p-Index From 2021 - 2026
13.857
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MATRIK: JURNAL MANAJEMEN, STRATEGI BISNIS, DAN KEWIRAUSAHAAN E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK) Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Kesehatan Masyarakat Damianus Journal of Medicine Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM) E-Journal JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Ekonomi dan Bisnis Forum Ekonomi : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Inovasi : Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Jurnal Inovasi Bisnis (Inovbiz) EKONOMIS : Journal of Economics and Business Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Social Science and Business Journal of Humanities and Social Studies JURNAL MANAJEMEN BISNIS EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Ekonomi dan Bisnis JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan) Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis JABI (Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia) Jurnal Manajemen Bisnis Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis JASF (Journal of Accounting and Strategic Finance) Dinasti International Journal of Education Management and Social Science Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Ilomata International Journal of Management Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) International Journal Of Science, Technology & Management (IJSTM) Ilomata International Journal of Management Quantitative Economics and Management Studies Dialogue: Jurnal Ilmu Administrasi Publik International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Media Bina Ilmiah JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Eduvest - Journal of Universal Studies Amkop Management Accounting Review (AMAR) IIJSE Asian Journal of Social and Humanities E-JURNAL AKUNTANSI Civic-Culture: Jurnal Ilmu Pendidikan PKn dan Sosial Budaya
Claim Missing Document
Check
Articles

Bagaimana bisnis eco-park menarik minat milenial? sebuah model untuk memahami intensi milenial mengunjungi eco-park Luh Putu Mahyuni; I Made Sindhu Yoga; Gusi Putu Lestara Permana; I Wayan Arta Setiawan
FORUM EKONOMI Vol 22, No 2 (2020): Juli
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v22i2.7444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menawarkan suatu model dan menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi intensi atau minat generasi milenial mengunjungi eco-park. Dengan memahami faktor-faktor pembentuk minat generasi milenial terhadap eco-park, perencanaan desain bisnis eco-park diharapkan akan lebih efektif. Theory of planned behavior digunakan sebagai kerangka teori yang menuntun proses pengembangan instrumen penelitian dan analisis data. Data empiris dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online yang melibatkan 200 responden. Data kemudian dianalisis dengan memanfaatkan software SmartPLS 3. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa intensi generasi milenial mengunjungi eco-park dipengaruhi secara signifikan oleh persepsi positif terhadap eco-park, pengaruh pihak luar, dan persepsi hambatan. Penelitian ini juga menemukan bahwa koefisien jalur/path coefficient dan besaran pengaruh/effect size dari variabel persepsi terhadap eco-park jauh lebih besar jika dibandingkan dengan variabel pengaruh pihak luar dan persepsi hambatan. Hal ini mengindikasikan bahwa   generasi milenial memiliki kepercayaan diri dan pemahaman diri yang baik dalam menentukan apa yang menjadi minatnya. Temuan penelitian ini memiliki implikasi bagi perencanaan bisnis eco-park yang menyasar generasi milenial. Sangat penting untuk sejak awal membangun persepsi positif generasi milenial akan eco-park yang ditawarkan. Mempertahankan citra positif eco-park menjadi hal yang sangat krusial. Penelitian ini menawarkan tambahan wawasan dan strategi bagi entrepreneur bisnis eco-park untuk menarik minat generasi milenial datang berkunjung.
