Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : KESMAS

HUBUNGAN ANTARA KETERSEDIAAN JAMBAN KELUARGA DAN SISTEM PEMBUANGAN AIR LIMBAH RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA RAANAN BARU KECAMATAN MOTOLING BARAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN Sengkey, Aprilia; Joseph, Woodford B.S.; Warouw, Finny
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare atau dalam bahasa sehari-hari disebut menceret adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau fesesnya memiliki kandungan air berlebihan. Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penyakit diare dan diantaranya yaitu faktor lingkungan yang seperti sarana air bersih, pembuangan kotoran manusia, saluran pembuangan air limbah, perumahan (kondisi rumah), dan kebersihan diri. Tujuan dari penelitian ini yaitu, Menganalisis hubungan antara ketersediaan jamban keluarga dan sistem pembuangan air limbah rumah tangga dengan kejadian diare pada balita usia 24-59 bulan di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan.Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan cros sectional study. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah total populasi yaitu 51 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner, kemudian diolah menggunakan uji statistik dengan menggunakan uji Fisher Exact (a=0,05; CI;95%) Hasil terdapat hubungan antara ketersedian jamban keluarga dengan kejadian diare (p-value 0,024) dan terdapat hubungan antara ketersediaan sistem pembuangan air limbah dengan kejadian diare pada balita (p-value 0,008).Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara ketersedian jamban dan sistem pembuangan air limbah dengan kejadian diare pada balita usia 24-59 bulan di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci : Diare, Jamban, Sistem Pembuangan Air Limbah ABSTRACKDiarrhea or in everyday language is called dragging is a disease in which the patient experiences continuous bowel stimulation and feces or feces have excessive water content. There are many factors that cause diarrhea and some of them are environmental factors such as clean water facilities, human waste disposal, sewerage, housing (housing conditions), and personal hygiene. The purpose of this study is to analyze the relationship between the availability of family toilets and household wastewater disposal systems with the incidence of diarrhea in children aged 24-59 months in Raanan Baru Village, West Motoling Subdistrict, South Minahasa District. This study uses a cross sectional study approach. The number of samples in this study were a total population of 51 people. This study uses a questionnaire, then processed using statistical tests using the Fisher Exact test (a = 0.05; CI; 95%) The results show that there is a relationship between the availability of family latrines with the incidence of diarrhea (p-value 0.024) and there is a relationship between the availability of sewage systems and the incidence of diarrhea in infants (p-value 0.008). The conclusion of this study is that there is a relationship between the availability of latrines and sewage systems with the incidence of diarrhea in toddlers aged 24-59 months in Raanan Baru Village, West Motoling District, South Minahasa Regency. Keywords : Diarrhea, Latrines, Waste Water Disposal Systems
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK III MANADO Kumayas, Putri Elshadai; Kawatu, Paul A.T.; Warouw, Finny
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit adalah segala bentuk upaya terpadu seluruh pekerja rumah sakit, pasien, pengunjung atau pengantar orang sakit untuk menciptakan lingkungan kerja dan tempat kerja rumah sakit yang sehat, aman, dan nyaman baik bagi pekerja rumah sakit, pasien, pengunjung maupun masyarakat yang terdapat dalam lingkungan rumah sakit. Salah satu faktor kesehatan dan keselamatan kerja yaitu pengetahuan dan sikap sangat berpengaruh pada kesehatan keselamatan kerja bagi perawat di rumah sakit. Metode penelitian ini menggunakan survey analitk. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 111 responden dan sampel yang digunakan merupakan total dari populasi. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai probablitas pada pengetahuan dan penerapan K3 yaitu 0,019 dan nilai probabilitas sikap dan penarapan K3 adalah 0,000. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (k3) pada perawat di rumah sakit Bhayangkara Tk III Manado. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap dan Penerapan K3 ABSTRACTHealth and occupational safety in the hospital we got all sorts of an integrated effort all hospital workers, patients, visitors or preface a sick person to work creates an environment and working space by the hospitals that healthy, safe, and comfortable better for hospital workers, patients , visitors and the community that was found in the hospital environment. One of the factors health and occupational safety namely knowledge and affect the attitude health occupational safety for the nurses at the hospital. The methodology it uses analitk survey. Population in this study were 111 respondents and those used are total of the population. The result of this research shows probablitas on knowledge and application of k3 namely 0,019 and the probability attitudes and penarapan k3 is 0,000. That is the conclusion is knowledge and attitude by the application of health and occupational safety ( k3 ) in nurses in hospital bhayangkara Tk III Manado. Keywords : Knowledge , attitudes and the application of K3
