p-Index From 2021 - 2026
7.646
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Temu Kembali Citra Tenun Nusa Tenggara Timur menggunakan Esktraksi Fitur yang Robust terhadap Perubahan Skala, Rotasi, dan Pencahayaan Baso, Budiman; Suciati, Nanik
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 2: April 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2020722002

Abstract

Ragam motif pada tenun Nusa Tenggara Timur (NTT) seperti flora, fauna dan geometris menjadi suatu keunikan yang dapat membedakan daerah asal dan jenis dari tenun tersebut. Pada penelitian ini, sistem temu kembali citra berbasis isi atau Content-Based Image Retrieval (CBIR) diimplementasikan pada citra tenun NTT sehingga user dapat mencari citra tenun pada database menggunakan citra query berdasarkan fitur visual yang terkandung dalam citra. Seringkali citra query yang diinputkan user memiliki skala, rotasi dan pencahayaan yang bervariasi, sehingga diperlukan suatu metode ektraksi fitur yang dapat mengakomodasi variasi tersebut. Sistem temu kembali citra tenun pada penelitian ini menggunakan model Bag of Visual Words (BoVW) dari keypoints pada citra yang diekstrak dengan metode Speeded Up Robust Feature (SURF). BoVW dibangun menggunakan K-Means untuk menghasilkan visual vocabulary dari keypoints pada seluruh citra training. Representasi BoVW diharapkan dapat menangani variasi skala dan rotasi pada citra. Sedangkan untuk mengatasi variasi pencahayaan pada citra, dilakukan perbaikan kualitas citra dengan menggunakan Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). Percobaan dilakukan dengan membandingkan kinerja dari representasi BoVW yang dibangun menggunakan fitur SURF dengan Maximally Stable Extremal Regions (MSER) pada temu kembali citra tenun. Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode SURF menghasilkan rata-rata akurasi 89,86% dan waktu komputasi 9,94 detik, sedangkan MSER menghasilkan rata-rata akurasi 84,04% dan waktu komputasi 1,95 detik. AbstractThe variety of motifs in East Nusa Tenggara tenun such as flora, fauna and geometric is an unique thing that can distinguish the region of origin and type of the tenun. In this study, the Content-Based Image Retrieval (CBIR) system is implemented in the tenun image. With Content-based techniques Users can search tenun images on the image database by using query images based on visual features contained in the image. Often the query image that the user enters has a different scale, rotation and lighting, so a feature extraction method is needed that can accommodate these differences. The tenun image retrieval system in this study used the Bag of Visual Words (BoVW) model of the keypoints in the extracted image using the Speeded Up Robust Feature (SURF) method. BoVW was built using K-Means to produce visual vocabulary from keypoints on all training images. The representation of BoVW is expected to be able to handle scale variations and rotations in images. Whereas to overcome the lighting variations in the image, image quality improvement is done by using Contrast Limited Adaptive Histogram Equalization (CLAHE). The experiment was conducted by comparing the performance of the BoVW representation which was built using the SURF feature with Maximally Stable Extremal Regions (MSER) at the tenun image retrieval. The results of the trial showed that SURF obtained higher accuracy in all conditions of tenun image data with an average value of 89.86% whereas MSER obtained an average accuracy value of 84.04%. But MSER's computation time is 1.95 seconds faster than SURF which is 9.94 seconds.
Klasifikasi Tenun Timor Menggunakan Metode SVM Berdasarkan Speeded Up Robust Features Kelen, Yoseph P.K.; Baso, Budiman
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 6: Desember 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2023107625

