Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

TINGKAT KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN TELEDENTISTRY DI RSGM YARSI Aprianto, Dharma Satya; Puspitasari, Berlian; Ardinansyah, Agus; Riani, Siti Nur
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi (JITEKGI) Vol 20, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/jitekgi.v20i1.3278

Abstract

Latar belakang: Wabah COVID-19 yang melanda dunia terutama Indonesia semenjak 2 tahun terakhir. Wabah ini telah dianggap sebagai salah satu pandemik terburuk yang mempengaruhi kehidupan manusia. Wabah ini memengaruhi kehidupan manusia terutama pada bidang kedokteran gigi. Penyebaran virus terjadi dari orang ke orang lain melalui droplet saat berbicara, bersin, dan batuk. Tingginya penularan penyakit ini dari droplet menimbulkan kekhawatiran masyarakat dan dokter gigi akan tertularnya virus ini sehingga teledentistry merupakan pilihan yang dapat dilakukan untuk konsultasi jarak jauh. Pelayanan teledentistry salah satunya terdapat di RSGM YARSI. Indikator keberhasilan penggunaan pelayanan teledentistry adalah kepuasan pasien. Kepuasan pasien merupakan hasil penilaian pasien terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien pada pelayanan teledentistry di RSGM YARSI. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain penelitian cross-sectional. Responden pada penelitian ini yaitu 72 pasien di RSGM YARSI. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil: Berdasarkan uji Chi-Square, didapatkan hasil kepuasan pasien pada pelayanan teledentistry tinggi dan berdasarkan variabel pendidikan, komunikasi, dan media terhadap tingkat kepuasan pasien pada pelayanan teledentistry didapatkan hasil signifikan (P0,05). Kesimpulan: Tingkat kepuasan pasien pada pelayanan teledentistry di RSGM YARSI tinggi yaitu sebanyak 97,3% merasa puas dan dari uji chi-square pendidikan, komunikasi, dan media berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien pada pelayanan teledentistry di RSGM YARSI.
Edukasi Painless Dentistry Dan Penanganan Awal Kedaruratan Dental Pada Guru SDN 03 Cempaka Putih Barat Ardinansyah, Agus; Nosi, Nur Hidayati; Atmaji, Moch; Hatta, Ridhayani; Attamimi, Fathimah Azzahrah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 9 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i9.1598

Abstract

Trauma dental dan rasa takut terhadap dokter gigi merupakan masalah kesehatan yang umum dialami oleh anak-anak usia sekolah. Sekitar 25% anak-anak di dunia mengalami trauma dental, dengan jenis yang paling sering terjadi adalah fraktur enamel (50%) dan yang paling berbahaya adalah avulsi (4,6%). Gigi anterior, terutama gigi sentral maksila, paling sering terkena trauma, dengan prevalensi mencapai 83%. Penanganan trauma dental yang cepat dan tepat sering terhambat, dengan hanya 2,45% kasus yang mendapatkan perawatan kedaruratan yang sesuai. Hal lain berupa  ketakutan terhadap perawatan gigi juga menjadi hambatan bagi anak-anak untuk mendapatkan perawatan yang optimal, di mana 22% anak-anak di Indonesia merasa cemas dan takut saat menjalani perawatan gigi. Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) memiliki peran dalam kesehatan gigi siswa, namun guru seringkali tidak dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi guru-guru di SDN Cempaka Putih Barat 03 tentang konsep painless dentistry dan penanganan kedaruratan dental. Program ini mencakup penyuluhan dan pelatihan bagi guru, serta evaluasi dampak terhadap pengetahuan mereka. Diharapkan program ini dapat membantu mengurangi ketakutan siswa terhadap perawatan gigi dan meningkatkan penanganan trauma dental di sekolah, sehingga dapat meningkatkan kesehatan gigi anak-anak di lingkungan sekolah.
Tingkat Kepercayaan Diri Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi: Studi Pengukuran dengan ABC Test Ardinansyah, Agus; Akbar, Muhamad F.; Ardy, Okky M.; Sugianto, Irfan
e-GiGi Vol. 13 No. 2 (2025): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v13i2.58971

