Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DAN LAJU SEDIMENTASI SUNGAI TINO KABUPATEN JENEPONTO Virlayani, Asnita; T. Karim, Nenny; Munafri, M. Isnan; Amir, Muh. Ikhwanto; Zainuddin, Muh. Amir
TEKNIK HIDRO Vol 17, No 1 (2024): Teknik Hidro Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/th.v17i1.14364

Abstract

Dalam banyak kasus yang telah dilaporkan, Sungai Tino telah mengalami pendangkalan yang signifikan akibat dari sedimen yang bersumber dari lahan erosi yang terjadi dengan cepat. Keberadaan sedimen dalam batas tertentu merupakan bagian dari dinamika keseimbangan alami di sungai dan keberadaan sedimen yang berlebih dapat mempengaruhi karakteristik dan menimbulkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Seperti banjir dan penurunan kualitas air sebagai contoh, kedalaman sungai berkurang apabila terjadi sedimentasi. Prediksi laju sedimentasi diperlukan sebagai dasar perencanaan bangunan hidraulik sungai dan beberapa masalah lainnya di sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sedimen sungai Tino Kabupaten Jeneponto dan laju sedimentasi yang terjadi dengan menggunakan Persamaan Mayer-Peter. Karakteristik sedimen berdasarkan analisa saringan yaitu kerikil (18,4%), pasir (79.4%) dan lanau/lempung (2,2%). karakteristik sedimen berdasarkan hasil berat jenis yaitu Sedimen jenis pasir. Sedangkan untuk laju sedimen diperoleh hasil laju sedimen melayang (Suspended Load) Sebesar 1,994 ton/10 tahun dan laju sedimen dasar (Bed Load) dengan menggunakan metode Mayer-Peter sebesar 1,084 ton/10 tahun
PENGARUH KECEPATAN ALIRAN TERHADAP SEDIMEN MELAYANG DAN SEDIMEN DASAR SUNGAI PANGKAJENE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Alimuddin, Alimuddin; Rijal, Faisal; Nenny, Nenny; Latif, Fausiah
TEKNIK HIDRO Vol 17, No 2 (2024): Teknik Hidro Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/th.v17i2.16193

Abstract

Sungai adalah aliran air alami dari daerah hulu ke daerah hilir. Aliran alami sungai merupakan sumber utama untuk memenuhi air bagi manusia. Banjir di Kabupaten Pangkajene sejak dua tahun terakhir mengalami beberapa kali banjir di pusat kota Pangkajene dan Kepulauan, mengakibatkan perekonomian Masyarakat terganggu. Penyebab banjir di Kabupaten Pangkajene yakni, pendangkalan Sungai dan beberapa titik Sungai yang belum optimal menampung air masalah ini diakibatkan oleh sedimen.  Sedimen dalam skala besar akan mengakibatkan terjadinya pendakalan sungai, naiknya permukaan air sungai sehingga berpotensi menimbulkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan aliran terhadap sedimen melayang dan sedimen dasar Sungai Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan yakni, Metode Mayer Petter Mullen (MPM) dan Einsten (Flow watch) menggunakan secci disk dan diuji laboratorium. Berdasarkan dari hasil Analisa yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa bagian Hilir yaitu 10,0512 ton/hari, dan terkecil adalah pada Metode Mayer Peter Muller Secci Disk Pelampung bagian Tengah yaitu 3,8709 ton/hari.
ANALISIS GELOMBANG TERHADAP STRUKTUR BANGUNAN BREAKWATER PADA PELABUHAN BONTO JAI KABUPATEN BANTAENG Habra, Ibnu Khaldun; Ramadhan, M Dika; T Karim, Nenny; Al Imran, Hamzah; Antaria, Sukmasari; Rahmat, Andi
TEKNIK HIDRO Vol 17, No 2 (2024): Teknik Hidro Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/th.v17i2.15839

Abstract

Pelabuhan Bonto Jai Bantaeng terletak di Desa Bonto Jai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan yang Seiring berjalannya waktu kondisi bangunan pemecah gelombang pada sisi kiri pelabuhan mengalami kerusakan dikarenakan faktor usia yang sudah cukup lama sehingga bangunan tidak mampu menahan gaya gelombang dan material bangunan terabrasi oleh pukulan gelombang,. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tinggi gelombang dan panjang gelombang terhadap bangunan break water dan mengetahui besar koefisien refraksinya. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersifat kuantitatif berupa data kecepatan angin, data gelombang laut, dan data arah angin. Dari hasil analisis data selama 5 tahun terakhir maka diperoleh data bahwa arah angin dominan dari arah timur sebesar 44,5% yang menghasilkan rata-rata tinggi gelombang sebesar 1,36 m dan Panjang gelombang 21,21 m. Dan mempengaruhi kondisi bangunan breakwater pada sisi timur atau sisi kiri Pelabuhan Bonto Jai mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan kategori sedang, dan besar koefisien refraksi yang diperoleh pada pemecah gelombang sebesar 0,974 sampai dengan 0,997.
Pengaruh Model Tirai Sayap Beton Pada Pilar Jembatan Terhadap Gerusan Tanjung, Akbar; Rahman, Khalilul; T Karim, Nenny; Tongeng, Andi Bunga
Jurnal Teknik Sipil Universitas Lamappapoleonro Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Teknik Sipil Universitas Lamappapoleonro
Publisher : Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.424 KB)

Abstract

Sungai sangat penting perannya bagi kehidupan manusia. Kegiatan penambangan material sungai untuk memenuhi kebutuhan material konstruksi juga merupakan salah satu manfaat sungai bagi manusia dan juga akan menimbulkan kerusakan lingkungan apabila tidak di kendalikan secara baik dan benar. Air yang mengalir di dalam sungai akan mengakibatkan proses penggerusan tanah dasarnya. Adanya bangunan air seperti pilar dan abutmen jembatan juga dapat menyebabkan perubahan karakteristik aliran seperti kecepatan dan turbulensi sehingga menimbulkan perubahan transport sedimen dan terjadinya gerusan. Berbagai bentuk pilar jembatan telah dikembangkan untuk meminimalkan gerusan dasar akan tetapi belum memberi hasil maksimal, oleh karena itu perlu dicari solusi lain untuk menangani masalah gerusan lokal ini seperti dengan penambahan bangunan pengaman pilar. Untuk itu maka perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pola aliran dan gerusan di sekitar pilar jembatan dengan model tirai yang paling cocok untuk meminimalkan gerusan lokal yang terjadi, sehingga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan jembatan. Pada penelitian lapangan ini berlokasi di Sungai Jenelata, Jembatan Jelenata Jalan Poros Bili – Bili, Sapaya, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, sedangkan tirai yang digunakan berbentuk persegi sisi depan melengkung dengan lebar 4 m dan tinggi 2 m, Panjang sungai yang diteliti adalah 50 m dari pilar jembatan. Hasil yang didapatkan adalah semakin tinggi kecepatan aliran maka semakin rendah tinggi muka air dan kedalaman gerusan yang terjadi di sekitar pilar tanpa tirai dan pilar yang menggunakan tirai mengalami peningkatan kedalaman gerusan di depan (hulu) pilar, sisi (kanan dan kiri) pilar dan belakang (hilir) pilar, yang pada awalnya besar kemudian semakin lama penambahan kedalaman gerusan semakin mengecil hingga pada saat tertentu mencapai kesetimbangan (equilibrium scour depth)
STUDI KECEPATAN ALIRAN DAN SEDIMEN DASAR DI BENDUNG KELARA (LOKASI BENDUNG KELARA KAB. JENEPONTO) Darusman Usmana, Resa; Wahyunengsih, Dwi; Nenny, Nenny; kasmawati, Kasmawati
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4698-4703

Abstract

Penelitian ini di lakukan di Sungai Kelara, hasil pengukuran data-data di lapangan yang terdapat di Sungai Kelara Kabupaten Jeneponto dengan melakukan secara langsung. Pengukuran di lakukan di dua bagian yaitu daerah hulu dan hilir sungai. Adapun data yang diambil antara lain data lebar sungai, data kecepatan aliran dan data sedimen dasar sungai. Data sedimen dasar sungai yang diambil sampelnya kemudian dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian. Dari data-data diatas analisis yang telah kami lakukan dapat di lihat bahwa pada perhitungan angkutan sedimen dasar dengan metode Meyer Peter Muller dan Einstein mendapatkan hasil yang berbeda dikarenakan oleh nilai parameter yang digunakan dalam menghitung intensitas sedimen Dari data-data diatas analisis yang telah kami lakukan dapat di lihat bahwa pada perhitungan angkutan sedimen dasar dengan  metode Meyer Peter Muller dan Einstein mendapatkan hasil yang berbeda dikarenakan oleh nilai parameter yang digunakan dalam menghitung intensitas sedimen Pada penelitian ini, pengambilan data hanya pada saat siang hari. Untuk penelitian selanjutnya disarankan agar mengambil data dalam waktu 34 jam atau lebih sehinnga hasil yang diperoleh lebih akurat dengan keadaan yang terjadi di lapangan. Berdasarkan data pengukuran aliran sungai dan kadar sedimen dasar menggunakan metode Meyer Petter Muler sebesar 510,51 ton/tahun, perhitungan sedimen dasar menggunakan metode Einstein 56,02 ton/tahun, dan perhitungan berdasarkan data lapangang sebesar 515,20 ton/tahun. Metode yang mendekati data lapangan yaitu metode MPM.
KARAKTERISTIK SEDIMEN DAN POLA TRANSPORTASI DI SUNGAI BERDASARKAN VARIASI DEBIT ALIRAN Nenny, Nenny
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 1: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i1.7803

Abstract

Karakteristik sedimen dan pola transportasi di sungai dengan fokus pada variasi debit aliran. Sungai merupakan saluran alami yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menyediakan sumber air bagi kebutuhan manusia. Sedimen yang terbawa oleh sungai dapat menyebabkan pendangkalan di muara, mempengaruhi kualitas air, dan berdampak negatif pada lingkungan perairan. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder untuk menganalisis kedalaman rata-rata, koefisien kekasaran (n), dan hubungan antara kedalaman air dan nilai kekasaran Manning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman air mempengaruhi kapasitas aliran dan karakteristik hidrolis saluran. Koefisien kekasaran bervariasi antar lokasi, dengan formulasi Manning memberikan hasil yang sesuai dengan nilai referensi tabel Manning. Analisis data juga mengungkapkan bahwa formula Manning merupakan model yang paling tepat untuk memprediksi nilai kekasaran pada sungai Krueng Keureto. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang pengaruh kedalaman air dan koefisien kekasaran terhadap karakteristik aliran di sungai tersebut. Formula kekasaran Manning terbukti paling sesuai dalam menggambarkan hubungan antara kedalaman air dan nilai kekasaran, memberikan kontribusi signifikan untuk analisis dan perancangan saluran terbuka. Hasil penelitian ini memiliki nilai penting dalam pengelolaan sungai dan mitigasi erosi, serta memberikan wawasan untuk menjaga stabilitas lingkungan sungai dan keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di masa depan
Analisis Analisis Deformasi Gelombang Di Pantai Tanjung Merdeka Kecamatan Tamalate Kota Makassar Nenny, Nenny; Syamsuri, Andi Makbul Syamsuri; Maulana, Muhammad Wijdan Maulana; Yahya, Fardiyansyah Yahya
BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING Vol 6 No 2 (2024): Bandar: Journal of Civil Engineering
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/bjce.v6i2.4096

Abstract

Pantai Tanjung Layar Putih berada di kelurahan Tanjung Merdeka, Kota Makassar. Dari hasil pantauan google earth, 5 tahun terakhir ini Pantai Tanjung Layar Putih terjadi perubahan luas Pantai akibat abrasi yang terjadi terus menerus. Salah satu cara untuk melakukan pencegahan yaitu perlunya pengetahuan mengenai karakteristik gelombang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar koefesien refraksi, gelombang pecah dan untuk mengetahui seberapa besar abrasi yang terjadi. Dalam penelitian ini dilakukan survey lokasi penelitian, tahap identifikasi, tahap pengambilan data dan tahap pengolahan data. Peramalan dihitung dengan metode hindcasting berdasarkan data angin selama 5 tahun dari BMKG Paotere untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang yang terjadi. Dari hasil perhitungan gelombang maksimum terjadi pada bulan februari 2023 dengan tinggi gelombang H = 2,10 m dengan periode gelombang T = 5,13 detik. Koefisien refraksi berkisar antara 0,959 sampai 0.998, tinggi gelombang pecah 0,25 m sampai 1,71 m pada kedalaman 0,32 sampai 2,19 m.
PENGARUH KECEPATAN ALIRAN TERHADAP SEDIMEN MELAYANG DAN SEDIMEN DASAR SUNGAI PANGKAJENE KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Alimuddin, Alimuddin; Rijal, Faisal; Nenny, Nenny; Latif, Fausiah
TEKNIK HIDRO Vol. 17 No. 2 (2024): Teknik Hidro Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/th.v17i2.16193

