Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Komparatif Penilaian Risiko Konstruksi: AS/NZS 4360 vs PUPR No. 10 Tahun 2021 dalam Penerapan IBPRP pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknik (Gedung B, C dan D) Universitas Negeri Padang Ferdyansyah, Rahmat; Eka Juliafad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.13874

Abstract

Sektor konstruksi di Indonesia memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi sehingga diperlukan sistem penilaian risiko yang konsisten dan terstandar. Kecelakaan kerja yang umumnya terjadi di lingkungan konstruksi seperti terpeleset, terluka terhirup debu dan kecelakaan kerja lainnya. Meskipun banyak proyek masih menggunakan standar internasional seperti AS/NZS dalam penyusunan IBPRP, regulasi nasional mewajibkan penggunaan matriks penilaian risiko 5×5 sesuai Permen PUPR No. 10 Tahun 2021. Salah satu contoh proyek konstruksi yang menggunakan standar internasional AS/NZS adalah Proyek Pembangunan Gedung Kuliah (Gedung B, C dan D) Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan mengkonversi hasil penilaian risiko berbasis AS/NZS ke dalam format evaluasi PUPR dan menganalisis perubahan tingkat risiko setelah pemetaan skala dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui analisis JSA/IBPRP yang telah tersedia, observasi lapangan, dan teknik equivalent mapping. Dari total 107 data penilaian risiko, diperoleh 38 data (35,51%) mengalami kenaikan tingkat risiko, 9 data (8,41%) mengalami penurunan, dan 60 data (56,07%) tetap sama setelah dikonversi. Perubahan tersebut terutama disebabkan oleh perbedaan definisi probabilitas dan rentang kategori keparahan antara kedua standar. Hasil penelitian ini menegaskan perlunya harmonisasi metode penilaian risiko agar pelaksanaan K3 lebih konsisten dengan regulasi nasional.
Pemanfaatan Sampah Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) dalam Pembuatan Paving Block Ditinjau dari Sifat Mekanis Lestari, Ayuni; Juliafad, Eka; Pratama, Yose Fajar; Ashar, Faisal
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ynnttv65

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya timbulan sampah plastik, khususnya jenis Polyethylene Terephthalate (PET) dari botol minuman di Kota Padang yang mencapai 64-96 ton per hari. Inovasi dalam pengelolaan limbah diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung ketersediaan material konstruksi yang berkelanjutan (Siregar, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan limbah plastik PET sebagai bahan pengganti semen dalam pembuatan paving block ditinjau dari sifat mekanisnya yang meliputi kuat tekan, kuat lentur, kekakuan (stiffness), daktilitas, dan energi disipasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental kuantitatif berbasis laboratorium. Benda uji dibuat dengan melelehkan limbah plastik PET pada suhu ±200°C yang kemudian dicampur dengan pasir menggunakan empat variasi komposisi volume (PET:Pasir), yaitu: 100:0, 25:75, 50:50, dan 75:25. Hasil penelitian ini dibandingkan dengan paving block normal (campuran semen-pasir 1:3) dan paving block pracetak fabrikasi sebagai kontrol. Hasil pengujian menunjukkan bahwa limbah plastik PET yang dilelehkan mampu berfungsi secara fungsional sebagai bahan pengikat butiran pasir. Variasi campuran 50% PET : 50% Pasir merupakan komposisi paling optimal dengan nilai kuat tekan rata-rata sebesar 13,413 MPa, yang memenuhi spesifikasi Mutu C (minimal 12,5 MPa) sesuai SNI 03-0691-1996 untuk aplikasi jalur pejalan kaki. Analisis perilaku mekanis menunjukkan bahwa variasi dengan kadar pasir lebih tinggi (25:75) menghasilkan nilai kekakuan tertinggi sebesar 2069,19 N/mm, sementara penambahan kadar PET meningkatkan daktilitas material. Namun, peningkatan kadar plastik cenderung menurunkan nilai kuat lentur dan energi disipasi. Secara keseluruhan, paving block berbasis PET-Pasir ini layak digunakan sebagai alternatif material konstruksi ramah lingkungan untuk kategori non-struktural. 
The effect of compaction method on the compressive strength and porosity of normal concrete Pratama, Yose Fajar; Juliafad, Eka
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 9 No 1 (2026): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v9i1.48723

Abstract

This study investigates how community-like compaction practices affect density, porosity, and compressive strength of normal concrete across different workability levels. A factorial laboratory experiment (4 compaction methods × 3 slump targets) was conducted using 150×300 mm cylinders (n=72; six replicates per group). Concrete was proportioned to SNI 03-2834-2000; control compaction followed SNI 2493:2011; 28-day strength was tested per SNI 1974:2011; porosity was measured using an ASTM C642-based procedure. Slump was set at 5, 7, and 11 cm by varying water content. Fresh mass decreased as compaction became less effective, indicating lower achieved density and greater entrapped air: compared with SK, hammer vibration (SH) and no compaction (SP) were ~7–9% lighter. Porosity increased markedly under inadequate compaction, with SP reaching 22.36–26.81% versus 10.16–14.22% for SK. Compressive strength followed the same ordering: SK achieved 18.99–22.94 MPa, while SH and SP dropped to 9.90–13.93 MPa and 8.49–13.35 MPa, respectively, with losses up to ~58% relative to SK depending on slump. Overall, slump alone did not guarantee performance when compaction was poor. Rodding (SR) provided intermediate results, maintaining mass close to SK and limiting strength loss compared with SH/SP. An inverse porosity–strength relationship was observed across slumps.
Studi Eksperimental Sifat Mekanis Beton Normal dengan Campuran Serat Polypropylene Alif Gibran; Juliafad, Eka; Sandra, Nevy; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/b2e9p224

Abstract

Beton normal memiliki kelemahan mendasar berupa kuat tarik yang rendah dan sifat getas yang menyebabkan keruntuhan mendadak pada struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan serat makro polypropylene (PP) dengan variasi 0%, 0,2%, 0,4%, dan 0,6% terhadap berat agregat kasar pada beton mutu f'c 22 MPa. Metode penelitian mengikuti standar SNI 7656:2012 untuk rancangan campuran, menggunakan semen PCC, agregat lokal, dan serat makro PP sepanjang 54 mm. Parameter mekanis yang diuji meliputi kuat tekan, kuat tarik belah, kuat lentur, kekakuan, daktilitas, serta energi disipasi pada umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serat menurunkan kuat tekan secara linier dari 22,39 MPa pada kontrol menjadi 15,22 MPa pada kadar 0,6%. Sebaliknya, kuat tarik belah dan kuat lentur menunjukkan pola fluktuatif dengan peningkatan performa yang signifikan pada kadar 0,6%, didorong oleh mekanisme crack-bridging. Analisis daktilitas dan energi disipasi menunjukkan peningkatan drastis sebesar 345% pada variasi 0,6% dibandingkan beton normal. Penelitian ini mendemonstrasikan bagaimana integrasi serat makro sintetis mentransformasi perilaku material dari getas menjadi daktail dan secara substansial meningkatkan kapasitas penyerapan energi beban gempa.
Analisis Sifat Mekanis Paving Block Berbasis Limbah Plastik PET dengan  Variasi Penambahan Agregat Kasar Putri, Dhea; Juliafad, Eka; Ashar, Faisal; Zola, Prima
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/dn7skw38

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya timbulan sampah plastik jenis Polyethylene Terephthalate (PET) yang belum dimanfaatkan secara optimal sebagai material struktural di bidang konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah plastik PET sebagai bahan pengikat (binder) utama tanpa semen yang dikombinasikan dengan agregat kasar (screen) terhadap sifat mekanis paving block berdasarkan standar SNI 03-0691-1996. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan proses pelelehan PET pada suhu terkontrol 200°C–250°C. Variasi komposisi volume PET dan agregat kasar yang diuji meliputi 100:0 (kontrol), 25:75 (AGPET 1), 50:50 (AGPET 2), dan 75:25 (AGPET 3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi AGPET 1 merupakan komposisi paling optimal dengan nilai kuat tekan rata-rata 15,56 MPa dan kuat lentur 4,52 MPa. Berdasarkan klasifikasi SNI 03-0691-1996, capaian ini memenuhi kriteria Mutu C yang diperuntukkan bagi jalur pejalan kaki (pedestrian). Analisis mekanis menunjukkan bahwa peningkatan proporsi agregat secara signifikan meningkatkan kekakuan material, sedangkan peningkatan kadar PET meningkatkan daktilitas serta energi disipasi, namun menyebabkan penurunan berat volume benda uji. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan limbah PET dengan agregat screen mampu menghasilkan material konstruksi ramah lingkungan yang memiliki performa mekanis lebih tinggi dibandingkan paving block konvensional fabrikasi lokal.
Perencanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN 03 Timpeh Ramadhan Ramadhan; Eka Juliafad
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15763

Abstract

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu dan pemerataan sarana prasarana pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan teknis revitalisasi di SD Negeri 03 Timpeh yang meliputi perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta penyusunan gambar rencana pelaksanaan sesuai standar teknis yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah, survei kondisi fisik bangunan, pengukuran dimensi bangunan, serta analisis tingkat kerusakan berdasarkan Formulir Penilaian Kerusakan Bangunan PUPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 03 Timpeh menerima enam menu revitalisasi, yaitu rehabilitasi lima ruang kelas, rehabilitasi ruang perpustakaan, rehabilitasi toilet, pembangunan dua unit toilet baru, pembangunan ruang UKS, dan pembangunan ruang administrasi. Tingkat kerusakan bangunan berada pada kategori sedang dengan persentase kerusakan antara 33,38% hingga 41,99%. Total anggaran revitalisasi yang direncanakan sebesar Rp1.464.088.318,00, dengan alokasi terbesar pada rehabilitasi ruang kelas. Perencanaan revitalisasi ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis pelaksanaan pembangunan yang efektif, efisien, dan sesuai standar, serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di SDN 03 Timpeh.