Abstract

Abstract: Academic success among students is often measured by the achievements they attain; one of which is on-time graduation. One factor that can influence academic achievement is academic self-confidence. The ABC test questionnaire is used to measure academic self-confidence. This study aimed to analyze the differences in academic self-confidence between undergraduate and professional students at the Faculty of Dentistry, Universitas YARSI, using the ABC test. This was a comparative and analytical study with a cross-sectional design. Subjects consisted of 270 students, including both undergraduate and professional students. The results showed that the academic self confidence of undergraduate students was assessed, as follows: very good (55.7%), good (43.5%), and low (0.8%). Meanwhile, academic self-confidence of professional students was assessed as follows: very good (46%), good (53.2%), and low (0.7%). Statistical analysis revealed a significant difference in the academic self-confidence levels between undergraduate and professional students, with a p-value of 0.015. In conclusion, there is a significant difference in the academic self confidence levels between undergraduate and professional students at the Faculty of Dentistry, Universitas YARSI. Keywords: self-confidence; dental education; undergraduate student; professional student; ABC test Abstrak: Keberhasilan akademik mahasiswa sering kali diukur melalui prestasi yang dicapai, salah satunya ialah kelulusan tepat waktu. Salah satu faktor yang memengaruhi prestasi akademik ialah kepercayaan diri akademik. Untuk mengukur tingkat kepercayaan diri akademik, digunakan kuesioner ABC test. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat kepercayaan diri akademik antara mahasiswa tingkat sarjana dan mahasiswa tingkat profesi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI, dengan menggunakan ABC test. Jenis penelitian ini ialah analitik komparatif dengan desain potong lintang. Subjek penelitian terdiri dari 270 mahasiswa, yang terdiri dari mahasiswa tingkat sarjana dan mahasiswa tingkat profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa tingkat sarjana memiliki penilaian kepercayaan diri akademik sangat baik (55,7%), baik (43,5%), dan rendah (0,8%). Mahasiswa tingkat profesi memiliki penilaian kepercayaan diri akademik sangat baik (46%), baik (53,2%), dan rendah (0,7%). Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara tingkat kepercayaan diri akademik mahasiswa tingkat sarjana dan mahasiswa tingkat profesi, dengan nilai p=0,015. Simpulan penelitian ini ialah terdapat perbedaan bermakna antara tingkat kepercayaan diri akademik mahasiswa tingkat sarjana dan mahasiswa tingkat profesi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI. Kata kunci: kepercayaan diri; pendidikan kedokteran gigi; mahasiswa sarjana; mahasiswa profesi; ABC test
Evaluasi Pelaksanaan Clinical Skills Laboratory berbasis Pembelajaran Jarak Jauh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas YARSI Hatta, Ridhayani; Ardinansyah, Agus
Majalah Sainstekes Vol. 11 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/ms.v11i2.2540

Abstract

Background: During the COVID-19 pandemic, all Faculty of Dentistry in Indonesia conducted online theoretical learning. However, the clinical skills learning could not be implemented because it is hampered by limited facilities and infrastructure. Faculty of Dentistry, Universitas YARSI tries to develop a method of implementing a distance learning-based skills laboratory so that the activities can still be carried out. Objective: This study aimed to evaluate the implementation of a distance learning-based clinical skills laboratory (CSL), Faculty of Dentistry, Universitas YARSI. Methods: The research was conducted with a descriptive observational and cross-sectional study design on all undergraduate students of the Faculty of Dentistry, Universitas YARSI who took part in distance learning-based CSL, by filling out a modified questionnaire. Results: The preparation, implementation, lecturers, and instructors of the distance learning-based CSL have been carried out well and are an alternative to face-to-face learning, students also did not experience significant obstacles in their learning process. Conclusion: The implementation of distance learning-based CSL, Faculty of Dentistry, Universitas YARSI can be an option for skills lab that cannot be done face-to-face, by maximizing all methods used, learning objectives can still be achieved.
Mencegah Karies dengan Aplikasi Topikal Fluor pada Gigi Siswa SDN 19 Cempaka Putih Barat Jakarta Pusat Agus Ardinansyah; Moch. Atmaji; Nurhidayati Nosi; Ufo Pramigi; Ridhayani Hatta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 1 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013, terdapat prevalensi karies aktif sebesar 42,6% pada kelompok usia 12 tahun, dengan angka pengalaman karies mencapai 50,2% dan rata-rata DMF-T sebesar 1,4. Pencegahan karies dapat dilakukan melalui penggunaan bahan kimia yang mengandung fluoride, dan aplikasinya dapat dilakukan secara topikal. Salah satu langkah preventif yang dapat mengurangi tingkat prevalensi karies pada anak-anak adalah melalui aplikasi topical fluoride pada gigi mereka. Aplikasi ini direkomendasikan setiap enam bulan sekali, terutama sebelum gigi mengalami kerusakan akibat karies. Pengabdian kepada masyarakat ini berupa upaya pencegahan karies dengan aplikasi topical fluoride pada siswa SDN 19 Cempaka Putih Barat Jakarta Pusat, Jakarta Pusat
Peran Guru pada Kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) Menuju Indonesia Bebas Karies 2030 Umniyati, Helwiah; Ardinansyah, Agus; Atmaji, Moch; Hatta, Ridhayani; Sari, Wening
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018 prevalensi karies usia 5-9 tahun sangat tinggi yakni 92,6%, sehingga memerlukan perhatian dan upaya pencegahan secara baik dan benar. Kegiatan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang sudah dicanangkan sejak tahun 1951 tidak berjalan dengan efektif, banyak sekolah yang tidak melaksanakan kegiatan ini karena kurangnya tenaga kesehatan. Perlunya peran guru dalam pelaksanaan UKGS sebagai motor pendidikan untuk merubah tingkah laku anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat kami adalah menyiapkan guru dengan melakukan pelatihan dan pendampingan pada kegiatan UKGS. Sebanyak 33 guru dari 30 sekolah dasar di Kecamatan Ciseeng dilatih dengan materi PHBS dan khususnya materi kesehatan gigi dan mulut, pada tanggal20 Desember 2021 dengan melakukan sikat gigi yang baik dan benar dengan mengaplikasikan cairan disclosing solution sebagai marker adanya plak gigi. Kegiatan pendampingan di 30 sekolah dasar dilaksanakan dengan mengaplikasikan kegiatan ini pada siswa. Hasil setelah pelatihan terdapat peningkatan yang signifikan tingkat pengetahuan guru mengenai kesehatan gigi dan mulut sebesar 23,2 % (p=0,000). Guru diharapkan dapat melakukan kegiatan UKGS secara rutin pada siswa untuk menurunkan prevalensi karies dalam rangka mencapai tujuan Indonesia bebas karies 2030.
Promoting the use of fluoride mouthwash as a preventive measure for dental caries among students of SDN 03 Cempaka Putih Barat Ardinansyah, Agus; Nosi, Nur Hidayati; Atmaji, Moch; Hatta, Ridhayani; Pramigi, Ufo
Community Empowerment Vol 10 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12627

