Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan Service Excellence Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pasien Rawat Jalan di RS Primaya Makassar Christella Chandra, Cindy; Windiyaningsih, Cicilia; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6164

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan dan loyalitas pasien adalah faktor penting dalam menilai suatu keberhasilan rumah sakit. Penerapan service excellence yang mencakup enam aspek antara lain sikap, perhatian, tindakan, kemampuan, penampilan, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan service excellence terhadap kepuasan dan loyalitas pasien di RS Primaya Makassar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 100 pasien umum rawat jalan yang dipilih dengan teknik accidental sampling, dan dianalisis dengan SPSS. Hasil: Hasil analisis menujukan bahwa penampilan (0.132), tindakan (0.398), perhatian (0.509), kemampuan (0.368) dan tanggung jawab (0.11) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Sikap (0.026), penampilan (0.104), tanggung jawab (0.045) dan kepuasan (0.006) berpengaruh signifikan terhadap loyalitas. Kesimpulan: Penampilan dan tanggung jawab dokter menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas pasien di RS Primaya Makassar. Oleh sebab itu, peningkatan terhadap kerapihan, kebersihan, profesionalisme, tanggung jawab, komitmen dan ketepatan waktu dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan perlu dijadikan fokus utama rumah sakit. Kata Kunci: pelayanan prima, kepuasan, loyalitas, rumah sakit.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pending Klaim BPJS Terhadap Kualitas Pelayanan Rumah Sakit Umum Islam Madinah Kasembon Rachman, Yusuf Aditya; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i4.8922

Abstract

Peningkatan pending klaim BPJS pada rumah sakit menandakan suatu masalah pada sistem rumah sakit sehingga turunnya kualitas layanan rumah sakit itu sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji sejumlah faktor pengaruh pending klaim BPJS terhadap kualitas pelayanan rumah sakit umum Islam Madinah Kasembon. Metode kuantitatif melalui pendekatan asosiatif diterapkan pada peneltian ini dengan mengikutsertakan 140 pegawai RSUI Madinah Kasembon. Data diambil melalui kuesioner dan dianalisis melalui pendekatan SEM (Structural Equation Model) mempergunakan Partial Least Square (SmartPLS). Hasil penelitian membuktikan bahwasanya sarana dan prasarana serta pelatihan kerja berpengaruh negatif terhadap pending klaim BPJS. Sedangkan beban kerja berpengaruh positif terhadap pending klaim BPJS di RSUI Madinah Kasembon. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya sarana dan prasarana yang memadadai serta pelatihan kerja yang kurang efektif dapat meningkatkan pending klaim BPJS. Sedangkan pengurangan beban kerja yang berlebih dapat menurunkan tingkat pending klaim BPJS. Tingkat pending klaim BPJS yang tinggi menandakan kualitas layanan yang kurang maksimal.
Pengaruh Nilai Akreditasi Rumah Sakit Terhadap Persepsi Kualitas Pelayanan Pada Pasien di Poliklinik Rawat Jalan Penyakit Dalam RS Bhayangkara Palembang Megawati, Tri Hastuti; Trigono, Ahdun; Prapanca, Yuli
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i3.6640

Abstract

Latar Belakang: Akreditasi rumah sakit merupakan salah satu cara meningkatkan kepercayaan masyarakat karena berorientasi pada peningkatan mutu dan keselamatan pasien sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh nilai akreditasi rumah sakit terhadap persepsi kualitas pelayanan pada pasien di Poliklinik Rawat Jalan Penyakit Dalam RS Bhayangkara Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi cross-sectional dengan data primer yaitu kuesioner yang dianalisis menggunakan uji statistik chi-square untuk analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan yaitu Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 39.87), Akses dan Kesinambungan Pelayanan (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 38.96), Pengkajian Pasien (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 22.96), Komunikasi dan Edukasi (p-value kurang dari 0.001, OR sama dengan 40.35). Analisis multivariat menunjukkan bahwa semua variabel menunjukkan signifikansi yang kuat dengan variabel yang paling berpengaruh secara signifikan yaitu Sasaran Keselamatan Pasien dengan OR sebesar 90.79. Kata kunci: Nilai Akreditasi, Kualitas Pelayanan, Keselamatan Pasien
Analisis Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Aulia Jakarta Putri, Isma Larisa; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 3 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i3.6695

Abstract

AbstrakSistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dengan mendukung pengelolaan data yang efisien, akurat, dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SIMRS di Rumah Sakit Aulia Jakarta serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat efektivitas penggunaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan staf pengguna SIMRS, observasi langsung, serta analisis dokumen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIMRS di Rumah Sakit Aulia telah membantu mempercepat proses pendaftaran pasien dan pengelolaan rekam medis, namun masih terdapat kendala seperti kurangnya pelatihan bagi tenaga medis dan integrasi sistem yang belum optimal dengan unit laboratorium dan farmasi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan SIMRS mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan jika didukung dengan pelatihan berkala, peningkatan infrastruktur teknologi, serta koordinasi yang lebih baik antarunit rumah sakit. Rekomendasi utama adalah peningkatan kapasitas SDM dalam operasional SIMRS dan optimalisasi integrasi sistem untuk memastikan kelancaran pelayanan kesehatan yang berbasis teknologi. Kata kunci: Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, Efektivitas Pelayanan, Teknologi Kesehatan, Manajemen Rumah Sakit
Analisis Gaya Kepemimpinan Transformasional terhadap Kinerja Perawat dalam Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Nilakusuma, Nilakusuma; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences Vol 6 No 2 (2025): Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences: October 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijnhs.v6i2.7173

