Claim Missing Document
Check
Articles

Perencanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan SDN 03 Timpeh Ramadhan Ramadhan; Eka Juliafad
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15763

Abstract

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu dan pemerataan sarana prasarana pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan teknis revitalisasi di SD Negeri 03 Timpeh yang meliputi perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta penyusunan gambar rencana pelaksanaan sesuai standar teknis yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan kepala sekolah, survei kondisi fisik bangunan, pengukuran dimensi bangunan, serta analisis tingkat kerusakan berdasarkan Formulir Penilaian Kerusakan Bangunan PUPR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN 03 Timpeh menerima enam menu revitalisasi, yaitu rehabilitasi lima ruang kelas, rehabilitasi ruang perpustakaan, rehabilitasi toilet, pembangunan dua unit toilet baru, pembangunan ruang UKS, dan pembangunan ruang administrasi. Tingkat kerusakan bangunan berada pada kategori sedang dengan persentase kerusakan antara 33,38% hingga 41,99%. Total anggaran revitalisasi yang direncanakan sebesar Rp1.464.088.318,00, dengan alokasi terbesar pada rehabilitasi ruang kelas. Perencanaan revitalisasi ini diharapkan dapat menjadi acuan teknis pelaksanaan pembangunan yang efektif, efisien, dan sesuai standar, serta mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di SDN 03 Timpeh.
ANALISIS QUANTITY TAKE OFF (QTO) PEKERJAAN STRUKTUR BERBASIS BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) PADA PROYEK KONSTRUKSI X Nofriadi Nofriadi; Eka Juliafad; Harfa Sakri
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i2.6947

Abstract

Traditional QTO calculations are often performed manually based on 2D drawings, which are prone to errors, time-consuming, and difficult to integrate with other project processes. In response to these challenges, Building Information Modeling (BIM) has emerged as a transformative paradigm. BIM is a process that involves creating and managing intelligent 3D digital models of a building. BIM models contain not only geometric information but also rich non-geometric data, including material specifications, quantities, and relationships between elements. The use of BIM in the QTO process, known as 5D BIM, allows for automatic and accurate quantity extraction directly from the 3D model. Construction Project X is a 2-story reinforced concrete building construction project used as an office building. Construction Project X still uses conventional calculations in QTO planning, so researchers are trying to conduct further research related to BIM-based QTO planning in this construction project. The QTO modeling and analysis revealed relatively small differences in concrete elements and larger differences in reinforcement elements. Furthermore, in terms of cost, the BIM BOQ costed 10.26% more than the conventional QTO.
Analisis Profil Kecepatan Aliran di Saluran Pembuang Primer sebagai Dasar Evaluasi Kinerja Sistem Drainase (Studi Kasus: Sungai Gangga, Universitas Negeri Padang) Hafifah Oktari; Totoh Andayono; Fahmi Rizal; Eka Juliafad
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13121

Abstract

Kinerja sistem drainase perkotaan sangat bergantung pada karakteristik hidraulik aliran, khususnya distribusi kecepatan yang memengaruhi kapasitas pengangkutan sedimen (self-cleansing). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil kecepatan aliran vertikal dan horizontal serta mengevaluasi kinerja hidraulik Saluran Pembuang Primer (Sungai Gangga) di kawasan Universitas Negeri Padang (UNP). Metode penelitian menggunakan pengukuran lapangan (field measurement) pada 22 titik penampang selama kondisi hujan, dengan instrumen Current Meter tipe Flowatch FL-03 sesuai standar SNI 8066:2015 pada tiga kedalaman vertikal (0,2D, 0,6D, 0,8D) dan tiga posisi horizontal. Hasil analisis menunjukkan bahwa aliran berkembang secara tidak seragam (non-uniform flow) dengan debit aktual berfluktuasi antara 0,444 m³/s hingga 1,513 m³/s. Sekitar 65% momentum aliran terkonsentrasi di bagian tengah saluran, sementara sisi kiri dan kanan berkontribusi minimal akibat gesekan dinding dan hambatan vegetasi. Secara kritis, kecepatan rata-rata dominan berada pada kisaran 0,10–0,30 m/s, nilai yang secara konsisten berada di bawah ambang batas self-cleansing velocity (0,30–0,60 m/s menurut SNI 03-2406-1991). Kondisi ini mengonfirmasi ketidakmampuan saluran untuk mengangkut sedimen secara alami, yang diperparah oleh adanya bottleneck di Titik 14 (lebar 3,38 m) dan akumulasi sampah. Studi ini merekomendasikan normalisasi berkala melalui pengerukan sedimen, restrukturisasi geometri pada segmen penyempitan, serta penerapan konsep eco-drainage di hulu untuk mengurangi beban limpasan puncak
Analisis Implementasi Metode Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Rangka Baja pada Proyek Rehabilitasi Fasilitas Sanitasi di Kota Padang Putria Rahmadani; Eka Juliafad
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 2 (2025): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i2.17930

