Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

IMPLEMENTASI DESIGN THINKING PADA PENGEMBANGAN PRODUK PAKAIAN SUSTAINABLE FASHION Humaira, Labiqah; Hastuti, Rini Tri; Utama, Louis
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i2.29300

Abstract

The implementation of Design Thinking in Sustainable Fashion product development is key to creating environmentally friendly garments that cater to consumer needs. The primary focus lies in utilizing leftover fabric and adopting zero-waste pattern techniques. Through in-depth interviews with the target market, we identified the demand for clothing that is not only sustainable in terms of materials but also functional across various activities. Design Thinking is employed in product development to ensure each item not only meets sustainability standards but is also relevant and beneficial to consumers. Findings indicate that this approach generates products responsive to market needs, integrating sustainability, design creativity, and consumer requirements. Therefore, the incorporation of Design Thinking concepts in the fashion industry contributes to shifting paradigms towards more sustainable practices oriented around consumer needs   ABSTRAK Penerapan Design Thinking dalam pengembangan produk Sustainable Fashion menjadi kunci dalam menciptakan pakaian yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Fokus utama terletak pada penggunaan kain sisa produksi dan penerapan pola zero waste. Melalui wawancara mendalam dengan target pasar, kami mengidentifikasi kebutuhan akan pakaian yang tidak hanya berkelanjutan dari segi bahan, tetapi juga fungsional dalam berbagai aktivitas. Design Thinking digunakan dalam pengembangan produk untuk memastikan setiap item tidak hanya memenuhi standar keberlanjutan tetapi juga relevan dan bermanfaat bagi konsumen. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan ini menciptakan produk yang responsif terhadap kebutuhan pasar, menggabungkan keberlanjutan, kreativitas desain, dan kebutuhan konsumen. Dengan demikian, penggunaan konsep Design Thinking dalam industri fashion memberikan kontribusi dalam mengubah paradigma menuju praktik yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kebutuhan konsumen
PELATIHAN LITERASI KEUANGAN UNTUK MENUMBUHKAN USAHA KREATIF WARGA TANJUNG DUREN UTARA Utama, Louis; Alecia, Brigitta; Putra, Jonathan; Chandra, Toby Benaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.31980

Abstract

In the current uncertain economic conditions, of course people need information and knowledge about how to manage finances wisely, well and carefully, especially within Indonesian families. Currently, they are quite far behind compared to neighboring countries in the Southeast Asia region regarding the level of knowledge regarding financial literacy. . Since the Covid-19 pandemic, the world economy has not yet recovered, including in Indonesia. The economy is not running well, resulting in increasingly uncertain income which cannot keep up with rising prices. This must be anticipated well, namely carrying out disciplined financial arrangements and management to ensure better long-term goals. The first step you can take is to ensure yourself and your family are able to face the worst situation in the current conditions. One way that can be done is to rearrange several expenditure budget items. In this case, education in the family must be arranged on a priority scale. By understanding financial literacy, it is hoped that families can increase their entrepreneurial spirit to grow new creative businesses to increase family resilience. This activity will involve partners, namely residents of RT 002 RW 02, Tanjung Duren Utara Subdistrict and work partners at Campus 2 of Tarumanagara University. The expected solution is to increase the level of financial literacy in society, increase family financial resilience and improve the creative economy. The method is implemented with partner participation in the form of discussions and training for one day. The output form of this activity is proceedings and intellectual property rights. ABSTRAK Dalam kondisi perekonomian yang tidak menentu pada saat ini tentunya masyarakat membutuhkan informasi dan pengetahuan mengenai bagaimana mengelola keuangan dengan bijak, baik dan cermat khususnya di dalam keluarga Indonesia sendiri saat ini cukup jauh tertinggal jika disandingkan pada negara tetangga yang terletak pada kawasan Asia Tenggara mengenai pemahaman pengetahuan mengenai literasi keuangan. Sejak terjadinya pandemi covid-19 perekonomian dunia sampat saat ini masih belum pulih termasuk di Indonesia. Perekonomian yang berjalan belum baik mengakibatkan pendapatan semakin tidak menentu yang tidak dapat mengimbangi terjadinya kenaikan harga. Hal ini harus dapat diantisipasi dengan baik yaitu adalah melakukan pengaturan maupun pengelolaan keuangan secara terarah guna memastikan tujuan masa depan yang lebih baik. Langkah yang paling awal yang dapat ditempuh adalah memastikan diri sendiri dan keluarga mampu menghadapi keadaan yang terburuk dalam kondisi yang ada. Adapun alternatif yang dapat ditempuh adalah dengan mengatur ulang beberapa pos anggaran pengeluaran. Dalam hal ini pengelaran dalam keluarga harus diatur dalam skala prioritas. Dengan adanya pemahaman literasi keuangan maka diharapkan keluarga dapat menambah semangat wirausaha untuk menumbuhkan usaha kreatif baru untuk menambah ketahanan keluarga, Kegiatan ini akan melibatkan mitra yaitu warga RT 002 RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara dan mitra kerja Kampus 2 Universitas Tarumanagara. Solusi yang diharapkan adalah dapat menambah tingkat literasi keuangan masyarakat, menambah ketahanan keuangan keluarga dan meningkatkan ekonomi kreatif. Metode dilaksananakan dengan partisipatif mitra berupa diskusi dan pelatihan selama satu hari. Bentuk luaran dari kegiatan ini adalah prosiding dan Hak kekayaan intelektual.
PELAKSANAAN KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA PAW PARTY Aryon, Debora Christina; Utama, Louis; Sutantio, Angelia; Wilbert, Davin; Cynthia, Emelia; Cristian, Steven
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32020

