Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Mutu Pelayanan Kesehatan Melalui Penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit Susanto, Joko; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v14i03.3818

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan aspek penting dalam pengelolaan rumah sakit, di mana Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) berperan besar dalam keselamatan pasien, infeksi terkait pelayanan kesehatan Healthcare Associated Infections (HAIs) tetap menjadi tantangan global yang berdampak pada pasien dan tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi program PPI di RS Unimedika Setu Bekasi dan efektivitasnya dalam meningkatkan mutu pelayanan. Secara khusus, penelitian ini mengkaji kepatuhan tenaga kesehatan, data surveilans infeksi, serta tantangan dalam implementasi PPI. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam sebagai teknik pengumpulan data, observasi, dana analisis dokumen. Triangulasi data dilakukan untuk meningkatkan validitas temuan. Studi menemukan bahwa kepatuhan terhadap kebersihan tangan masih rendah, dengan sekitar 50% individu tidak patuh, sementara penggunaan alat pelindung diri (APD) juga belum sesuai standar, dengan tingkat ketidaksesuaian mencapai sekitar 40%. Data surveilans menunjukkan tingginya angka kejadian HAls, terutama plebitis (5,24%) dan infeksi daerah operasi (3,6%). Kesimpulan: Penguatan kebijakan PPI, peningkatan pelatihan staf, serta monitoring kepatuhan menjadi langka strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Integrasi inisiatif PPI data strategi akreditasi rumah sakit diperlukan untuk perbaikan jangka panjang.
Development of Ethical Guidelines for AI-Assisted Educational Counseling Decisions. Marliana, Thika; Osman, Suhaila Binti; Agustin, Dinni; Mawarni, Endang Siti; Azija, Izzatul; Trigono, Ahdun; Wahyuningrum, Maria Aditia
International Journal of Research in Counseling Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Minang Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70363/ijrc.v4i2.302

Abstract

The increasing integration of Artificial Intelligence (AI) in educational counseling has introduced new opportunities and ethical challenges in decision-making processes related to student support services. This study aims to develop a set of ethical guidelines tailored to the use of AI-assisted systems in educational counseling, focusing on transparency, fairness, accountability, privacy, and human oversight. Employing a qualitative methodology, the research synthesizes insights from educational technologists, counseling professionals, AI ethicists, and policymakers through in-depth interviews and Delphi-based consensus. The proposed framework addresses ethical dilemmas arising from algorithmic bias, informed consent, data protection, and the balance between human judgment and machine recommendations. Findings suggest that while AI can enhance efficiency and personalization in counseling, it must operate within clearly defined ethical boundaries to safeguard student autonomy, well-being, and equity. The resulting guidelines are intended to serve as a foundational reference for educational institutions, developers, and regulatory bodies in the responsible deployment of AI in student counseling contexts.
Faktor-faktor yang berhubungan kelengkapan pengisian rekam medis tenaga kesehatan di ruang rawat inap Hermawati, Siska; Trigono, Ahdun; Ulfa, Laila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 21, No 2 (2025): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v21i2.1871

Abstract

Rekam medis merupakan dokumen penting dalam pelayanan kesehatan yang berfungsi sebagai alat komunikasi antarprofesi, dasar pengambilan keputusan klinis, dan bukti legal. Namun, masalah ketidaklengkapan pengisian rekam medis masih sering dijumpai di rumah sakit, termasuk di ruang rawat inap. Ketidaklengkapan ini dapat menurunkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan pengisian rekam medis oleh tenaga kesehatan di ruang rawat inap Rumah Sakit Ridhoka Salma Cikarang, serta mengidentifikasi faktor dominan yang berpengaruh. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah tenaga kesehatan (dokter, perawat, dan bidan) di ruang rawat inap, dengan sampel 109 responden melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan telaah rekam medis. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji Chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Penelitian menunjukkan 65,1% rekam medis dinyatakan lengkap, sedangkan 34,9% tidak lengkap. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kelengkapan pengisian rekam medis adalah pengetahuan (p=0,002), beban kerja (p=0,014), dan lama kerja (p=0,031). Analisis regresi logistik menunjukkan pengetahuan sebagai faktor dominan dengan OR=6,21 (95% CI: 2,03–18,94). Kelengkapan pengisian rekam medis tenaga kesehatan di ruang rawat inap masih belum optimal. Pengetahuan, beban kerja, dan lama kerja berpengaruh signifikan, dengan pengetahuan sebagai faktor dominan. Rumah sakit perlu meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan rutin, mengatur beban kerja secara proporsional, serta memperkuat supervisi untuk meningkatkan kelengkapan rekam medis
Analisis Pengaruh Kompetensi dan Beban Kerja terhadap Kinerja Perawat Kontrak Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya Artanti, Yurika; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8392