GAMBARAN INSPEKSI SANITASI KESEHATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN TOMPASO KABUPATEN MINAHASA TAHUN 2020 Tewuh, Syeri Oktaviani; Sondakh, Ricky C.; Warouw, Finny
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inspeksi Kesehatan Lingkungan adalah kegiatan pemeriksaan dan pengamatan secara langsung terhadap media lingkungan sekolah dalam rangka pengawasan berdasarkan standar, norma dan baku mutu yang berlaku untuk meningkatkan kualitas lingkungan yang sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran inspeksi sanitasi kesehatan  lingkungan sekolah dasar di Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan survey deskriptif dengan melakukan pendekatan observasi untuk mengetahui kesehatan lingkungan sekolah dasar di Kecamatan Tompaso. Penelitian ini di lakukan di 7 sekolah dasar di Kecamatan Tompaso pada bulan Mei 2020. Variabel dalam penelitian ini yaitu air, udara, pangan, sarana dan bangunan, vektor dan binatang pembawa penyakit. Kesimpulannya adalah Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa Kondisi air di Sekolah Dasar di Kecamatan Tompaso untuk SD GMIM II, SD GMIM Tolok, SD Inpres Tember, SD St.Agustinus Tompaso dan SD N I  sudah memenuhi syarat. Sedangkan untuk SD GMIM I, SD Inpres Tolok tidak memenuhi syarat. Kondisi udara di Sekolah Dasar di Kecamatan Tompaso sudah memenuhi syarat. Kondisi pangan di Sekolah Dasar di Kecamatan Tompaso untuk SD GMIM II dan SD Katolik St.Agustinus sudah memenuhi syarat, sedangkan SD GMIM I, SD Inpres Tolok, SD Inpres Tember, SDN I dan SD GMIM Tolok tidak memenuhi syarat disebankan karena tidak adanya kantin di lokasi sekolah. Kondisi sarana dan bangunan di Sekolah Dasar di Kecamatan Tompaso untuk secara keseluruhan sudah memenuhi syarat. Kondisi binatang vektor dan pembawa penaykit di Sekolah Dasar di Kecamatan Tompaso sudah memenuhi syarat.Kata kunci: Inspeksi, Sanitasi, Lingkungan Sekolah ABSTRACTEnvironmental Health Inspection is an activity of examination and direct observation of the school environment media in the framework of supervision based on applicable standards, norms and quality standards to improve the quality of a healthy environment. The purpose of this study was to determine the description of environmental sanitation inspection for primary school environmental health in Tompaso District, Minahasa Regency in 2020. This type of research used a descriptive survey approach by conducting an observational approach to determine the health of the primary school environment in Tompaso District. This research was conducted in 7 elementary schools in Tompaso District in May 2020. The variables in this study were water, air, food, facilities and buildings, vectors and animals carrying disease. The conclusion is based on the results of the research conducted, it can be concluded that the water conditions in elementary schools in Tompaso District for SD GMIM II, SD GMIM Tolok, SD Inpres Tember, SD St. Augustinus Tompaso and SD N I have met the requirements. Meanwhile, SD GMIM I, SD Inpres Tolok did not meet the requirements. The air condition in elementary schools in Tompaso District has met the requirements. The food condition in elementary schools in Tompaso District for SD GMIM II and SD Catholic SD St. Augustinus has met the requirements, while SD GMIM I, SD Inpres Tolok, SD Inpres Tember, SDN I and SD GMIM Tolok do not meet the requirements because there is no canteen in school location. The condition of the facilities and buildings in the elementary school in Tompaso District has met the requirements as a whole. The conditions of vector animals and hatchery carriers in Primary Schools in Tompaso District have met the requirements. Keywords: Inspection, Sanitation, school environment
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA WULURMAATUS KECAMATAN MODOINDING Garusu, Ratna Santika; Warouw, Finny; Akili, Rahayu H,
KESMAS Vol 10, No 4 (2021): VOLUME 10, NOMOR 4, APRIL 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Covid-19 merupakan  penyakit yang disebabakan oleh jenis corona virus baru yaitu Sars-CoV-2dapat menimbulkan gejala pernapasan akut seperti demam diatas 38˚C batuk dan sesak nafas bagi manusia. Untuk mencegah covid-19 masyarakat perlu  menerapkan protokol kesehatan dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Penelitian ini bertujuan  mengetahui perilaku masyarakat dalam menerapkan  protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19 di Desa Wulurmaatus Kecamatan Modoinding menggunakan metode penelitian kualitatif dan wawancara mendalam melalui online yang diambil 7 informan masyarakat. Pemeriksaan atau pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian berdasarkan wawancara mendalam diperoleh pandangan/tanggapan masyarakat tentang protokol kesehatan untuk pencegahan covid-19 mereka sudah menerapkan perilaku mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak sesuai anjuran pemerintah tetapi belum 100% karena masih ada sebagian masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan cukup baik karena dapat dilihat banyak masyarakat yang sudah mengetahui tentang cara mencuci tangan dengan baik, memakai masker yang tepat dan menjaga jarak.Saran Masyarakat harus selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai peraturan pemerintah. Kata kunci :Perilaku, protokol kesehatan, covid-19. ABSTRACTCovid-19 is a disease caused by a new type of corona virus, namely Sars-CoV-2 that can cause acute breathing symptoms such as fever above 38˚C,cough and shortness of breath for humans.To prevent covid-19 the community needs to implement health hand washing protocol, wearing masks and maintaining distance. This study aims to determine the behavior of the community in implementing health protocol for the prevention from covid-19 village of wulurmaatus modoinding district using qualitative research methods and depth online interviews taken from 7 community informant.Checking  data validity using triangulation methods. Research results based on depth interviews obtained the views/respons of the public about  implementation of health protocols for the prevention of covid-19, they have implemented  behavior wash you hands, wearing a mask and keep your distance. according to government recommendation but not 100% because it’s still here some people who are have not implemented health protocols. The conclusion of this research is that society behavior in implementing health protocols is quite good because it can be seen that many people already know how to wash their hands properly, wear the right mask and keep their distance. Public advice should always apply health protocols according to government regulation. Keywords :behavior, health protocols, covid-19.
HUBUNGAN ANTARA SHIFT KERJA DAN KEPUASAN KERJA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT GMIM KALOORAN AMURANG Assa, Winly Yuliana; Warouw, Finny; Asrifuddin, Afnal
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah yang timbul dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja tidak hanya tentang faktor fisiknya saja melainkan juga faktor mental, emosional dan psikologi. Stres merupakan  bagian dari faktor fisik emosional. Stres kerja berpengaruh pada profesi dan pekerja yang ada di negara maju dan berkembang.  Masalah stres kerja pada pekerjaan perawat berada di tempat tertinggi dari rekapitulasi 40 kasus stres di antara pekerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dan kepuasan kerja dengan stres kerja pada perawat di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang. Jenis penelitian ini yaitu survei analitik, dimana penelitian ini menggunakan rancangan penelitian studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei - Juli tahun 2020 di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang, dengan populasi seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu simple random sampling, dan jumlah sampel yang telah memenuhi kriteria dan mengikuti seluruh proses penelitian yaitu sebanyak 59 perawat, data didapatkan melalui kuesioner online pada google from. Analisis yang digunakan yaitu Chi-Square test dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara shift kerja dengan stres kerja (p=0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara kepuasan kerja dengan stres kerja (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ada hubungan antara shift kerja dan kepuasan kerja dengan stres kerja pada perawat di Rumah Sakit GMIM Kalooran Amurang. Kata Kunci : Shift, kepuasan, stres kerja, perawat. ABSTRACT Problems that arise in terms of occupational safety and health are not only about physical factors but also mental, emotional and psychological factors. Stress is a part of physical emotional factors. Job stress affects professions and workers in developed and developing countries. The problem of job stress on the job of nurses is in the highest place from the recapitulation of 40 cases of stress among workers. The purpose of this study was to determine the relationship between shifts workand job satisfaction with work stress on nurses at GMIM Kalooran Amurang Hospital. This type of research is an analytic survey, where this study used astudy design cross sectional. This research was conducted in May - July 2020 at the GMIM Kalooran Amurang Hospital, with a population of all nurses who work at the GMIM Kalooran Amurang Hospital (134 nurses). The sampling technique used in this study is simple random sampling, and the number of samples that have met the criteria and followed the entire research process is 59 nurses, the data were obtained through an online questionnaire on google from. The analysis used is the  Chi-Square test with α = 0.05. The results showed that there was a significant relationship between shifts and workwork stress (p =0,000), and there was a significant relationship between job satisfaction and job stress (p =0,000). The conclusion in this study is that there is a relationship between shifts workand job satisfaction with work stress on nurses at GMIM Kalooran Amurang Hospital.  Keywords: Shift, satisfaction, job stress, nurse.