Abstract

The implementation of MBKM Entrepreneurship activities is a highlight in efforts to develop entrepreneurial skills among students. This study reveals the implementation of MBKM Entrepreneurship in the context of the "Paw Party" business, which focuses on the production and sale of special cakes for dogs. Through the concept of "Freedom to Learn" and the support of supervisors, the Paw Party team developed a business plan and carried out its operations, including promotions, online sales and participation in bazaars. By using the Lean Model Canvas, Paw Party succeeded in finding market opportunities and presenting unique and quality products. Many anabul owners are looking for snacks and food that are useful, healthy and taste good. This is not yet widely found on the pet food market because many of the others do not consider the composition and beneficial ingredients. Now Paw Party is here to provide snacks that are not only liked by the little ones but contain omega-3 which helps the little ones' fur growth. Apart from that, Paw Party snacks are made from pumpkin and sweet potatoes as a source of fiber, and contain vitamins A, C and E. The author also innovates by presenting new snack variants made from meat to answer the needs of children. Then, Paw Party presents snacks that are reliable in quality because they have lots of reviews from both customers and influencers. The results show that MBKM Entrepreneurship activities not only provide practical experience to students, but also open up opportunities for sustainable business development. Through this effort, it is hoped that it can encourage the growth of creative and innovative young entrepreneurs in Indonesia. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan menjadi sorotan dalam upaya pengembangan keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Studi ini mengungkapkan implementasi MBKM Kewirausahaan dalam konteks bisnis "Paw Party", yang berfokus pada produksi dan penjualan kue-kue khusus untuk anjing. Melalui konsep "Merdeka Belajar" dan dukungan dosen pembimbing, tim Paw Party mengembangkan rencana bisnis dan menjalankan operasionalnya, termasuk promosi, penjualan online, dan partisipasi dalam bazaar. Dengan menggunakan Lean Model Canvas, Paw Party berhasil menemukan peluang pasar dan menghadirkan produk yang unik dan berkualitas. Banyak dari pemilik anabul mencari cemilan dan makanan yang bermanfaat, sehat, dan rasanya enak. Hal ini belum banyak ditemukan di pasaran makanan hewan karena banyak dari yang lain kurang mempertimbangkan komposisi dan bahan yang bermanfaat. Kini Paw Party hadir untuk memberikan cemilan yang tidak hanya disukai oleh anabul tetapi memiliki kandungan omega-3 yang membantu untuk pertumbuhan bulu anabul. Selain itu, cemilan Paw Party berbahan dasar labu dan ubi sebagai sumber serat, lalu mengandung vitamin A,C, dan E. Penulis juga berinovasi dengan menghadirkan varian cemilan baru berbahan daging untuk menjawab kebutuhan anabul. Lalu, Paw Party menghadirkan cemilan yang terpercaya kualitasnya karena sudah memiliki banyak review baik dari pelanggan maupun influencer. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan MBKM Kewirausahaan tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Melalui upaya ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wirausaha muda yang kreatif dan inovatif di Indonesia
PELAKSANAAN KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA WOOF TREND’S INDONESIA Richardo, Fernando; Utama, Louis; Louis, Henrich Moses; Gunawan, Ferry; Han, Clevint Jason
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 3 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i3.32024