Abstract

Penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan kain tenun Timor di bidang teknologi informasi, kususnya bidang pengolahan citra digital, yaitu pengenalan pola yang merupakan solusi untuk mengenali citra tenun secara otomatis. Dalam penelitian ini, klasifikasi citra tenun Timor mengaplikasikan metode SURF (Speeded Up Robust Feature) sebagai ekstraksi fitur dengan representasi BoVW (Bag of Visual Words) sedangkan SVM (Support Vector Machine) digunakan sebagai metode classifier. Agar kinerja BoVW lebih baik, digunakan pendekatan untuk menentukan jumlah cluster yang tepat untuk mengelompokkan pola visual words. Penentuan parameter algoritma klasifikasi SVM dilakukan adalah kernel dan metode multi class SVM yang digunakan. Data citra tenun Timor digunakan sebanyak 420 dengan 7 kelas motif citra akan dibagi menjadi data latih dan data uji menggunakan 5-fold cross validation. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan, diperoleh hasil yang berbeda pada pengujian nilai cluster dan parameter SVM yang digunakan. Pada visual words dengan nilai cluster 500 dengan algoritma klasifikasi multi class SVM yaitu metode OVO (One Versus All) menggunakan kernel linear memperoleh hasil terbaik pada penelitian ini dengan tigkat Accuracy mencapai 98,10%. Dari hasil penelitian ini didapatkan metode untuk klasifikasi citra motif tenun Timor yang lebih akurat.   Abstract This research was conducted as an effort to preserve Timor woven fabrics in the field of information technology, especially in the field of digital image processing, namely pattern recognition which is a solution to recognize weaving images automatically. In this study, the classification of Timorese woven images applies the SURF (Speeded Up Robust Feature) method as feature extraction with BoVW (Bag of Visual Words) representation while SVM (Support Vector Machine) is used as a classifier method. For better BoVW performance, an approach is used to determine the right number of clusters to group visual words patterns. Parameters for the SVM classification algorithm are determined using the kernel and the SVM multi-class method used. 420 Timorese weaving image data are used with 7 classes of image motifs which will be divided into training data and test data using 5-fold cross validation. Based on the results of the experiments conducted, different results were obtained in testing the cluster values and SVM parameters used. In visual words with a cluster value of 500 with the SVM multi-class classification algorithm, namely the OVO (One Versus All) method using a linear kernel, the best results were obtained in this study with an accuracy level of 98.10%. From the results of this study, a more accurate method for classifying images of Timorese woven motifs was obtained.%.
Implementasi Teorema Bayes Pada Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Asam Lambung Berbasis Website Getrudis Mali, Matilde; Nababan, Darsono; Herlina Ullu, Hevi; Baso, Budiman
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi (JIKOMSI) Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jikomsi.v7i1.2843

Abstract

Penyakit asam sambung banyak dialami oleh Masyarakat khususnya Kabupaten Timur Tengah Utara. Berdasarkan data dari Puskesmas Sasi, Penderita asam sambung yang ada membuat dokter spesialis tidak menangani pasien secara langsung, karena populasi pasien banyak dan jam kerja dokter spesialis terbatas. Maka solusi untuk menyelesaikan masalah yang terjadi yaitu, membuat aplikasi sistem pakar berbasis website untuk membantu mendiagnosa penyakit asam lambung dengan menerapkan Metode Teorema Bayes untuk memperoleh keputusan terhadap diagnosa penyakit asam lambung dan Metode pengembangan sistem waterfall. Tujuan dari penelitian ini membangun sebuah sistem pakar yang dapat membantu mendiagnosa penyakit asam lambung dan menerapkan metode teorema bayes  untuk memperoleh diagnosa terhadapt penyakit asam lambung. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa aplikasi  sistem pakar berbasis webite yang dibangun dapat memberikan infomasi kepada pasien  mengenal dan memberikan kemudahan dalam mendiagnosa penyakit asam lambung. Hasil dari penelitian ini sistem pakar berbasis website ini berhasil dibangun  ini dapat membantu  user dalam mendiagnosa asam lambung dan metode teorema bayes ini sukses diterapkan dalam pengembangan website sistem pakar ini dengan nilai tertinggi 100% dari perhitungan di sistem dan perhitungan secara manual dengan menggunakan excel.
PERANCANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TEMA SELAMATKAN MAKHLUK HIDUP PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS VI BERBASIS ANDROID Kolo, Yesualda Rogeria; Nababan, Darsono; Kelen, Yoseph P. K.; Baso, Budiman
METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2023): METHOMIKA: Jurnal Manajemen Informatika & Komputersisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/jmika.Vol7No2.pp254-264

