Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KOMUNIKASI EDUKASI TENAGA KESEHATAN KEPADA IBU HAMIL MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING (Studi Terhadap Puskesmas Babat Toman) Anggriani, Yuni; Ginting, Eraskaita; Ritonga, Muslimin
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8052

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan masyarakat, terutama di Kabupaten Musi Banyuasin yang mencatat angka kasus cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan menguraikan bentuk komunikasi edukasi yang diberikan tenaga kesehatan kepada ibu hamil serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pelaksanaan edukasi pencegahan stunting di Puskesmas Babat Toman. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dilakukan melalui penyebaran brosur, penyelenggaraan kelas ibu hamil, kunjungan rumah, pemberian makanan tambahan (PMT), serta kegiatan penyuluhan di posyandu yang disampaikan dengan pendekatan persuasif untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku ibu hamil. Hambatan yang diidentifikasi meliputi rendahnya pemahaman ibu hamil, pengaruh budaya, keterbatasan tenaga dan waktu, minimnya sarana pendukung, serta kurangnya alokasi pendanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi edukasi berperan penting dalam upaya pencegahan stunting, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kecukupan sumber daya, pemilihan strategi komunikasi yang tepat, serta kemampuan tenaga kesehatan menyesuaikan bentuk edukasi dengan karakteristik penerima pesan.
PERUBAHAN STRATEGI MANAJEMEN PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGANI ISU LINGKUNGAN ( Studi Pada PT. Semen Baturaja ) Sabil, Muhammad; Ginting, Eraskaita; Hati, Putri Citra
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7628

Abstract

Penelitian ini membahas perubahan strategi manajemen Public Relations PT Semen Baturaja dalam menangani isu lingkungan yang timbul akibat aktivitas operasional perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pergeseran pendekatan komunikasi dari strategi reaktif di Pabrik 1 menuju strategi yang lebih proaktif dan preventif di Pabrik 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ramah lingkungan, transparansi informasi, serta keterlibatan publik melalui forum dialog, laporan keberlanjutan, dan pemanfaatan media digital merupakan faktor kunci dalam membangun citra positif perusahaan. Perubahan strategi tersebut dipicu oleh meningkatnya keluhan masyarakat, regulasi pemerintah yang semakin ketat, serta modernisasi fasilitas produksi. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, birokrasi internal, tingginya ekspektasi publik, serta sorotan media. Upaya untuk mengatasi hambatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas komunikasi, integrasi teknologi digital, serta pelibatan masyarakat dalam pemantauan lingkungan. Hasilnya, persepsi publik terhadap perusahaan mengalami pergeseran yang lebih positif, ditandai dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan penguatan legitimasi sosial. Penelitian ini menegaskan relevansi teori manajemen isu dalam menjelaskan peran Public Relations sebagai aktor strategis dalam membangun hubungan jangka panjang yang harmonis dengan publik serta menjaga keberlanjutan perusahaan. Kata kunci: Isu, Manajemen, Public Relations
BRAND COMMUNICATION SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN POPULARITAS DAN LOYALITAS PELANGGGAN Fadli, Muhammad Anugrah; Ginting, Eraskaita; Astrid, Gita
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi brand communication Ayam Geprek Pak Gondes dalam meningkatkan popularitas dan loyalitas pelanggan di Kota Palembang berdasarkan teori branding. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi merek bertransformasi dari promosi konvensional menjadi pendekatan proaktif dan interaktif melalui Instagram dan TikTok, dengan penekanan pada storytelling, konsistensi visual, dan interaksi langsung dengan pelanggan. Hambatan utama mencakup keterbatasan sumber daya manusia dan inkonsistensi komunikasi daring, yang diatasi melalui optimalisasi konten kreatif dan kolaborasi dengan pelanggan. Berdasarkan teori branding, strategi ini efektif membangun identitas merek, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat citra dan loyalitas pelanggan terhadap produk kuliner lokal.
Pengaruh Catcalling Terhadap Kesehatan Mental Pada Perempuan Di Angkringan Laper Dalu Palembang Fahriansyah, Fhadil Akbar; Ginting, Eraskaita; Farid, M. Miftah
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh catcalling terhadap kesehatan mental pada perempuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh melalui kuesioner yang di sebarkan kepada pengunjung angkringan laper dalu Palembang. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini ialah Purposive Sampling. Analisis data di lakukan dengan uji statistic menggunakan software SPSS 25. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini Adalah teori SOR (stimulus, organism, respons) yang menekankan bagaimaina catcalling (stimulus), proses psikologis perempuan (organism), dan dampaknya terhadap kesehatan mental (response). Hasil penelitian ini menunjukan catcalling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental seseorang, meliputi dampak psikologis, perubahan perilaku, dan emosional. Uji parsial menunjukan nilai t hitung 3,542 (lebih besar dari t tabel 1,984), dan uji stimultan menghasilkan nilai f hitung 12,547 (lebih besar dari f tabel 3,94). Koefisien Determinasi R2 sebesar 11,3% menunjukkan bahwa catcalling memberikan kontribusi terhadap kesehatan mental perempuan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah catcalling terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental perempuan meskipun pengaruh nya tidak terlalu besar korban yang terus-terusan di catcalling akan menimbulkan kerusakan dalam kesehatan mental seseorang, khususnya di Angkringan Laper Dalu Palembang. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa catcalling bukan sekadar bentuk komunikasi verbal biasa, melainkan bentuk pelecehan yang dapat merugikan kesehatan mental perempuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi, regulasi, dan kesadaran sosial untuk mengurangi praktik catcalling di masyarakat.
Miskomunikasi Humas dalam Pelayanan Publik: Studi Komunikasi Berbasis Teori Sistem Terbuka dalam Program PKH pada Dinas Sosial Sumatera Selatan Nurica, Erllin Della; Ginting, Eraskaita; Nurprameswari, Sonia
J-IKA Vol. 13 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jika.v13i1.12467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi Humas Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan dalam menyampaikan informasi layanan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat serta mengidentifikasi terjadinya miskomunikasi dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman dan persepsi informan terkait fenomena komunikasi yang terjadi. Kajian ini memiliki kebaruan karena masih terbatasnya penelitian yang secara spesifik mengkaji pengalaman subjektif masyarakat dan petugas dalam komunikasi layanan PKH, khususnya dari perspektif fenomenologi di tingkat daerah, sementara penelitian sebelumnya cenderung berfokus pada efektivitas media atau kebijakan secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi humas dilakukan melalui komunikasi langsung (sosialisasi dan pelayanan informasi), media sosial, serta melalui pendamping program di lapangan. Namun, masih terjadi miskomunikasi yang disebabkan oleh keterbatasan media komunikasi, penggunaan bahasa birokratis yang sulit dipahami, kurangnya koordinasi internal antar petugas, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan. Penelitian ini memberikan pemahaman empiris mengenai pola dan hambatan komunikasi humas dalam layanan bantuan sosial berbasis pengalaman para pelaku, serta memperkaya kajian komunikasi publik dalam konteks pelayanan sosial melalui pendekatan fenomenologi sekaligus rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas komunikasi lebih efektif, transparan, dan mudah dipahami oleh masyarakat penerima manfaat
Etnografi Komunikasi pada Tradisi Sedekah Ketupat di Desa Jambu Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Safa Rora Amelia; Ginting, Eraskaita; Ritonga, Muslimin
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humani... Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v4i2.2212

Abstract

The sedekah ketupat tradition in Jambu Village, Gelumbang District, Muara Enim Regency, is a local cultural practice preserved by the community as both an expression of gratitude and a medium for social interaction. Rather than a mere ceremonial activity, this tradition serves as a dynamic process of cultural communication, carrying rich symbolic meanings and social values passed down through generations. This study aims to examine the cultural communication process within the sedekah ketupat tradition and to identify its embedded symbolic meanings and cultural values. Utilizing a qualitative method with an ethnography of communication approach, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, with informants selected via purposive sampling. The analysis applies Dell Hymes’ ethnography of communication theory, specifically the SPEAKING model, to explore the communicative elements of the tradition. Findings reveal that the communication process in the sedekah ketupat unfolds systematically through the stages of preparation, ritual enactment, and the distribution of the ketupat, incorporating verbal, nonverbal, and symbolic forms of communication. As a cultural symbol, the ketupat conveys historical, religious, and social meanings that are collectively understood by the community. Furthermore, this tradition reflects the values of togetherness, mutual cooperation, and reverence for ancestors, thereby functioning as a vital medium of cultural communication in sustaining the community's social values and cultural identity.
Dinamika Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam Mengelola Informasi Publikasi Media Eksternal Maharani, Dian Rizki; Ginting, Eraskaita; Ritonga, Muslimin
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.13307

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan kompleksitas pengelolaan informasi publik sehingga humas dituntut mampu menjaga akurasi informasi sekaligus membangun hubungan yang efektif dengan media eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang dalam mengelola informasi publikasi media eksternal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teori Gatekeeping sebagai landasan analisis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan informasi publikasi dilakukan melalui koordinasi lintas unit untuk verifikasi data, seleksi media berdasarkan tingkat kredibilitas, kurasi pemberitaan, monitoring media berbasis platform digital, serta edukasi internal yang berkelanjutan. Praktik tersebut masih menghadapi tantangan berupa keberadaan media yang kurang kredibel, tuntutan respons yang cepat, koordinasi birokratis, dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik gatekeeping tidak hanya berfungsi sebagai proses penyaringan informasi sebelum dipublikasikan, tetapi juga sebagai mekanisme pengelolaan informasi yang telah beredar di media eksternal dalam menjaga reputasi organisasi. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian humas, khususnya mengenai pengelolaan informasi publikasi media eksternal pada organisasi sektor pelayanan publik