Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Motivasi Siswa dalam Belajar Senam Kebugaran Jasmani Aang Solahudin Anwar
Jurnal Sekolah Dasar Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Sekolah Dasar
Publisher : LPPM Universitas Buana Perjungan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalsekolahdasar.v3i1.411

Abstract

Abstrak Peneiltian ini merupakan penelitian experiment yang meneliti tentang penggunaan media pembelajaran menggunakan Media Audio Visual yang digunakan sebagai alat bantu pembelajaran semam kebugaran jasmani. Identifikasi penelitian ini terdiri dari pelaksanaan kegiatan senam, dukungan Kepala Sekolah, Motivasi Siswa, Sarana dan prasarana, Dukungan Wali Murid. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan Senam Kesegaran Jasmani di Sekolah Dasar Negeri 2 Sukaharja Telukjambe Timur dilihat dari sudut motivasi siswa dan kesediaan sarana dan prasarana. sampel adalah kelas IV dan V yang berjumlah 40 orang, dengan alasan lebih efektif. Teknik pengambilan sampel adalah secara Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor tes awal dari instrument penggunaan media audio visual terhadap motivasi siswa dalam belajar senam kebugaran jasmani pada kelompok eksperimen sebesar = 15,53 dengan simpangan baku = 1,505. Tes akhir menunjukan bahwa rata-rata skor tes awal motivasi siswa dari pembelajaran menggunakan media audio Visual pada kelompok eksperimen sebesar = 22,33 dengan simpangan baku = 3,18. Hasil Pengujian Normalitas Lilliefors diketahui bahwa Nilai L dari daftar = 0.220. Sedangkan nilai Lo kelompok perlakuan dengan menggunakan audio visual tes awal = 0.1128 dan tes akhir = 0.1287. Penghitungan dan uji signifikansi peningkatan hasil belajar kelompok eksperiment dilakukan dengan menggunakan uji signifikansi kesamaan dua rata-rata tes awal dan tes akhir uji satu pihak yaitu uji t. Dari hasil pengujian tersebut diperoleh bahwa t hitung kelompok eksperimen = 9.933 yang lebih besar dari t-tabel pada tingkat kepercayaan atau taraf signifikansi a= 0,05 dengan dk (n1 – 1) = 2, harga t (0,975) dari daftar distribusi t diperoleh. Kriteria pengujian adalah, terima Ho jika t < t1-a. Kesimpulannya adalah belajar dengan menggunakan media audio visual memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajaran SenamKebugaran Jasmani. Abstract: This research is an experimental research that examines the use of learning media using Audio Visual Media which is used as a physical fitness learning aid. The identification of this study consisted of the implementation of gymnastics activities, the support of the Principal, Student Motivation, Facilities and infrastructure, Support of the Guardian Students. The purpose of this study was to find out how the implementation of Gymnastics for Physical Fitness in Sukaharja 2 Elementary School in East Telukjambe was seen in terms of student motivation and availability of facilities and infrastructure. the sample is class IV and V which amount to 40 people, with reasons more effective. The sampling technique is purposive sampling. The results showed that the average initial test score of the instrument using audio-visual media on student motivation in learning physical fitness exercises in the experimental group was = 15.53 with standard deviation = 1.505. The final test showed that the average initial test score of students' motivation from learning using audio visual media in the experimental group was = 22.33 with a standard deviation = 3.18. The Lilliefors Normality Test results show that the L value of list = 0.220. While the Lo value of the treatment group using the initial audio visual test = 0.1128 and the final test = 0.1287. The calculation and significance test of the increase in experimental group learning outcomes was conducted using the test of the similarity significance of the two initial test averages and the one-party final test, namely the t test. From the results of the test it was found that the experimental group t count = 9,933 which is greater than t-table at the level of confidence or significance level = 0.05 with dk (n1 - 1) = 2, price t (0,975) from the distribution list t obtained. The test criteria is, accept Ho if t <t1-. The conclusion is that learning by using audio visual media has a significant influence on improving the results of Physical Fitness Gymnastic learning. Keywords: Fitness gymnastics, learning motivation, audio visualmedia
Efektivitas Strategi Direct Reading Thingking Activities terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Di Sekolah Dasar Sinta Maria Dewi; Anggy Giri Prawiyogi; Aang Solahudin Anwar; Cici Sri Wahyuni
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi direct reading thingking activities terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran bahasa indonesia SD Negeri Anggadita III Kecamatan Klari Karawang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Anggadita III Kecamatan Klari Karawang yang berjumlah 46 orang siswa. Dengan mengambil sampel 2 rombel yaitu kelas VA dan VB. Kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen soal 30 butir pilihan ganda pada mata pelajaran bahasa indonesia. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan perhitungan statistika SPSS Versi 25. Hasil dari uji validitas instrumen soal kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia diperoleh 20 butir instrumen yang dinyatakan valid dan 30 butir instrumen yang diujicobakan di sampel sekolah lain, yaitu di kelas VA dan VB SD Negeri Anggadita III Kecamatan Klari Karawang. Hasil dari uji Reliabitas diperoleh nilai r11 = 0,930. Hasil pengujian hipotesis, terdapat perbedaan yang signifikan antara strategi direct reading thingking activities pada mata pelajaran bahasa indonesia dengan strategi konvensional. Hal ini diperoleh rhitung 0,930 ≥ rtabel 0,361 dengan signifikans 0,05 dan n = 46 menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi direct reading thingking activities pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa terdapat perbedaan yang kuat.
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI PERKALIAN DUA BILANGAN CACAH SISWA DI KELAS III SDN 4 GUNUNGTANJUNG Maulina Agustin Kirman; Aang Solahudin Anwar
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3084

