Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PERBEDAAN PROFIL HEMATOLOGI RUTIN PADA PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE ANAK DAN DEWASA DI KLINIK IBNU SINA BALIKPAPAN Sabrina
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 2 No. 04 September (2025): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue banyak terjadi di daerah tropis dan sub tropis. Faktor usia dapat mempengaruhi komplikasi pada demam berdarah dengue. Usia anak mempunyai permeabilitas kapiler lebih tinggi sehingga memicu terjadinya kebocoran plasma, sedangkan pada dewasa mempunyai risiko terjadi perdarahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan profil hematologi rutin pada penderita demam berdarah dengue anak dan dewasa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pasien anak berusia ≤18  tahun dan dewasa berusia >18 tahun. Jumlah sampel sebanyak 52 terdiri dari 28 pasien anak dan 24 pasien dewasa yang diambil dengan teknik Purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji T tidak berpasangan dan Uji Mann Whitney. Rerata leukosit anak lebih rendah dari dewasa p=0,029 (p<0,05), rerata hemoglobin anak lebih rendah dari dewasa p=0,015 (p<0,05), peningkatan hematokrit anak lebih rendah dari pada dewasa p=0,160 (p>0,05), dan rerata trombosit anak lebih tinggi daripada dewasa p=0,037 (p<0,05). Terdapat perbedaan bermakna rerata nilai leukosit, hemoglobin, dan trombosit pada penderita demam berdarah dengue anak dan dewasa dan tidak ditemukannya perbedaan peningkatan hematokrit pada penderita demam berdarah dengue anak dan dewasa.
Pengaruh Kecukupan Asupan Protein Terhadap Status Gizi Santri Pondok Tahfidzul Qur’an Di Mojokerto sabrina; Ika Mustika; Romyun Alvy Khoiriyah
Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) Vol. 14 No. 2 (2025): Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia
Publisher : Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jgmi.v14i2.47148

Abstract

Pendahuluan: Pondok pesantren merupakan lemabaga penendidikan yang berbasis agam yang mayoritas remaja usia 10-19 tahun. Masa Remaja merupakan masa pertumbuhan anak-anak menuju proses kematangan dimana priode ini terjadi perubahan fisik, biologis dan psikologis dan juga terdaapt peningkatan kebutuhan zat gizi, terutama dalam pemenuhan asupan zat gizi protein. Zat gizi protein yang berfungsi sebagai sumber energi, pengatur dan juga pembangaun selain itu berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan pada masa remaja. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh asupan protein terhadap status gizi santri di pondok pesantren tahfidzul qur’an. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan Simple random sampling. Hasil pada penelitian yaitu santri yang termasuk dalam kategori sangat cukup 44.7%, cukup 47.1% dan kurang 8.2%. Kesimpulan: pada penelitian yaitu terdapat pengaruh antara asupan protein terhadap status gizi pada remaja di pondok pesantren tahfidzul qur’an di Mojokerto. Kata kunci : Remaja, Status Gizi, dan Asupan Protein
RESILIENSI SEBAGAI PENDUKUNG KESIAPAN ANAK MASUK SEKOLAH DASAR Ria Novianti; Sabrina; Tri Umari; Titi Maemunaty; Aswandy Bahar
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 6 (2021): December
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8642

Abstract

Children’s readiness to enter elementary school is a condition that parents and teachers should consider in early childhood education. The children’s school readiness has an impact on their social adjustment, interaction, and academic achievement. One of the essential aspects that children need to enter elementary school is resilience, or the ability to survive when they face problems and difficulties. This article provides a view on the readiness of children in entering formal education from the aspect of resilience. The review of resilience as the children’s readiness to enter formal education is interesting because nowadays, resilience is increasingly needed to fulfill children's readiness to enter formal education, considering the competition and pressures that children face in school. This article uses a literature review by collecting various references related to resilience and children’s school readiness to be discussed further. It is found that compassion, communication, empathy, and appropriate support provided by adults and schools with a conducive climate and fairness will foster and increase resilience in children. With good resilience, the child becomes tougher in facing the challenges they encountered in the school environment.
Pengaruh Media Pembelajaran Word Wall Terhadap Peningkatan Literasi Sains Masyarakat di Satuan Pendidikan Roi Simanjuntak; Canni Loren Sianturi; sabrina
Journal of Millennial Community Vol. 8 No. 1 (2026): Maret - Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v8i1.69176

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe one group pretest–posttest yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 091496 Pematang Tanah Jawa. Subjek penelitian terdiri atas 29 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui tes sebelum dan sesudah penerapan media pembelajaran Wordwall. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan media Wordwall dibandingkan dengan sebelum perlakuan. Analisis data menunjukkan bahwa media pembelajaran Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis digital dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran serta berkontribusi positif terhadap pencapaian hasil belajar. Oleh karena itu, media Wordwall dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif dan efektif dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Body Image dengan Gangguan Makan Siswa SMAN 5 Jakarta: Correlation between Intensity of Social Media Use and Body Image with Eating Disorders in Students of SMAN 5 Jakarta Bunga Sovani Firdawiyanti; Eka Andriani; Sabrina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i9.3628

