Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Asupan Zat Gizi Dan body Image Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis ( KEK) Pada Remaja Puteri Di SMAN 1 Bangkinang Chania, Rani; Harahap, Dewi Anggriani; Lasepa, Wanda
Evidence Midwifery Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v3i4.35866

Abstract

Nutritional problems are prone to occur in the adolescent age group. Adolescents are an age group where specific nutritional problems occur, especially Anemia and Chronic Energy Deficiency (CED). Nutrient intake such as energy, protein and Body Image intake can affect the occurrence of chronic energy deficiency in adolescents. The purpose of this study was to determine the relationship between nutrient intake and Body Image with the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in female adolescents at SMAN 1 Bangkinang. This type of research is quantitative using a cross-sectional study approach research design. The research tools are questionnaires and LILA. The study was conducted on June 10 - June 22, 2024 with a sample of 52 female students obtained by stratified random sampling. The results of the univariate analysis showed that out of 52 female students, 29 female students (55.8%) had insufficient energy intake, 32 female students (61.5%) had insufficient protein intake, 33 female students (63.5%) were dissatisfied with their body shape and 29 female students (55.8%) had CED status. The results of the bivariate analysis showed a relationship between energy intake (? = 0.000), protein (? = 0.008) and body image (? = 0.003). The conclusion is that there is a relationship between nutrient intake and body image with KEK. It is expected that female students consume food intake containing nutrients to prevent an increase in KEK and minimize the occurrence of KEK in adolescence.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Kia) dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Kuapan Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang Ariyanti, Dewi; Harahap, Dewi Anggriani; Dhilon, Dhini Anggraini
Evidence Midwifery Journal Vol. 3 No. 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v3i4.35893

Abstract

Mothers who have low knowledge about MCH tend not to realize if their children have nutritional disorders. The purpose of this study was to determine the relationship between mothers' knowledge of the Maternal and Child Health (MCH) book with the incidence of stunting in the working area of Puskesmas Tambang in 2023. This type of research is quantitative with a Cross Sectional design. The sample in this study were mothers of toddlers aged 24-60 months in Kuapan village in the working area of Puskesmas Tambang in 2023 as many as 194 people with the sampling technique was simple random sampling of 131 people. Data collection tools using questionnaires, weight measurement, height using microtoice. The results of univariate analysis showed that respondents had good knowledge about the MCH book as many as 104 people (79.4%), and did not experience stunting as many as 109 toddlers (83.2). The results of bivariate analysis on the relationship between maternal knowledge of the KIA book with the Chi Square test showed that there was a relationship between knowledge of the KIA book (p=0.00) with the incidence of stunting. In conclusion, there is a relationship between knowledge about the kia book and the incidence of stunting in toddlers in Kuapan Village in the working area of Puskesmas Tambang, Kampar Regency. It is expected that mothers of toddlers can increase the frequency of visiting the posyandu or puskesmas in order to get complete information from midwives and mothers can increase knowledge about the KIA book so that they can understand child growth and development.  
Peningkatan Kemampuan Berbahasa Dengan Media Gambar pada Anak Usia Pra Sekolah di PAUD Terpadu Mutiara Bunda Kabupaten Kampar Syahda, Syukrianti; Harahap, Dewi Anggriani
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Dedikasi 2023
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v1i2.21

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia masih memerlukan perhatian serius, dimana angka kejadian keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan masih cukup tinggi yaitu sekitar 5−10 % anak mengalami keterlambatan dalam perkembangannya secara umum. Dua dari 1.000 anak mengalami gangguan perkembangan motorik, tiga sampai enam dari 1.000 anak mengalami gangguan pendengaran dan satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. PAUD Terpadu Mutiara Bunda salah satu PAUD yang anak usia pra sekolah perkembangan bahasanya masih rendah yaitu 37,9%. Peningkatan berbahasa pada anak sebelum dilakukan kegiatan menggambar kurang sebesar 68%, sedangkan peningkatan berbahasa pada anak sesudah dilakukan kegiatan menggambar baik sebesar 82%. Guru atau pengasuh hendaknya bekerjasama dengan orang tua untuk dapat terus membimbing anak dalam mengembangkan kemampuan berbahasa pada anak pra sekolah sesuai pengetahuan yang telah dimiliki.
HUBUNGAN KUNJUNGAN POS BINAAN TERPADU (POSBINDU) PENYAKIT TIDAK MENULAR DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPT. PUSKESMAS AIR TIRIS Firdaus, Muhammad rusdi; Harahap, Dewi Anggriani; Yuristin, Devina
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 2 No. 1 (2023): FEBRUARI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.708 KB) | DOI: 10.31004/sjkt.v2i1.6977