Abstract

Matematika masih dianggap pembelaajran yang sulit bagi siswa sekolah dasar, sehingga siswa tidak menyukai pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penerapan metode Inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa materi perkalian dua bilangan cacah siswa di kelas III SD Negeri 4 Gunungtanjung. Penelitian ini menggunakanmetode pendekatan tindakan kelas dimana prosedur pelaksanaan tindakan kelas merupakan suatu siklus yang terdiri dari empat tahap kegiatan yaitu (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Adapun sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 4 Gunungtanjung yang berjumlah 18 siswa. Lalu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, menggunakan lembar observasi dan tes. Adapun hasil penelitian dengan menggunakan metode inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa materi perkalian dua bilangan cacah siswa di kelas III SD Negeri 4 Gunungtanjung pada Prasiklus sebesar 38,89% dengan rata-rata 59,72, pada siklus I sebesar 61,11% dengan rata-rata 69,17, dan pada siklus II sebesar 83,33% dengan rata-rata 86,67 meningkat secara signifikan. Adapun saran dari penelitian ini adalah agar proses belajar mengajar Matematika lebih efektif dan lebih memberikan hasil yang optimal bagi siswa, maka agar mendapat hasil yang maksimal, pembelajaran harus dipersiapkan dengan baik, baik itu penggunaan metode pembelajaran maupun penggunaan media pembelajaran.Kata kunci: Metode Inkuiri, perkalian dua bilangan cacah, hasil belajar matematika
PENERAPAN MODEL PBL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III SD Suci Setiarani; Yayan Alpian; Aang Solahudin Anwar
BUANA ILMU Vol 7 No 1 (2022): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v7i1.3110

Abstract

Penilitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Rawa, hal tersebut disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang berpusat kepada guru sehingga siswa pasif selama kegiatan pembelajaran. Hal tersebut membuat siswa merasa jenuh dan tidak dapat menerima pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada mata pelajaran matematika dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan jenis penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini terdiri dari terdiri dari 4 tahapan, yakni tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa di kelas III SD Negeri Rawa. Model Problem Based Learning (PBL) meningkatkan hasil belajar siswa, hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai hasil belajar siswa pada masa pra tindakan, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 50,63, 60,83 dan 76,25, dan naiknya grafik ketuntasan belajar siswa, pada pra tindakan 29% dengan kategori kurang sekali, siklus I 66% dengan kategori cukup dan siklus II 88% dengan kategori sangat baik. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penerapan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di kelas III SD Negeri Rawa.Kata Kunci: PBL, Hasil Belajar, Matematika
Elementary School Students' Talent Analysis Through Sparing Partners in Futsal Extracurricular Activities Aang Solahudin Anwar; Sofyan Suari; Andes Safarandes Asmara; Anggy Giri Prawiyogi; Rifyan Triyana Putra
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.3002