Abstract

The implementation of this MBKM examines the development and prospects of the dog clothing business in Indonesia. In recent years, this industry has shown significant growth along with the increasing public awareness of pets as part of the family. This exercise aims to increase attention to fashion in the dog apparel industry, as well as effective marketing strategies in this industry. The results of the exercise showed that the main factors influencing the demand for dog clothing include aesthetics, comfort, and weather protection functions. Effective marketing strategies involve the use of social media for promotion, collaboration with pet influencers, and the development of innovative and high-quality products. This exercise concludes that the dog apparel business has the potential to continue growing in the future. However, entrepreneurs need to understand market dynamics and continue to innovate to meet consumers' needs and wants. Recommendations for entrepreneurs include improving product quality, diversifying designs, and improving customer service to maintain consumer loyalty. ABSTRAK Pelaksanaan MBKM ini mengkaji perkembangan dan prospek bisnis pakaian anjing di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, industri ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga. Pelaksanaan ini bertujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap fashion dalam industri pakaian anjing, serta strategi pemasaran yang efektif dalam industri ini. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi permintaan pakaian anjing meliputi estetika, kenyamanan, dan fungsi perlindungan terhadap cuaca. Strategi pemasaran yang efektif melibatkan penggunaan media sosial untuk promosi, kolaborasi dengan influencer hewan peliharaan, serta pengembangan produk yang inovatif dan berkualitas tinggi. Pelaksanaan ini menyimpulkan bahwa bisnis pakaian anjing memiliki potensi untuk terus berkembang di masa depan. Namun, pelaku usaha perlu memahami dinamika pasar dan terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. Rekomendasi untuk pengusaha meliputi peningkatan kualitas produk, diversifikasi desain, dan peningkatan layanan pelanggan untuk mempertahankan loyalitas konsumen.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA SOSIAL MEDIA Utama, Louis; Florensia, Silviana; Charity, Angelina; Darmasaputra, Adrian
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33522

Abstract

Content creation in the field of Marketing is something new and very dynamic with many perspectives and definitions in academic and practitioner circles. However, due to differing perspectives, much of the previous literature has confused rather than explained the meaning of content Marketing. Likewise, young people create a lot of digital content but are less precise in carrying out Marketing regarding the activities they will create. Tarsisius High School in creating content on social media such as Instagram does not seem to be making an approach that is appropriate to digital Marketing but is only displaying information. With the development of information technology and digital Marketing, it is deemed necessary for schools to receive guidance on innovation and creativity in creating content on their social media. Digital Marketing training is the right alternative to achieve the right goals in creating content that is right on target and increasing the number of views so that you can create useful content. The solution for community service activities is the creation of social media accounts including to increase partners' online visibility. This includes training in photography and video editing using tools such as Fotoroom and Canva, as well as optimizing Marketing through social media and integrated Marketing communications strategies. ABSTRAK Pembuatan konten dalam bidang pemasaran merupakan sebuah hal yang baru dan bersifat sangat dinamis dengan banyak persepektf dan definisi di dalam kalangan akademik serta praktisi. Namun, karena adanya perbedaan perspektif, banyak literatur sebelumnya yang membingungkan dan bukannya menjelaskan arti pemasaran konten. Demikian pula halnya dengan kalangan muda, banyak membuat konten digital namun kurang tepat dalam menjalankan pemasaran mengenai kegiatan yang akan dibuat. SMA Tarsisius di dalam membuat konten pada social media seperti dalam instagram terlihat kurang membuat pendekatan yang sesuai dengan pemasaran digital melainkan hanya menampilkan sebuah informasi. Dengan berkembangnya teknologi informasi dan pemasaran digital, pihak sekolah dianggap perlu untuk mendapat pembinaan inovasi dan kreativitas dalam membuat konten pada sosial media yang dimiliki. Pelatihan pemasaran digital merupakan alternatif yang tepat untuk mencapai sasaran yang tepat dalam membuat sebuah konten agar tepat sasaran dan meningkatkan jumlah views sehingga dapat membuat konten bermanfaat. Solusi untuk kegiatan pengabdian masyarakat, adalah pembuatan akun media sosial termasuk untuk meningkatkan visibilitas online mitra. Ini termasuk pelatihan dalam fotografi dan editing video menggunakan alat seperti Fotoroom dan Canva, serta optimalisasi pemasaran melalui media sosial dan strategi komunikasi pemasaran terintegrasi.
PENYULUHAN LITERASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Utama, Louis; Silviana Florensia; Ovilea Angelika; Jovan Fernando; Fransiskus Blestio
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35154

