Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Tingkat Kelayakan Prototype Kendaraan Electric Ganesha Disabilities (E-GADIS) Komala Dewi, Ida Ayu Putu Indah; Rihendra Dantes, Kadek; Elisa, Edi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.43846

Abstract

Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) adalah sebuah produk kendaraan yang dikembangkan oleh mahasiswa Konsentrasi Otomotif Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Angkatan ke-7 Universitas Pendidikan Ganesha . Jenis Penelitian yang dilakukan adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian R2D2. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis deskriptif kuantitatif. Pengujian instrumen  dilakukan berdasarkan penilaian ahli isi dengan menggunakan Aiken yang terdiri 5 ahli, dilakukan uji coba instrumen dengan menggunakan 90 sampel. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas instrumen yang didapatkan hasil validasi isi secara keseluruhan terkategori sangat layak  dan validasi butir lapangan sebesar 0,86 dengan kriteria sangat tinggi dan instrumen keberterimaan sebesar 0,83 dengan kriteria sangat tinggi. Selanjutnya penilaian dari ahli manufaktur sebesar 89% dengan kriteria sangat layak dan ahli desain mendapat 87% dengan kriteria sangat layak, sedangkan uji coba lapangan kelompok kecil mendapat nilai persentase sebesar 90% dengan kriteria sangat praktis, uji coba kelompok besar mendapat nilai persentase sebesar 87,38% dengan kriteria sangat praktis. Hasil dari uji keberterimaan mendapat nilai persentase sebesar 87,57% dengan kriteria sangat praktis, sehingga kendaraan Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) dapat dikatakan layak berdasarkan hasil dari pengujian tingkat kelayakan dan dapat dilakukan penelitian lanjutan sebagai bentuk penyempurnaan dari produk Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) oleh peneliti selanjutnya. Kata kunci : instrumen; tingkat kelayakan; tingkat keberterimaan; microsoft excel; Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis).Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis) is a vehicle product developed by students of the Automotive Concentration Study Program of the 7th Generation Mechanical Engineering Education University of Ganesha Education. The type of research conducted is Research and Development (R&D) using the R2D2 research model. The analytical method used in this research is descriptive quantitative analysis method. Instrument testing was carried out based on the assessment of content experts using Aiken which consisted of 5 experts, the instrument was tested using 50 samples. Based on the results of the study, it shows that the quality of the instrument obtained from the content validation results is categorized as very feasible and the field item validation is 0.86 with very high criteria and the acceptance of the instrument is 0.83 with the highest criteria. Furthermore,  the assessment from manufacturing experts was 89% with the lowest descent criteria and design experts got 87% with very feasible criteria, while small group field trials got a percentage value of 90% with very partical criteria, large group trials got a percentage value of 87, 38% with very practical criteria. The results of the acceptan test got a percentage value of 87.57% with very practical criteria, so that the Ganesha Disabilities electric vehicle (E-Gadis) can be said to be feasible based on the results of the feasibility level test and further research can be carried out as a form of refinement of the Ganesha Disabilities electric product. (E-Gadis) by the next researcher. Keywords: instrument; feasibility level; acceptability level; microsoft excel; Electric Ganesha Disabilities (E-Gadis).DAFTAR PUSTAKAAiken, L. (1985). Three Coeffcient for Analyzing The Reliability and Validity of Ratings. Education and Psychological Measurement.Anastasi, A., Urbina, U. (1997). Psychological Testing. New Jersey Prentice-Hall.Inc.Azwar, S. (2012). Reabilitas dan Validitas (Edisi 4). Pustaka Belajar.Candiasa. (2004). Analisis Butir Disertai Aplikasi dengan ITEMAN, BIGSTEP dan SPPS. In Buku penunjang mata kuliah psikometri. Unit Penerbitan IKIP Negeri. https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=8af7Ny4AAAAJ&citation_for_view=8af7Ny4AAAAJ:1qzjygNMrQYCDantes, K. R. (2004). Analisa Stabilitas Arah Belok Kendaraan Tossa Hercules [Institut Teknologi Sepuluh Nopember]. http://digilib.its.ac.id/ITS-Undergraduate-3100004020800/11088 Sastrawan, D., G., O.,  Elisa, E., & Rihendra Dantes, K. (2021). Analisis dan Optimalisasi Aliran Fluida pada Prototype Kendaraan Ganesha Surface Water dengan Menggunakan Software Solidworks Fluid Flow Analysis And Optimization Of The Prototype Ganesha Vehicle Surface Water Using Solidworks Software. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 9(1). https://doi.org/10.23887/jptm.v9i1.33122 Jurusan, P. :, Elektro, T., Halu, U., Kendari, O., Tenggara, S., & Putra, H. (n.d.). Perancangan Sepeda Listrik Dengan Menggunakan Motor DC Seri. http://ojs.uho.ac.id/index.php/jfe/ Kemkominfo. (2017). Rata-rata Tiga Orang Meninggal Setiap Jam Akibat Kecelakaan Jalan. https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/10368/rata-rata-tiga-orang-meninggal-setiap-jam-akibat-kecelakaan-jalan/0/artikel_gpr Lestari, E. Y., Slamet, S., & Noorochmat, I. (2017). Pemenuhan Hak Bagi Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Semarang Melalui Implementasi Convention on the Rights of Persons With Disabillities (Cprd) Dalam Bidang Pendidikan. Integralistik, 1, 1–9. Logho, A. (2018). Motor Listrik. 6. http://repository.untag-sby.ac.id/2554/4/Bab II.pdf Pattiapon, D. R., Rikumahu, J. J., & Jamlaay, M. (2019). Penggunaan Motor Sinkron Tiga Phasa Tipe Salient Pole Sebagai Generator Sinkron. Jurnal Simetrik, 9(2), 197. https://doi.org/10.31959/js.v9i2.386 Prasetyo, E. (2008). Perancangan Sistem Kemudi Pada Kendaraan Roda Tiga. Mekanikal Teknis Mesin S-1 FTUP, Vol 4 No 1. http://teknik.univpancasila.ac.id/mesin/jurnal-mekanikal/index.php/12345/article/view/253 Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif. Dan R&D. Alfabeta. Willis.J. (1995). A recursive, reflective Instructional design model based on constructivist-interpretivist theory. Educational Technology Publications, Inc., 35(6),523. https://www.jstor.org/stable/44428302?seq=1&cid=pdfreference#references_tab_contents Wiratmaja. (2020). Kajian Peluang Pemanfaatan Bioetanol Sebagai Bahan Bakar Utama Kendaraan Masa Depan Di Indonesia. 8(1), 1–8. https://doi.org/10.23887/jptm.v8i1.27298
Analisis Pengaruh Variasi Jarak Katup Ekspansi Dengan Kondensor Terhadap Laju Pendinginan Ruangan Dan COP Mesin Pengkondisian Udara Tipe Split Air Conditioning Wiratmaja, I Gede; Widayana, Gede; Elisa, Edi
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v10i1.45806

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen yang bertujuan untuk memperoleh data - data unjuk kerja mesin pengkondisian udara tipe AC Split  berupa laju pendinginan ruangan dan COP (Coefficient Of Performance) pada setiap variasi jarak katup ekspansi dengan kondensor, untuk memberikan gambaran mengenai besarnya pengaruh variasi jarak katup ekspansi dengan kondensor terhadap performansi mesin pengkondisian udara.  Hal ini dilakukan dalam usaha untuk menjaga kinerja dari mesin serta memperpanjang usia pemakaian (lifetime). Penelitian ini dilakukan di laboratorium Teknik Pendingin, Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Ganesha. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental yang dalam proses pengambilan datanya menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dilapangan, dokumentasi penelitian dan teknik analisa data menggunakan teknik penelitian deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan atau memberikan gambaran secara sistematik terhadap fenomena yang terjadi selama penelitian dan disajikan dalam bentuk grafik serta diberikan uraian analisis secara deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian diperoleh beberapa hasil penting yaitu besarnya laju pendinginan ruangan meningkat seiring dengan semakin panjangnya jarak antara katup ekspansi dengan kondensor dimana laju pendinginan ruangan tertinggi diperoleh pada variasi jarak 2 meter antara katup ekspansi dengan kondensor yang mana diperoleh hasil sebesar 0,0875 Kj/s (meningkat 27,8% dibandingkan dengan kondisi standar). Sebaliknya terdapat trend penurunan COP (Coefficient Of Perfomance) dari mesin pengkondisian udara seiring dengan semakin panjangnya jarak kondensor dengan katup ekspansi, dimana COP (Coefficient Of Perfomance) terendah diperoleh pada variasi jarak 2 meter antara katup ekspansi dengan kondensor yang mana diperoleh hasil sebesar 33,15 (menurun 27,8% dibandingkan dengan kondisi standar). Kata kunci : Laju pendinginan ruangan, COP (Coefficient Of Performance), katup ekspansi, variasi jarak katup ekspansi  dengan kondensor This research is a type of experimental research that aims to obtain data - data on the performance of ac split air conditioning machine in the form of room cooling rate and COP (Coefficient Of Performance) on each variation of the expansion valve distance with the condenser, to give an idea of the magnitude of the influence of variations in the distance of expansion valves with condensers on the performance of air conditioning machines.  