Abstract

The performance of contract nurses in hospital inpatient units is significantly influenced by individual competence and workload carried out during the execution of duties. Therefore, it is essential for hospital management to understand how these two factors impact nursing performance. This study aims to analyze the effect of competence and workload on the performance of contract nurses at the Inpatient Installation of Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso Surabaya hospital. This research employed a quantitative approach using an analytical survey design. A total of 87 contract nurses were selected through simple random sampling, based on predetermined inclusion criteria. Data were collected using closed-ended Likert scale questionnaires and analyzed using multiple linear regression to determine the partial and simultaneous effects of the independent variables on performance. The results showed that competence had a significant effect on nurse performance (p = 0.002), as did workload (p = 0.000). Simultaneously, competence and workload contributed 33.8% to the variation in nurse performance (p < 0.05). These findings underscore the importance of continuous training programs and equitable workload management to improve the quality of nursing services. This study provides strategic recommendations for hospital human resource management, particularly in efforts to enhance service quality in inpatient care units.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP PERAN PERAWAT DALAM KOMUNIKASI ETIK PROFESI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP BRANDING RUMAH SAKIT BUNDA Septina, Selly; Trigono, Ahdun; Rinaldi, Enrico Adhitya
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.3.2025.302-310

Abstract

This study aims to analyze the influence of transformational leadership on nurses' roles in professional ethical communication and its implications for hospital branding at Bunda Margonda General Hospital, Depok. A mixed methods approach was applied, combining quantitative surveys using MLQ, NELQ, and Aaker & Keller's brand equity scales, and qualitative semi-structured interviews with head nurses, staff nurses, marketing managers, and returning patients. A total of 114 staff nurses were included using total sampling. Path analysis revealed that transformational leadership significantly affects nurses’ ethical communication (β = 0.278; p = 0.003), and ethical communication significantly impacts hospital branding (β = 0.424; p = 0.000). However, transformational leadership does not directly influence branding (p > 0.05), but rather through the mediating role of ethical communication. Qualitative triangulation supports this finding, highlighting that the leadership of head nurses in cultivating ethical culture greatly influences hospital image. The study recommends routine training in transformational leadership and ethical communication for nurses as a strategy to improve service quality and institutional image.
Analysis of Patient Service Quality with IOM Indicators in the Dental Polyclinic of Bhayangkara Hospital, Polri Education and Training College Astriany.H, Vivi; Kodyat, Alih Germas; Trigono, Ahdun; Chandra, Andy
International Journal of Business, Law, and Education Vol. 7 No. 1 (2026): International Journal of Business, Law, and Education
Publisher : IJBLE Scientific Publications Community Inc.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56442/ijble.v7i1.1371