Abstract

Digital literacy is currently an important and strategic thing for someone. Unwittingly during and after the pandemic, the use of gadgets has become an important part of everyday life from children to parents. Behind all that, if social media is not used wisely, it can cause many negative effects, including someone becoming individualistic, forgetting time, and not caring about the environment. This literacy aims to provide understanding and skills for individuals who use digital media so that they can critically and creatively choose information on various media platform s. Partners in this program are residents and contract workers in RW 02, Tanjung Duren Utara Village, Grogol Petamburan District, West Jakarta City. So far, partners have never received an understanding of social media, especially literacy about digital media which aims to strengthen the family economy. The solution provided by the Community Service team is to provide material counseling on digital literacy accompanied by training in the use of social media wisely and usefully. After the counseling ends, partners are expected to be able to start a new attitude in responding to the use of social media wisely and be able to use digital applications to improve the family economy. ABSTRAK Literasi digital saat ini menjadi hal yang penting dan strategis bagi seseorang. Tanpa disadari saat dan setelah pandemi, penggunaan gawai menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari hari mulai dari anak hingga orangtua. Dibalik hal itu semua apabila media sosial tidak digunakan secara bijak maka dapat menimbulkan banyak efek negatif yang ditumbulkan diantaranya seseorang menjadi individualis, lupa waktu, serta kurang perduli terhadap lingkungan. Literasi ini bertujuan untuk memberikan pehamanan dan kemampuan bagi individu yang menggunakan media digital agar dapat secara kritis dan kreatif untuk dapat memilih informasi yang berada di berbagai platform media. Mitra dalam program ini adalah warga dan pekerja kontrak yang berada di RW 02 Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol Petamburan Kota Jakarta Barat. Selama ini mitra belum pernah mendapatkan pemahaman mengenai media sosial terutama literasi mengenai media digital yang bertujuan untuk memperkuat ekonomi keluarga. Solusi yang diberikan oleh tim Pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan materi mengenai literasi digital disertai dengan pelatihan penggunaan media sosial dengan bijak dan bermanfaat. Setelah penyuluhan berakhir mitra diharapkan dapat memulai sikap baru dalam menyikapi penggunaan media sosial dengan bijak serta dapat menggunakan aplikasi digital untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
PELAKSANAAN KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN TERHADAP USAHA LARASA Ruslie, Elyvan; Utama, Louis; Nathalie, Livia; Marchia, Viella
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v8i2.34733