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah abnormal yang bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit, bocor, pecah, atau tersumbat. Dengan  prevalensi hipertensi yang masih cukup tinggi di Indonesia, maka pemerintah mengadakan program deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yakni POSBINDU guna mengendalikan  faktor risiko yang ada. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kunjungan POSBINDU PTM dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Air Tiris. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 dan 20 bulan Juni dan tanggal 08 bulan Juli tahun 2022 dengan jumlah sampel 63 responden yang mengalami hipertensi dan pra hipertensi menggunakan teknik cluster sampling dan diambil secara random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisis univariat diperoleh 37 (58.7%) responden mengalami hipertensi dan 40 (63.5%) responden yang tidak rutin melakukan kunjungan POSBINDU PTM. Hasil uji Chi Square tidak ada hubungan yang signifikan antara kunjungan POSBINDU PTM dengan kejadian hipertensi (p value = 0,794). Kesimpulan tidak ada hubungan yang signifikan antara kunjungan POSBINDU PTM dengan kejadian hipertensi di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Air Tiris. Diharapkan kepada masyarakat agar rutin melakukan kontrol tekanan darah dan rutin melakukan kunjungan POSBINDU PTM untuk pencegahan hipertensi.
FORMULASI BISKUIT MOCAF DENGAN DADIH KERBAU SEBAGAI MAKANAN SELINGAN IBU HAMIL Hasanah, Tri; Harahap, Dewi Anggriani; Rizqi, Eka Roshifita
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v3i4.35660

Abstract

Selama hamil, seorang wanita tidak hanya memenuhi gizi untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk janinya. Pemenuhan gizi pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan selingan berupa biskuit mocaf dadih kerbau yang akan berkontribusi pada kesehatan ibu serta pertumbuhan dan perkembangan janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan gizi makro dan kalsium pada biskuit mocaf dadih kerbau. Jenis penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktorial. Penelitian dilakukan pada bulan Maret–November 2023. Analisis data yang digunakan adalah uji One Way Anova. Panelis dari penelitian ini adalah 30 orang panelis konsumen yaitu ibu hamil, hasil uji organoleptik berupa rasa, warna, aroma, dan tekstur didapati formula biskuit terpilih adalah A2 dengan penambahan dadih kerbau 10 g. Hasil analisis rata-rata dan One Way Anova pada uji mutu hedonic biskuit mocaf dadih kerbau yaitu control (2,90), A1 (2,97), A2 (3,13) dan A3 (2,97). Uji mutu hedonik dengan presentase penerimaan tertinggi adalah A2 yaitu 86%. Hasil analisis proksimat dan kalsium pada biskuit mocaf dadih kerbau terpilih adalah air 27%, abu 0,8%, protein 29%, lemak 5%, karbohidrat 54%, dan kalsium 7,4%. Berdasarkan penelitian ini produk biskuit mocaf dadih kerbau diharapkan dapat meningkatkan zat gizi makro dan kalsium untuk kesehatan ibu dan janin yang ada dikandungnya.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET ASAM URAT PADA LANSIA UMUR 60-74 TAHUN DI DESA KAMPAR DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS KAMPA TAHUN 2023 Melyani, Surtina; Alini, Alini; Anggriani Harahap, Dewi
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3, Nomor 3, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i3.44341

Abstract

Asam urat adalah hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh yang disebabkan oleh makanan yang sering dikonsumsi. Di Indonesia penyakit asam urat menduduki urutan kedua setelah penyakit osteoarthritis diperkirakan mencapai 1,6 – 13,6/100.000 yang banyak terjadi pada lansia karena faktor usia yang semakin menua. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia umur 60-74 Tahun di Desa Kampar Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023. Desain yang digunakan pada penelitian ini adalah desain analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 11-18 Desember 2023 dengan jumlah populasi sebanya 69 lansia dan jumlah sampel 69 lansia yang diperoleh menggunakan Teknik Total Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan kepatuhan diet asam urat. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki dukungan keluarga tinggi sebanyak 36 responden (52,2%) dan memiliki kepatuhan diet kategori patuh sebanyak 37 responden (53,6%). Hasil uji Chi- square menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet asam urat pada lansia umur 60-74 tahun di Desa Kampar Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa Tahun 2023 ( p value = 0,00 < 0,05). Saran Penelitian diharapkan dapat berkolaborasi dengan keluarga dan tenaga Kesehatan agar dapat menjalankan diet asam urat untuk mengatasi terjadinya komplikasi dari asam urat.
Hubungan Asupan Energi Dan Kepatuhan Komsumsi Tablet Fe Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2023 Ridwana, Renty; Harahap, Dewi Anggriani; Lubis, Dumasari
Evidence Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v4i1.37756