IDENTIFIKASI KANDUNGAN ESCHERICHIA COLI AIR SUMUR GALI DAN KONSTRUKSI SUMUR DI DESA POOPOH KECAMATAN TOMBARIRI Ratumbanua, Fralen Julio; Warouw, Finny; Akili, Rahayu H.
KESMAS Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitan air sumur menurun disebabkan jumlah Escherichia coli pada air sumur diluar ambang batas maksimum, Escherichia coli ialah indikator pencemaran air. Hal tersebut akan menimbulkan penyakit. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana kandungan Escherichia Coli air sumur gali dan kontruksi sumur di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei deskriptf berbasis laboratorium. Dimana penelitian bertujuan untuk melakukan studi kualias fisik dan bakteriologi Escherichia coli. Penelitian dilakukan selama bulan April 2021, dan penelitian dilakukan di Desa Poopoh Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Pengujian sampelnya dilakukan di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Sulawesi Utara Tekni purposive sampling dipakai peneliti dalam mengambil sampel. Penelitian ini menggunakan 30 sampel. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilaksanakan di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah menunjukan dari 30 sampel air sumur gali, terdapat 26 (86,7%) sampel memenuhi syarat Escherichia Coli sedangkan yang tidak memenuhi syarat yaitu sebanyak 4 (13,3%) sampel air sumur gali. Faktor kontruksi sumur gali yang ada di Desa Poopoh berdasarkan hasil yang ada 11 sumur (36,7%)memenuhi syarat dan 19 sumur (63,3%), dengan hasil yang ada dapat disimpulkan bahwa kontruksi sumur desa Poopoh Tidak memenuhi syarat. Kata Kunci: Escherichia Coli Air Sumur Gali ABSTRACT Escherichia coli is an indicator of water pollution, this causes a decrease in the quality of well water, including the number of Escherichia coli in well water beyond the maximum threshold. Escherichia coli content in aged water used by the community has a major role in the transmission of various diseases. The purpose of this study was to determine the content of Escherichia Coli in dug well water and well construction in Poopoh Village, Tombariri District, Minahasa Regency. This type of research is a laboratory-based descriptive survey research. Where the research aims to study the physical and bacteriological quality of Escherichia coli. The study was conducted during April 2021, and the study was conducted in Poopoh Village, Tombariri District, Minahasa Regency and for sample testing carried out at the UPTD of the Regional Health Laboratory of North Sulawesi. Sampling in this study used a purposive sampling technique. The sample in this study amounted to 30. Based on the results of the examination conducted at the Regional Health Laboratory UPTD, it showed that of the 30 dug well water samples, there were 26 (86.7%) samples that met the Escherichia Coli requirements while those who did not meet the requirements were 4 (13 ,3%) sample of dug well water. The construction factor of dug wells in Poopoh Village is based on the results that 11 wells (36.7%) meet the requirements and 19 wells (63.3%), with the existing results it can be concluded that the construction of Poopoh village wells does not meet the requirements. Keywords : Escherichia Coli, dug well water
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN SAFETY DRIVING PADA SUPIR BUS TRAYEK MANADO-TONDANO DITERMINAL KAROMBASAN Walewangko, Sarah Alni; M.L, Jootje; Warouw, Finny
