuk status kesehatan. Masa lima tahun adalah periode penting dimana anak membutuhkan kecukupan gizi dalam tumbuh kembang anak. Status gizi kurang pada anak yaitu Wasting yang disebabkan oleh inadekuat nutrisi dan penyakit infeksi. Jenis produk pangan yang dapat menjadi makanan lauk hewani tinggi protein sebagai penambah nilai gizi untuk anak wasting adalah Nugget Tinggi Protein yang berbahan utama ikan patin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nugget tinggi protein terhadap peningkatan berat badan pada balita wasting usia 12-59 bulan di Puskesmas Taman Bacaan Kota Palembang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian pretest posttest control group design. Sampel berjumah 52 balita wasting yang dibagi dua kelompok yaitu intervensi dan kontrol dengan menggunakan metode simple random sampling.Analisis data menggunakan paired sample t-test dengan selisih rata-rata kenaikan berat badan kelompok intervensi 0,533 kg (p-value =0,000) dan kelompok kontrol 0,253 kg (p-value =0,000. Sedangkan hasil independent sample t-test adalah p-value =0,000 bahwa ada pengaruh pemberian nugget tinggi protein terhadap peningkatan berat badan pada balita wasting di Puskesmas Taman Bacaan Kota Palembang. Hasil uji multivariat <0,005 pada asupan protein, artinya asupan protein mempengaruhi peningkatan berat badan setelah diberi nugget tinggi protein. Kata Kunci: Berat Badan Kurus , Nugget Tinggi Protein
THE EFFECTIVENESS OF INTERVENTION DUJHA JERKY (SWEET POTATO LEAVES–CHICKEN LIVER) ON HEMOGLOBIN LEVELS OF PREGNANT WOMEN IN THE WORKING AREA OF SUKARAMI PUBLIC HEALTH CENTER, LAHAT Kristina, Meilia; Nilawati, Nurul Salasa; Susyani, Susyani
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 9 No 2 (2025): JURNAL GIZI DAN PANGAN SOEDIRMAN
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jgipas.2025.9.2.17696

Abstract

Background: Anemia in pregnancy remains a significant public health concern including in the working area of Sukarami Public Health Center, Lahat Regency, where the prevalence reached 38.8% in 2024. Iron deficiency is the leading cause of this condition. One alternative effort to increase hemoglobin levels is by providing iron-rich functional foods such as DUJHA jerky (a combination of sweet potato leaves and chicken liver). Objective: to determine of effectiveness of DUJHA jerky consumption on hemoglobin levels among pregnant women. Methods: This study employed a pre-experimental design with a one- group pretest-posttest approach. a total of 32 pregnant women were selected through total sampling. The assessments included organoleptic testing, nutrient content analysis, hemoglobin level measurement, and evalution of macro and micronutrient intake before and after the intervention. Data were analyzed using a paired t-test. Results: DUJHA jerky formula 2 was most preferred by panelists. The nutritional content per 100 g includes: energy 512.9 kcal, protein 20.6 g, fat 34.69 g, carbohydrate 32.2 g, iron 14.1 mg, and vitamin C 0.8 mg. The average hemoglobin level increased from 10.1 g/dL to 10.7 g/dL post-intervention.Statistical analysis showed a significant difference (p=0.000), indicating effectiveness. Conclusion: DUJHA jerky is effective in increasing hemoglobin levels in pregnant women and has the potential to be developed as an alternative functional food to prevent anemia.
Gambaran Pengetahuan, Sikap, Aktivitas Fisik, Asupan Zat Gizi Makro dan Serat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Sosial Palembang Putri, Nadila Mega; Susyani, Susyani; Sadiq, Ahmad; Muzakar, Muzakar; Siregar, Afriyana
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v5i2.3278

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah gangguan metabolik ketika tubuh tidak dapat memproses karbohidrat yang disebabkan mekanisme insulin, sehingga muncul gejala hiperglikemia, poliuria, polifagia, polidipsia, yang dapat menyebabkan dispnea, lipemia, ketonuria, dan bisa berakhir koma. Tujuan umum peneliti adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, aktivitas fisik, asupan zat gizi makro, serat pada pasien diabetes melitus tipe2 di Puskesmas Sosial Palembang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan metode crossectional. Populasi penelitian ini adalah pasien DM tipe2 di wilayah kerja Puskesmas Sosial Palembang, sampel sebanyak 41 sampel dipilih dengan metode purposive sampling. Temuan penelitian mengungkapkan tingkat pengetahuan kurang yaitu (48,8%), sikap cukup baik yaitu (75,6%), aktivitas fisik sedang (63,4%), asupan energi lebih (63,4%), asupan protein lebih (34,1%), asupan lemak lebih (87,8%), asupan karbohidrat baik (48,8%), asupan serat kurang yaitu (97,6%), kadar gula darah hiperglikemia yaitu (63,4%). Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan responden kurang, sikap responden cukup, aktivitas fisik sedang, asupan energi dan lemak lebih, asupan protein lebih, karbohidrat baik, asupan serat kurang, dan kadar gula darah hiperglikemia. Disarankan kepada pihak Puskesmas untuk melakukan edukasi berkala untuk meningkatkan pengetahuan pasien seperti melakukan penyuluhan khususnya pada pasien DM.
Daya Terima Nugget Ayam Berbasis Daun Kelor dan Tepung Kedelai Putri, Annisa Mutiara; Siregar, Afriyana; Sadiq, Ahmad; Muzakar, Muzakar; Susyani, Susyani
Journal of Dietetics Science Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Dietetics Science (In Progress)
Publisher : Nutrition Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jds.v2i1.5208

