Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektivitas Pengendalian Internal, Kesesuaian Kompensasi, Moralitas Individu dan Budaya Etis Organisasi Terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan Dana Desa di Kabupaten Halmahera Selatan Hasim, Sumiyati S. Hi.; Ohorella, Rizki Wahyu Utami; Zamzam, Irfan; Nurdin, Nurdin
Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2600

Abstract

The purpose of this study is to analyze the influence of Internal Control, Compensation Appropriateness, Individual Morality, and Organizational Ethical Culture on Financial Reporting Fraud of Village Funds in South Halmahera Regency. The sample in this study was obtained from 185 respondents who were village officials in East Bacan Tengah Subdistrict and South Bacan Subdistrict, South Halmahera Regency. This study used multiple linear regression analysis with the SmartPLS 4.1.1.1 analysis tool. The results of the study found that Compensation Appropriateness had an effect on Fraudulent Financial Reporting of Village Funds. Meanwhile, Internal Control, Individual Morality, and Organizational Ethical Culture had no effect on Fraudulent Financial Reporting of Village Funds.
Penguatan Penguatan Pendapatan Daerah Melalui Sosialisasi Peraturan Daerah Kabupaten Halmahera Barat Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Pajak dan Retribusi Daerah Sabuhari, Rahmat; Hasan, Nonce; Zamzam, Irfan; Permatasari, Dewi; Husen, Amran
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.8190

Abstract

Pada era otonomi daerah, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi indikator utama kemandirian suatu daerah. Kabupaten Halmahera Barat menghadapi tantangan signifikan dalam optimalisasi pajak dan retribusi daerah, khususnya terkait pengelolaan basis data yang belum terintegrasi serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Sebagai respons terhadap dinamika regulasi, diterbitkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang merupakan penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi dan pendampingan teknis kepada mitra, yaitu Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Halmahera Barat, dengan fokus pada peningkatan kapasitas dalam pengelolaan data pajak dan retribusi serta penyusunan analisis potensi pendapatan berbasis data. Pendekatan kolaboratif ini melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman aparatur dan masyarakat terhadap ketentuan pajak daerah, tersusunnya basis data awal potensi pajak berbasis sektor unggulan (pertanian, perikanan, dan perdagangan kecil), serta meningkatnya efisiensi administrasi pajak daerah. Kesimpulannya, sosialisasi kebijakan dan pendampingan berbasis data terbukti efektif dalam mendukung optimalisasi PAD serta memperkuat tata kelola fiskal daerah yang berkelanjutan.
Analisis Kinerja Keuangan pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Bahari Berkesan Kota Ternate Najla Syifa Y. Ichsan; Abdul Hadi Sirat; Irfan Zamzam
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 5 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah 
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i5.7344

Abstract

This study aims to determine the financial performance of PT. BPRS Bahari Berkesan in 2019-2023. This research is a quantitative study. The data collection technique used is the documentation technique, namely the form of secondary data which searches for, records, and collects data. The type of data used is secondary data obtained from the annual financial report of BPRS Bahari Berkesan, Ternate City for the period 2019-2023. The analysis method uses the REC/RGEC approach. The results of the study indicate that the financial performance of BPRS Bahari Berkesan is categorized as healthy with a note, because there is a liquidity risk that needs to be fixed immediately. The results of the risk profit calculation, namely Non-Performing Financing (NPF) are in the "healthy" predicate, Financing to Deposit Ratio (FDR) in the "unhealthy" and "Less Healthy" predicates, Earning, namely Return on Asset (ROA) is in the "very healthy" predicates, Operating Expenses to Operating Income in the "very healthy" predicate, and Capital, namely Capital Adequacy Ratio (CAR) in the "very healthy" predicate.
Evaluasi Kinerja Keuangan Perusahaan Daerah Bidadari Mandiri di Kabupaten Halmahera Barat Karepesina, Pesmanur; Zam-Zam, Irfan; Hadady, Hartaty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.15618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menginterpretasikan efektivitas pengelolaan keuangan serta kinerja operasional Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Bidadari Mandiri Kabupaten Halmahera Barat selama periode 2022–2024. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali secara mendalam praktik pengelolaan keuangan yang mencakup struktur keuangan, pemanfaatan penyertaan modal, manajemen kas dan pengendalian biaya, serta menelaah bagaimana aspek kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) memengaruhi proses-proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyertaan modal Pemerintah Daerah masih rendah, karena sebagian besar dana digunakan untuk kegiatan administratif dan operasional, bukan untuk usaha produktif. Rasio likuiditas dan efisiensi mengalami fluktuasi tajam, menandakan belum stabilnya manajemen kas dan pengendalian biaya. Faktor utama penyebab rendahnya kinerja operasional adalah lemahnya kelembagaan, keterbatasan SDM, belum adanya sistem akuntansi terintegrasi, serta ketiadaan rencana bisnis yang jelas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, penerapan sistem keuangan digital, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Melalui roadmap 2025–2028, Perusda Bidadari Mandiri diharapkan dapat berkembang menjadi BUMD yang mandiri, efisien, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).