Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

AKTIVITAS FISIK DAN KEJADIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR WARGA PSHT KABUPATEN SEMARANG Sasanti, Serafina Damar; Mufidaturrosida, Ana; Utaminingtyas, Farida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.259

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) menjadi ancaman kesehatan global yang signifikan, menyebabkan angka kesakitan dan kematian yang tinggi. Di Indonesia, data menunjukkan bahwa PTM telah menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 mencatat prevalensi hipertensi mencapai 34,1%, diabetes melitus sebesar 10,9%, dan obesitas hingga 21,8%. Hal ini disebabkan perilaku masyarakat yang masih belum mengikuti pola perilaku hidup bersih dan sehat, serta kurangnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini penyakit tidak menular. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur hubungan aktivitas fisik dengan kejadian penyakit menular pada warga PSHT Kabupaten Semarang yang mempunyai pengetahuan penyakit tidak menular yang masih kurang. Sampel penelitian adalah seluruh warga PSHT, dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner baku dari Baecke (1982) yang menilai aktifitas fisik dalam tiga bagian yaitu saat bekerja, berolahraga dan waktun luang. Analisi data menggunakan analisis univarite dan bivariate dan menggunakan chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar warga melakukan aktitas berat, kejadian PTM sebagian besar adalah hipertensi, dan tidak ditemukan hubungan antara aktifiras fisik dengan kejadian PTM (p=0,088).
MANFAAT BUAH BIT (Beta vulgaris) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN (Hb) IBU HAMIL Utaminingtyas, Farida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i1.9

Abstract

Anemia adalah salah satu faktor penyebab tidak langsung terjadinya kematian ibu. Anemia pada ibu hamil salah satunya terjadi akibat defisiensi zat besi, pengaruhnya dapat menyebabkan keguguran, partus prematus, inersia uteri, partus lama, atonia uteri, perdarahan, dan syok. Jus buah bit (Beta vulgaris) merupakan salah satu sumber makanan alternatif non farmakologi mengandung zat besi yang dapat dimanfaatkan oleh ibu hamil untuk meningkatkan kadar haemoglobin. Bit secara signifikan mengandung vitamin A, C, kalsium, zat besi, fosfor, potassium, protein, karbohidrat, tinggi folat, serat makanan, antioksidan, dan tinggi betaine. Metode studi ini merupakan suatu tinjauan literatur (Literatur review) tentang manfaat buah bit (Beta vulgaris) terhadap peningkatan kadar haemoglobin (Hb) ibu hamil. Sumber untuk melakukan tinjauan literatur ini meliputi studi pencarian sistematis database terkomputerisasi dalam bentuk penelitian yang berjumlah 9 jurnal (Indian J Med Res, Hindawi Publishing Corporation Journal of Pregnancy, Jurnal Keperawatan, J Makara Kesehatan, NIH Public Access, BioMed Central, JITK, J Nutrients, IOSR-JNHS, dan Google Scholar), didukung oleh data WHO, Riskesdas, Depkes RI, buku teks, dan buku panduan. Berdasarkan hasil penelitian Sundari dan Happinasari tahun 2013, terdapat perbedaan kenaikan kadar Hb setelah diberikan Fe dan Fe + buah bit di wilayah kerja puskesmas Purwokerto Selatan dengan nilai ρ=0,009, dengan kelompok perlakuan diberikan jus buah bit 500 ml selama tujuh hari berturut-turut dengan tetap mengkonsumsi tablet Fe yang sudah diberikan Puskesmas/Bidan.
PENGARUH PENYULUHAN GIZI SEIMBANG BALITA DENGAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN IBU Utaminingtyas, Farida; Lestari, Retnaning Muji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i1.102