Abstract

Pembangunan infrastruktur sanitasi memiliki peran penting dalam mendukung kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Salah satu infrastruktur sanitasi yang memerlukan pengelolaan optimal adalah fasilitas pengolahan lumpur tinja. Pada Project XYZ di Kota Padang digunakan struktur rangka baja pada beberapa elemen bangunan sehingga diperlukan metode pelaksanaan yang efektif agar pekerjaan dapat berjalan sesuai target waktu, penggunaan sumber daya, dan mutu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tahapan metode pelaksanaan pekerjaan struktur rangka baja, menganalisis implementasi pelaksanaan di lapangan, serta mengevaluasi efektivitas pelaksanaan ditinjau dari aspek waktu, penggunaan sumber daya, dan mutu pekerjaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif komparatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi proyek. Data yang dianalisis meliputi jadwal pelaksanaan pekerjaan, penggunaan material, tenaga kerja, peralatan, dan kondisi aktual pelaksanaan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan struktur rangka baja terdiri atas tahap persiapan, pengiriman material, fabrikasi, erection, dan penyambungan struktur. Dari aspek waktu terjadi keterlambatan pelaksanaan akibat kendala pengadaan material, keterbatasan tenaga kerja khusus, dan kondisi cuaca sehingga diperlukan penyesuaian jadwal pelaksanaan pekerjaan. Dari aspek penggunaan material, pelaksanaan pekerjaan dinilai cukup efisien karena penggunaan material telah sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan yang direncanakan. Namun, pada aspek penggunaan tenaga kerja dan peralatan masih ditemukan idle time yang menyebabkan efektivitas pekerjaan belum optimal. Sementara itu, dari aspek mutu, hasil pekerjaan struktur baja secara umum telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan koordinasi pengadaan material, pengendalian jadwal pekerjaan, dan optimalisasi penggunaan tenaga kerja serta peralatan agar pelaksanaan pekerjaan struktur baja pada proyek sejenis dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Perception of Elementary School Students on the Tsunami Early Warning System (TEWS) in High-Risk Tsunami Zones in Padang City Affifa Syah Raudhatul Jannah; Eka Juliafad
CIVED Vol. 12 No. 1 (2025): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v12i1.661

Abstract

This study aims to understand students' perceptions of the Tsunami Early Warning System (TEWS) in tsunami-prone areas, focusing on SD Pertiwi 2 in Padang City. TEWS is crucial in disaster risk mitigation as it provides early warnings to reduce casualties during a tsunami. This research utilizes a quantitative descriptive approach, with a questionnaire distributed to 69 sixth-grade students. The findings reveal that 85.51% of students understand TEWS, 97% believe TEWS is essential for safety, yet only 63% are aware of a TEWS installation near their school. These results indicate a need for enhanced local education about TEWS, particularly by schools and relevant agencies.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA SEISMIK GEDUNG BETON BERTULANG DENGAN SETBACK: ANALISIS PUSHOVER VS. TIME HISTORY NONLINIER Mutia Amalia Safitri; Eka Juliafad; Fajri Yusmar; Yose Fajar Pratama
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i2.8061

Abstract

Bangunan berkonfigurasi setback, yakni struktur dengan kemunduran dimensi denah pada elevasi tertentu yang memicu diskontinuitas kekakuan vertikal, sangat rentan terhadap efek ragam getar tinggi di daerah rawan gempa seperti Kota Padang. Meskipun pedoman SNI 1726:2019 mensyaratkan analisis dinamik untuk kasus ketidakberaturan ini, praktik di lapangan sering kali masih mengandalkan Analisis Pushover statik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keandalan Analisis Pushover dibandingkan dengan Analisis Time History Nonlinier (NTHA) pada struktur eksisting Hotel di Padang. Pemodelan numerik 3D dieksekusi menggunakan perangkat lunak ETABS dengan mengaplikasikan 11 pasang rekaman gempa historis yang diskalakan terhadap spektrum lokal. Parameter evaluasi meliputi perpindahan atap, simpangan antar-lantai (drift), dan tingkat kinerja berdasarkan pedoman FEMA 356. Hasil analisis mengungkap bahwa Analisis Pushover memprediksi perpindahan secara berlebihan (overestimate) sehingga memaksa struktur mencapai level Life Safety (LS). Sebaliknya, NTHA mengonfirmasi bahwa struktur aktual masih sangat aman di level Immediate Occupancy (IO) serta mampu memetakan dinamika fluktuasi simpangan antar-lantai secara lebih akurat. Kesimpulannya, penggunaan Analisis Pushover pada gedung setback memicu desain perkuatan yang sangat boros dan tidak ekonomis. Oleh karena itu, metode dinamik mutlak direkomendasikan untuk memperoleh desain struktur yang rasional dan efisien.