Abstract

Sungai adalah aliran air alami dari daerah hulu ke daerah hilir. Aliran alami sungai merupakan sumber utama untuk memenuhi air bagi manusia. Banjir di Kabupaten Pangkajene sejak dua tahun terakhir mengalami beberapa kali banjir di pusat kota Pangkajene dan Kepulauan, mengakibatkan perekonomian Masyarakat terganggu. Penyebab banjir di Kabupaten Pangkajene yakni, pendangkalan Sungai dan beberapa titik Sungai yang belum optimal menampung air masalah ini diakibatkan oleh sedimen.  Sedimen dalam skala besar akan mengakibatkan terjadinya pendakalan sungai, naiknya permukaan air sungai sehingga berpotensi menimbulkan banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan aliran terhadap sedimen melayang dan sedimen dasar Sungai Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Metode penelitian yang digunakan yakni, Metode Mayer Petter Mullen (MPM) dan Einsten (Flow watch) menggunakan secci disk dan diuji laboratorium. Berdasarkan dari hasil Analisa yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa bagian Hilir yaitu 10,0512 ton/hari, dan terkecil adalah pada Metode Mayer Peter Muller Secci Disk Pelampung bagian Tengah yaitu 3,8709 ton/hari.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENGATASI SAMPAH PADA SALURAN DRAINASE DENGAN SISTEM TRASH RACK DI KELURAHAN TAMARUNANG KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA Nenny, Nenny; Al Imran, Hamzah; Latif, Fauziah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.760-765

Abstract

Permasalahan sampah di saluran drainase  menyebabkan pencemaran yang berdampak buruk bagi masyarakat disekitar saluran. Pencemaran yang terjadi di saluran draianse adalah akibat dari perilaku manusia yang semakin mengabaikan lingkungan sekitarnya yang menjadikan sebagaian masyarakat menjadikan tempat pembuangan sampah. Akibat perilaku tersebut menyebabkan terjadinya genangan atau luapan air ketika musim penghujan. Disamping itu kurangnya perawatan dan pemeliharaan pada saluran drainase  sehingga  sampah   yang dihasilkan oleh masyarakat disekitarnya, karena kurangnya tempat sebagai pembuangan sampah, menyebabkan sampah menjadi sumber polusi dan pencemaran tanah, air, dan udara, menjadi sumber dan tempat hidup kuman-kuman yang membahayakan kesehatan.Solusi yang ditawarkan adalah melaksanakan workshop desain dan pembuatan Trash Rack untuk menahan sampah  di saluran drainase  sehingga potensi untuk menghasilkan sampah dapat diatasi.  Oleh karena itu diupayakan disetiap titik pada  saluran air  dibuat  Trash Rack  agar permasalahan sampah di saluran dapat teratasi.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk menangani dan mengurangi jumlah sampah di saluran dengan membuat jaring sampah / trash rack, mengadakan kegiatan sosialisasi pada masyarakat untuk membuat alat jaring sampah yang efisien dan efektif dalam menanggulangi sampah di saluran. membantu dan mengembangkan kelompok masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran drainase bekerja sama dengan Lembaga Kewasdayaan Masyarakat dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Gowa
PENERAPAN SALURAN DRAINASE BERSILINDER PORI BERWAWASAN LINGKUNGAN (Eco Drain) SEBAGAI PEREDUKSI GENANGAN BANJIR DI PERUMAHAN GOWA ASRI KECAMATAN SOMBA OPU KAB. GOWA Nenny, Nenny; Antaria, Sukmasari; Al Imran, Hamzah; Zainuddin, Amir
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2631-2636

Abstract

Permasalahan banjir di perumahan adalah masalah yang sering terjadi di banyak wilayah di seluruh Indonesia. Beberapa penyebab terjadinnya  banjir di perumahan antara lain peningkatan urbanisasi, perubahan iklim, kurangnya infrastruktur drainase yang memadai, pencemaran saluran drainase, perubahan topografi dan aliran air alamiah dan ketidakseimbangan pembangunan lahan basah. Akibat perilaku manusia yang  mengabaikan lingkungan, genangan  air terbentuk dan meluap saat musim hujan.  Perumahan Gowa Asli yang terletak di Jalan Bate Sarapan, Kecamatan Tamaruang, hampir setiap tahun dilanda genangan dan banjir karena saluran yang  tidak mampu menyerap air hujan.  Saluran pembuangan tersebut tidak mampu lagi menampung aliran air yang mengalir melewatinya.  Sebab, debit air  melebihi kapasitas drainase dan kapasitas drainase sudah tidak optimal atau  berkurang.Solusi yang diberikan adalah dengan menerapkan model saluran drainase silinder pori yang ramah lingkungan untuk meminimalisr terjadinya genangan  banjir.Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memperbaiki saluran drainase untuk menampung air hujan, untuk membuat saluran drainase berbentuk silinder yang ramah lingkungan, dan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga dan membersihkan saluran drainase, untuk melaksanakan kegiatan kehumasan.