Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Manfaat Proloterapi pada Osteoartritis Lutut Deeng, Gracia V. Y.; Sekeon, Sekplin A. S.; Warouw, Finny
e-CliniC Vol 9, No 1 (2021): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v9i1.32479

Abstract

Abstract: Osteoarthritis (OA) is calcification of the joint associated with severe painful sensation caused by joint instability. This joint instability is affected by destruction of cartilage that protects the bones. Osteoarthritis can be caused by various factors such as age, genetic as well as vigorous exercise or activity. As the cartilage destruction progresses, the unprotected bone will rub on the other bone in the joint which can lead to osteoarthritis. Management of OA consists of a variety of treatments, such as pharmacological, non-pharmacological, non-pharmacotherapy, and surgery treatments. Due to the development of science and technology, various modalities have emerged that can support the treatment of OA inter alia prolotherapy. Prolotherapy or regenerative injection could influence the recovery of the destructed area directly and relief the painful sensation through the actions of inflammatory cells, macrophages, immune cells, and cytokines, therefore, the improvement of the destructed areas could occur faster. It was reported that knee osteoarthritis could be treated with prolotherapy successfully. In conclusion, since prolotherapy influences the body to repair the destructed areas, hence it could be used as the new osteoarthritis treatment, especially knee osteoarthritis.Keywords: prolotherapy, knee osteoarthritis, chronic pain Abstrak: Osteoartritis (OA) merupakan pengapuran sendi yang disertai nyeri hebat, disebabkan oleh karena adanya ketidakstabilan sendi yang dipengaruhi oleh rusaknya tulang rawan yang berperan untuk melindungi tulang. Osteoartritis dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, genetik, aktivitas maupun olahraga berat. Saat tulang rawan rusak, maka tulang yang tidak dilindungi dapat saling bersinggungan di sendi sehingga sendi hancur dan berujung pada OA. Pengobatan untuk OA terdiri dari beragam pengobatan baik farmakologi, non-farmakologi, non-farmakoterapi, maupun tindakan operasi. Seiring berjalannya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka muncul berbagai modalitas yang dapat menunjang pengobatan OA, antara lain proloterapi. Proloterapi atau injeksi regeneratif memengaruhi dan memberi dampak penyembuhan secara langsung pada area yang mengalami cedera maupun nyeri melalui kerja sel-sel radang, makrofag, sel-sel imun, dan sitokin sehingga dapat bekerja lebih cepat untuk perbaikan daerah yang cedera. Telah dilaporkan hasil bermakna dalam peng-gunaan proloterapi pada osteoartritis lutut. Simpulan penelitian ini ialah proloterapi merangsang tubuh untuk memperbaiki daerah yang cedera sehingga merupakan solusi terbaik yang dibutuhkan dalam pengobatan OA dewasa ini terutama pada OA lutut.Kata kunci: proloterapi, osteoartritis lutut, nyeri kronik
Penanganan Stroke Iskemik Akut di Masa Pandemi COVID-19 Lengkong, Erlika; Warouw, Finny; Kembuan, Mieke A. H. N.
e-CliniC Vol 9, No 1 (2021): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.9.1.2021.32421

Abstract

Abstract: When the pandemic corona virus disease (COVID-19) occurs, emergency services and hospitals are finally disrupted. One of the medical emergencies which can cause death and disability as well as other problems if being ignored, especially in productive age patients is stroke. This study was aimed to obtain the management of ischemic stroke during COVID-19 pandemic. This was a literature review study using three databases, namely Clinical Key, PubMed and Google Scholar. The keywords used in data search were acute AND stroke AND pandemic. The results showed that the treatment of acute ischemic stroke during COVID-19 pandemic consisted of three stages, namely pre-hospitalization (public education, contacting medical assistance, use of personal protective equipment, pre-notification), hospitalization (emergency room, imaging room, neuroradiology unit, ICU and IMCU), and post hospitalali-zation (integrated team approach). In conclusion, the management of acute ischemic stroke during COVID-19 pandemic begins before the medical personnel take action until the action is carried out. The main things in the management of acute ischemic stroke during COVID-19 pandemic are handling fast and precisely, using adequate personal protective equipment (PPE), and using communication tools or long-distance medical care (telemedicine).Keywords: acute ischemic stroke, COVID-19, pandemic Abstrak: Saat terjadi pandemi corona virus disease (COVID-19), layanan kegawatdaruratan dan rumah sakit megalami perubahan. Salah satu kasus kegawatdaruratan medik yang menjadi penyebab kematian dan kecacatan serta dapat menimbulkan masalah lainnya jika diabaikan terutama pada pasien usia produktif ialah stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penanganan stroke pada masa pandemic COVID-19. Jenis penelitian ialah literature review yang menggunakan tiga database yaitu Clinikal key, PubMed dan Google Scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian data ialah acute AND stroke AND pandemic. Hasil penelitian mendapatkan penanganan stroke iskemik akut di masa pandemi COVID-19 terdiri dari 3 tahapan yakni prahospitalisasi (edukasi masyarakat, menghubungi bantuan medis, penggunaan alat pelindung diri, pranotifikasi rumah sakit), hospitalisasi (ruang gawat darurat, ruang pencitraan, unit neuroradiologi, ICU dan IMCU), dan pasca hospitalisasi (pendekatan tim terpadu). Simpulan penelitian ini ialah penanganan stroke iskemik akut di masa pandemi COVID-19 dimulai dari sebelum tenaga medis melakukan tindakan sampai setelah tindakan dilaksanakan. Hal utama dalam penanganan stroke iskemik akut di masa pandemi COVID-19 ialah penanganan yang cepat dan tepat, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang memadai, dan pemanfaatan alat komunikasi atau perawatan medis jarak jauh.Kata kunci: stroke iskemik akut, pandemi, COVID-19
Korelasi antara Kecemasan dan Depresi dengan Kualitas Hidup pada Pasien dengan Penyakit Parkinson Sugiarto, Natanael E.; Pertiwi, Junita M.; Warouw, Finny
e-CliniC Vol. 12 No. 3 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i3.59448

