Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNOLOGI BIOMASS DIGESTER REACTOR DENGAN FEEDBACK CONTROL SYSTEM UNTUK PEMBUATAN BIOGAS DARI KOTORAN SAPI DALAM MEWUJUDKAN SDG’S DESA Amini, Helda Wika; Fachri, Boy Arief; Novita, Elida; Khotimah, Husnul; Zikrillah, M; Abi, Moch Irgi Fadhilal; Budiarti, Lutfia Pradisha; Ismail, Abdul Fatah; Permana, Rafly Surya
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28156

Abstract

Abstrak: Desa Tanah Wulan menghadapi masalah penumpukan kotoran sapi yang mencemari lingkungan dan berisiko terhadap kesehatan. Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan masyarakat dengan meningkatkan keterampilan teknis (hardskill) dalam pengoperasian dan pemeliharaan teknologi Biomass Digester Reactor (BDR), serta pemahaman tentang manfaat biogas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat softskill dalam kerja sama pengumpulan dan distribusi kotoran sapi melalui pembentukan kelompok kerja di tingkat RT atau dusun. Kegiatan melibatkan 6 mahasiswa Universitas Jember dan masyarakat setempat, dengan mitra Kelompok Ternak yang berjumlah 20 orang dan Pemerintah Desa yang berjumlah 10 orang. Evaluasi menunjukkan 70% anggota kelompok ternak mampu mengoperasikan reaktor dengan baik, sementara 30% masih kesulitan dalam pemeliharaan. Pemahaman masyarakat terhadap manfaat biogas meningkat sebesar 80%, namun 40% masih kesulitan dalam pengoperasian dan perawatan reaktor. Program ini memberikan manfaat ekonomi, dengan efisiensi energi dan penggunaan pupuk organik, namun memerlukan pelatihan berkelanjutan dan peningkatan kapasitas reaktor untuk mendukung keberlanjutan.Abstract: Tanah Wulan Village faces the issue of accumulated cow manure that pollutes the environment and poses health risks. The aim of this community service project is to empower the community by enhancing their technical skills (hardskill) in operating and maintaining the Biomass Digester Reactor (BDR) technology, as well as increasing their understanding of the benefits of biogas. Additionally, this project aims to strengthen the community's soft skills in collaborating on the collection and distribution of cow manure through the formation of workgroups at the RT (neighborhood) or dusun (village) level. The activity involves 6 students from the University of Jember and local residents, with the Livestock Group and Village Government as partners. Evaluation shows that 70% of livestock group members can operate the reactor well, while 30% still face challenges in maintenance. The community's understanding of biogas benefits increased by 80%, but 40% still struggle with operation and maintenance. The program provides economic benefits through energy efficiency and organic fertilizer use, but requires ongoing training and reactor capacity improvements for sustainability.
Pembuatan biogas dari jerami padi dan kotoran sapi di Desa Sumber Jeruk Kecamatan Kalisat Ditta Kharisma Yolanda Putri; Boy Arief Fachri; Zuhriah Mumtazah; Istiqomah Rahmawati; Ansori Ansori; Ratri Sekaringgalih; Merymistika Yufrani Afred; Ocita Galuh Permatasari; Anak Agung Nabilla Azzahrah; Hilda Huril Ainia; Nayyara Aida Buana; Nirina Indi Naraismanti; Putri Ayu Salsabila; Gavinda Tsubutul Akmal; Muhammad Nabil Suryagama; Ilyas Arya Pratama; Dwi Intan Noer Aini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30268