Abstract

Kepemimpinan transformasional diyakini berperan penting dalam peningkatan kinerja perawat yang berdampak terhadap kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja perawat serta implikasinya pada kepercayaan masyarakat di RSUD Sekarwangi Kabupaten Sukabumi. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 178 perawat pelaksana sebagai responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial (regresi linier berganda, uji Sobel untuk mediasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat (p < 0,05); kinerja perawat berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan masyarakat (p < 0,05), dan kinerja perawat memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kepercayaan masyarakat (z = 8,69; p < 0,05). Dimensi pengaruh ideal dan stimulasi intelektual menjadi aspek yang paling dirasakan oleh perawat. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kepemimpinan transformasional merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan citra rumah sakit.
Studi Analisis Persepsi Pasien Mengenai Kualitas Pelayanan Rawat Jalan Di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang Tahun 2024 Arifin Abidin, Rifardi Rifiar; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7110

Abstract

ABSTRAK Dalam era digital yang berkembang pesat, kesiapan rumah sakit dalam mengadopsi teknologi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pasien. Namun, implementasi teknologi tidak hanya bergantung pada ketersediaannya, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti literasi digital, budaya organisasi, dan infrastruktur teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kesiapan penggunaan teknologi di rumah sakit, serta mengeksplorasi peran kemanfaatan sebagai mediator dan digital lifestyle sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi dan model moderasi-medisiasi. Data dikumpulkan dari 235 responden yang terdiri dari tenaga medis dan administrasi di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital tidak berpengaruh signifikan terhadap kesiapan teknologi (p sama dengan 0.347), bertentangan dengan prediksi model TAM. Sebaliknya, budaya organisasi dan infrastruktur teknologi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan teknologi (p sama dengan 0.000). Kemanfaatan berperan sebagai mediator dalam hubungan antara budaya organisasi dan kesiapan teknologi, serta antara infrastruktur teknologi dan kesiapan teknologi. Digital lifestyle memperkuat efek mediasi kemanfaatan dalam hubungan budaya organisasi dan kesiapan teknologi, tetapi tidak berpengaruh pada hubungan literasi digital dengan kemanfaatan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang faktor-faktor yang dapat meningkatkan kesiapan rumah sakit dalam mengadopsi teknologi. Manajemen rumah sakit disarankan untuk memperkuat budaya organisasi yang mendukung inovasi serta meningkatkan infrastruktur teknologi guna mempercepat penerapan sistem digital yang lebih efektif. Kata Kunci: Kesiapan Teknologi, Budaya Organisasi, Infrastruktur Teknologi, Digital Lifestyle, Kemanfaatan, Rumah Sakit.
Analisis Faktor Penyebab Selisih Negatif Tarif INA-CBG Dan Tarif Rumah Sakit Kasus Sectio Caesarea Di Instalasi Kebidanan Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Banjarmasin Yandiko, Muhammad El; Jak, Yanuar; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.6734

Abstract

ABSTRAK Rumkit Bhayangkara Tk. III Banjarmasin merupakan rumah sakit tipe C dengan pola Badan Layanan Umum (BLU), memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta JKN. Berdasarkan data JKN selisih negatif antara tarif INA-CBG dengan tarif rumah sakit Semester I 2024 sebesar Rp 4.336.977,449. Selisih negatif terbesar pada kelompok staf medis Obsgyn. Penelitian ini menganalisis faktor yang mempengaruhi selisih negatif antara tarif INA-CBG dan tarif kasus sectio caesarea di Instalasi Kebidanan. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif. Rancang bangun penelitian adalah cross sectional study menggunakan metode survey. Populasi penelitian ini adalah berkas rekam medis kasus sectio caesarea tahun 2024. Besar sampel pada penelitian ini sebesar 74 rekam medis dengan tehnik pengambilan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat selisih negatif tarif INA CBG’s dan tarif RS dengan kasus sectio caesarea sebesar Rp 199.284.943, dengan rerata selisih negatif sebesar Rp5.260.234,00. Hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan signifikan kelas perawatan (p-value 0,000), kepatuhan Clinical Pathway (p-value 0,000), komplikasi penyakit (p-value 0,001), status penggunaan obat dan BAKHP (p-value 0,000) dengan selisih negatif. Variabel lama hari rawat, tingkat keparahan/ severity level, komorbid tidak ada hubungan. Kelas perawatan merupakan variabel yang hubungannya paling erat. Saran peneliti untuk manajemen Rumkit Bhayangkara Tk III Banjarmasin agar review tarif dan Clinical Pathway, revisi MoU dokter mitra, audit Clinical pathway, mendorong DPJP dan petugas koder agar lebih teliti, utilization review, pedoman alternatif obat/BAKHP, menginisiasi pertemuan dokter spesialis, mendorong kolaborasi para professional pemberi asuhan dalam upaya mitigasi komplikasi pasca operasi. Kata Kunci: selisih negatif klaim, INA CBGs, sectio caesarea
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Patria Susanti, Risca; Windyaningsih, Cicilia; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7092