KESMAS Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Safety driving adalah Keterampilan dan pengalaman yang dimiliki seseorang dalam berkendara. Supir busadalah orang yang bekerja membawa kendaraan dan bertanggung jawab atas perjalanan bus di perjalanan.Tujuan dari penelitian ini mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Safety Driving Pada Supir Bus Trayek Manado- Tondano Di Terminal Karombasan, Jenis penelitian menggunakan desain studi potong lintang atau cross sectional study, Penelitian ini dilakukan terminal Karombasan Manado pada bulan April 2021. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Tidak Ada hubungan antara masa kerja dengan Tindakan safety driving (0,059 >0,05) dan tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan safety driving.(0,079>0,05). Untuk aparat kepolisian dalam hal ini Direktorat Satuan Lalu Lintas bisa mengadakan penyuluhan ataupun pelatihan tentang safety diving agar setiap pengemudi bisa memperoleh tingkat pengetahuan yang lebih luas.Kata kunci : Safety driving, Supir Bus, TerminalABSTRACT Safety driving is the skill and experience that a person has in driving. A bus driver is a person who works to carry a vehicle and is responsible for bus travel on trips. The purpose of this study is to determine the factors related to safety driving for the Manado-Tondano route bus driver at the Karombasan Terminal. This type of research uses a cross-sectional study design. This research was conducted at the Karombasan Manado terminal in April 2021. carried out There is no relationship between years of service and safety driving actions (0.059 > 0.05) and there is no relationship between knowledge and safety driving actions. (0.079>0.05). For police officers, in this case the Directorate of Traffic Units, can provide counseling or training on safety diving so that every driver can gain a wider level of knowledge..Keywords: Safety driving, Bus Driver, Terminal
HUBUNGAN ANTARA SARANA AIR BERSIH DAN JAMBAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA WALEURE Yantu, Sintia Salmawati; Warouw, Finny; Umboh, Jotje M.L
KESMAS Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi isarana iair ibersih idan ijamban ikeluarga iharus idapat imemenuhi ipersyaratan ibagunan ifisik iuntukimenghindari ipencemaran ipada ikedua isarana itersebut. iJika ikedua isarana itersebut itercemar, imakaidapat iberisiko untuk terinfeksi diare. Penyakit diare dapat menginfeksi semua kelompok umur termasuk balita, karena itu perlu dilakukan penelitian terkait kondisi isarana iair ibersih idan ijamban ikeluarga idenganikejadian idiare. iMetode iyang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain studi potong lintang. Lokasi penelitian Desa Waleure Kecamatan Langowan Timur yang dilakukan pada bulan April – Mei 2021. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 64 balita. Variabel bebas yaitu kondisi fisik sarana air bersih dan jamban keluarga, dan variabel terikat kejadian diare pada balita. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner, dengan metode pengambilan data yaitu wawancara dan inspeksi lokasi Uji chi square adalah uji yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian 50% balita mengalami diare, 65,6% keluarga menggunakan sumur gali dan 85,9% menggunakan jenis jamban leher angsa dengan septiktank dan resapan. Terdapat 39,1% memiliki tingkat risiko pencemaran tinggi untuk kondisi sarana air bersih dan 37,5% untuk kondisi jamban keluarga. Nilai ρ value antara kondisi sarana air bersih dengan kejadian diare yaitu 0,001 dan untuk kondisi jamban dengan kejadian diare 0,606.maka dapat disimpulkan kondisi sarana air bersih berhubungan dengan kejadian diare, sedangkan kondisi jamban keluarga tidak berhubungan dengan kejadian diare pada balita di desa Waleure.Kata Kunci: Kejadian Diare, Sarana Air Bersih, Jamban keluargaABSTRACTSanitation iof iclean iwater ifacilities iand ifamily itoilets imust ibe iable ito imeet ithe irequirements iof itheiphysical ibuilding ito iavoid icontamination iof ithe itwo ifacilities. iIf ithe itwo ifacilities iare icontaminated,ithere iis ia irisk iof ibeing iinfected iwith idiarrhea. iDiarrheal idisease ican iinfect iall iage igroups iincludingitoddlers, itherefore iit iis inecessary ito iconduct iresearch irelated ito ithe icondition iof iclean iwater ifacilitiesiand ifamily itoilets iwith ithe iincidence iof idiarrhea. iThe imethod iused iis iquantitative iwith ia icross-sectional