Abstract

AbstrakKrisis energi akibat kelangkaan minyak mentah telah menyebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak dan gas secara signifikan. Untuk menanggulangi dampak tersebut, pemerintah memberikan subsidi LPG kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Namun, realisasinya masih kurang efektif karena tidak tepat sasaran, sehingga menyebabkan keterbatasan ketersediaan LPG bersubsidi. Di sisi lain, limbah biomassa seperti jerami padi dan kotoran sapi yang melimpah di wilayah pedesaan belum dimanfaatkan secara optimal, padahal memiliki potensi besar sebagai sumber energi terbarukan.Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Sumber Jeruk, Kabupaten Jember, dengan tujuan memberikan solusi pemanfaatan limbah biomassa menjadi energi alternatif berupa biogas, sekaligus sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap LPG. Metode yang digunakan dalam produksi biogas adalah fermentasi fed-batch dengan penambahan EM4 sebagai aktivator mikroorganisme.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kombinasi jerami padi dan kotoran sapi mampu menghasilkan biogas yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif. Selain membantu mengurangi limbah organik, inovasi ini juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi di tingkat rumah tangga. Pengolahan limbah biomassa menjadi biogas merupakan solusi tepat guna yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam menghadapi keterbatasan energi fosil. Kata kunci: biogas; LPG; limbah jerami padi; kotoran sapi; fermentasi fed-batch. AbstractThe energy crisis due to the scarcity of crude oil has caused a significant increase in the price of fuel oil and gas. To overcome this impact, the government provides LPG subsidies to people with low incomes. However, its realization is still ineffective because it is not on target, resulting in limited availability of subsidized LPG. On the other hand, biomass waste such as rice straw and cow dung which are abundant in rural areas have not been optimally utilized, even though they have great potential as renewable energy sources. This community service activity was carried out in Sumber Jeruk Village, Jember Regency, with the aim of providing a solution for utilizing biomass waste into alternative energy in the form of biogas, as well as an effort to reduce dependence on LPG. The method used in biogas production is fed-batch fermentation with the addition of EM4 as a microorganism activator. The results of the activity show that the combination of rice straw and cow dung is able to produce biogas that can be used as an alternative fuel. In addition to helping reduce organic waste, this innovation also contributes to supporting energy security at the household level. Processing biomass waste into biogas is an appropriate solution that is environmentally friendly and sustainable in overcoming the shortage of fossil fuel energy. Keywords: biogas; LPG; rice straw waste; cow manure; fed-batch fermentation
Co-Authors Abdul Malik Karim Amrullah Abi, Moch Irgi Fadhilal Adelina, Saltsabita Nourin Adrian, Febri Afwal, Diza Raudhatul Ahmad Syuhri Akbar Anugrah Ikhsani Al Fajri, Maktum Muharja Alex Ttesa Elsyamba Alfinaini, Nur Aini Dwi Alfinaini Alifia Rahma Putri Neysella Amalia Ramadhan Anak Agung Nabilla Azzahrah Anggraeni, Sella Violina Anggraini, Ranita Anggi Annisa, Yasmin Ansori Ansori Ardila Dwi Tresna Ari Susanti Arief Budiman Aris Zainul Muttaqin Asshofy , Muhammad Agil Atiqa Rahmawati Atiqa Rahmawati Azizi, Daffa Hafiziaulhaq Badril Azhar Badril Azhar Bekti Palupi Bimo Bayu Aji Budiarti, Lutfia Pradisha Danang Muharyanto Dianavita Fatimah Digdo Listyadi, Digdo Dihayat, Icha Shofia Dini Rahmawaty Ditta Kharisma Yolanda Ditta Kharisma Yolanda Putri Doddy Parningotan Dwi Intan Noer Aini Elida Novita Elisah, Nor Elsyamba, Alex Ttesa Erna Subroto Farwah, Zilma Aliyah Fatimah, Dianavita Felix Arie Setiawan Firmansyah, Muhammad Sahrul Gavinda Tsubutul Akmal Ghina Shofiah Adibah Khoirunnisa Gregah Pangayoman Hartanto P Habibatul Inayah Harti Arini Helda Wika Amini Helda Wika Amini Heni Pujiastuti Herdianto, Dimas Nur Hidayat, Debby Aurellia Hilda Huril Ainia Husnul Khotimah I Made Arimbawa Ilyas Arya Pratama Indrayani, Lilin Intan Hardiatama Ismail, Abdul Fatah Istiqomah Rahmawati Istiqomah Rahmawati Kristianta, Franciscus Xaverius Lailatul Fatma Lestari, Afrila Tutut Dwijati Lukman Nulhakim Lumbantoruan, Sri Lestari M Edoward Ramadhan M Nurkoyim Kustanto M Yuda Pratama Maharani, Regita Gustiayu Pramisti Mahfud Mahfud Mahfud Mahfud Mahros Darsin Maktum Muharja Maulida Septiyana Megasari, Tri Elok Setya Merymistika Yufrani Afred Meta Fitri Rizkiana Mizanurafi’ Ghifarhadi Prasiefa Mochamad Edoward Ramadhan Mochamad Ghaza Al Ghifari Mohammad Nor Muhammad Nabil Suryagama Muhammad Reza Muhammad Reza Muhammad Rizky Kurniawan Muharja, Maktum Mukhammad Fauzi Nabilah Lu’aili Fauziah Nadia Ayumna Fa’iqoh Naily Fatimatuz Zaroh Nayyara Aida Buana Nida Ayu Salsabila Nikita Meidi Nirina Indi Naraismanti Nova Chintya Kurniawati Nova Chintya Kurniawati Nugraha, Briantara Agung Nugroho, Yeremia Prasetya Nur Karima Nur Karima Nurkoyim Kustanto Nurtsulutsiyah Nurtsulutsiyah Nurtsulutsiyah Nurtsulutsiyah Nurtsulutsiyah, Nurtsulutsiyah Ocita Galuh Permatasari Permana, Rafly Surya Pradipta, Shima Nuril Pratamai Shelli Pravitasiwi, Nanda Tricya Julia Purimahua, Amanda Augre Maharani Puspita Sari Putri Ayu Salsabila Putri, Navisa Ayudia Putri, Salsabila Ananda R Rochmadi Rahman, Agus Ramadana, Ifan Ratnasonia, Samantha Githa Ratri Sekaringgalih Regita Gustiayu Pramisti Maharani Rekfa Wika Amini Renald Rochman Mauludy Reswara Musyafa Richa Febyola Surya Putri Rizalluddin, Muhammad Rizki Abdus Syatar Rizki Fitria Darmayanti Rizki Fitria Darmayanti Rizky Pratama, Reinaldi Rumaisha-Zuhriansyah, Rayya Safira Nur Oktavia Santoso Mulyadi Sa’roni, Achmad Septianti, Kiki Shabrina, Nadhilah Sholeha, Irdatus Slamet Pujianto Sutarsi, Suratsi Syatar, Rizki Abdus Tri Elok Setya Megasari Udroto, Firsta Retnaningtyas Uzinuzulla, Yunita Virda Wardani, Salza Belila Kusuma Wardhani, Maharani Tri Watiningsih, Lusi Karlina Wibowo, Jihan Nafila Wiwik Pratiwi Yakub Hendrikson Manurung Yukti Nurani Zikrillah, M Zuhriah Mumtazah