This is done in an effort to maintain the performance of the machine and extend the life of use (lifetime). This research was conducted in the Refrigeration Engineering laboratory, Mechanical Engineering Education Study Program of Ganesha Education University. The methods that will be used in this research are experimental methods that in the process of data collection using data collection techniques through direct observation in the field, research documentation and data analysis techniques using quantitative descriptive research techniques to describe or provide a systematic picture of the phenomena that occurred during the research and presented in the form of graphs and given a description of the analysis in a quantitative descriptive manner.  From the results of the study obtained some important results, namely the magnitude of the cooling rate of the room increases along with the longer the distance between the expansion valve and the condenser where the highest room cooling rate is obtained at a variation of 2 meters between the expansion valve and the condenser which obtained a result of 0.0875 Kj / s (an increase of 27.8% compared to standard conditions). Conversely, there is a downward trend of COP (Coefficient Of Perfomance) from air conditioning machines along with the longer the condenser distance with the expansion valve, where the lowest COP (Coefficient Of Perfomance) is obtained at a distance of 2 meters between the expansion valve and the condenser which obtained a result of 33.15 (decreased by 28,2 % compared to standard conditions).Keywords: Room cooling rate, COP (Coefficient Of Performance), expansion valve, variation of expansion valve distance with condenserDAFTAR RUJUKANAnwar, K., Arif, E., & Piarah, W. H. (2010). Efek Temperatur Pipa Kapiler Terhadap Kinerja Mesin Pendingin. Jurnal Mekanikal, 1, 30–39.Asroni, M., Widodo, B., & Bakti, D. (2015). Kaji Eksperimental Karakteristik Termodinamika Dari Pemanasan Refrigerant 12 Terhadap Pengaruh Pendinginan. Jurnal Flywheel, 6(1), 41–46.Darmawan, A. S., & Putra, A. B. K. (2017). Studi Eksperimen Pengaruh Dimensi Pipa Kapiler Pada Sistem Air Conditioning Dengan Pre-Cooling. Jurnal Teknik ITS, 5(2), 918–922. https://doi.org/10.12962/j23373539.v5i2.20263Jumadi, Aziz, A., & Mainil, R. I. (2016). Pendingin Siklus Kompresi Uap Hibrida Menggunakan Refrigeran R 22. Jom FTEKNIK, 3(2), 3–6.Nugroho, A. S. (2018). Analisa Pengaruh Panjang Pipa Dan Diameter Pipa Subcooler, Terhadap Unjuk Kerja Mesin Pendingin, Dengan Penambahan Subcooling. Publikasi Online MahasiswaTeknikMesin UNTAG Surabaya, 1(1).Rohit Joshi, Patil, V., Patil, A., & Koli, T. (2016). Experimental Analysis of Thermostatic Expansion Valve, Constant Expansion Device & Capillary Tube on Vapour Compression Refrigeration System. International Journal of Scientific Engineering and Applied Science (IJSEAS), 2(6), 356–360.Rosyadi, A. A., Prizkiabi, W., & Triono, A. (2019). Analysis the Length of Capillary Pipe with Separation Condenser on the Performance of Refrigerator using Double Evaporator. Proteksion, 4(1), 22–27.Siang, J. tangalajuk, Oskar, I., Sawati, H., & Yanto, F. (2017). Studi Eksperimen Pengaruh Perubahan Panjang Pipa Kapiler terhadap Unjuk Kerja Mesin Pendingin dengan R290. Seminar Nasional Riset Dan Teknologi Terapan, August, 230–238.Sunu, P. W., Made Rasta, I., Anakottapary, D. S., Made Suarta, I., & Cipta Santosa, I. D. M. (2018). Capillary Tube and Thermostatic Expansion Valve Comparative Analysis in Water Chiller Air Conditioning. Journal of Physics: Conference Series, 953(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/953/1/012063Wiratmaja, I. G., Dantes, K. R., & Artha, E. A. J. (2020). Peningkatan Laju Pendinginan Ruangan Dengan Media Pendingin Kombinasi Udara Dan Air Disisi Kondensor Pada Mesin Pendingin Tipe Split Air Conditioning. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha, 8(1), 1–8. https://doi.org/10.23887/jptm.v9i1.33220
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Visual Berbasis Powtoon Pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar Otomotif Sub Pokok Alat-Alat Tangan (Handtools) Bagi Siswa Smk Adisantosa, I Gede Wahyu Denata; Elisa, Edi; Nugraha, I Nyoman Pasek
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visual berbasis powtoon pada materi dasar-dasar otomotif sub pokok alat-alat tangan (handtool’s) bagi siswa SMK. Penelitian pengembangan ini, berpedoman pada model pengembangan 4D (define, design, development, deseminate). Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuesioner (angket). Untuk mengukur tingkat validitas dan kepraktisan media audio visual berbasis powtoon digunakan adalah rating scale.Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memperoleh rata-rata dengan menggunakan rumus presentase. Yang menjadi subjek penelitian adalah ahli materi , ahli media, dan siswa kelas XII TKRO SMK Negeri 3 Singaraja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran audio visual berbasis powtoon pada materi dasar-dasar otomotif sub pokok alat-alat tangan (handtool’s) bagi siswa SMK dinyatakan sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dengan presentase 87% dan ahli media dengan presentase 91,3%. Sedangkan untuk tingkat kepraktisanya dinyatakan sangat praktis berdasarkan uji kelompok kecil dengan presentase 95,6% dan uji kelompok besar dengan presentase 89,6%, sehingga media pembelajaran yang telah dikembangkan dapat digunakan. Kata kunci: audio visual, media pembelajaran, powtoon
Indeks Calinski Harabasz Analisis Fuzzy C Means dan K Means Cluster Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Menurut Potensi Pertambangan, Penggalian, Pengadaan Listrik, dan Gas Mardhotillah, Bunga; Fadli, Amril; Elisa, Edi; Zurweni, Zurweni
Multi Proximity: Jurnal Statistika Vol. 2 No. 1 (2023): Applied Statistics
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.204 KB) | DOI: 10.22437/multiproximity.v2i1.25693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Analisis Fuzzy C – Means dan K – Means Cluster dengan menghitung Indeks Calinski – Harabasz, di mana semakin tinggi Indeks Calinski – Harabasz suatu analisis cluster, semakin baik cluster yang terbentuk. Analisis Data menggunakan software JASP, data yang digunakan adalah data potensi pertambangan, penggalian, pengadaan listrik, dan gas berupa data kontibusi sektor – sektor tersebut dalam PDRB Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi. Hasil penelitian menunjukkan dengan Analisis Cluster Fuzzy C – Means, terbentuk dua clusters, sedangkan dengan Analisis K – Means terbentuk tiga clusters. Indeks Calinski – Harabasz K – Means lebih tinggi dibandingkan dengan Fuzzy C – Means. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa, berdasarkan perbandingan Indeks Calinski – Harabasz, Analisis Cluster K – Means lebih baik dibandingkan dengan Fuzzy C – Means Cluster.
Relation Visualization of Environmental Quality Index with Environmental Resource Indicators Using Multiple Indicators Multiple Causes Model Mardhotillah, Bunga; Zurweni, Zurweni; Elisa, Edi; Alim, Khairul
Multi Proximity: Jurnal Statistika Vol. 2 No. 2 (2023): Applied Statistics
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/multiproximity.v2i2.31022

Abstract

This research aims to visualize the model of environmental resource factors on the constituent factors of the environmental quality index using the multiple indicators multiple causes (MIMIC) method, using secondary data sourced from IKLH 2020. The predictor variables in this study include air quality, water quality, land cover quality, and environmental quality. Some of the indicators in this research are Conservation Forest Area, Limited Production Forest Area, Fixed Production Forest Area, Protection Forest Area, Coral Reefs, and Mangroves. Data Analysis using MIMIC Model generated by JASP Software, showing a very significant baseline and model factor. Some predictor coefficients have low standard error (close to zero), as well as significant indicators coefficients, except coral reefs, with a p-value of 0.736. The form model is worth using, since the RMSEA is worth 0.188. With a P-Value of 0.005. A high R-Squared is given by two indicators, namely Limited Production Forest Area, and Fixed Production Forest Area, respectively valued at 0.968 and 0.790