Abstract

High-quality healthcare services are essential to ensure patient satisfaction and sustainable hospital performance. This study aims to analyze patient service quality at the Dental Clinic of Bhayangkara Lemdiklat Police Hospital using the Institute of Medicine (IOM) framework, which includes six dimensions: safety, effectiveness, patient-centeredness, timeliness, efficiency, and equity. A quantitative descriptive design with a survey approach was employed. A total of 94 patients were selected through purposive sampling. Data were collected using a structured questionnaire measuring patients’ expectations and perceived performance. The instrument was tested for validity and reliability, and the data were analyzed using descriptive statistics, paired sample t-tests, regression analysis, and Importance–Performance Analysis (IPA). The results indicate that overall service quality is perceived as good, particularly in effectiveness, safety, and patient-centered care, which obtained the highest mean scores. However, gaps remain in equity, timeliness, and efficiency. Equity showed the lowest mean value and the highest variability, suggesting that patients still perceive unequal treatment and service procedures. Paired sample correlations revealed strong and significant relationships among the IOM dimensions, implying that improvements in one aspect may positively influence others. Regression and ANOVA results indicate that service quality does not significantly differentiate patient types (general and BPJS). The IPA analysis places effectiveness, safety, and patient-centeredness in the “maintain performance” quadrant, while timeliness, efficiency, and equity require strategic improvement. These findings highlight the importance of continuous quality enhancement, particularly in ensuring fair, timely, and efficient dental services
Analisis Ketidaksesuaian Jumlah Kunjungan Pasien Jaminan Kesehatan Nasional Dengan Jumlah Berkas Yang Diterima Verifikator Unit Casemix Di RS Tk.IV Cijantung Kesdam Jaya Setyarini, Nur Indah Ayu; Trigono, Ahdun; Wulandari, Sonya Dewi
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.9457

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu menjadi indikator keberhasilan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun, di RS Tk. IV Cijantung Kesdam Jaya ditemukan ketidaksesuaian antara jumlah kunjungan pasien JKN dengan jumlah berkas klaim yang diterima oleh unit verifikator casemix. Ketidaksesuaian ini dapat berdampak pada tertundanya pembayaran klaim dan mengganggu kelangsungan layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab ketidaksesuaian tersebut, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi, serta merumuskan upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki proses klaim BPJS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2025 dengan tahapan residensi pada tanggal 15 Januari–24 Maret 2025, dilanjutkan kegiatan penelitian pada 28 April–10 Juli 2025. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan kunci dari berbagai unit terkait, seperti pendaftaran, instalasi rawat jalan dan rawat inap, pelayanan medis, serta casemix. Data dianalisis menggunakan pendekatan input-proses-output-dampak (IPOD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian klaim disebabkan oleh beberapa faktor utama, yaitu keterbatasan jumlah dan kapasitas SDM administrasi, kesalahan dalam pencatatan dan input data, lemahnya proses validasi internal, kendala teknis pada SIMRS, serta kurangnya komunikasi antarunit. Ketidaktepatan pemahaman terhadap regulasi BPJS yang dinamis juga turut memengaruhi. Kesimpulannya, proses klaim belum berjalan secara optimal dan membutuhkan perbaikan sistemik. Saran yang diajukan meliputi penguatan kapasitas SDM, peningkatan koordinasi antarunit melalui forum evaluasi rutin, serta penyusunan pedoman tertulis terkait regulasi dan alur klaim BPJS. Rumah sakit juga disarankan membentuk tim validasi lintas unit untuk menjamin akurasi berkas sebelum dikirim ke BPJS.
Analisis Pengelolaan Persediaan Obat Di Rumah Sakit Unimedika Setu Bekasi Tahun 2024 Yunsa, Aruhpedi; Trigono, Ahdun; Pangkey, Dicky Yulius
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7890