Bagaimana QRIS menarik minat UMKM? Sebuah model untuk memahani intensi UMKM menggunakan QRIS Luh Putu Mahyuni; I Wayan Arta Setiawan
FORUM EKONOMI Vol 23, No 4 (2021): Oktober
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v23i4.10158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi intensi UMKM menggunakan QRIS. Dengan memahami faktor-faktor pembentuk intensi UMKM menggunakan QRIS, strategi yang lebih efektif diharapkan dapat dirumuskan untuk mendorong lebih jauh adopsi QRIS oleh UMKM. Model dalam penelitian ini dikembangkan dari kerangka theory of planned behaviour dan technology acceptance model, serta disesuaikan dengan konteks UMKM Indonesia, melalui penelitian kualitatif yang telah dilakukan sebelumnya. Data empiris dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan 203 UMKM, kemudian dianalisis dengan teknik analisis PLS-SEM dibantu perangkat lunak SmartPLS 3. Penelitian ini membuktikan secara empiris bahwa pemahaman akan QRIS, persepsi manfaat dan kemudahan penggunaan QRIS, pengaruh pihak eksternal yang dipandang penting, berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi UMKM menggunakan QRIS. Semakin baik pemahaman akan QRIS, semakin besar persepsi manfaat, semakin mudah penggunaan QRIS, dan semakin banyak rekomendasi konsumen dan teman dekat untuk menggunakan QRIS, maka semakin besar intensi UMKM menggunakan QRIS. Penelitian ini juga mengungkap faktor yang dinilai UMKM dapat menjadi kendala dalam penggunaan QRIS, yaitu koneksi internet tidak stabil, adanya biaya dan limit transaksi. Namun, penelitian ini belum mampu membuktikan adanya pengaruh signifikan antara persepsi hambatan dan intensi UMKM menggunakan QRIS. UMKM dalam penelitian ini menilai bahwa faktor kendala yang dihadapi tidaklah terlalu penting, sehingga tidak menjadi faktor yang dapat menghalangi minatnya menggunakan QRIS. Penelitian ini mengisi gap dalam literatur dengan menawarkan model empiris yang menjelaskan berbagai faktor yang mempengaruhi intensi UMKM menggunakan QRIS. Beberapa rekomendasi juga ditawarkan bagi pengambil kebijakan terkait untuk dapat mendorong lebih jauh adopsi QRIS di kalangan UMKM Indonesia.  This study aims to empirically examine the factors influencing the intention of SMEs to use QR code Indonesia Standard (QRIS). By understanding the factors that shape the intention of SMEs to use QRIS, it is expected that a more effective strategy can be formulated to further encourage the adoption of QRIS by SMEs. The model in this study was developed from the framework of the theory of planned behavior and technology acceptance model, and adapted to the context of Indonesian MSMEs. Empirical data was collected through a questionnaire involving 203 MSMEs, then analyzed using the PLS-SEM analysis technique. This study finds that understanding of QRIS, perceived benefits and ease of use of QRIS, the influence of important external parties, have a positive and significant effect on the intention of SMEs to use QRIS. This study also reveals the factors considered by MSMEs to be obstacles in using QRIS, namely unstable internet connections, fees and transaction limits. However, this study has not been able to find a significant effect between perceived barriers and MSMEs' intention to use QRIS. MSMEs in this study consider the obstacles faced were not so important, so these could not hinder their interest in using QRIS. This study fills a gap in the literature by offering an empirical model that explains various factors influencing the intention of SMEs to use QRIS. Several recommendations were also offered for relevant policy makers to be able to further encourage the adoption of QRIS among Indonesian MSMEs.
Pengaruh literasi keuangan, persepsi kemudahan, manfaat, keamanan dan pengaruh sosial terhadap minat penggunaan fintech Trisna Aditya; Luh Putu Mahyuni
FORUM EKONOMI Vol 24, No 2 (2022): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v24i2.10330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan hasil pengujian secara empiris faktor – faktor yang mempengaruhi minat generasi milenial di provinsi Bali dalam menggunakan fintech. Teori yang digunakan dalam menganalisis minat penggunaan fintech adalah kombinasi dari teori Technology Accaptence Model (TAM) dan Theory Planned Behavior (TPB) sebagai acuan teroritis penelitian. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan probability sampling dan teknik pengambilan sampel simple random sampling menggunakan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 140 responden. Kemudian alat analisis yang digunakan menggunakan software SmartPLS 3.2.9. hasil pengujian secara empiris menunjukan minat generasi milenial untuk menggunakan fintech dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh literasi keuangan, persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, pengaruh sosial dan persepsi keamanan. Bukti lain menunjukan bahwa persepsi keamanan memiliki skor path coefficient yang tertinggi yang diikuti dengan persepsi kemudahan. Hal tersebut mengindikasikan bahwa generasi milenial lebih mementingkan sistem keamanan fintech yang menjamin informasi pribadi mereka, juga aman ketika melakukan transaksi. Kemudian generasi milenial lebih suka melakukan sesuatu dengan praktis dan tidak memakan waktu, dalam hal ini bertransaksi menggunakan fintech. Penting bagi perushaan fintech untuk memberikan jaminan kemanan sistem dan kemudahan dalam bertransaksi menggunakan fintech.
Membedah strategi co-creation marketing usaha milenial Ivan Ardiyanto Wiguna; Luh Putu Mahyuni; Ketut Elly Sutrisni; Ni Made Dhian Rani Yulianti
INOVASI Vol 17, No 4 (2021): November
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v17i4.10033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah strategi co-creation marketing pada usaha milenial. Untuk mencapai tujuan penelitian, pendekatan kualitatif studi kasus dilakukan pada usaha milenial Montana Del Café Bali (Montana), berlokasi di Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Wawancara mendalam dilakukan terhadap pemilik dan konsumen Montana. Data hasil wawancara juga dibandingkan dengan hasil studi dokumentasi pada akun media sosial pengelola maupun konsumen Montana. Data hasil wawancara dianalisis dengan teknik coding dan themeing serta memanfaatkan pula teknik analisis SWOT untuk memetakan lebih dalam strategi Montana dalam menciptakan co-creation marketing bersama pelanggannya. Penelitian ini mengungkapkan bahwa Montana dalam waktu kurang dari satu tahun telah berhasil membuat usahanya terkenal dan selalu ramai dengan strategi pemasaran digital melalui berbagai saluran media sosial. Tipe co-creation marketing yang diterapkan adalah user generated content, dimana konsumen dengan senang hati turut mempromosikan Montana dengan membagikan pengalaman positif melalui akun media sosial mereka. Strategi co-creation marketing yang diterapkan Montana belum bersifat aktif, mengingat Montana hanya berupaya memastikan menghantarkan produk dan layanan terbaik kepada konsumen untuk menciptakan kepuasan konsumen. Belum terlihat upaya aktif untuk memberikan apresiasi kepada konsumennya yang telah secara aktif turut mempromosikan Montana. Upaya mendorong keterlibatan konsumen dalam inovasi menu, misalnya, juga belum terlihat. Penelitian ini mengisi gap dalam literatur terkait bukti empiris bagaimana usaha generasi milenial dapat menerapkan strategi co-creation marketing. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan bagi para entrepreneur yang berminat membuka usaha sejenis yang menyasar generasi milenial.
Menelisik Penerimaan e-faktur versi 3.0 Melalui Pendekatan Technology Acceptance Model Ni Putu Ariasih; Luh Putu Mahyuni; Anak Agung Made Sastrawan Putra
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2021.008.01.04

Abstract

ABSTRACT The e-invoice 3.0 application was just introduced on October 1, 2020. Taxable employer (PKP) acceptance of e-invoice 3.0 is very important for the effectiveness of tax reporting and revenue. The Technology Acceptance Model (TAM) is employed as a theoretical framework that guides the process of data collection and analysis. A qualitative approach through in-depth interviews was carried out to PKP which is e-invoice 3.0 pilot project at the North Badung Primary Tax Office, Bali. Data were analyzed using coding and themeing technique. This study indicates that PKP has a good acceptance of the e-invoice 3.0 application. The perceptions of usefulness identified are: accelerating work, increasing performance, increasing productivity, effectiveness, making work easier, useful in monitoring data. Meanwhile, the perceptions ease of use identified are: easy to learn, controllable, clear and understandable, flexible, easy to master, easy to use, constraints quickly resolved, and intensity of use. Perceptions of usefulness and perceived ease of use can explain user attitudes and interest in using the e-invoice 3.0 application. A model that explains the acceptance of a new technology, particularly e-invoicing 3.0, is offered in this study. Some suggestions for policy makers are also provided to further improve the e-invoicing 3.0 application. ABSTRAK Aplikasi e-faktur versi 3.0 baru saja diperkenalkan pada 1 Oktober 2020. Penerimaan pengusaha kena pajak (PKP) atas e-faktur versi 3.0 sangatlah penting untuk efektivitas pelaporan dan penerimaan pajak. Technology Acceptance Model (TAM) digunakan sebagai kerangka teori yang memandu proses pengumpulan dan analisis data. Pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dilakukan terhadap PKP pilot projecting aplikasi e-faktur versi 3.0 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Badung Utara, Bali. Data dianalisis dengan teknik coding dan themeing. Penelitian ini mengindikasikan bahwa PKP memiliki penerimaan yang baik atas aplikasi e-faktur versi 3.0. Persepsi kegunaan yang dijelaskan adalah: mempercepat pekerjaan, meningkatkan performa, meningkatkan produktifitas, efektifitas, mempermudah pekerjaan, bermanfaat dan monitoring data. Sementara persepsi kemudahan yang diidentifikasi adalah: mudah dipelajari, dapat dikontrol, jelas dan dapat dipahami, fleksibel, mudah mahir, mudah digunakan, kendala cepat teratasi, dan intensitas pemakaian. Persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan dapat menjelaskan sikap pengguna dan minat penggunaan aplikasi e-faktur versi 3.0. Sebuah model yang menjelaskan penerimaan akan teknologi baru, khususnya e-faktur versi 3.0, ditawarkan penelitian ini. Beberapa saran bagi pengambil kebijakan juga diberikan untuk dapat lebih jauh menyempurnakan aplikasi e-faktur versi 3.0.
Menakar Penerimaan Wajib Pajak atas e-Bupot dengan Pendekatan Technology Acceptance Model Anak Agung Gede Eka Subama Putra; Luh Putu Mahyuni; Anak Agung Made Sastrawan Putra
JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Magister Akuntansi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35838/jrap.2021.008.02.12

Abstract

ABSTRACT The e-Bupot application is a web-based application that is useful for assisting taxpayers in fulfilling their tax obligations, especially the fulfillment of article 23/26 income tax obligations. This research was conducted with the aim of obtaining a description of taxpayer’s acceptance of the e-Bupot application by adopting an acceptance model in accordance with the technology acceptance model (TAM) theory. To achieve the aim of this research, this research uses a qualitative case study approach, with interview research methods conducted in depth to taxpayers registered at the Denpasar Medium Tax Office as research informants. This study indicates that taxpayers, who are informants of this research, have good acceptance of the e-Bupot application. The results showed that users knew the taxes rules and the aim of implementing the e-Bupot application. Informants of this study considered e-Bupot useful and easy to use. Based on the perception of usefulness, it was found that the e-Bupot applications makes work more quickly, improve job performance, increases productivity, effectiveness, makes job easier, and useful. While from the perceived ease of use, identified are that the e-Bupot application is easy to learn, controllable, application interactions are clear and understandable, there is interaction flexibility, improve the informant’s skill and the application is easy to use. User understanding of e-Bupot, perceived usefulness and perceived ease of use of the application can explain user acceptance of the e-Bupot application, trust from users to use the application explains the user’s attitude towards the e-Bupot application. A model explaining individual acceptance of new technology, particularly e-Bupot is offered in this study. Some suggestions for policy makers are also given to further improve the e-Bupot application. ABSTRAK Aplikasi e-Bupot merupakan aplikasi berbasis web yang berguna untuk membantu wajib pajak dalam pemenuhan kewajiban perpajakannya khususnya pemenuhan kewajiban perpajakan PPh Pasal 23/26. Penelitian ini dilakukan bertujuan agar mendapatkan gambaran ataupun deskripsi terkait penerimaan wajib pajak terhadap aplikasi e-Bupot dengan mengadopsi model penerimaan sesuai dengan teori Technology Acceptance Model (TAM). Untuk mencapai tujuan penelitian, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan metode penelitian wawancara yang dilakukan secara mendalam terhadap wajib pajak yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Madya Denpasar sebagai informan penelitian. Penelitian ini mengindikasikan bahwa wajib pajak, yang menjadi informan penelitian ini, memiliki penerimaan yang baik atas aplikasi e-Bupot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna memahami aturan dan tujuan dari penerapan aplikasi e-Bupot. Informan penelitian ini menilai e-Bupot berguna dan mudah digunakan. Berdasarkan persepsi kegunaan, ditemukan bahwa aplikasi e-Bupot mempercepat pekerjaan, meningkatkan kinerja pekerjaan, meningkatkan produktivitas, efektif, mempermudah pekerjaan, bermanfaat dan membantu. Sementara persepsi kemudahan penggunaan yang diidentifikasi yaitu aplikasi e-Bupot mudah dipelajari, mudah mengerjakan yang diinginkan, interaksi aplikasi jelas dan dapat dipahami, terdapat fleksibilitas interaksi, keterampilan bertambah dan aplikasi mudah digunakan. Pemahaman pengguna atas e-Bupot, persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan aplikasi dapat menjelaskan penerimaan pengguna terhadap aplikasi e-Bupot, kepercayaan dari pengguna untuk menggunakan aplikasi menjelaskan sikap pengguna terhadap aplikasi e-Bupot. Sebuah model yang menjelaskan penerimaan individu akan teknologi baru, khususnya e-Bupot, ditawarkan penelitian ini. Beberapa saran bagi pengambil kebijakan juga diberikan untuk dapat lebih jauh menyempurnakan aplikasi e-Bupot.
Analisis pengaruh Influencer terhadap pembentukan harga saham di Bursa Efek Indonesia I Gede Ananda Wibawa Putra; Luh Putu Mahyuni
FORUM EKONOMI Vol 25, No 1 (2023): Januari
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i1.10911

Abstract

This study aims to obtain empirical evidence regarding the influence of stock Influencers on the formation of stock prices on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This research was carried out on publicly listed companies on the IDX and on stock Influencer Instagram social media accounts. The data is processed using an event study approach and takes into account abnormal returns. In addition, the Kolmogorov-Smirnov test and paired t-test were carried out. This study finds that buying sentiment and holding sentiment given by stock Influencers cannot have a significant influence on the formation of stock prices on the IDX. This is likely because investors have confidence and good financial literacy, so they are not too influenced by stock Influencers. But in market capitalization there is an influence from Influencers on large market capitalization. This may be because this research does not focus on the types of investors who invest in a market capitalization. This research study is implemented to be able to contribute information and decision making related to an active Influencer in the capital market world in providing a sentiment or recommendation.
PENGARUH GAYA HIDUP, LITERASI KEUANGAN, INTENSITAS PENGGUNAAN MOBILE PAYMENT TERHADAP SPENDING HABITS Komang Trianingsih; Luh Putu Mahyuni
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 9: April 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/mbi.v17i9.375

Abstract

The purpose of this study was to examine the impact of lifestyle and financial literacy on mobile payment usage intensity and spending habits. The population in this study is millennials using mobile payments in Indonesia. The number of samples in this study were 614 respondents. Data collection was conducted by distributing questionnaires to respondents. In this study, questionnaires were distributed online in the form of Google Sheets, using all types of social media. In this study, the analysis used was path analysis. The results show that lifestyle and financial knowledge have a significant positive impact on the intensity of mobile payment usage and spending habits. The intensity of mobile payment usage has a significant positive impact on spending habits. The study also found that lifestyle and financial literacy, as well as the intensity of millennials' use of mobile payments, indirectly influence spending habits. The conclusion of this study is that spending habits can be influenced by lifestyle, financial literacy, and the intensity of the use of mobile payments in the millennial generation in Indonesia.