Abstract

Technology is growing rapidly and has covered almost all areas of life, one of which is education. The learning process at Yaperna Tuamese Elementary School is still experiencing problems in providing learning media and dealing with students who are left behind in material due to illness or activities outside of school. The learning process only uses textbooks in front of the classroom with so few book packages, so students feel bored and lazy to study. So while the concentration on students must be directed specifically at science subjects. Through an Android-based interactive multimedia learning application, students can explore the material independently. The designed media includes text, images, audio, and video to help teachers prepare learning media and maintain students' attention and concentration on lessons. Rapid Application Development (RAD) with 4D mode is the configuration method used. Through the results that have been tested, users feel more interested and more easily understand material with interactive multimedia than those who are used to using textbooks.
Pemberdayaan Kelompok Taruna Tani Jabalfarm Milenial melalui Teknologi Irigasi Tetes Otomatis Berbasis IoT pada Pertanian Lahan Kering Baso, Budiman; Risald; Lestari, Anastasia Kadek Dety
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i4.10769

Abstract

Pertanian di Kabupaten Timor Tengah Utara menghadapi tantangan besar terkait kekurangan air dan efisiensi sistem irigasi konvensional. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan pengabdian masyarakat dengan penerapan teknologi irigasi tetes otomatis berbasis IoT dan digital marketing pada Kelompok Taruna Tani (KTT) Jabalfarm Milenial. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan. Hasil menunjukkan bahwa teknologi ini mengurangi penggunaan air hingga 50% dan meningkatkan hasil panen cabai sebesar 25%. Tantangan utamanya adalah adaptasi masyarakat terhadap teknologi baru, yang memerlukan dukungan teknis berkelanjutan. Pengembangan pemasaran digital juga diperlukan untuk meningkatkan penjualan. Teknologi ini efektif dalam meningkatkan efisiensi pertanian dan produktivitas dengan dukungan yang tepat.
Pemberdayaan Kelompok Tani Unggas Jaya Melalui Teknologi Monitoring Gas Amonia Dan Suhu Kandang Otomatis Berbasis IoT Risald, Risald; Baso, Budiman; Ullu, Hevi Herlina; Lisnahan, Charles Venirius
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 7 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i1.2844

Abstract

The Poultry Jaya farmer group is in the city of Kefamenanu, the native chicken farming system of the Jaya Poultry Group is still conventional. One of the main problems faced by this group is the lack of monitoring and controlling the temperature of the cage as well as monitoring the ammonia gas produced by chicken droppings. Temperature and ammonia gas levels have a major impact on chicken growth and health. To overcome this problem, it is necessary to implement Internet of Things (IoT) technology integrated with Android applications. This technology allows automatic and periodic monitoring of cage temperature and ammonia gas levels. Farmers can access information via the Android app and take necessary action if significant changes occur. This community service aims to build tools and systems for automatic temperature control and IoT-based ammonia levels integrated with Android, as well as introducing technology and providing training and assistance to the Unggas Jaya farmer group regarding IoT technology in chicken coop management. With the existence of IoT technology, it is hoped that the behavior patterns of farmers will change to become more modern and efficient. This technology can help improve poultry farming performance, reduce risks, and provide convenience in cage management so that it will bring positive changes to the productivity and welfare of farmers. Keywords: Poultry Jaya farmer group; chicken coop; Internet of Things (IoT)
Pemberdayaan KTT Jabal Farm Milenial Melalui Teknologi IOT Pemantauan Kolam dan Pakan Ikan Otomatis Baso, Budiman; Risald, Risald; Ullu, Hevi Herlina; Manek, Patricia G.
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3479

