Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Produksi Biogas dari Jerami Padi Menggunakan Cairan Rumen dan Kotoran Sapi Anwar, Hasrul; Widjaja, Tri; Prajitno, Danawati Hari
CHEESA: Chemical Engineering Research Articles Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/cheesa.v4i1.7406.1-10

Abstract

Jerami padi adalah salah satu limbah pertanian yang melimpah di Indonesia yang dapat digunakan sebagai sumber lignoselulosa untuk produksi biogas. Salah satu metode untuk meningkatkan produksi biogas adalah dengan menambahkan cairan rumen dan kotoran sapi. Penelitian ini membandingkan produksi biogas pada cairan rumen sapi (JP-R) dan campuran cairan rumen dan kotoran sapi (JP-RKS). Percobaan ini dilakukan dalam reaktor batch anaerob selama 30 hari dengan volume kerja 3,6 L pada suhu mesofilik. Parameter yang diukur pada penelitian ini seperti asam lemak volatil (VFA), Chemical Oxygen Demand (COD), total padatan (TS), volatil padatan (VS), dan komposisi biogas. COD JP-R dan JP-RKS masing-masing adalah 54,21 % dan 49,44%. Yield metana untuk JP-R dan JP-RKS masing-masing adalah 0,48 Nm3/kgCODremoval dan 0,015 Nm3/kgCODremoval. Komposisi biogas pada JP-R  adalah 47,97% CH4, 7% CO2 dan 0,44% H2, sedangkan pada JP-RKS komposisi biogas adalah 23,34% CH4, 10,06% CO2, dan 0,39% H2.
Implementasi Pengolahan Sampah Dengan Metode Komposting Dan Ecobrick Di Pondok Pesantren Nidhomuddin Anwar, Hasrul; Ulya, M. Ridho; Sari, Devi Kurnia; Djanna, Miftahul; Mayasari, Rizka; Utari, Ririn; Putra, Ramadani Diana; Sugiarto, Bagas Gangsar
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v3i6.526

Abstract

The waste problem is one of the main challenges faced by Indonesian society, including at the Nidhomuddin Islamic Boarding School, Negara Ratu Village, Natar, South Lampung. Waste management in this area still needs to be optimized. To overcome this, this activity aims to provide education to students regarding the processing and use of organic and inorganic waste. The methods applied in this activity include composting for organic waste and making ecobricks for plastic waste. The training took place on 14–19 September 2023 and was attended by 40 students. The results of the training show the high enthusiasm of the participants, which is expected to encourage increased awareness and participation of students in independent waste management.
Efektivitas Karbon Aktif Eceng Gondok (Eichornia crassipes) dalam Menurunkan Kandungan COD dan Detergen pada Limbah Laundry Sari, Devi Kurnia; Anwar, Hasrul; Sumanjaya, Erlan
Agroteknika Vol 8 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i1.392

Abstract

Usaha laundry setiap tahun tumbuh pesat akibat meningkatnya aktivitas masyarakat, namun pertumbuhan bisnis laundry ini memiliki dampak negatif, yaitu limbah laundry yang mengandung bahan kimia dengan tingkat konsentrasi tinggi, seperti COD dan detergen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu kontak 0, 60, 120, 180 dan 240 menit dan aktivator HCl dan ZnCl2 konsentrasi 10% berbahan eceng gondok (Eichornia crassipes) dalam menurunkan kadar COD dan detergen pada limbah laundry yang dianalisis menggunakan Randomized Completely Block Design (RCBD) taraf signifikan 5% dengan tiga kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar COD dengan karbon aktif aktivasi HCl sebesar 204,39 mg/l atau 11% pada waktu kontak 240 menit sedangkan detergen sebesar 1,6948 mg/l atau 12,5% pada waktu kontak 180 menit dengan kadar air baku 1,9375 mg/L. Penurunan kadar COD dengan karbon aktif teraktivasi ZnCl2 sebesar 344,654 mg/l atau 60% pada waktu kontak 180 menit dari kandungan air baku sebesar 848,896 mg/l, sedangkan penurunan detergen pada waktu kontak 240 menit sebesar 1,7544 mg/l atau 28% dari air baku 2,4315 mg/l. Pemilihan jenis aktivator berpengaruh terhadap penurunan kadar COD dan detergen. Karbon aktif yang diaktivasi dengan ZnCl2 terbukti lebih efisien dalam menurunkan kadar COD dan detergen pada limbah laundry.
Perbandingan Efektivitas Adsorpsi Ion Logam Timbal (Pb) Menggunakan Biji Buah Durian Teraktivasi NaOH Dan HCl Hasrul Anwar; Devi Kurnia Sari; Miftahul Djana; Dina Endang Ristanti
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.17070