istudy idesign. iThe iresearch ilocation iwas iWaleure iVillage, iLangowan iTimur iSubdistrict,iMinahasa iRegency iwhich iwas iconducted iin iApril i- iMay i2021. iThe inumber iof isamples itaken iwas i64itoddlers. iThe iindependent ivariable iis ithe iphysical icondition iof iclean iwater ifacilities iand ifamily itoilets,iand ithe idependent ivariable iis ithe iincidence iof idiarrhea iin ichildren iunder five. The measuring instrument used is a questionnaire, with data collection methods namely interviews and site inspection. The statistical test used is the chi square test. The results showed that 50% of children under five had diarrhea, 65.6% of families used dug wells and 85.9% used a type of goose neck latrine with a septic tank and infiltration. There are 39.1% having a high level of risk of pollution for the condition of clean water facilities and 37.5% for the condition of family latrines. The value of ρ value between the condition of clean water facilities and the incidence of diarrhea is 0.001 and for latrine conditions with diarrhea incidence of 0.606. So it can be concluded that the condition of clean water facilities is related to the incidence of diarrhea, while the condition of family latrines is not related to the incidence of diarrhea in Waleure village.Keywords: Diarrhea Incidence, Clean Water Facilities, Family Latrines
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAKASKASEN KECAMATAN TOMOHON UTARA KOTA TOMOHON TAHUN 2021 Paendong, Winner Hiskia George; Maddusa, Sri Seprianto; Warouw, Finny
KESMAS Vol 10, No 6 (2021): VOLUME 10, NOMOR 6, JUNI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan kondisi terwujudnya kondisi yang sempurna dari seuruh faktor yang terdapat pada lingkungan fisik manusia, dengan demikian kesehatan seseorang bisa terpelihara. Sanitasi bisa dilihat dari pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, serta penggunaan jamban. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan Sanitasi Lingkungan di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada 6 Kelurahan Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen di bulan Maret - April 2021 dengan responden berjumlah 98 keluarga. Variabel pada penelitian ini yaitu pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, serta pemanfaatan jamban. Instrumen yang dipergunakan ialah kamera, kuesioner, dan alat tulis menulis. Analisis data secara individual. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagian besar masyarakat di 6 kelurahan Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen memenuhi syarat sanitasi lingkungan dilihat dari segi ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah. Dari segi pemanfaatan jamban di kelurahan kayawu masih ada masyarakat yang menggunakan jamban umum yang disiapkan pemerintah. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi menjaga sanitasi lingkungan dari Dinas Kesehatan Kota Tomohon Kata kunci: Sanitasi, Lingkungan, Air Bersih, Sampah, Jamban ABSTRACTEnvironmental sanitation is a condition of realizing perfect conditions from all the factors contained in the human physical environment, thus one's health can be maintained. Sanitation can be seen from waste management, availability of clean water, and the use of latrines. The purpose of this study is to describe environmental sanitation in the working area of the Kakaskasen Public Health Center, North Tomohon Subdistrict, Tomohon City in 2021. This research is a descriptive study conducted in 6 Kelurahan Kakaskasen Health Center Work Areas in March - April 2021 with 98 families as respondents. The variables in this study are waste management, clean water supply, and the use of latrines. The instruments used are cameras, questionnaires, and writing instruments. Analyze data individually. The conclusion of this study is that most of the people in the 6 sub-districts of the Kakaskasen Health Center work area meet the environmental sanitation requirements in terms of the availability of clean water and waste management. In terms of the use of latrines in Kayawu village, there are still people who use public latrines prepared by the government. Therefore, it is necessary to carry out socialization of maintaining environmental sanitation from the Tomohon City Health Office Keywords: Sanitation, Environment, Clean Water, Garbage, Latrine
GAMBARAN SANITASI LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAKASKASEN KECAMATAN TOMOHON UTARA KOTA TOMOHON TAHUN 2021 Paendong, Winner Hiskia George; Maddusa, Sri Seprianto; Warouw, Finny
KESMAS Vol 10, No 8 (2021): VOLUME 10, NOMOR 8, AGUSTUS 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sanitasi lingkungan merupakan kondisi terwujudnya kondisi yang sempurna dari seuruh faktor yang terdapat pada lingkungan fisik manusia, dengan demikian kesehatan seseorang bisa terpelihara. Sanitasi bisa dilihat dari pengelolaan sampah, ketersediaan air bersih, serta penggunaan jamban. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan Sanitasi Lingkungan di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon Tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan pada 6 Kelurahan Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen di bulan Maret - April 2021 dengan responden berjumlah 98 keluarga. Variabel pada penelitian ini yaitu pengelolaan sampah, penyediaan air bersih, serta pemanfaatan jamban. Instrumen yang dipergunakan ialah kamera, kuesioner, dan alat tulis menulis. Analisis data secara individual. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagian besar masyarakat di 6 kelurahan Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen memenuhi syarat sanitasi lingkungan dilihat dari segi ketersediaan air bersih dan pengelolaan sampah. Dari segi pemanfaatan jamban di kelurahan kayawu masih ada masyarakat yang menggunakan jamban umum yang disiapkan pemerintah. Oleh karena itu, perlu dilakukan sosialisasi menjaga sanitasi lingkungan dari Dinas Kesehatan Kota Tomohon.   Kata kunci: Sanitasi, Lingkungan, Air Bersih, Sampah, Jamban 
Co-Authors Akili, Rahayu H, Andika Surya Atmadja Anes, Brenda Militsia Christi Rosalina Angelina Stevany Regina Masengi Anthonius Kurniadi Assa, Winly Yuliana Birang, Meirani F. Budi Ratag, Budi Budi Setiawan Chesya P.R. Salindeho Christoffel M. Memah Daniel Febrian Sengkey Deeng, Gracia V. Y. Desy . Doda, Diana V.D. Edward Nangoy, Edward Frans Wantania Gampu, Agrisia Garusu, Ratna Santika Harvani Boky, Harvani Herlyani Khosama Hugo Dwiputra Jehosua, Seilly Yunita Jimmy Posangi Jootje M.L Umboh Junita Maja P.S Junita Maja Pertiwi Kamae, Sitti Ramlia Kawatu, Paul A.T Kumayas, Putri Elshadai Labagow, Elisa Lantang, Christina Lapian, Albertus Theo Laura Wulandary Kaeng Lengkong, Erlika Lihu, Tutin R. M.L, Jootje Maddusa, Sri Seprianto Maja Pertiwi, Junita Mamahit, Juliet Merry Eva Mambo, Christi Diana Manabung, Apriliani R. Maranatha, Armando Vengo Subito Lewi Marthen Theogives Lasut, Marthen Theogives Melke J. Tumboimbela Mieke A. H. N. Kembuan Mieke A.H.N Kembuan Momole, Ansye Grace Nancy Mutiara Toreh Nike Gledis Monintja Oddi R Pinontoan Odi Pinontoan Odi Roni Pinontoan Paendong, Winner Hiskia George Paul A.T. Kawatu Pertiwi, Junita M. Pertiwi, Junita Maja Purbawijaya, Poek Denny Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ratumbanua, Fralen Julio Rianna J Sumampouw Ricky C. Sondakh Rizal Tumewah Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Sengkey, Aprilia Sengkey, Omega Prisilia Soeratinoyo, Dewi K. Sugiarto, Natanael E. Sumigar, Cindy Keren Suoth, Lery F. Tangkudung, Gilbert Tewuh, Syeri Oktaviani Theresia Runtuwene Togelang, Mega Rossita Umboh, Jootje Marthen Luther Umboh, Jotje M.L Vriska V. Rambing Walewangko, Sarah Alni Wariki, Windy M. V. Wello, Novita L. L. Wiradarma, Elbert Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wowor, Ribka Yantu, Sintia Salmawati Yonathan Andrian Yulianty Sanggelorang