Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menginterpretasikan efektivitas pengelolaan keuangan serta kinerja operasional Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Bidadari Mandiri Kabupaten Halmahera Barat selama periode 2022–2024. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali secara mendalam praktik pengelolaan keuangan yang mencakup struktur keuangan, pemanfaatan penyertaan modal, manajemen kas dan pengendalian biaya, serta menelaah bagaimana aspek kelembagaan dan sumber daya manusia (SDM) memengaruhi proses-proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penyertaan modal Pemerintah Daerah masih rendah, karena sebagian besar dana digunakan untuk kegiatan administratif dan operasional, bukan untuk usaha produktif. Rasio likuiditas dan efisiensi mengalami fluktuasi tajam, menandakan belum stabilnya manajemen kas dan pengendalian biaya. Faktor utama penyebab rendahnya kinerja operasional adalah lemahnya kelembagaan, keterbatasan SDM, belum adanya sistem akuntansi terintegrasi, serta ketiadaan rencana bisnis yang jelas. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, penerapan sistem keuangan digital, serta pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Melalui roadmap 2025–2028, Perusda Bidadari Mandiri diharapkan dapat berkembang menjadi BUMD yang mandiri, efisien, dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).