Abstract

Pencemaran logam berat seperti timbal (Pb) dalam air merupakan permasalahan lingkungan yang serius karena sifatnya yang toksik, persisten, dan bioakumulatif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas adsorpsi ion Pb²⁺ menggunakan adsorben dari biji buah durian (Durio zibethinus) yang telah diaktivasi secara kimia dengan larutan NaOH dan HCl. Adsorben dipreparasi melalui proses karbonisasi dan aktivasi kimia, kemudian dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengetahui gugus fungsional serta morfologi permukaan. Proses adsorpsi dilakukan dalam larutan Pb²⁺ dengan variasi pH, waktu kontak, dan konsentrasi awal logam. Hasil penelitian yang didapatkan adalah adsorben yang telah diaktivasi dengan efisiensi maksimum pada pH 5 dan waktu kontak 60 menit  menunjukkan bahwa penyerapan ion logam Pb sebesar 57,97% dengan aktivasi NaOH, sedangkan dengan aktivasi HCl 0,01 M sebesar 28,34%. Hasil ini menunjukkan bahwa biji durian teraktivasi NaOH memiliki potensi sebagai adsorben alternatif yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengolahan limbah logam berat.
Kinerja Unit Portable Pengolahan Air Minum Berbasis Membran Keramik: Efektivitas dalam Menurunkan E. Coli dan TSS Djana, Miftahul; Rizka Mayasari; Hasrul Anwar; Kurniawati Oktarina
Jurnal Redoks Vol. 10 No. 1 (2025): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v10i1.18827

Abstract

Provinsi Lampung merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rentan terhadap bencana banjir dan kekeringan akibat dampak perubahan iklim. Kondisi ini menyebabkan gangguan terhadap pasokan air bersih bagi masyarakat, terutama pada musim ekstrem seperti musim hujan yang intens atau kemarau panjang. Di beberapa daerah, sumber air permukaan seperti sungai dan sumur dangkal tercemar akibat limpasan air hujan dan limbah domestik, terutama saat banjir. Sementara pada musim kemarau, banyak sumber air mengalami penurunan debit atau bahkan mengering. Selain itu, infrastruktur pengolahan air minum di wilayah terdampak sering kali tidak memadai atau tidak berfungsi optimal dalam situasi darurat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem pengolahan air minum portabel berbasis teknologi membran keramik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Teknologi tersebut dirancang untuk menurunkan parameter kualitas air seperti TDS, TSS, kekeruhan, dan E. Coli, serta memenuhi standar Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel air dari wilayah terdampak banjir dan kekeringan di Provinsi Lampung. Air disaring menggunakan sistem portabel berbasis membran keramik yang dikembangkan dari campuran tanah liat, bentoni, zeolite, dan fly ash lalu dibakar untuk membentuk pori mikro. Sistem ini bekerja tanpa tekanan eksternal dan tanpa listrik, memungkinkan operasional dalam kondisi darurat. Uji kualitas air dilakukan sebelum dan sesudah penyaringan dengan parameter TDS, TSS, kekeruhan, dan Escherichia coli, menggunakan metode spektrofotometri, gravimetri, turbidimetri, dan MPN.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran keramik dengan kadar fly ash 75% dapat menurunkan TDS hingga 70%, dan membran keramik dengan kadar 10% dapat menurunkan E. Coli hingga 98%. Alat ini dirancang portabel dan tidak bergantung pada sumber energi eksternal, sehingga sangat praktis, cepat dioperasikan, dan efektif digunakan dalam kondisi darurat, terutama di wilayah terdampak bencana dengan keterbatasan akses terhadap infrastruktur air bersih.
IMPLEMENTASI PERSONAL HYGIENE TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS HIDUP BERSIH DI PONDOK PESANTREN NIDHOMUDDIN, DESA NEGARA RATU NATAR, LAMPUNG SELATAN Anwar, Hasrul; Ulya, M. Ridho; Mayasari, Rizka; Dzakwan, Akhmad
Nemui Nyimah Vol. 2 No. 2 (2022): Nemui Nyimah
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v2i2.46

