Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Planning for Facility Development at the Situ Cileunca Tourist Area, Bandung Regency Ameliana, Putri Azzahra; Setyowati, Tri
Journal of Tourism Sustainability Vol. 5 No. 3 (2025): Special Issues KPI XIII & IRWNS Polban 2025
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v5i3.172

Abstract

Situ Cileunca, a natural lake-based tourist destination in Bandung Regency, suffers from substandard tourism infrastructure and spatial disorganization. Preliminary observations reveal critical issues, including limited lodging access, degraded circulation in culinary areas, and the deterioration or absence of key facilities such as toilets, piers, observation towers, and gazebos. This study aims to develop a comprehensive facility development plan for the ±19,600 m² tourism area, aligned with spatial planning regulations and sustainable asset management principles. A mixed-methods approach was adopted, combining field observation, stakeholder interviews, and document analysis. The facility development framework is structured into three core dimensions: (1) accommodation facilities (lodging, culinary zones, playground); (2) supporting facilities (entrance gate, parking, footpaths, sanitation, security posts, waste bins, souvenir kiosks, piers, gazebos, observation towers, and photo spots); and (3) tourism auxiliary facilities (information center and signage systems). The proposed development emphasizes spatial restructuring, visual quality enhancement, and functional integration to improve visitor experience and operational efficiency. The total post-tax estimated cost for the entire project is IDR 52,239,849,498. The results contribute to formulating a replicable model for facility redevelopment in nature-based tourism destinations.
Pengembangan Grand Design Desa Wisata Bunga Cihideung Berbasis Asset Usages And Utilization Business Setyowati, Tri; Susanti, Ita; Yusuf, Moch.; Ramadhan, Gilang; Sugiama, A.Gima
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3895

Abstract

Desa Cihideung sebagai desa wisata berbasis lingkungan dengan fokus pada tanaman hias, mengalami tantangan dalam mengembangkan potensi wisatawan dan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakatnya. Meskipun memiliki daya tarik alam yang menonjol dan potensi ekonomi yang besar, Desa Cihideung memiliki permasalahan diantaranya rendahnya jumlah kunjungan, durasi tinggal yang singkat, dan kurangnya diversifikasi pendapatan bagi petani tanaman hias. Permasalahan ini diperburuk oleh tidak ada perencanaan dan pengelolaan yang terstruktur dalam pengembangan bisnis desa wisata. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini mengimplementasikan pendekatan kualitatif yang melibatkan identifikasi masalah melalui Focus Group Discussion (FGD), survei, dan pelatihan. Tahapan ini bertujuan untuk menyusun grand design pengembangan Desa Wisata Bunga Cihideung dengan memanfaatkan aset secara optimal dan mengembangkan bisnis berbasis asset usage dan asset utilization. Kegiatan PkM ini meliputi identifikasi dan analisis masalah melalui FGD, penentuan rute perjalanan wisata, pelatihan bagi masyarakat desa, serta penyusunan grand design perencanaan dan pengembangan. Grand design yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi panduan strategis bagi pengembangan desa wisata yang berkelanjutan dan berpotensi meningkatkan minat kunjungan, lama tinggal, serta pendapatan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa Desa Cihideung memiliki potensi untuk berkembang sebagai desa wisata bunga berkelanjutan, dengan penekanan pada pengoptimalan aset dan pengembangan bisnis wisata yang terencana.
Persepsi Pengguna Terhadap Kinerja Aset Fasilitas Terminal Ciroyom di Kota Bandung Nabila, Annisa Miraj; Setyowati, Tri
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26151847.v8i2.23386