Abstract

Kurang gizi merupakan salah satu penyebab utama terhambatnya pertumbuhan dan kematian pada anak. Balita mengalami proses pertumbuhan yang relatif cepat dan termasuk golongan yang rentan terhadap masalah gizi. Masalah gizi balita dapat memberikan dampak yang serius, seperti kegagalan pertumbuhan fisik, tidak optimalnya perkembangan dan kecerdasan, serta kematian pada balita. Pengetahuan ibu adalah salah satu faktor terpenting dalam pemenuhan gizi seimbang pada balita, salah satunya dapat diperoleh melalui penyuluhan dengan media leaflet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet terhadap pengetahuan ibu di Kelurahan Tingkir Lor Kota Salatiga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Pra Eksperimental dengan rancangan one group pre test and post test design. Sampel yang digunakan sebanyak 34 responden, dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pre test, post test dan media leaflet tentang gizi seimbang pada balita. Analisis data menggunakan statistik nonparametrik dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik ibu dengan rata-rata di usia reproduktif 20-35 tahun, rata-rata tingkat pendidikan yang ada yaitu tamat SMA, dan ibu yang tidak bekerja lebih banyak dari pada ibu yang bekerja. Hasil penelitian terkait perbedaan pengetahuan yang signifikan pada ibu balita nilai (Pvalue=0,005) sebelum dan setelah diberikan penyuluhan kesehatan dengan media leaflet menggunakan uji Wilcoxon. Simpulan, penyuluhan gizi seimbang balita dengan media leaflet berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan ibu.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN CIRI-CIRI PUBERTAS PADA REMAJA Utaminingtyas, Farida; Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik; Agustina, Citra Elly; Wahyuni, Iin; Sasanti, Serafina Damar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.244

Abstract

Pubertas merupakan salah satu fase penting dalam kehidupan remaja. Salah satu permasalahan utama pada remaja pubertas adalah ketidaktahuan yang harus dilakukan terhadap perubahan yang dialaminya. Pemberian penyuluhan kesehatan menggunakan media E-Booklet merupakan cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini, untuk menganalisis efektivitas penggunaan media E-Booklet terhadap peningkatan pengetahuan ciri-ciri pubertas pada remaja di Dusun Karangbalong, Desa Bener, Kecamatan Tengaran. Jenis penelitian Quasi eksperimen dengan metode One Group Prestest-Postest Design. Pre test sebelum diberi perlakuan dan post test setelah diberi perlakuan. Jumlah sampel 22 responden dengan menggunakan teknik total sampling dan dilakukan uji paired sample T-test. Instrumen berupa kuesioner, dan media e-booklet yang diberikan melalui google formulir di whatshapp group. Hasil analisa uji paired T-test diketahui perbedaan pengetahuan remaja, pada hasil pre test serta post test dengan menggunakan media E-Booklet nilai p=0,000 < α 0,05, maka Ho ditolak yang berarti penyuluhan kesehatan dengan media e-booklet memiliki pengaruh terhadap tingkat pengetahuan tentang ciri-ciri pubertas pada remaja. Simpulan, penyuluhan kesehatan menggunakan media E-Booklet tentang ciri-ciri pubertas yang diberikan pada remaja memiliki efektivitas terhadap peningkatan pengetahuan.
ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 Utaminingtyas, Farida; Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i2.186

Abstract

Kasus Covid-19 yang ditemukan di akhir bulan Januari 2022 didominasi oleh penyebaran varian Omicron. Perilaku masyarakat dalam pencegahan penularan Covid-19 sangat diperlukan sehingga diharapkan masyarakat mampu menurunkan jumlah kasus Covid-19 dan masa pandemi Covid-19 sehingga dapat segera berakhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku masyarakat terhadap pencegahan penularan Covid-19. Metode penelitian ini adalah cross-sectional, desain penelitian adalah analisis deskriptif. Sampel yang digunakan sebanyak 91 responden pada bulan Maret-April 2022, dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner. Analisis data menggunakan deskriptif, Chi-Square, dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan (53,8%) responden berjenis kelamin laki-laki, (29,7%) responden berpendidikan SD, (49,4%) pengetahuan masyarakat baik dalam pencegahan Covid-19, (76,9%) sikap masyarakat positif dalam pencegahan Covid-19, (70,3%) perilaku masyarakat baik dalam pencegahan Covid-19, ada hubungan antara perilaku masyarakat dengan pengetahuan terhadap pencegahan Covid-19 (P 0,000), dan ada hubungan antara perilaku masyarakat dengan sikap terhadap pencegahan Covid-19 (P 0,000). Hasil analisis multivariat didapatkan kontribusi pengetahuan dan sikap pencegahan Covid-19 terhadap perilaku masyarakat sebesar 0,8 atau 80%, sedangkan 20% dipengaruhi oleh variabel lain selain pengetahuan dan sikap masyarakat, dan ada hubungan secara bersama-sama antara pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap perilaku pencegahan Covid-19 (P 0,000). Simpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap masyarakat dalam perilaku pencegahan penularan Covid-19.
EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGOBATAN PERTAMA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI DESA SIGUMURU KABUPATEN TAPANULI SELATAN Utaminingtyas, Farida; Harahap, Yanna Wari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 3 No. 3 (2021): Vol. 3 No. 3 Desember 2021
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.397 KB) | DOI: 10.51933/jpma.v3i3.567