Abstract

The Jabal Farm Millennial Taruna Tani Group is located in Kefamenanu City, focusing on freshwater fish farming and agriculture. The conventional fish farming system faces challenges in terms of monitoring pond conditions and efficient feeding. One of the main problems faced by the group is the difficulty in maintaining optimal water temperature and quality as well as manual feeding management. To overcome this problem, it is necessary to implement Internet of Things (IoT) technology integrated with an Android application. This technology allows monitoring of pond conditions such as water temperature and pH automatically, as well as periodic fish feeding settings. This community service aims to build IoT-based automatic monitoring tools and systems, as well as provide training and mentoring to members of the Jabal Farm Taruna Tani Group in using IoT technology for fish pond management. The implementation method in this activity uses a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach that emphasizes active community participation in all stages of the activity, from problem identification to evaluation and follow-up. With IoT technology, it is expected that fish pond management patterns will become more modern and efficient. This technology can help improve fish farming performance, reduce risks, and facilitate management, thus having a positive impact on the productivity and welfare of farmers.Keywords: kelompok taruna tani jabal farm milenial; fish farming; internet of things (IoT) Abstrak: Kelompok Taruna Tani Jabal Farm Milenial berada di Kota Kefamenanu, dengan fokus pada budidaya ikan air tawar dan pertanian. Sistem budidaya ikan yang masih konvensional menghadapi tantangan dalam hal pemantauan kondisi kolam dan pemberian pakan yang efisien. Salah satu masalah utama yang dihadapi kelompok ini adalah kesulitan dalam menjaga suhu dan kualitas air yang optimal serta pengelolaan pemberian pakan secara manual. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan implementasi teknologi Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi Android. Teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi kolam seperti suhu dan pH air secara otomatis, serta pengaturan pemberian pakan ikan secara berkala. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun alat dan sistem pemantauan otomatis berbasis IoT, serta memberikan pelatihan dan pendampingan kepada anggota Kelompok Taruna Tani Jabal Farm dalam menggunakan teknologi IoT untuk manajemen kolam ikan. Metode pelaksanaan dalam kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan tindak lanjut. Dengan adanya teknologi IoT, diharapkan pola pengelolaan kolam ikan akan menjadi lebih modern dan efisien. Teknologi ini dapat membantu meningkatkan performa budidaya ikan, mengurangi risiko, dan memudahkan manajemen, sehingga memberikan dampak positif terhadap produktivitas dan kesejahteraan petani.Kata kunci: kelompok taruna tani jabal farm milenial; budidaya ikan; internet of things (IoT)
Sistem Pendukung Keputusan Diagnosa Stunting Pada Balita Menggunakan Metode AHP Di Puskesmas Maubesi Eli , Maria Yuliana; Kelen, Yoseph Pius Kurniawan; Rizald; Baso, Budiman
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.2926

Abstract

Stunting merupakan status gizi yang terjadi pada balita dimana dilihat dari tinggi badan dan berat badan dalam standar antropometri penilaian yaitu < 2 SD sampai dengan – 3 SD (pendek / stunted) dan < -3 SD (sangat pendek/ severely stunted). Hasil pengukuran stunting di indonesia cukup tinggi yang terdapat di banyak daerah – daerah di indonesia salah satunya di daerah Kabupaten Timor Tengah Utara yaitu Kecamatan Insana Tengah, dimana Kecamatan Insana Tengah menjadi salah satu kecamatan dari Kabupetan Timor Tengah Utara yang dilihat dari prevalensi stuntingnya berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) masih cukup tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mempermudah pihak penanganan dalam mendiagnosa stunting pada balita di Puskesmas Maubesi. Metode yang digunakan dalam mendiagnosa stunting pada Puskesmas Maubesi dalam metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan menggunakan 9 kriteria dalam mendiagnosa stunting yaitu usia balita, tinggi balita, berat balita, lingkar lengan atas, lingkar lengan bawah, lingkar dada, lingkar perut, lingkar kepala dan gizi. Hasil penelitian ini berdasarkan 6 desa yang termasuk dalam kawasan puskesmas Maubesi yaitu Desa Maubesi terdapat 1 balita stunting, Desa Letmafo dan Desa Sone terdapat 3 balita stunting, Desa Letmafo Timur, Desa Lanaus dan Desa Oehalo terdapat 4 balita stunting.
Sistem Informasi Geografis Pemetaan Wisata Rumah Adat Suku Dawan Berbasis Website Yeremia, Elfira; Kelen, Yoseph P.K; Baso, Budiman
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3422

Abstract

Pengembangan pariwisata di kabupaten Timor Tengah Utara atau yang biasa disebut kabupaten TTU masih dikatakan sangat minim dan akses menuju lokasi pariwisata sering terkendala oleh lokasi yang belum diketahui dan jalur perjalanan yang ingin dilewati. Selama ini, jika ingin mengunjungi tempat pariwisata yang ada di kabupaten TTU, seorang calon wisatawan dapat bertanya pada orang lain maupun browsing di internet. Tujuan dari pembuatan website peemetaan ini adalah untuk Membangun suatu aplikasi sistem informasi geografis (SIG) dengan mengolah peta google map yang terhubung melalui internet. Untuk membuat model penyajian informasi pariwisata di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara dengan menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Untuk memberikan informasi pada masyarakat dan wisatawan mengenai keberadaan lokasi obyek wisata yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode yang digunakan dalam mengembangkan sistem ini adalah metode waterfall, tahapan yang harus dilalui diantaranya: Identifikasi Masalah dan Tujuan Penelitian, Perumusan Masalah, Analisis Kebutuhan Sistem, Perancangan Sistem, Implementasi Sistem, Pengujian Sistem. Hasil dari pengembangan sistem ini yaitu Sistem informasi geografis pemetaan wisata rumah adat di kabupaten Timor Tengah Utara ini dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam mengetahui tempat-tempat wisata rumah adat suku dawan. Sistem ini bisa memetakan tempat-tempat wisata rumah adat yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara.
Segmentasi Pola Pembatalan Pemesanan Layanan di Salon Nail Art XYZ Menggunakan K-Means Clustering dan Evaluasi dengan Davies-Bouldin Index Banusu, Junita Gregoria; Banusu, Junita; Crisintha, Debora; Baso, Budiman; Herlina Ullu, Hevi
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 14 No. 2 (2025): Komputika: Jurnal Sistem Komputer
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputika.v14i2.15937