Abstract

Abstract: Parkinson's disease (PD) is a neurodegenerative disorder significantly impacting health-related quality of life (HRQoL). Psychological disturbances such as anxiety and depression are common in Parkinson's disease patients, affecting their dependence on care, occupational disruptions, and social functions. This literature review study examines the correlation between anxiety, depression, and HRQoL in Parkinson's disease patients. Analysis was conducted through literature search from various sources with predetermined inclusion and exclusion criteria. The study reveals a negative correlation between anxiety and depression and HRQoL in Parkinson's disease patients. These symptoms have a greater impact on HRQoL than motor symptoms. In conclusion, anxiety and depression play a crucial role in decreasing the quality of life of patients with Parkinson's disease. Effective management of these conditions is important to improve HRQoL in the patients. Keywords: Parkinson's disease; anxiety; depression; quality of life   Abstrak: Penyakit Parkinson (PP) merupakan gangguan neurodegeneratif yang berdampak bermakna pada kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL). Gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi sering terjadi pada pasien dengan penyakit Parkinson, yang memengaruhi ketergantungan dalam perawatan, gangguan pekerjaan, dan fungsi sosial. Penelitian ini merupakan telaah pustaka yang mengkaji korelasi antara kecemasan dan depresi dengan kualitas hidup pada pasien dengan penyakit Parkinson. Analisis dilakukan melalui pencarian literatur dari berbagai sumber dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kecemasan dan depresi berkorelasi negatif dengan kualitas hidup pada pasien dengan penyakit Parkinson. Gejala-gejala ini memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas hidup dibandingkan dengan gejala motorik. Simpulan penelitian ini ialah kecemasan dan depresi berperan penting dalam menurunkan kualitas hidup pasien dengan penyakit Parkinson. Pengelolaan yang efektif terhadap kedua kondisi ini penting untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien dengan penyakit Parkinson. Kata kunci: penyakit Parkinson; kecemasan; depresi; kualitas hidup
Co-Authors Akili, Rahayu H, Andika Surya Atmadja Anes, Brenda Militsia Christi Rosalina Angelina Stevany Regina Masengi Anthonius Kurniadi Assa, Winly Yuliana Birang, Meirani F. Budi Ratag, Budi Budi Setiawan Chesya P.R. Salindeho Christoffel M. Memah Daniel Febrian Sengkey Deeng, Gracia V. Y. Desy . Doda, Diana V.D. Edward Nangoy, Edward Frans Wantania Gampu, Agrisia Garusu, Ratna Santika Harvani Boky, Harvani Herlyani Khosama Hugo Dwiputra Jehosua, Seilly Yunita Jimmy Posangi Jootje M.L Umboh Junita Maja P.S Junita Maja Pertiwi Kamae, Sitti Ramlia Kawatu, Paul A.T Kumayas, Putri Elshadai Labagow, Elisa Lantang, Christina Lapian, Albertus Theo Laura Wulandary Kaeng Lengkong, Erlika Lihu, Tutin R. M.L, Jootje Maddusa, Sri Seprianto Maja Pertiwi, Junita Mamahit, Juliet Merry Eva Mambo, Christi Diana Manabung, Apriliani R. Maranatha, Armando Vengo Subito Lewi Marthen Theogives Lasut, Marthen Theogives Melke J. Tumboimbela Mieke A. H. N. Kembuan Mieke A.H.N Kembuan Momole, Ansye Grace Nancy Mutiara Toreh Nike Gledis Monintja Oddi R Pinontoan Odi Pinontoan Odi Roni Pinontoan Paendong, Winner Hiskia George Paul A.T. Kawatu Pertiwi, Junita M. Pertiwi, Junita Maja Purbawijaya, Poek Denny Rahayu H. Akili, Rahayu H. Ratumbanua, Fralen Julio Rianna J Sumampouw Ricky C. Sondakh Rizal Tumewah Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Sengkey, Aprilia Sengkey, Omega Prisilia Soeratinoyo, Dewi K. Sugiarto, Natanael E. Sumigar, Cindy Keren Suoth, Lery F. Tangkudung, Gilbert Tewuh, Syeri Oktaviani Theresia Runtuwene Togelang, Mega Rossita Umboh, Jootje Marthen Luther Umboh, Jotje M.L Vriska V. Rambing Walewangko, Sarah Alni Wariki, Windy M. V. Wello, Novita L. L. Wiradarma, Elbert Woodford B. S. Joseph Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wowor, Ribka Yantu, Sintia Salmawati Yonathan Andrian Yulianty Sanggelorang