Abstract

ABSTRACT The prevalence of undernutrition among elementary school children in Indonesia is showing an increasing trend and is closely related to unbalanced eating patterns, particularly low intake of energy and protein. A diet that does not meet children's daily nutritional needs can lead to impaired growth and development, decreased academic performance, and weakened immunity. Therefore, improving dietary intake with foods high in energy and protein is one of the key strategies in addressing undernutrition in school-aged children. Nuggets made from processed chicken meat combined with moringa leaves and soybean flour are a potential alternative as snacks or side dishes that are rich in energy and protein. This study aims to determine the acceptability and nutritional content (proximate analysis) of chicken nuggets based on moringa leaves and soybean flour through organoleptic testing.The research used a completely randomized design (CRD) with four formulations tested by 30 panelists. The parameters assessed included color, aroma, taste, and texture using a 5-point hedonic scale. Data were analyzed using the Kruskal-Wallis test followed by the Mann-Whitney test, while proximate analysis was conducted in an accredited laboratory. The results showed that formulation F2 (50 grams of moringa leaves and 50 grams of soybean flour) was the most preferred by panelists in terms of color, aroma, taste, and texture. The nutritional content per 110 grams of nugget was 15,404 kcal of energy, 17.41 grams of protein, 2.42 grams of fat, and 15.64 grams of carbohydrates. ABSTRAK Prevalensi status gizi kurang pada anak sekolah dasar di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dan berhubungan erat dengan pola makan yang tidak seimbang, khususnya rendah asupan energi dan protein. Pola makan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi harian anak dapat berdampak pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan, serta menurunnya prestasi belajar dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, melalui intervensi perbaikan pola makan yang tinggi energi dan protein menjadi salah satu strategi penting dalam penanggulangan masalah gizi kurang pada anak usia sekolah. Nugget yang terbuat dari olahan daging ayam dengan kombinasi daun kelor dan tepung kedelai merupakan salah satu alternatif makanan selingan atau bisa dijadikan lauk makan dengan energi dan protein yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat) dari nugget ayam berbasis daun kelor dan tepung kedelai melalui Uji Organoleptik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat formulasi yang di uji oleh oleh 30 orang panelis. Parameter yang dinilai meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik 1-5 poin. Analisis data menggunakan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di Laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi f2 (daun kelor 50 gram dan tepung kedelai 50 gram) merupakan formulla yang paling disukai panelis dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Kandungan gizi per 110 gram nugget yaitu energi 15404 kkal, protein 17,41 gram, lemak 2,42 gram, dan karbohidrat 15,64 gram.
Efektivitas Konsumsi Cookies Mosatabaf terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Program Prolanis Anariyanti, Livia; Siregar, Afriyana; Rotua, Manuntun; Susyani, Susyani; Eliza, Eliza
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 18 No 1 (2026): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v18i1.2728

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang prevalensinya terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Pengendalian tidak hanya melalui obat, tetapi juga melalui intervensi gizi, seperti peningkatan asupan kalium dan serat. Pemanfaatan pangan lokal seperti mocaf dan pisang kepok dalam bentuk cookies Mosatabaf berpotensi menjadi alternatif untuk membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh pemberian cookies  Mosatabaf terhadap tekanan darah pada pasien prolanis yang mengalami hipertensi. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment untuk mencari hubungan sebab akibat antara variabel dengan rancangan pretest dan posttest with  two goup. Waktu penelitian dilakukan selama 7 hari. Sampel penelitian adalah pasien pronalis yang menderita Hipertensi di Puskesmas Talang Ubi berjumlah 60 orang terdiri dari 30  kelompok perlakuan dan 30 kelompok pembanding yang telah dilakukan pengecekan tekanan darah dan asupan zat gizi. Sampel dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Hasil:  Berdasarkan uji statistik pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p-value sistolik 0,012 dan diastolik 0,001 < 0,005 dengan rata- rata selisih penurunan tekanan sistolik 0,77 mmHg dan diastolik 3,33 mmHg. Kesimpulan: Ditinjau dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian cookies Mosatabaf terhadap penurunan tekanan daran sistolik dan diastolik pada Pasien Prolanis yang mengalami Hipertensi.