Abstract

The beauty industry, particularly nail art, is experiencing rapid growth as consumer demand for nail care services increases. However, the high booking cancellation rate is a challenge that can reduce operational efficiency and customer loyalty. This research focuses on segmenting XYZ Nail Art Salon customers based on cancellation patterns by applying the K-Means algorithm and evaluating using the Davies-Bouldin Index (DBI). In contrast to previous research which is generally conducted in e-commerce, hotels, and retail, this research focuses on the beauty service industry which is still rarely explored. The data used comes from the Kaggle platform with 400 order data. The analysis process includes pre-processing, key feature selection (Cancel Description and Days), and K-Means implementation. The clustering results showed two main segments: 288 customers with planned cancellation patterns and 112 customers with spontaneous cancellation patterns. Evaluation using DBI yielded a value of 0.399 indicating good clustering quality. This segment distinction has practical implications, such as automatic reminder strategies for customers with planned cancellations, as well as providing schedule flexibility or special promotions for customers with spontaneous cancellations. This research contributes to providing data-driven insights for salon management to devise more targeted marketing strategies, reducing the level of customer churn.
Co-Authors Achmad, Fariz Akhyar, Ramaulvi Muhammad Alfonsus Jefri Oematan Anastasia Kadek Dety Lestari Arisandi, Diki Avin Nahak Ayaq, Siriakus Lalang L Aziz, Syaefudin Banusu, Junita Banusu, Junita Gregoria Benu, Luky Wandika Bere, Mery Ernawati Biandina Meidyani Bukifan, Priska Vianey Chrisinta, Debora Conceicao, Oswaldo Da Crisintha, Debora Egas De Jesus Martins Corbafo Eko, Yulita Eli , Maria Yuliana Fetronela Rambu Bobu Gelu, Leonard Peter Gelu, Leonard Peter Getrudis Mali, Matilde Haeruddin Herlina Ullu, Hevi Hernur Yoga Priyambodo Hevi Herlina Ullu Hevi Herlina Ullu Irit Maulana Sapta Kabut, Stefanus Kolo, Yesualda Rogeria Korbaffo, Yesus Armiro Kristoforus Fallo Leonard P. Gelu Leonard Piter Gelu Lestari, Anastasia Kadek Dety Lisnahan, Charles V. Luky Wandika Benu Manane, Desmon R. Manane, Desmon Redikson Manek, Patricia G. Manek, Patricia Gertrudis Maneno, Regolinda Manikin, Josep Antonius Maria Yuliana Eli Mudjur, Elisabeth Lusyanti Muhammad Akhyar, Ramaulvi Nababan, Darsono Nanik Suciati Nurul Huda Nurul Huda Patricia Gertrudis Manek Renaldi Yulvengki Kolloh Risald Risald Rizald Saniyatul Mawaddah Selan, Yokmiawanti Sitorus, Detson Ray Halomoan Suni, Guido Adolfus Sutal, Dominika Muti Syaefudin Aziz Tey Seran, Krisantus Jumarto Ullu, Hevi Herlina Usfinit, Katarina D.M Valeriano Fajar Alexandro Nipu Willy Sucipto Willy Sucipto Yasinta O.L Rema Yayu Ulfaningsi Subagio Yeremia, Elfira Yeremias Lake Yohanes D B Pay Yohanes D. B Pay Yoseph Pius Kurniawan Kelen Yunita, Elisa