Abstract

Latar belakang: Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Intensitas Pengguna media sosial tertinggi berada pada kelompok usia 13-18 tahun (remaja). media sosial dapat mempengaruhi terciptanya citra tubuh yang ideal dan penampilan yang menarik melalui foto atau gambar yang diunggah sehingga menyebabkan remaja yang menggunakan media sosial dan melihat unggahan tersebut merasa rendah diri dan menginginkan tubuh serupa yang berdampak pada gangguan makan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dan body image dengan gangguan makan siswa SMAN 5 Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. 282 responden penelitian adalah siswa-siswi SMAN 5 Jakarta yang mengisi kuesioner penelitian. Penelitian dilakukan pada Januari – Februari 2023. Analisis dilakukan menggunakan uji gamma untuk menguji hubungan signifikan antara variabel intensitas penggunaan media sosial dan body image dengan gangguan makan siswa SMAN 5 Jakarta.. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dan body image dengan gangguan makan. Hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan gangguan makan memperoleh (p-value 0.000), dan hubungan antara body image dengan gangguan makan memperoleh (p-value 0.000). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dan body image dengan gangguan makan siswa SMAN 5 Jakarta.
Strengthening the Business Management of Cattle Waste Compost Fertilizer in Tanjung Karang, Malaysia: Pengabdian Supiah Ningsih; Jufrizen; Muhammad Irfan Nasution; Sabrina; Nor Bakhriah Sarbani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5904

Abstract

participatory and empowerment-based method consisting of preliminary assessment, training, mentoring, and evaluation. The activities included business management training, assistance in simple bookkeeping, strengthening of production organization, improvement of packaging and labeling awareness, and introduction to basic marketing strategies. The results showed that the PKM contributed to improving participants’ understanding of business management, enhancing production organization, introducing simple financial recording practices, increasing awareness of product packaging and branding, and broadening marketing perspectives. The program also encouraged the community to view cattle waste not merely as a disposal problem but as a valuable local economic resource. Overall, this PKM demonstrates that strengthening managerial capacity is essential for transforming community-based composting activities into more sustainable and competitive local enterprises. The experience also provides a practical model for integrating environmental management, entrepreneurship, and rural community empowerment
The Relationship Between Maternal Knowledge Level About Exclusive Breastfeeding and Breastfeeding Success in the Area of Birem Bayeun Health Center Birem Bayeun District East Aceh Regency Sabrina; Miftahul Jannah; Nurdiniah; Nenti Andriani; Nurlinda
Journal Public Health and Clinical Science Vol. 2 No. 1 (2026): Journal Public Health and Clinical Science
Publisher : Athallah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/clinergy.v2i1.325

Abstract

Exclusive breast milk is the best source of nutrition for babies aged 0–6 months because it contains complete nutrients and antibodies that are essential for growth and immunity. However, the scope of exclusive breastfeeding is still not optimal. One of the factors that affect the success of exclusive breastfeeding is the mother's level of knowledge. To determine the relationship between the level of knowledge of mothers about exclusive breastfeeding and the success of breastfeeding in the working area of the Birem Bayeun Health Center, Birem Bayeun District, East Aceh Regency. This study used a quantitative method with a cross sectional design. The population in this study is all mothers who have 50 babies aged 0–6 months, with a sampling technique using total sampling. Data collection was carried out using a questionnaire and analyzed with the Chi-Square test at a confidence level of 95%. The results showed that most of the respondents had a good level of knowledge as many as 22 people (44%). Most mothers had success in exclusive breastfeeding in the good category as many as 28 people (56%). The results of the Chi-Square test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05). Conclusion: There was a significant relationship between the level of maternal knowledge about exclusive breastfeeding and the success of breastfeeding in the working area of the Birem Bayeun Health Center, Birem Bayeun District, East Aceh Regency. It is hoped that health workers can increase education and counseling to pregnant women and lactating mothers about the importance of exclusive breastfeeding to increase the success of breastfeeding.
Peran Ojek Online Indralaya dalam Menompang Ketahan Ekonomi Rumah Tangga Perkotaan Sabrina; Lisya Septiani Putri; Suci Wahyu Fajriani; Kirana Suhada; Imelda Putri Zulkarnain; Reva Zikri Fahlevi; Salsabilla Azzahra; Rudy Kurniawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5108

