Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

CITRA PEREMPUAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL PENGANTIN PESANAN KARYA MYA YE Maulinda, Rerin; Prastiyaningsih, Rani
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan wujud gambaran dari citra perempuan pada tokoh utama dalam novel Pengantin Pesanan yang meliputi aspek diri dan aspek sosial perempuan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari wujud citra perempuan pada tokoh utama, yaitu Sinta dalam novel Pengantin Pesanan meliputi dua aspek, yaitu aspek diri dan aspek sosial. Dalam aspek diri sendiri meliputi citra perempuan secara fisik dan citra perempuan secara psikis. Pertama, wujud dari citra perempuan pada tokoh utama secara aspek fisik dicitrakan sebagai perempuan yang hamil, melahirkan, menstruasi, tinggi, langsing, berkulit putih, dan cantik. Kedua, wujud dari citra perempuan pada tokoh utama secara aspek psikis dicitrakan sebagai perempuan yang sabar, tetapi mudah mengeluh, keras kepala, sedih, dan mengalami trauma. Di sisi lain, wujud citra perempuan pada tokoh utama secara aspek sosial meliputi citra perempuan dalam keluarga dan citra perempuan dalam masyarakat. Pertama, wujud dari citra perempuan pada tokoh utama dalam keluarga dicitrakan sebagai perempuan yang menyandang status ibu atau istri, serta pandai mengurus rumah tangga. Kedua, wujud citra perempuan pada tokoh utama dalam masyarakat dicitrakan sebagai perempuan yang berperan ganda, ramah, dan patriarki.
TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA PADA NOVEL TARIAN BUMI KARYA OKA RUSMINI Juniati, Siti Chodijah; Maulinda, Rerin
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v7i1.23-47

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan sosial yang dilihat dari gambaran gejala sosial, hubungan sosial, dan nilai-nilai sosial pada latar dan tokoh dalam karya sastra yaitu novel. Permasalahan sosial tersebut menyangkut budaya dan adat istiadat Bali sehingga diperlukan teori-teori yang menyangkut dengan permasalahan dalam novel. Dengan demikian  penelitian ini menggunakan teori strukturalisme dan pendekatan sosiologi sebagai data analisis. Sedangkan bahan dasar analisis adalah novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini yang secara gamblang menggambarkan permasalahan sosial yaitu adanya perbedaan dalam kodrat hidup manusia yang telah diterima sebagai masyarakat adat yaitu status sosial sehingga kebahagiaan pun yang diterima juga berbeda dan butuh perjuangan yang keras untuk mendapatkan kebahagiaan tersebut. Dalam penelitian ini didapati bahwa analisis secara sosiologi sastra dapat mengungkapkan permasalahan sosial, yaitu dapat mengungkapkan gejala-gejala sosial, hubungan sosial, dan nilai-nilai sosial dalam novel secara jelas. Dengan demikian diharapkan dapat memberi wawasan yang lebih luas kepada penulis maupun pembaca mengenai masalah sosial dalam karya sastra. 
Lexical Innovation in Digital Space as an Effort to Preserve the Riau Kampar Malay Language Yani, Juli; Syamsidar, Raja; Maulinda, Rerin; Roziah, Roziah; Wibowo, Hadi
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i2.1255

Abstract

The threat to regional languages posed by globalization has spurred lexical innovation in digital spaces to preserve language. This phenomenon is influenced by various factors, including dialect variation, geographical boundaries, number of speakers, place of residence, identity and cultural pride, as well as socio-economic conditions. This study aims to identify (1) complete lexical forms, (2) semantic fields that exhibit complete lexical forms, and (3) complete lexical forms that undergo variation in the Riau Malay language in Kampar Regency. This research employs a descriptive qualitative method, with data collection techniques including observation, interviews, and audio recording. The results show that complete lexical innovation comprises 29 glosses with 98 variants across eight observation points in Kampar District. The semantic field with the highest occurrence of complete lexical forms is the domain of house and its surroundings, consisting of 7 complete lexical items with 23 variants. Additionally, the lexical forms with the greatest variation reach four variants across two glosses, namely kakaɁ laki-laki in Riau Malay in Kampar. Lexical innovation, particularly in digital spaces, plays an important role in maintaining and preserving regional languages, especially Riau Malay in Kampar Regency.