Abstract

Diare merupakan penyebab kematian terbesar kedua pada balita di dunia setelah penyakit pneumonia. Di Indonesia angka kematian balita yang disebabkan karena diare mencapai 1,5 juta per tahun. Insiden terbesarnya terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan dan menurun seiring dengan pertumbuhan anak. Di kota Padangsidimpuan jumlah angka kesakitan diare berjumlah 4.556. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan dan pengobatan pertama dengan kejadian diare pada anak. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan informasi tentang tentang pencegahan dan pengobatan pertama dengan kejadian diare pada anak dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil evaluasi selama proses kegiatan berlangsung diperoleh seluruh peserta memahami materi edukasi dan aktif dalam sesi diskusi. Diharapkan pengetahuan ibu dapat meningkat melalui pengabdian ini sehingga ibu dapat melakukan pencegahan dan pengobatan diar pada anak serta kegiatan ini dapat dilakukan berkelanjutkan oleh kader dan bidan desa.
PENERAPAN LATIHAN BRISK WALKING EXERCISE UNTUK MENGATASI HIPERTENSI PADA LANSIA DUSUN KARANGBALONG TENGARAN UTAMININGTYAS, FARIDA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 1 (2023): Vol. 5 No. 1 April 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i1.1003

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah salah satu penyebab utama kematian dini diseluruh dunia. Faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian hipertensi salah satunya adalalah aktifitas fisik. Brisk walking exercise sebagai salah satu bentuk latihan aerobik merupakan bentuk latihan aktivitas sedang pada pasien hipertensi. Tujuan pengabdian ini adalah menerapkan latihan brisk walking exercise untuk mengatasi hipertensi pada lansia. Pengabdian ini dilakukan di dusun karangbalong kecamatan tengaran pada tanggal 12 Maret 2023. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan lansia di open space senjoyo indah dan dilakukan pengukuran tekanan darah kemudiandilakukan demontrasi dan bersama lansia melakukan langkah dari Brisk Walking Exercise. Dilanjutkan dengan penyuluhan tentang waktu dan frekuensi Brisk Walking Exercise yang harus dilakuakan. Pengabdian telah dilaksanakan pada 20 lansia, hasil pengukuran tekanan darah dapat diketahui bahwa dari 20 responden tekanan darah sistolik memiliki rata-rata 146 mmHg dan diastolik rata-rata 88,50 mmHg. Pengabdian ini dilakukan langkah dari Brisk Walking Exercise. dilanjutkan dengan penyuluhan tentang waktu dan frekuensi Brisk Walking Exercise yang harus dilakuakan Hasil wawancara setelah lansia melakukan Brisk Walking Exercise mengatakan lebih segar dan sehat, lansia juga mengerti untuk melakukan Brisk Walking Exercise 30 menit, dengan frekuensi 2 kali/minggu. Kata Kunci : Brisk Walking Exercise, Hipertensi, Lansia.
PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN PADA IBU HAMIL MELALUI MEDIA E-BOOKLET TENTANG PENCEGAHAN STUNTING Utaminingtyas, Farida; Wahyuni, Iin; Maria, Atik; Mufidaturrosida, Ana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 5 No. 2 (2023): Vol. 5 No. 2 Agustus 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v5i2.1076

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah kondisi kurang gizi kronis yang dialami seseorang sejak dalam masa kandungan dan awal kelahiran anak, yang dapat meningkatkan angka kematian pada bayi, anak mudah sakit, dan menghambat pertumbuhan motorik maupun mental. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan pemberian edukasi kesehatan pada ibu hamil melalui media E-Booklet, karena mampu menyebarkan informasi lebih ringkas, mudah dimengerti, dan menarik berbasis elektronik. Tujuan pengabdian, memberikan edukasi kesehatan pada ibu hamil melalui media E-Booklet tentang pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang pada bulan Maret-April 2023. Bentuk kegiatan yang dilakukan, mengumpulkan seluruh ibu hamil dalam whatshapp group untuk diberikan edukasi kesehatan dengan E-Booklet yang telah disusun oleh tim, diskusi dan tanya jawab, kuis, dan pemberian reward bagi ibu hamil. Pengabdian dilaksanakan pada 15 ibu hamil. Hasil menunjukkan bahwa, setelah diberikan edukasi kesehatan, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting melalui pemberian E-Booklet.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG MENGENAL CIRI-CIRI PUBERTAS PADA REMAJA MELALUI MEDIA E-BOOKLET Utaminingtyas, Farida; Mufidaturrosida, Ana; Maria, Atik; Agustina, Citra Elly; Wahyuni, Iin; Sasanti, Serafina Damar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 6 No. 1 (2024): Vol.6 No. 1 April 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v6i1.1290