Abstract

This research was motivated by the extracurricular talent in one elementary school in Karang Regency, which was still unable to compete with another elementary school at the District Level during the Sports and Art Events (Porseni) event. The purpose and objective of this research are to serve as a benchmark for improving the achievement of elementary school-level students in sports. This research was carried out by conducting sparring partners between fourth-grade students involved in extracurricular activities. The sport that is contested is futsal. The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative. Data were collected by observing the activities carried out by students and conducting interviews with sports teachers and students who participate in futsal. Research results show that students are more enthusiastic, active, not lazy, and feel happy. Inter-class Sparing Partner activities at the elementary level can encourage students to be more active and stimulate them more to master the sport of futsal to develop their talents further and excel in the sport of futsal.
The Implementation of Local Wisdom-Themed Poetry Musicalization Model and Its Influence on Elementary Students’ Poetry Writing and Reading Skills Anggy Giri Prawiyogi; Rahman Rahman; Andoyo Sastromiharjo; Aang Solahudin Anwar; Tarpan Suparman
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 2 (2023): AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i2.3003

Abstract

This paper set out to detail how using musicalization models based on poetry with a focus on local wisdom might improve students' abilities to read and write poetry in the primary school setting. The methodology of this investigation is quantitative. Nonequivalent Control Group Design was utilised for this study, making it a type of quasi-experimental research. This study was conducted at a randomly selected school in Purwakarta. The fifth-graders there split their time between two classes. Methods of data collecting, including both test and non-test methods. Students are tested using an assignment to write poetry, while knowledge is gauged using a reading comprehension form. If all of the prerequisites were met, a t-test was utilised for statistical significance in the data analysis. The study found that teaching primary school students about poetry through musicalization considerably increased their comprehension of the material. This can be shown by comparing pre-and post-test results on children's proficiency in reading and producing poetry using this framework. Students' interest in learning and their ability to write and read poetry benefit from a musical poetry model centred on local knowledge. Their vocabulary is enriched and expanded by the students' early exposure to Purwakarta's sites of local wisdom. Students found it less challenging to select appropriate diction when writing poetry. The students who enjoy making music out of their writing are given an additional creative challenge. Therefore, it appears that a musicalization model with a focus on wisdom can be useful for teaching poetry in primary schools in the modern period of education, which places an emphasis on writing and technology engagement without neglecting the wealth of students' local wisdom.
The Relationship Between Creativity And Dancing Ability Sri Wulan Anggraeni; Aang Solahudin Anwar; Sri Rahayu
International Journal of Theory and Application in Elementary and Secondary School Education Vol. 2 No. 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31098/ijtaese.v2i1.163