Abstract

Increased public awareness of healthy lifestyles creates new business opportunities, especially in the traditional food sector that needs to adapt to the demands of modern consumers. Through the Merdeka Learning Campus Merdeka (MBKM) Entrepreneurship Program, students developed Larasa, a healthy market snack business that maintains traditional flavors but is hygienically processed and low in sugar. Using the Lean Canvas approach, Larasa conducted market validation through participation in three bazaar activities, including at Taman Anggrek Mall and Tarumanagara University campus. During these events, Larasa sold 705 products, indicating a positive consumer response to the concept of healthy market snacks. This endeavor not only reflects the success of the marketing and operational strategies, but also contributes to the preservation of local culture and creative economic development by the younger generation. ABSTRAK Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat menciptakan peluang bisnis baru, khususnya di sektor makanan tradisional yang perlu beradaptasi dengan tuntutan konsumen modern. Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kewirausahaan, mahasiswa mengembangkan Larasa, sebuah usaha jajanan pasar sehat yang mempertahankan cita rasa tradisional namun diolah secara higienis dan rendah gula. Menggunakan pendekatan Lean Canvas, Larasa melakukan riset pasar melalui partisipasi dalam tiga kegiatan bazar, termasuk di Mall Taman Anggrek dan kampus Universitas Tarumanagara. Selama kegiatan tersebut, Larasa berhasil menjual 705 produk, menunjukkan respons positif dari konsumen terhadap konsep jajanan pasar sehat. Usaha ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan strategi pemasaran dan operasional, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal dan pengembangan ekonomi kreatif oleh generasi muda.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Usaha UMKM Makanan di Jakarta Barat Gunarsa, Kevin Chris; Utama, Louis
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/b9prr818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keterampilan Kewirausahaan, Orientasi Pasar, Orientasi Penjualan, dan Jejaring terhadap Kinerja Usaha UMKM makanan di Jakarta Barat, serta menguji peran mediasi dari Kompetensi Kewirausahaan. dengan melibatkan 240 pemilik usaha yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Orientasi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Orientasi penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Jejaring berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan, Jejaring berpengararuh positif dan signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan, Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha dimediasi oleh kompetensi kewirausahaan, Jejaring berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha dengan dimediasi oleh kompetensi kewirausahaan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor-faktor internal non-berwujud memiliki kontribusi penting dalam pencapaian kinerja UMKM makanan di Jakarta Barat. This study aims to examine the influence of Entrepreneurial Skills, Market Orientation, Sales Orientation, and Networking on Business Performance of food-sector MSMEs in West Jakarta, while also testing the mediating role of Entrepreneurial Competence. A total of 240 business owners were selected using purposive sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire The findings reveal that: Entrepreneurial competence has a positive and significant effect on business performance, Entrepreneurial skills positively and significantly influence business performance, Market orientation has a positive and significant effect on business performance, Sales orientation positively and significantly affects business performance, Networking has a positive and significant impact on business performance, Entrepreneurial skills positively and significantly influence entrepreneurial competence, Networking positively and significantly affects entrepreneurial competence, Entrepreneurial competence mediates the positive and significant effect of entrepreneurial skills on business performance; and ,Entrepreneurial competence also mediates the positive and significant effect of networking on business performance. These findings affirm that intangible internal factors have a significant contribution to the achievement of food MSME business performance in West Jakarta.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Usaha UMKM Makanan di Jakarta Barat Gunarsa, Kevin Chris; Utama, Louis
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/b9prr818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keterampilan Kewirausahaan, Orientasi Pasar, Orientasi Penjualan, dan Jejaring terhadap Kinerja Usaha UMKM makanan di Jakarta Barat, serta menguji peran mediasi dari Kompetensi Kewirausahaan. dengan melibatkan 240 pemilik usaha yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Orientasi pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Orientasi penjualan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Jejaring berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha, Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan, Jejaring berpengararuh positif dan signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan, Keterampilan kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha dimediasi oleh kompetensi kewirausahaan, Jejaring berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha dengan dimediasi oleh kompetensi kewirausahaan. Temuan ini menegaskan bahwa faktor-faktor internal non-berwujud memiliki kontribusi penting dalam pencapaian kinerja UMKM makanan di Jakarta Barat. This study aims to examine the influence of Entrepreneurial Skills, Market Orientation, Sales Orientation, and Networking on Business Performance of food-sector MSMEs in West Jakarta, while also testing the mediating role of Entrepreneurial Competence. A total of 240 business owners were selected using purposive sampling. Data were collected through a Likert-scale questionnaire The findings reveal that: Entrepreneurial competence has a positive and significant effect on business performance, Entrepreneurial skills positively and significantly influence business performance, Market orientation has a positive and significant effect on business performance, Sales orientation positively and significantly affects business performance, Networking has a positive and significant impact on business performance, Entrepreneurial skills positively and significantly influence entrepreneurial competence, Networking positively and significantly affects entrepreneurial competence, Entrepreneurial competence mediates the positive and significant effect of entrepreneurial skills on business performance; and ,Entrepreneurial competence also mediates the positive and significant effect of networking on business performance. These findings affirm that intangible internal factors have a significant contribution to the achievement of food MSME business performance in West Jakarta.