AKTUALISASI PRINSIP GOOD GOVERNANCE PADA PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PEMERINTAH PROVINSI BALI Putu Arie Anggadyasa; Luh Putu Mahyuni; I Wayan Ruspendi
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 10: Mei 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Weaknesses in public services are centered on human resource (HR) factors and bureaucratic culture. Improving the quality of human resources for public services can be realized by applying the principles of good governance. The principles of good governance will be appropriate if actualized in the implementation of human resource development through the CPNS level, especially in regional government. The implementation of good governance in the formation of the character of human resources in public services is based on four pillars which include: (1) Role of law; (2) Transparent; (3) Equity; (4) Accountability. So that the aims of this study are: (1) to gain knowledge and an overview of the Basic Training for Candidates for Civil Servants (Latsar CPNS), as well as to analyze the application of the principles of Good Governance in the process; (2) identify the factors that influence the process of actualizing the principles of Good Governance; and (3) identify the factors that cause obstacles in the process of actualizing the principles of good governance. In this study using a qualitative descriptive approach using interviews and documentation data collection techniques. The data analysis technique used is an interactive model analysis. The actualization of the principles of Good Governance in the implementation of basic training for Candidates for Civil Servants in the Province of Bali in terms of rule of law, transparency, equity and accountability is going well. This can be seen from the start of the planning, implementation of training, until the closing has been going well. There are several factors that influence the actualization of the principles of good governance in the implementation of basic training for Candidates for Civil Servants in the Provincial Government of Bali, namely the accreditation of the basic training program for Prospective Civil Servants as the implementation of good governance from planning to synergy among all elements of implementation, and surveys of satisfaction with organizers as a measuring tool for service testimonials provided to participants to be able to become a service evaluation. The suggestions based on the results of this research are: 1) management of training and training officer courses for all organizer elements; 2) equal perception of all elements of the organizers; 3) Organizational patterns of coordination and communication that are hierarchical and organized; 4) Training in digital literacy for each organizer element as digital accounting in training; 5) Information dissemination of well-organized training implementation using electronic media; 6) Increasing the supervision of picket officers through digital attendance. 7) It is necessary to recruit Widyaiswara to complete the existing formation; 8) compile material for additional modules related to the principles of good governance; 9) Carrying out an increase in Widyaiswara competence through the thematic Good Governance Core Value ASN Workshop; 10) Facilities in the form of a 24-hour service center for training participants; 11) Public areas; 12) Facilities that are friendly to pregnant women and persons with disabilities
Strategi penetapan harga, diferensiasi dan diversifikasi produk dalam membangun keunggulan bersaing UMKM Luh Putu Ratna; Luh Putu Mahyuni; Anak Agung Made Sastrawan Putra
FORUM EKONOMI Vol 25, No 2 (2023): April
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jfor.v25i2.12492

Abstract

