Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Planning for Facility Development at the Situ Cileunca Tourist Area, Bandung Regency Ameliana, Putri Azzahra; Setyowati, Tri
Journal of Tourism Sustainability Vol. 5 No. 3 (2025): Special Issues KPI XIII & IRWNS Polban 2025
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v5i3.172

Abstract

Situ Cileunca, a natural lake-based tourist destination in Bandung Regency, suffers from substandard tourism infrastructure and spatial disorganization. Preliminary observations reveal critical issues, including limited lodging access, degraded circulation in culinary areas, and the deterioration or absence of key facilities such as toilets, piers, observation towers, and gazebos. This study aims to develop a comprehensive facility development plan for the ±19,600 m² tourism area, aligned with spatial planning regulations and sustainable asset management principles. A mixed-methods approach was adopted, combining field observation, stakeholder interviews, and document analysis. The facility development framework is structured into three core dimensions: (1) accommodation facilities (lodging, culinary zones, playground); (2) supporting facilities (entrance gate, parking, footpaths, sanitation, security posts, waste bins, souvenir kiosks, piers, gazebos, observation towers, and photo spots); and (3) tourism auxiliary facilities (information center and signage systems). The proposed development emphasizes spatial restructuring, visual quality enhancement, and functional integration to improve visitor experience and operational efficiency. The total post-tax estimated cost for the entire project is IDR 52,239,849,498. The results contribute to formulating a replicable model for facility redevelopment in nature-based tourism destinations.
Pengembangan Grand Design Desa Wisata Bunga Cihideung Berbasis Asset Usages And Utilization Business Setyowati, Tri; Susanti, Ita; Yusuf, Moch.; Ramadhan, Gilang; Sugiama, A.Gima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3895

Abstract

Desa Cihideung sebagai desa wisata berbasis lingkungan dengan fokus pada tanaman hias, mengalami tantangan dalam mengembangkan potensi wisatawan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakatnya. Meskipun memiliki daya tarik alam yang menonjol dan potensi ekonomi yang besar, Desa Cihideung memiliki permasalahan diantaranya rendahnya jumlah kunjungan, durasi tinggal yang singkat, dan kurangnya diversifikasi pendapatan bagi petani tanaman hias. Permasalahan ini diperburuk oleh tidak ada perencanaan dan pengelolaan yang terstruktur dalam pengembangan bisnis desa wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif yang melibatkan identifikasi masalah melalui Focus Group Discussion (FGD), survei, dan pelatihan. Tahapan ini bertujuan untuk menyusun grand design pengembangan Desa Wisata Bunga Cihideung dengan memanfaatkan aset secara optimal dan mengembangkan bisnis berbasis asset usage dan asset utilization. Kegiatan PkM ini meliputi identifikasi dan analisis masalah melalui FGD, penentuan rute perjalanan wisata, pelatihan bagi masyarakat desa, serta penyusunan grand design perencanaan dan pengembangan. Grand design yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan berpotensi meningkatkan minat kunjungan, lama tinggal, serta pendapatan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Desa Cihideung memiliki potensi untuk berkembang sebagai desa wisata bunga berkelanjutan, dengan penekanan pada pengoptimalan aset dan pengembangan bisnis wisata yang terencana.
Persepsi Pengguna Terhadap Kinerja Aset Fasilitas Terminal Ciroyom di Kota Bandung Nabila, Annisa Miraj; Setyowati, Tri
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v8i2.23386

Abstract

Terminal adalah salah satu aset infrastruktur transportasi yang memiliki peran penting dalam pelayanan angkutan darat penumpang di Kota Bandung, seperti Terminal Ciroyom. Terminal Ciroyom merupakan salah satu terminal tipe C di Kota Bandung untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat yang di dalamnya terdapat angkutan kota dalam provinsi sampai dengan angkutan pedesaan yang dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Kondisi eksisting terminal tersebut mengalami beberapa fenomena permasalahan yakni, kurangnya tingkat keamanan di area terminal, tidak ada pembatas antara tempat parkir kendaraan dengan area angkutan penumpang, kondisi papan informasi yang tidak terawat, lingkungan area terminal yang tidak terjaga kebersihannya, dan terdapat fasilitas yang terlihat tidak nyaman untuk memakai fasilitas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Terminal Ciroyom di Kota Bandung berdasarkan penilaian pengguna dengan menggunakan teori (Fernando et al, 2019; Ikhlaq et al, 2017; Hernandez & Monzon, 2016) yang terdiri dari dimensi Safety & Security, Information, Access, Environment, dan Allied Facilities. Berdasarkan analisis hasil kinerja pada Terminal Ciroyom di Kota Bandung, menunjukkan bahwa kinerja terminal tidak memenuhi standar yang berlaku. Guna meningkatkan kinerja terminal tersebut, maka perlu dilakukan adanya perbaikan fasilitas terminal agar kegiatan operasi terminal dapat berjalan dengan lancar.
Pengaruh Kinerja Aset Terhadap Kepuasan Pengguna Terminal Pasir Hayam Cianjur (Studi Kasus Menurut Persepsi Pengguna) Wulandari, Isti; Setyowati, Tri; Fadjarwati, Nurlaila
Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur : Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 13 No 3 (2025): Jurnal Konstruksi dan Infrastruktur Vol 13 No.3 Desember 2025 Special Edition: E
Publisher : Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jki.v13i3.10646

Abstract

Pasir Hayam Terminal is a passenger terminal that functions as the main land transportation center in Cianjur Regency. Despite its strategic role, the terminal still encounters several asset performance issues, including unclear departure and arrival lanes, limited seating in the waiting area, inadequate lighting, damaged access roads, and the absence of ticket counters. This study aims to analyze the influence of asset performance on user satisfaction at Pasir Hayam Terminal. Asset performance is assessed using four dimensions: Safety and Security, Access, Information, and Allied Facilities. User satisfaction is measured through expectation conformity, intention to revisit, and willingness to recommend. A mixed-method approach is applied in this study. Quantitative data were collected using questionnaires and analyzed through IBM SPSS Statistics 26, employing tests such as validity, reliability, normality, simple linear regression, and t-tests. Qualitative data were obtained through observation and interviews, then analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that asset performance is in the “moderate” category with a mean score of 3.089, although improvements are needed in information availability and accessibility. User satisfaction is also considered moderate, with a mean score of 2.738. While users perceive the facilities as generally meeting expectations, their willingness to recommend the terminal remains low. Regression analysis reveals that asset performance significantly influence user satisfaction, with an R² value of 0.557 it means 55.7% of satisfaction is influenced by asset performance. These findings suggest that enhancing asset performance could substantially improve user satisfaction at Pasir Hayam Terminal.