Abstract

Permasalahan ekonomi rumah tangga di wilayah perkotaan, khususnya bagi keluarga pengemudi ojek online, semakin kompleks akibat pendapatan yang tidak menentu dan ketergantungan terhadap platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ojek online dalam ketahanan ekonomi rumah tangga di Indralaya serta strategi adaptif yang diterapkan oleh keluarga pengemudi dalam menghadapi ketidakpastian pendapatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi perkotaan, melalui wawancara mendalam dengan pengemudi ojek online serta studi literatur yang berkaitan dengan pekerjaan informal, ekonomi rumah tangga, dan transportasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ojek online menjadi sumber pendapatan utama bagi rumah tangga, membantu pemenuhan kebutuhan dasar, serta memberikan fleksibilitas dalam pengaturan waktu kerja. Akan tetapi, pendapatan yang tidak tetap menjadikan rumah tangga rentan terhadap krisis ekonomi, seperti pandemi dan kenaikan harga bahan bakar minyak. Untuk menghadapi ketidakpastian tersebut, keluarga pengemudi menerapkan strategi adaptif, di antaranya diversifikasi sumber pendapatan, keterlibatan anggota keluarga dalam aktivitas ekonomi, serta pemanfaatan program bantuan sosial. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa ojek online memiliki peranan penting dalam ketahanan ekonomi keluarga, namun perlindungan sosial dan kebijakan pendukung diperlukan untuk mengurangi tingkat kerentanan yang ada. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan kebijakan ekonomi digital serta kajian lanjutan mengenai ekonomi informal di wilayah perkotaan.    
Ruang Yakin Cerdas Satu Amal Indonesia sebagai Strategi Pengorganisasian Masyarakat melalui Pendidikan Non-Formal bagi Anak-anak Yatim dan Dhuafa di Kota Palembang Sabrina; Abil Al Husain; Leo Jonada; M. Rifqi Fahjri; Anisa Zalika; Ernia Syah Putri; Devia Tri Wahyuni; Ahmad Zaki Al-Fadhil; Rudy Kurniawan; Muhammad Rifai; Tresno
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5122

Abstract

Pendidikan non-formal memainkan peran penting dalam mengatasi keterbatasan akses dan kualitas pendidikan di kalangan masyarakat perkotaan. Program Ruang Yakin Cerdas (RYC) muncul sebagai intervensi sosial berbasis komunitas yang menggabungkan pendidikan dengan pengorganisasian masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran RYC sebagai strategi pengorganisasian masyarakat melalui pendidikan non-formal di Kota Palembang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RYC mengalami perkembangan dari gerakan sosial yang spontan menjadi lembaga komunitas yang terstruktur. Pola interaksi dialogis dan partisipatif antara relawan dan anak didik berhasil membangun ikatan emosional serta meningkatkan semangat belajar. Selain itu, RYC memperkuat modal sosial melalui pembentukan kepercayaan, solidaritas, dan keterlibatan bersama masyarakat. Program ini juga memberdayakan anak-anak dengan mengembangkan aspek kognitif, afektif, dan sosial. Oleh karena itu, RYC tidak hanya berfungsi sebagai wadah pendidikan, tetapi juga sebagai strategi efektif untuk memperkokoh struktur sosial dan mendorong perubahan sosial berbasis komunitas.
Narasi Superioritas dalam Kontestasi Mahasiswa Sabrina; Kirana Suhada; Anisa Zalika; Robiah Fitriani; Naila Aisawa Nuriski; Muhammad Faiz Naufal; Ridhah Taqwa; Kurnia Asni Sari; Ilal Ilham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.5125

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena persaingan di kalangan mahasiswa di perguruan tinggi yang terjadi tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam organisasi dan lingkungan sosial di kampus. Kompetisi ini sering kali menghasilkan narasi superioritas tentang keunggulan yang memisahkan mahasiswa "unggul" dan "biasa" melalui simbol prestasi, jabatan dalam organisasi, serta kesempatan untuk terhubung dengan jaringan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara narasi tentang superioritas dibentuk, dipahami, dan dijaga sebagai sebuah konstruksi sosial dalam persaingan di kalangan mahasiswa, serta dampaknya terhadap hubungan sosial antara mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain kajian literatur sistematis yang dikombinasikan dengan observasi tidak langsung di area kampus. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2025 serta melalui pengamatan langsung terhadap perkembangan organisasi dan interaksi mahasiswa dalam konteks akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi superioritas terbentuk melalui distribusi modal akademik dan organisasi, praktik perbandingan sosial, penguasaan wacana, serta relasi kekuasaan dalam konteks demokrasi di kampus. Keunggulan tidak hanya bersifat objektif, melainkan juga dibentuk melalui pengakuan bersama yang memperkuat struktur sosial. Penelitian ini menyatakan bahwa persaingan di kalangan mahasiswa berfungsi sebagai wadah simbolik yang menciptakan stratifikasi sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan budaya akademik yang lebih terbuka untuk mencegah terjadinya eksklusi sosial di lingkungan perguruan tinggi.