Tingginya permintaan dupa di Provinsi Bali telah mendorong lahirnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Produsen Dupa di provinsi tersebut sehingga persaingan usaha menjadi semakin ketat. Beberapa strategi yang diterapkan perusahaan, yaitu strategi penetapan harga, strategi diferensiasi, dan diversifikasi produk dengan menciptakan produk unik dan berbeda. Penelitian ini menggunakan jenis field research, pendekatan kualitatif, sumber data primer dan sekunder, metode observasi dan wawancara, kemudian data diuji keabsahannya dengan metode triangulasi. Objek penelitian ini adalah CV Saraswati 108 yang berada di Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Setelah data-data terkumpul dan dianalisis, diperoleh temuan bahwa strategi penetapan harga, strategi diferensiasi produk, dan strategi diversifikasi produk berpengaruh terhadap keunggulan bersaing perusahaan. Faktor lain yang diterapkan perusahaan adalah responsif, adaptif, service excelent, dan up to date.
Co-Authors A A Made Pradnya Darsika A A Sagung Mirah Padmadewi AA Istri Indah Paristya Gunanti Abdiarta, Anak Agung Gede Adi Sentana Putra, Agus Agus Fredy Maradona Anak Agung Gede Agung Adnya Prasta Anak Agung Gede Eka Subama Putra Anak Agung Made Sastrawan Putra Anak Agung Made Sastrawan Putra Anak Agung Made Sastrawan Putra Anak Agung Made Sastrawan Putra Anak Agung Ngurah Eddy Supriyadinata Gorda Anak Agung Putu Putra Mahendra Andy Rizhaldi Anggoro Fajar Gandajati Angreni, Dede Dwi Ardell Hugo Gunawan Ariwangsa, I Wayan Artaningih, Ni Komang Sri Bidi, Ermenilda Sedo Cahya Utami, Putu Aninditha Catur Wijaya, Stefanus Cahya Charles Triyono Mula Deli, Mazzlida Mat Desak Made Wulandewi Desak Made Wulandewi Dewa Ayu Made Sinyoritha Anantha Dewi Dewa Made Agus Satriawan Dewi, Ni Made Dwi Rosiana Dewi, Ni Putu Manik Cempaka Gede Sri Gede Sri Darma Gina Putri Dianti Gorda, A.A.A. Ngr Sri Rahayu Gusi Putu Lestara Permana Hayu Mas Wrespatiningsih Hendhana, Sandra I Gede Ananda Wibawa Putra I Gst Kt A Andri Kurniaditama i gusti ayu agung tistha dewi I Gusti Ayu Diah Perayunda I Gusti Ngurah Rai Pramana I Gusti Putu Fajar Pala Seraya I Kadek Agus Windu Adi I Made Bagus Lawa Pradnyanthya Wartika I Made Chandra Mandira I Made Sandi Pria Winarta I Made Sindhu Yoga I Nengah Wirsa I Putu Adhi Saputra I Putu Andi Wirawan I Wayan Arta Setiawan I Wayan Arta Setiawan I Wayan Arta Setiawan I Wayan Ruspendi Ida Ayu Agung Arthamevia Prama Iswari Ida Ayu Oka Martini Ida Bagus Surya Respati Ida Bagus Teja Pramana Iswara S, I Made Ardhy Kusuma Ivan Ardiyanto Wiguna Jagat Sriastiti, Putu Ayu Candra Juniari, Ni Wayan Kadek Dwi Cahyawan Kadek Novayanti Kusuma Dewi Kaffaso, Yoseph Vernon Suardi Kenny Adinata Gumi Kezia Bunga Indah Komang Adi Tresna Putra Komang Budi Artawan Putra Komang Sukadana Komang Trianingsih Krismajayanti, Ni Putu Ari Kristina Dewi, I Gusti Ayu Agung Lestari, Ni Wayan Marchella Ernita Luh Ayu Trisna Dewi Luh Putu Ratna Luh Putu Yulika Rara Gayatri Made Aria Pramana Made Mulyadi Mahendra, I Wayan Yoga Praditya Mariarta, I Kadek Muhammad Chayyan Bagaskara Musa, Sulaiman Nadia Ferina Ngurah Arya Kusuma Ni Gusti Ayu Pitria Ni Kade Ayu Lisa Dwiyanti Ni Kadek Cahyani Ni Kadek Ratna Dewi Ni Ketut Elly Sutrisni, Ni Ketut Elly Ni Ketut Sri Ardani Ni Komang Arista Dewi Ni Komang Sri Artaningih Ni Luh Novi Arianti Ni Luh Putu Ari Dharma Laksmi Ni Luh Yogiswari Ananda Laksmi Ni Made Ayu Mila Paramitha Ni Made Dhian Rani Yulianti Ni Made Kariana Rosi Ni Made Lamita Sari Ni Made Prilia Suyatmini Ni Made Santika Krisna Diari Ni Made Sepiyentia Angdwia Sari Ni Nyoman Mira Cahyani Ni Nyoman Sunariani Ni Putu Ariasih Ni Putu Ayu Wulan Purnama Dewi Ni Putu Budiadnyani Ni Putu Jesika Novianti Ni Putu Lissa Angga Christina Ni Wayan Eka Puspitaningsih Novia Eka Sariantono Oyagi Ryusuke Pambudi, Yohanes Niko Santoso Parditha, I Putu Pipin Oktapiani, Ni Made Puspitasari, Ni Komang Dian Ratih Putra, Dewa Putu Bagus Dharma Putra, I Gede Ananda Wibawa Putra, I Made Dwija Pramana Putu Arie Anggadyasa Putu Feby Eka Kawi Tantra Putu Vera Wulandari Putu Wahyadyatmika, Ida Bagus Raharja, Komang Aris Rahman, Supriadi Resmini, Komang Tri Respati, Ida Bagus Surya Rinaldi, Vincent Rosita, Yulia Sarah Raharjo Sarchan, Billy Sari, Ni Luh Kade Dwi Purnama Satyawati, Anak Agung Ayu Sedana, I Made Rai Arya Setiari, Santi Setiawan, I Wayan Arta Suardana, I Wayan Arya Suastiari, Ni Kadek Sisi Suparna, I Komang Teo, Yusta Suryono Afri Trisna Aditya Usman Fadli Wahyudi, Jason Wardana, I Wayan Adhitya Kusuma Wibawati, Erni Wibisana Sudarta, Ida Bagus Wiguna, Ivan Ardiyanto Wiryana, Kadek Velia Sita Devi Wulansari, Ida Ayu Komang Yulia Rossa Indah Yusta Suryono Afri Teo