Abstract

This community service aimed to enhance students' understanding of proper dental care and introduce the use of fluoride mouthwash as a preventive measure against dental caries. The program targeted fifth and sixth-grade students at SDN 03 Cempaka Putih Barat, who were identified as being at high risk for tooth decay. Through a series of educational sessions and practical demonstrations, students were taught the correct way to use fluoride mouthwash and the recommended frequency for preventing dental damage. Following the sessions, each student received a sample of fluoride mouthwash for home use and was scheduled to use it regularly at school. An evaluation was conducted three months after the intervention to measure its effectiveness. The evaluation included assessing the students' knowledge of dental health, observing changes in their behavior regarding fluoride mouthwash use, and conducting dental and oral health check-ups. The results showed a significant improvement in the students' knowledge, with the percentage of students understanding the causes of caries and preventive measures, including the regular use of fluoride mouthwash, increasing from 63% to 81%. It is hoped that this activity will be sustained and have a lasting positive impact on the dental health of children at SDN 03 Cempaka Putih Barat.
Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pemanfaatan “Jurnal Gigiku: Seri Kanak-Kanak” pada Siswa TK Islam Terpadu Insan Madani Jakarta Hatta, Ridhayani; Attamimi, Fathimah Azzahrah; Nurfianti, Nurfianti; Suriyah, Wastuti Hidayati; Setianingtyas, Prastiwi; Jusup, Chrisni Octavia; Arsista, Dede; Ardinansyah, Agus; Umniyati, Helwiah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini memegang peranan penting dalam menunjang tumbuh kembang optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan sehat siswa dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui media edukatif "Jurnal Gigiku: Seri Kanak-Kanak" di TK Islam Terpadu Insan Madani, Jakarta. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan, yaitu (1) perencanaan dan penyusunan materi edukasi berbasis jurnal interaktif, (2) pelaksanaan edukasi melalui sesi interaktif yang melibatkan siswa, guru, dan orang tua, serta (3) monitoring dan evaluasi dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta mengumpulkan umpan balik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan, dari 61,5% pada pretest menjadi 100% pada post-test. Selain itu, terjadi perubahan positif dalam kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta peningkatan keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan gigi dan mulut pada anak usia dini dan berpotensi untuk direplikasi secara lebih luas dan berkelanjutan.
Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia melalui Edukasi Kesehatan Gigi dan Pentingnya Gigi Tiruan Ardinansyah, Agus; Amir, Ardin; Prihastari, Lisa; Atmaji, Moch; Nurniza, Nita
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 (Juni)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i2.5012

Abstract

Tooth loss is a common health issue among the elderly and can significantly affect their quality of life. This problem not only impacts chewing function but can also influence psychological and social aspects, such as decreased self-esteem and difficulties in social interactions. According to the 2018 Indonesian Health Research (RISKESDAS), the prevalence of tooth loss among the elderly (aged 65 and above) is high, yet only a small percentage seek dental care or replacement, such as dentures. This community service program aims to improve the quality of life of elderly residents in Kelurahan Cempaka Putih Barat through dental health education and raising awareness about the importance of dentures as a solution for tooth loss. The methods used in this activity included general health screenings (blood sugar, blood pressure, and cholesterol), elderly fitness exercises, proper tooth brushing education, and plaque examination. Additionally, counseling was provided on the importance of maintaining oral health and the benefits of using dentures to enhance quality of life. The results of the program showed an increase in the elderly's knowledge about proper oral care and a greater awareness of the role dentures can play in improving their overall well-being. This activity is expected to encourage the elderly to take better care of their oral health and reduce the negative impacts of tooth loss on their quality of life.