Abstract

ABSTRAK Remaja merupakan kelompok potensial yang perlu mendapat perhatian serius, karena adanya perubahan yang dialaminya. Permasalahan utama yang dialami remaja pada masa pubertas yaitu ketidaktahuan terhadap tindakan yang harus dilakukan khususnya masalah pengetahuan remaja mengenai pubertas dan bagaimana sikap remaja dalam menghadapi perubahan tersebut. Permasalahan ketidaktahuan remaja pubertas dapat dilakukan dengan pemberian penyuluhan kesehatan dengan media E-Booklet. Tujuan pengabdian, untuk memberdayakan remaja dalam upaya meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan sikap remaja secara efektif dengan media yang lebih menarik dan mudah dipahami melalui media E-Booklet. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di di Dusun Karangbalong, Desa Bener, Kecamatan Tengaran pada bulan Maret 2024. Bentuk kegiatan yang dilakukan terdiri dari tiga tahap, yaitu persiapan, kegiatan penyuluhan kesehatan, dan tahap refleksi. Pengabdian dilaksanakan pada 11 remaja. Hasil menunjukkan bahwa, setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang mengenal ciri-ciri pubertas pada remaja melalui media E-Booklet, terdapat peningkatan pengetahuan remaja dari hasil pretest dan postest. ABSTRACT Adolescents are a potential group that needs seroius attention, because they are of the changes experience. The main problem axperinced by adoleccents during puberty is ignorance of the action that must by taken, especially the problem of adoleccents knowladge about puberty and how behave these change. The problem of ignore among puberty adoleccents can be counceling using E-Booklet. The aim of the service to empower adoleccents in an effort to increase their knowledge, insight and attitudes effectively with media that is more interesting and easy to understand through E-Booklet. The community service activities were carried out at Karangbalong Hamlet, Bener Village, Tengaran Sub-District in March 2024. The activities carried out consisted of three stage, preparation, counseling activity, and reflection. The community service program was held for 11 adoleccents. After provision of counselling about recognizing the characyeristics of puberty in adoleccents through E-Booklet, it was found that there was an increase in knowledge of adoleccents from the pretest and posttest.
PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG KEPUTIHAN Utaminingtyas, Farida; Simamora, Febrina Angraini
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 4 No 1 (2019): Vol.4 No.1 Juni 2019
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leukorea (keputihan) dikatakan normal bila tanpa gejala dan tanda lain yang menunjukan kemungkinan adanya kelainan. Vagina yang normal selalu berada dalam kondisi lembab dan permukaannya basah oleh cairan/lendir. Dalam keadaan biasa, cairan tidak sampai keluar namun belum tentu bersifat patologis. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan besar sampel sebanyak berjumlah 190 siswa di SMA N 4 Kota Padangsidimpuan dengan pendekatan cross sectional, dengan pengambilan sampel dilakukan cara stratified random sampling. Dari hasil penelitian diperoleh sumber informasi tentang keputihan dari orang tua sebanyak 113 (62,8), distribusi frekuensi pengetahuan tentang keputihan yaitu yang menjawab baik sebanyak 138 orang (76,7%), hasil sikap remaja putri tentang keputihan yang paling banyak menjawab sangat setuju (SS) terhadap sikap remaja puteri tentang keputihan dengan jumlah 101 (56,1%), distribusi frekuensi tentang keputihan yang menjawab sikap positif sebanyak 132 orang (73,3%), Dari hasil penelitian diharapkan agar dapat melakukan penelitian ini ditempat lain dengan jumlah sampel yang lebih banyak, dan pada peneliti lanjut diharapkan dapat menggunakan desain korelasi yang dapat menjelaskan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang keputihan.