Abstract

Abstrak Tesis ini menggunakan penelitian kuantitatif menggunakan metode pengumpulan data dengan kuseioner, observasi dan menggunakan dokumen rumah sakit kepada pasien di poliklinik saraf RS Patria IKKT untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien poliklinik saraf melalui variabel kehandalan,jaminan, bukti fisik, empati dan daya tanggap. Populasi penelitian ini adalah pasien rawat jalan di poliklinik saraf di Rumah Sakit Patria IKKT Slipi Jakata Barat pada Bulan April sampai Juni Tahun 2022 sejumlah 2.255 orang pasien rawat jalan. Sampelnya adalah dengan menggunakan rumus Slovin sehingga ditemukanlah jumlah minimal sampelnya 96 orang, namun peneliti menggunakan sebanyak 120 sampel. Hasil pengujian analisis variabel pengaruh kualitas pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien di poliklinik saraf RS Patria IKKT pada variabel kehandalan memiliki nilai koefisien sebesar 0,238. Variabel jaminan nilai koefisienya sebesar 0,626. Variabel bukti fisik nilai koefisiennya adalah sebesar -0,396. Variabel empati memiliki nilai koefisien sebesar 0,663. Dan pada variabel daya tanggap memiliki nilai variabel sebesar 1,672. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kehandalan, variabel jaminan, variabel empati dan variabel daya tanggap bernilai signifikan terhadap kepuasan pasien, sedangkan pada variabel bukti fisik dapat disimpulkan bahwa variabel tersebut tidak memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan pasien. Kata kunci : Kehandalan, Jaminan, Bukti Fisik, Empati, Daya Tanggap, Kepuasan Pasien
Evaluasi Kesiapan Penerapan KRIS JKN Di Rumah Sakit Aulia 2024 Siregar, Christina Susilawaty; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7107

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Perumahsakitan, kelas rawat inap standar dilaksanakan paling lambat 1 Januari 2023, namun dalam pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap oleh seluruh rumah sakit baik milik kementerian/lembaga, pemerintah daerah atau swasta yang bekerja sama dalam program JKN. Selain pentahapan diatas, juga dilakukan pentahapan kriteria kelas standar yang dimulai dari kriteria 1-9 dan dilanjutkan dengan kriteria 10-12. Metode: Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Bertujuan untuk menganalisis kesiapan penerapan KRIS JKN di RS aulia Jakarta berdasarkan yaitu kesiapan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia (SDM), persepsi stakeholder, kendala regulasi, dan tingkat kepuasan pasien. Hasil: Hal ini terlihat dari hasil regresi linear berganda yang menunjukkan koefisien regresi untuk variabel Implementasi KRIS JKN sebesar 0,031 dengan nilai signifikansi 0,718, yang jauh di atas tingkat kepercayaan 95% (p lebih kecil dari 0,05). Artinya, implementasi KRIS JKN tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Kesimpulan: Implementasi KRIS dalam program JKN serta kesiapan infrastruktur di RS Aulia belum menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan. Kata Kunci: Kesehatan, Jaminan Kesehatan Nasional, Rumah Sakit
Analisis Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Response Time Perawat Pada Triase Di IGD Rs Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Hambektanuhita, Hambektanuhita; Windiyaningsih, Cicilia; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i4.7094

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sarana Prasarana, Sumber Daya Manusia, dan Beban Kerja terhadap waktu respons (Respon Time) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 70 responden sebagai sampel penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sarana Prasarana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap waktu respons dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,496 (p sama dengan 0,002). Beban Kerja juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,338 (p sama dengan 0,000). Namun, variabel Sumber Daya Manusia tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons (p sama dengan 0,582). Uji simultan melalui ANOVA menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan ketiga variabel independen secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap waktu respons (F sama dengan 49,791 dan p sama dengan 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,694 mengindikasikan bahwa 69,4% variasi waktu respons dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi Sarana Prasarana dan pengelolaan Beban Kerja merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan efisiensi waktu respons di IGD. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya strategi manajemen yang terfokus pada pengembangan fasilitas dan pengelolaan beban kerja tenaga medis guna mendukung peningkatan kinerja pelayanan kesehatan di IGD. Kata Kunci: Sarana Prasarana, Beban Kerja, Sumber Daya Manusia, Waktu Respons, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri.