Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kesenjangan Sosial antara Pedagang Perempuan Etnis Melayu dan Tionghoa Ginting, Eraskaita; Yusnaini, Yusnaini
Society Vol 8 No 1 (2020): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v8i1.126

Abstract

People in Jambi city assume that Pasar Hong Kong, a traditional market located in Jelutung sub-district, is “a Chinese market”, even some areas in the city of Jambi such as Jelutung, Koni, and Talang Banjar are dominated by the ethnic of Chinese. This research aims to explore how social inequality that occurs due to the advantages and disadvantages of an ethnic group so that it can affect individual attitudes that damage social capital. This research uses a case study approach with in-depth interviews and literature study as data collection techniques. The subjects of this study were ethnic Malay and Chinese female merchants in Pasar Hong Kong, Jambi city, Indonesia. This research found that social inequalities that occur among the female merchants of ethnic Malay and Chinese in Pasar Hongkong occur naturally, where both merchants and buyers have a high tolerance when interacting. Although sometimes there are differences in attitude when the merchants serve different ethnic buyers. The involvement of traditional leaders in managing social inequalities is very important due to the lack of assimilation among ethnic Malay and Chinese.
ANALYSIS OF THE EFFECTIVENESS OF INTERNAL COMMUNICATION AT PT. PUPUK SRIWDJAJA THROUGH AN EMPLOYEE SURVEY BY THE COMMUNICATION AND CORPORATE DIVISION Nisrina, Putri; Suciasa, Nanda; Anugrah Pratama, Muhammad; Razzaq, Abdur; Ginting, Eraskaita
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i1.2026.165-171

Abstract

Di perusahaan skala besar seperti PT. Pupuk Sriwidjaja (Pusri), inefektivitas komunikasi internal dapat menyebabkan kesalahpahaman, duplikat pekerjaan, dan penundaan pengambilan keputusan strategis.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat seberapa efektif komunikasi internal dari sudut pandang karyawan, dengan penekanan khusus pada proses yang dilakukan Divisi Komunikasi dan Korporat.  Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi; data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.  Hasil menunjukkan bahwa komunikasi internal dinilai cukup efektif dalam kejelasan pesan formal, berdampak positif pada semangat kerja dan rasa kepemilikan karyawan.  Namun, ditemukan hambatan signifikan pada koordinasi lintas bagian dan birokrasi, yang memperlambat respons dan menyebabkan inkonsistensi dalam tindak lanjut terhadap umpan balik karyawan. Disimpulkan bahwa sistem komunikasi formal Pusri sudah baik; namun, untuk meningkatkan efisiensi operasional, komunikasi internal perlu dipercepat, dikoordinasikan, dan dikurangi birokrasi.
Peran Konten TikTok sebagai Media Komunikasi Pemasaran dalam Membangun Brand Awareness PT Asia Jaya Timbangan Palembang Amelia, Yesi; Ginting, Eraskaita
NAAFI: JURNAL ILMIAH MAHASISWA Vol. 2 No. 1 (2025): NAAFI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian (P3M) STKIP Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62387/naafi.v2i1.325

Abstract

The development of social media platforms has changed the way companies engage with their audiences. TikTok, a short video platform, has become an important venue for various sectors, such as PT Asia Jaya Timbangan Palembang. This study aims to analyze the role of TikTok content as a marketing communication tool in increasing brand awareness. Using a qualitative descriptive approach, this article illustrates that the use of educational, demonstrative, and interactive content successfully attracts the audience's attention, interest, and memory of the brand. The results of the study show that TikTok not only functions as a place of entertainment but also as an effective marketing tool for building brand awareness in the digital age
EKSPLORASI PENERAPAN PEMASARAN MELALUI WORD OF MOUTH DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PELANGGAN TERHADAP PT. ASIA JAYA TIMBANGAN Thania, Syafina Ratu; Ginting, Eraskaita
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v3i1.1471

Abstract

The purpose of this study is to examine how word of mouth (WOM) marketing strategies are implemented to increase consumer Confidence PT Asia Jaya Timbangan. The method used is a qualitative approach with descriptions, involving in-depth interviews and direct observation of consumers and the company. The results show that the WOM strategy is implemented through the dissemination of positive customer experiences, direct recommendations from existing customers to potential customers, and the use of testimonials on social media. This approach has proven effective in strengthening the company's image and increasing trust in the products and services offered. The success of the WOM strategy is highly dependent on customer satisfaction, service quality, and the credibility of the information conveyed verbally. This study is expected to provide insight for companies about the importance of informal communication among consumers as part of a sustainable marketing strategy to strengthen customer loyalty and trust. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana strategi pemasaran word of mouth (WOM) diterapkan untuk meningkatkan keyakinan konsumen pada PT Asia Jaya Timbangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan deskripsi, melibatkan wawancara mendalam serta pengamatan langsung terhadap konsumen dan pihak perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi WOM dilaksanakan melalui penyebaran pengalaman baik dari pelanggan, rekomendasi langsung dari pelanggan yang sudah ada kepada calon konsumen, serta penggunaan testimoni di media sosial. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat citra perusahaan dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk serta layanan yang ditawarkan. Keberhasilan strategi WOM sangat tergantung pada kepuasan pelanggan, kualitas layanan, dan kredibilitas informasi yang disampaikan secara lisan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi perusahaan tentang pentingnya komunikasi informal di kalangan konsumen sebagai bagian dari strategi pemasaran yang berkelanjutan untuk memperkuat loyalitas dan kepercayaan pelanggan.
KEARIFAN LOKAL DALAM STRATEGI KREATIF RADIO MELALUI PENGGABUNGAN KONSEP TRADISIONAL DAN MODERN PADA PROGRAM ACARA (STUDI PADA SRIWIJAYA RADIO PALEMBANG) Listiawan, David Duwi; Ginting, Eraskaita; Pebriana, Rina
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8045

Abstract

Strategi kreatif dalam media menjadi kunci untuk mempertahankan eksistensi dan daya saing di era digital, termasuk stasiun radio. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan kearifan lokal dalam strategi kreatif program acara Pindang Patin di Sriwijaya Radio Palembang dengan menggabungkan konsep tradisional dan modern. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif  melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal menjadi pondasi strategi kreatif Sriwijaya Radio, tercermin melalui penggunaan bahasa daerah, istilah khas, humor lokal, filosofi program, dan konten yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga membangun interaksi emosional dan meningkatkan loyalitas pendengar. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan teori Niche dalam Ekologi Media oleh Dimmick, J.W  menegaskan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai cara media menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya,  budaya yang memperkuat diferensiasi program dan posisi kompetitif stasiun radio. Dengan menggunakan aspek Capital sebagai struktur permodalan dengan berbasis media teknologi digital seperti Coll Edit Pro, media sosial, streaming, dan podcast. Integrasi konsep tradisional dan modern dilakukan melalui program acara Pindang Patin, perpaduan musik tradisional, feature budaya, cerita rakyat, sapaan lokal, diacukan pada Types of Content yang dirujukkan sebagai program acara dan sebagai jenis isi media atau informasinya. Sehingga program tetap autentik, relevan di era digital, sesuai dengan Types of Audiens sebagai jenis sasaran dan target khalayak yang mendukung keberlanjutan ekonomi Sriwijaya Radio.
KOMUNIKASI EDUKASI TENAGA KESEHATAN KEPADA IBU HAMIL MENGENAI PENCEGAHAN STUNTING (Studi Terhadap Puskesmas Babat Toman) Anggriani, Yuni; Ginting, Eraskaita; Ritonga, Muslimin
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.8052

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama dalam bidang kesehatan masyarakat, terutama di Kabupaten Musi Banyuasin yang mencatat angka kasus cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan menguraikan bentuk komunikasi edukasi yang diberikan tenaga kesehatan kepada ibu hamil serta mengidentifikasi hambatan yang muncul dalam pelaksanaan edukasi pencegahan stunting di Puskesmas Babat Toman. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dilakukan melalui penyebaran brosur, penyelenggaraan kelas ibu hamil, kunjungan rumah, pemberian makanan tambahan (PMT), serta kegiatan penyuluhan di posyandu yang disampaikan dengan pendekatan persuasif untuk meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku ibu hamil. Hambatan yang diidentifikasi meliputi rendahnya pemahaman ibu hamil, pengaruh budaya, keterbatasan tenaga dan waktu, minimnya sarana pendukung, serta kurangnya alokasi pendanaan. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi edukasi berperan penting dalam upaya pencegahan stunting, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kecukupan sumber daya, pemilihan strategi komunikasi yang tepat, serta kemampuan tenaga kesehatan menyesuaikan bentuk edukasi dengan karakteristik penerima pesan.
PERUBAHAN STRATEGI MANAJEMEN PUBLIC RELATIONS DALAM MENANGANI ISU LINGKUNGAN ( Studi Pada PT. Semen Baturaja ) Sabil, Muhammad; Ginting, Eraskaita; Hati, Putri Citra
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7628