Abstract

Terminal adalah salah satu aset infrastruktur transportasi yang memiliki peran penting dalam pelayanan angkutan darat penumpang di Kota Bandung, seperti Terminal Ciroyom. Terminal Ciroyom merupakan salah satu terminal tipe C di Kota Bandung untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat yang di dalamnya terdapat angkutan kota dalam provinsi sampai dengan angkutan pedesaan yang dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Kondisi eksisting terminal tersebut mengalami beberapa fenomena permasalahan yakni, kurangnya tingkat keamanan di area terminal, tidak ada pembatas antara tempat parkir kendaraan dengan area angkutan penumpang, kondisi papan informasi yang tidak terawat, lingkungan area terminal yang tidak terjaga kebersihannya, dan terdapat fasilitas yang terlihat tidak nyaman untuk memakai fasilitas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Terminal Ciroyom di Kota Bandung berdasarkan penilaian pengguna dengan menggunakan teori (Fernando et al, 2019; Ikhlaq et al, 2017; Hernandez & Monzon, 2016) yang terdiri dari dimensi Safety & Security, Information, Access, Environment, dan Allied Facilities. Berdasarkan analisis hasil kinerja pada Terminal Ciroyom di Kota Bandung, menunjukkan bahwa kinerja terminal tidak memenuhi standar yang berlaku. Guna meningkatkan kinerja terminal tersebut, maka perlu dilakukan adanya perbaikan fasilitas terminal agar kegiatan operasi terminal dapat berjalan dengan lancar.
Persepsi Pengguna Terhadap Kinerja Aset Fasilitas Terminal Ciroyom di Kota Bandung Miraj Nabila, Annisa; Setyowati, Tri
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal adalah salah satu aset infrastruktur transportasi yang memiliki peran penting dalam pelayanan angkutan darat penumpang di Kota Bandung, seperti Terminal Ciroyom. Terminal Ciroyom merupakan salah satu terminal tipe C di Kota Bandung untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat yang di dalamnya terdapat angkutan kota dalam provinsi sampai dengan angkutan pedesaan yang dikelola langsung oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung. Kondisi eksisting terminal tersebut mengalami beberapa fenomena permasalahan yakni, kurangnya tingkat keamanan di area terminal, tidak ada pembatas antara tempat parkir kendaraan dengan area angkutan penumpang, kondisi papan informasi yang tidak terawat, lingkungan area terminal yang tidak terjaga kebersihannya, dan terdapat fasilitas yang terlihat tidak nyaman untuk memakai fasilitas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja Terminal Ciroyom di Kota Bandung berdasarkan penilaian pengguna dengan menggunakan teori (Fernando et al, 2019; Ikhlaq et al, 2017; Hernandez & Monzon, 2016) yang terdiri dari dimensi Safety & Security, Information, Access, Environment, dan Allied Facilities. Berdasarkan analisis hasil kinerja pada Terminal Ciroyom di Kota Bandung, menunjukkan bahwa kinerja terminal tidak memenuhi standar yang berlaku. Guna meningkatkan kinerja terminal tersebut, maka perlu dilakukan adanya perbaikan fasilitas terminal agar kegiatan operasi terminal dapat berjalan dengan lancar.
Model Perencanaan Pengembangan Aset Pasar Inpres Pamanukan di Kabupaten Subang Permatasari, Resa; Setyowati, Tri
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar rakyat merupakan aset fisik dalam sebuah kota yang merupakan pusat perbelanjaan tradisional. Kinerja operasi dari suatu aset harus beriringan dengan kegiatan pemeliharaan untuk menjaga, menyiapkan dan memastikan aset bersangkutan berada dalam kondisi yang aman dan layak ketika dioperasikan. Pasar rakyat yang menjadi objek penelitian ini adalah Pasar Inpres Pamanukan. Terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan pada pasar tersebut diantaranya kondisi bangunan pasar sudah rusak berat sehingga dapat membahayakan keselamatan pengguna pasar; akses masuk dan koridor pasar yang berlubang serta tidak ramah disabilitas; penataan zona pedagang yang belum rapi dan terstruktur; beberapa fasilitas dan infrastruktur pasar rusak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja operasi dan pemeliharaan aset Pasar Inpres Pamanukan, menghasilkan rencana pengembangan aset Pasar Inpres Pamanukan, dan rencana estimasi biaya. Teori yang digunakan yakni multi criteria asset performance assessment dan functional aspects of people’s market. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian menunjukkan kinerja operasi dan pemeliharaan Pasar Inpres Pamanukan belum sesuai standar dengan kinerja aset buruk, kinerja operasi dan pemeliharaan buruk, kinerja HSE buruk, kinerja kepuasan pelangan buruk, kinerja pembelajaran dan pertumbuhan buruk, kinerja bangunan pasar buruk, serta kinerja aksesibilitas buruk. Kemudian model perencanaan aset pasar dimulai dari melakukan perencanaan pengembangan aset pasar dan menghitung estimasi biaya yang dibutuhkan.