Abstract

The problem in this research is the low ability of students to dance. This can be seen from the teacher has not stimulated students in dancing and the lack of student creativity in creating dance movements. This research aims to test the significance of the relationship of creativity with the ability to dance in students' elementary school. This research is a correlational study using a quantitative approach. Data collection techniques through creative tests and dance skills test.  Analytical techniques using prerequisite analysis tests include normality testing, linearity test, and hypothesis testing using the product-moment correlation analysis with the level of significance of the analysis results by 5%. Based on the results, the study showed that there was a positive and significant relationship between creativity and the ability to dance fourth-grade students of elementary school. This is evidenced by the significance of the 0.02 (P ? 0.05), meaning there is a positive relationship between creativity and the ability to dance.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Alpian, Yayan; Anwar, Aang Solahudin; Puspawati, Puspawati
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i3.174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran contextual teaching and lerning terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri Kondangjaya III. Penelitian ini merupakan jenis pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent comparison-group design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Kondangjaya III yang terdiri atas 4 kelas yaitu VA, VB, VC, dan VD. Teknik pengumpulan data penelitian dengan simple Random Sampling. Teknis analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan perhitungan statistik korelasi product moment. Hasil pengujian hipotesis, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas yang belajar menggunakan model pembelajaran contextual teaching and learning dan kelas yang belajar tanpa model pembelajaran contextual teaching and learning. Hal ini diperoleh rhitung sebesar 0,696 > rtabel 0,242 dengan signifikan 0,05 dan n = 66 bahwa H0 ditolak. Artinya dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran contextual teaching and lerning terhadap motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri Kondangjaya III.
Efektivitas Strategi Direct Reading Thingking Activities terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Di Sekolah Dasar Dewi, Sinta Maria; Prawiyogi, Anggy Giri; Anwar, Aang Solahudin; Wahyuni, Cici Sri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi direct reading thingking activities terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran bahasa indonesia SD Negeri Anggadita III Kecamatan Klari Karawang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Anggadita III Kecamatan Klari Karawang yang berjumlah 46 orang siswa. Dengan mengambil sampel 2 rombel yaitu kelas VA dan VB. Kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen soal 30 butir pilihan ganda pada mata pelajaran bahasa indonesia. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis dilakukan dengan perhitungan statistika SPSS Versi 25. Hasil dari uji validitas instrumen soal kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia diperoleh 20 butir instrumen yang dinyatakan valid dan 30 butir instrumen yang diujicobakan di sampel sekolah lain, yaitu di kelas VA dan VB SD Negeri Anggadita III Kecamatan Klari Karawang. Hasil dari uji Reliabitas diperoleh nilai r11 = 0,930. Hasil pengujian hipotesis, terdapat perbedaan yang signifikan antara strategi direct reading thingking activities pada mata pelajaran bahasa indonesia dengan strategi konvensional. Hal ini diperoleh rhitung 0,930 ≥ rtabel 0,361 dengan signifikans 0,05 dan n = 46 menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi direct reading thingking activities pada mata pelajaran bahasa indonesia terhadap peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa terdapat perbedaan yang kuat.
PENERAPAN DISIPLIN MELALUI KEGIATAN EKTRAKURIKULER PENCAK SILAT DI SEKOLAH DASAR Aang Solahudin Anwar
JURNAL BUANA PENGABDIAN Vol 5 No 1 (2023): JURNAL BUANA PENGABDIAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/jurnalbuanapengabdian.v5i1.3976

Abstract

Penulisan artikel Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan disiplin melalui kegiatan Ekstrakurikuler Pencak Silat Peserta Didik di Sekolah Dasar. Pengabdian ini dilakukan berdasrkan pelaksanaan Penelitian dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini dilakukan terhadap siswa yang bernama Aqueeni Shaqiela, Salwa Anindita, Rizqia A, Veliin, Khalila Nurhasanah, Risky, Muhammad Farris, Billi Kurniawan, Muhammad ferniko A, Anjani Stenly, Dumorra Salsabila, Tsabit Sabara. Teknik pengumpulan data pada saat penelitian dengan menggunakan observasi, wawancara kepada 3 orang diantaranya, Iip Sopian (Kepala Sekolah SDIT Mutiara), Meyla Susana Ratih (Guru kelas 5), Nindi Riana Putri (Guru Kelas 4) dan Dokumentasi kegiatan Ekstrakurikuler pencak Silat. Kisi-kisi untuk membentuk kedisiplinan peserta didik diantaranya, Datang tepat waktu pada saatlatihan, Menaati peraturan berupa menggunakan atribut seragam yang lengkap, Menaati peraturan berupa berperilaku sopan santun saat Latihan, Menaati segala macan intruksi dari pelatih, Berdoa sebelum memulai Latihan, Menaati segala hukum-hukum agama, dan Menggunakan hukuman apabila melakukan kesalahan atau keterlibatan.