Abstract

Anemia is more common in women than men. Kampar Regency is one of the districts with an increase in the prevalence of central obesity. The aim of this research is to determine the relationship between energy intake and adherence to consuming fe tablets with the incidence of anemia in pregnant women in the Kampa Health Center working area in 2023. This type of research is quantitative with a cross sectional design. The population in this study were all pregnant women in encroachment villages in the working area of ​​the Kampa Health Center in 2023, totaling 111 people with a total sampling technique of 89 people. The data collection technique used a 2×24 hour food recall questionnaire and 1×24 hour physical activity, measurement of weight, height and abdominal circumference. The results of univariate analysis showed that 75 people (63.0%) had more energy intake, 70 respondents with moderate physical activity (58.8%), 91 people (76.5%) had central obesity. The results of bivariate analysis of energy intake using the Chi Square test showed that there was a relationship between energy intake (p=0.00) and the incidence of anemia and there was a relationship between adherence to consuming Fe tablets (p=0.00) and the incidence of anemia
Hubungan Jenis Persalinan dan Prematuritas dengan Kejadian Asfiksia Neonatorum di RSUD Bangkinang Nurzaihan, Nurzaihan; Harahap, Dewi Anggriani; Nislawaty, Nislawaty
Evidence Midwifery Journal Vol. 4 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/emj.v4i1.38393

Abstract

Neonatorum neonatal asphyxia is the failure of the baby to perform regular and spontaneous breathing after birth. Factors causing neonatal neonatal asphyxia include antepartum, intrapartum, and fetal factors. The purpose of the study was to determine the relationship between the type of labor and prematurity with the incidence of neonatal asphyxia at RSUD Bangkinang. This type of research uses Observational Analytics  with Case Control research design. The study will be conducted on June 14-22, 2023. The study population of all newborn medical record data at Bangkinang Hospital in 2021-2022 was 858 babies. The sample used a ratio of 1: 1, namely 60 samples of infants experiencing asphyxia neonatorum and 60 samples of infants not experiencing asphyxia neonatorum. Case group retrieval and control techniques using Total Sampling and Systematic Random Sampling. Data collection tools using Checklist sheets. Data analysis used univariate and bivariate analysis using Chi Square test. The results of the study showed a relationship between the type of delivery  (ρ value = 0.001)  and prematurity (ρ value = 0.002)  with the incidence of neonatal asphyxia at Bangkinang Hospital in 2021-2022. It is expected that pregnant women routinely make Antenatal Care  visits so that the risk of causing neonatal asphyxia from maternal factors, namely the type of labor and fetal factors, namely premature gestational age, can be prevented and treated as early as possible.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG MAKANAN PEMICU HIPERTENSI PADA LANSIA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI DESA TARAI BANGUN WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2023 Busroni, Dena Tsabita; Anggriani Harahap, Dewi; Riani, Riani
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.49968

Abstract

Pelngeltahuan melngelnai makanan pelmicu hipelrtelnsi sangatlah pelnting bagi selmua olrang, karelna jika tidak melmahami makanan apa saja yang dapat melmicu telrjadinya hipelrtelnsi maka selmua jelnis makanan akan dikolnsumsi dalam jumlah yang tidak telrbatas dan telkanan darah tinggi akan melnjadi tidak telrkelndali. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi pada lansia di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 25-29 Desember 2023 dengan jumlah sampel 190 orang lansia yang berusia 60-74 tahun menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil analisa univariat diperoleh 108 responden (56,8%) memiliki pengetahuan rendah tentang makanan pemicu hipertensi, 96 responden (50,5%) lansia mengalami hipertensi. Hasil uji chi-square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value 0,000 (<0,05). Kesimpulan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi dengan kejadian hipertensi di Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tambang tahun 2023. Para lansia diharapkan agar aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dan praktik dalam meningkatkan pengetahuan tentang makanan pemicu hipertensi dan melakukan pelaksanaan hipertensi dengan baik, yaitu dengan mengontrol kesehatan secara rutin dan minum obat antihipertensi secara rutin sesuai dengan resep dokter sehingga dapat meminimalkan terjadinya komplikasi akibat hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Makanan Pemicu Hipertensi, Pengetahuan Lansia
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)DI RSIA HUSADA BUNDA SALO TAHUN 2024 Suziana; Anggriani Harahap, Dewi; Anggraini Dhilon, Dhini
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3, Nomer 4, Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v3i4.50714

Abstract

Penyebab kematian bayi salah satunya dikarena Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). World Health Organization (WHO) tahun 2022, BBLR didefinisikan sebagai bayi yang berat lahirnya di bawah 2.500 gram. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di RSIA Husada Bunda Salo tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian case control pendekatan retrospektif. Sampel dalam penelitian ini menggunakan perbandingan 1:1 yaitu 52 sampel kasus dengan teknik pengambilan sampel kasus menggunakan teknik total sampling dan 52 sampel kontrol dengan teknik pengambilan sampel kasus menggunakan teknik sistematik random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar ceklis. Data yang di peroleh dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjuukan adan hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di RSIA Husada Bunda Salo dengan nilai p-value = 0,041. Hasil penelitian ini diharapkan ibu hamil dapat lebih sering memeriksakan kehamilan secara rutin untuk mencegah terjadinya anemia yang dapat menyebabkan bayi lahir dengan BBLR.