Abstract

Penelitian ini membahas perubahan strategi manajemen Public Relations PT Semen Baturaja dalam menangani isu lingkungan yang timbul akibat aktivitas operasional perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pergeseran pendekatan komunikasi dari strategi reaktif di Pabrik 1 menuju strategi yang lebih proaktif dan preventif di Pabrik 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi ramah lingkungan, transparansi informasi, serta keterlibatan publik melalui forum dialog, laporan keberlanjutan, dan pemanfaatan media digital merupakan faktor kunci dalam membangun citra positif perusahaan. Perubahan strategi tersebut dipicu oleh meningkatnya keluhan masyarakat, regulasi pemerintah yang semakin ketat, serta modernisasi fasilitas produksi. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, birokrasi internal, tingginya ekspektasi publik, serta sorotan media. Upaya untuk mengatasi hambatan dilakukan melalui peningkatan kapasitas komunikasi, integrasi teknologi digital, serta pelibatan masyarakat dalam pemantauan lingkungan. Hasilnya, persepsi publik terhadap perusahaan mengalami pergeseran yang lebih positif, ditandai dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat dan penguatan legitimasi sosial. Penelitian ini menegaskan relevansi teori manajemen isu dalam menjelaskan peran Public Relations sebagai aktor strategis dalam membangun hubungan jangka panjang yang harmonis dengan publik serta menjaga keberlanjutan perusahaan. Kata kunci: Isu, Manajemen, Public Relations
BRAND COMMUNICATION SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN POPULARITAS DAN LOYALITAS PELANGGGAN Fadli, Muhammad Anugrah; Ginting, Eraskaita; Astrid, Gita
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7712

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi brand communication Ayam Geprek Pak Gondes dalam meningkatkan popularitas dan loyalitas pelanggan di Kota Palembang berdasarkan teori branding. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi merek bertransformasi dari promosi konvensional menjadi pendekatan proaktif dan interaktif melalui Instagram dan TikTok, dengan penekanan pada storytelling, konsistensi visual, dan interaksi langsung dengan pelanggan. Hambatan utama mencakup keterbatasan sumber daya manusia dan inkonsistensi komunikasi daring, yang diatasi melalui optimalisasi konten kreatif dan kolaborasi dengan pelanggan. Berdasarkan teori branding, strategi ini efektif membangun identitas merek, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat citra dan loyalitas pelanggan terhadap produk kuliner lokal.
Pengaruh Catcalling Terhadap Kesehatan Mental Pada Perempuan Di Angkringan Laper Dalu Palembang Fahriansyah, Fhadil Akbar; Ginting, Eraskaita; Farid, M. Miftah
Jurnal Network Media Vol 9, No 1 (2026): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v9i1.7852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh catcalling terhadap kesehatan mental pada perempuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang diperoleh melalui kuesioner yang di sebarkan kepada pengunjung angkringan laper dalu Palembang. Sampel yang di gunakan dalam penelitian ini ialah Purposive Sampling. Analisis data di lakukan dengan uji statistic menggunakan software SPSS 25. Teori yang di gunakan dalam penelitian ini Adalah teori SOR (stimulus, organism, respons) yang menekankan bagaimaina catcalling (stimulus), proses psikologis perempuan (organism), dan dampaknya terhadap kesehatan mental (response). Hasil penelitian ini menunjukan catcalling memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental seseorang, meliputi dampak psikologis, perubahan perilaku, dan emosional. Uji parsial menunjukan nilai t hitung 3,542 (lebih besar dari t tabel 1,984), dan uji stimultan menghasilkan nilai f hitung 12,547 (lebih besar dari f tabel 3,94). Koefisien Determinasi R2 sebesar 11,3% menunjukkan bahwa catcalling memberikan kontribusi terhadap kesehatan mental perempuan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah catcalling terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesehatan mental perempuan meskipun pengaruh nya tidak terlalu besar korban yang terus-terusan di catcalling akan menimbulkan kerusakan dalam kesehatan mental seseorang, khususnya di Angkringan Laper Dalu Palembang. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa catcalling bukan sekadar bentuk komunikasi verbal biasa, melainkan bentuk pelecehan yang dapat merugikan kesehatan mental perempuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi, regulasi, dan kesadaran sosial untuk mengurangi praktik catcalling di masyarakat.
Pola Komunikasi Pasangan Suami-Istri dalam Mengelola Konflik Ekonomi pada Keluarga Tanpa Penghasilan Tetap Tasya; Ginting, Eraskaita; Astrid, Gita
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i1.12423

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya konflik ekonomi dalam keluarga yang berpotensi memengaruhi keharmonisan hubungan serta pola komunikasi antaranggota keluarga. Ketidakstabilan pendapatan, meningkatnya kebutuhan rumah tangga, dan tekanan finansial sering memicu kesalahpahaman serta ketegangan dalam komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi yang digunakan keluarga dalam menghadapi konflik ekonomi serta mengetahui faktor penghambat yang memengaruhi proses komunikasi tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian merupakan pasangan suami-istri yang mengalami konflik ekonomi dalam kehidupan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang muncul cenderung mengarah pada pola komunikasi konsensual dan pluralistik, di mana pasangan berusaha berdiskusi, bermusyawarah, dan mencari solusi bersama. Namun, proses komunikasi tidak selalu berjalan efektif karena adanya faktor penghambat, seperti minimnya waktu untuk berkomunikasi, kondisi emosi yang tidak stabil, tekanan ekonomi akibat ketidakstabilan penghasilan, perbedaan cara pandang, dan gaya komunikasi pasangan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan saling memahami menjadi kunci dalam meredakan konflik ekonomi, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh kemampuan pasangan dalam mengendalikan emosi dan membangun kepercayaan satu sama lain.