Abstract

RS Unimedika Setu Bekasi menghadapi tantangan dalam ketersediaan obat yang tidak selalu mencukupi kebutuhan pasien, sehingga mendorong penelitian ini yang bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan persediaan obat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketersediaan obat. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen. Data dianalisis melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi untuk memperoleh kesimpulan yang akurat mengenai sistem pengelolaan obat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan obat di RS Unimedika belum sepenuhnya optimal. Perencanaan obat dilakukan berdasarkan tren konsumsi sebelumnya, namun belum menerapkan analisis ABC-VEN secara sistematis. Pengadaan obat sering mengalami kendala akibat keterbatasan anggaran, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara rencana dan realisasi pengadaan. Penyimpanan obat telah mengikuti prinsip FIFO dan FEFO, tetapi masih ditemukan obat kedaluwarsa akibat minimnya pemantauan. Distribusi obat dilakukan secara terdesentralisasi, namun sering terjadi kelangkaan obat generik. Pemusnahan obat kedaluwarsa telah sesuai dengan regulasi, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam infrastruktur dan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan adanya peningkatan sistem manajemen obat melalui penerapan metode perencanaan yang lebih sistematis, peningkatan alokasi anggaran, serta optimalisasi monitoring penyimpanan dan distribusi obat guna memastikan ketersediaan obat yang lebih baik di rumah sakit. Kata kunci: Distribusi obat, manajemen persediaan obat, pengadaan obat, perencanaan obat, rumah sakit
Determinan Yang Memengaruhi Kepuasan Kerja Perawat Pelayanan Rawat Inap Di RS Meilia Tahun 2024 Saunderajen, Saunderajen; Prapanca, Yuli; Trigono, Ahdun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7370

Abstract

Pendahuluan : Kepuasan kerja perawat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi kepuasan kerja perawat pelayanan rawat inap di RS Meilia. Variabel yang diteliti meliputi supervisi/pengawasan, gaji (finansial), peluang promosi, kondisi kerja, dan kelompok kerja. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional, dan sampel penelitian terdiri dari 52 perawat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji statistik bivariat serta regresi berganda. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi, gaji, peluang promosi, dan kelompok kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja perawat. Supervisi keperawatan ditemukan sebagai faktor paling dominan dalam menentukan kepuasan kerja. Kesimpulan : Oleh karena itu, pihak manajemen rumah sakit disarankan untuk meningkatkan kualitas sistem supervisi guna meningkatkan kepuasan kerja perawat di pelayanan rawat inap RS Meilia. Kata Kunci : Kepuasan kerja, perawat, supervisi, gaji, promosi, kondisi kerja, peluang promosi, kelompok kerja
Analisis Efisiensi Waktu dan Anggaran Layanan Radiologi Melalui Pemanfaatan PACS di RSUD Dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang Banten Suprapto, Denny; Trigono, Ahdun; Santosa, Yaya Aria
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7959

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi kesehatan di era digital telah membawa perubahan signifikan pada pelayanan radiologi, di mana RSUD dr. Dradjat Prawiranegara masih mengandalkan sistem film konvensional yang menimbulkan inefisiensi waktu dan biaya. Laporan Triwulan I Tahun 2025 menunjukkan bahwa persentase waktu tunggu hasil radiologi ≤3 jam hanya mencapai 90,13%, sementara penggunaan film, tinta, dan listrik menghasilkan pemborosan anggaran yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode mix method, menggabungkan analisis numerik dari data operasional tahun 2024 dan wawancara kualitatif untuk menilai kondisi aktual pelayanan radiologi. Total sampling digunakan untuk 12 data bulanan, meliputi jumlah pemeriksaan, rata-rata TAT, serta anggaran bahan habis pakai. Simulasi penerapan sistem Picture Archiving and Communication System (PACS) dilakukan untuk melihat potensi efisiensi waktu dan biaya, termasuk analisis sensitivitas untuk menguji perubahan hasil terhadap variasi asumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menurunkan rata-rata TAT dari 3,2 jam menjadi 2,0 jam dan mengurangi biaya operasional hingga 40–60% melalui pengurangan penggunaan film hingga 80%. Selain itu, wawancara staf radiologi mengindikasikan beban kerja yang lebih efisien, alur kerja yang lebih cepat, serta akses hasil pemeriksaan yang lebih praktis, sehingga PACS berpotensi meningkatkan mutu layanan dan efisiensi manajemen anggaran secara simultan. Kata Kunci: Anggaran, Efisiensi, PACS, Radiologi, Waktu