Abstract

Personal hygiene adalah cara perawatan diri manusia untuk memelihara kesehatan mereka secara fisik dan psikis. Pemenuhan personal hygiene diperlukan untuk kenyamaan, keamanan, dan kesehatan individu dan lingkungan. Pondok Pesantren Nidhomuddin, Desa Negara Ratu Natar, Lampung Selatan membina kurang lebih 140 santri yang terdiri dari 60 santri pria dan 80 santri perempuan. Terdapat fasilitas pondok pesantren seperti 1 mesjid, 7 kelas masing- masing untuk santri laki-laki dan perempuan, 10 kamar mandi santri laki-laki dan 18 kamar mandi santri perempuan. Berdasarkan permasalahan di atas, kegiatan ini dilakukan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi warga santri di lingkungan Pondok Pesantren Nidomuddin. Kegiatan pengabdian ini di lakukan di Pondok Pesantren Nidhomuddin, Desa Negara Ratu Natar, Lampung Selatan. langkah-langkah kegiatan pengabdian yang dilakukan yaitu studi pendahuluan dan survey lokasi, memetakan permasalahan terkait personal hygiene, kegiatan dan pendampingan materi mengenai personal hygiene. Materi yang disampaikan dalam kegiatan worshop yaitu terkait apa itu personal hygiene dan sanitasi lingkungan, tujuan personal hygiene, jenis-jenis personal hygiene, dan implementasi dari personal hygiene, dan terakhir adalah memberikan kuesioner di awal dan akhir kegiatan workshop untuk mengevaluasi kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil kuesioner yang diberikan kepada para peserta sosialisasi, terjadi peningkatan pengetahuan para santri mengenai personal hygiene dan sanitasi lingkungan. Diharapkan penerapan personal hygiene para santri di Pondok Pesantren Nidhomuddin dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran para santri dalam menerapkan personal hygiene di lingkungan pondok pesantren. Kata kunci:, Pengabdian, personal hygiene, sanitasi, lingkungan
Implementasi Teknologi Pengolahan Air Bersih di Perumahan Griya Saka Hajimena Menggunakan Metode Filtrasi dengan Bantuan Pompa Air Tenaga Surya Mayasari, Rizka; Noorhidana, Vera A; Risano, A. Yudi Eka; Wijaya, Riki C; Djana, Miftahul; Anwar, Hasrul; Haerudin, Nandi; Sari, Devi Kurnia
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 1 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.1 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya pengoptimalan pengolahan air bersih dengan penggunaan teknologi tepat guna yaitu metode filtrasi sederhana (sandfilter, zeolit, dan bentonit) yang akan diintegrasikan dengan pompa tenaga surya agar masyarakat dapat mengaplikasikan di rumah masing-masing dengan harga yang relatif murah dan hemat energi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk membantu warga Perumahan Griya Saka dalam meningkatkan pengetahuan mengenai kualitas air, dampak dari air yang tidak sesuai standar, dan penerapan teknologi tepat guna dalam mengelola air bersih. Metode yang digunakan dengan pengenalan dan pelatihan pembuatan alat filtrasi diintegrasikan dengan pompa tenaga surya.
Sosialisasi Metode Fitoremediasi dengan Tanaman Apu-Apu dalam Pengolahan Air Limbah Domestik di RT 21 Kelurahan Susunan Baru Mayasari, Rizka; Ofik Taufik Purwadi; Miftahul Djana; Aminudin Syah; Hasrul Anwar; Rosalia D. Werena
Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 (2025): Nemui Nyimah Vol. 5 No. 1 2025
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v5i1.168

Abstract

Salah satu agen utama pencemar lingkungan perairan adalah limbah domestik (limbah rumah tangga), dimana diperlukan pengolahan supaya limbah tersebut tidak langsung dibuang ke perairan melainkan dapat dimanfaatkan terlebih dahulu. Terdapat berbagai pengolahan air limbah antara lain filtrasi, adsorbsi, biofilter, aerasi, dan koagulasi flokulasi. Tetapi pengolahan air limbah tersebut memiliki beberapa kekurangan seperti mahal dari segi biaya serta penggunaannya yang kompleks. Salah satu alternatif proses pengolahan air limbah yang ramah lingkungan serta memiliki keunggulan dari segi biaya dan dapat dilakukan untuk mereduksi konsentrasi COD, BOD, dan TSS dalam limbah cair adalah melalui penerapan metode fitoremediasi. Tanaman kayu apu dipilih dikarenakan tanaman ini mudah untuk didapatkan dan mudah untuk dibudidayakan. Selain itu, tanaman ini juga dapat hidup pada lingkungan dengan air tergenang. Dengan penggunaan tanaman kayu apu ini diharapkan mampu mendegradasi kandungan limbah yang terdapat dalam limbah cair domestik