Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENAFSIRAN KEKUATAN BAHASA DALAM TEKS PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA: PENDEKATAN HERMENEUTIKA Setiadi, Gatut
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 1 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i1.83275

Abstract

Berbagai aspek seperti sejarah, latar belakang penulis, dan unsur budaya sebagai bagian dari proses terbentuknya suatu teks tertentu menjadikan setiap kata atau kalimat dalam Bahasa Indonesia itu mampu memiliki suatu unsur yang sangat penting untuk dikaji, yakni kekuatan atau kekuasaan Bahasa (language power). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kekuatan bahasa yang terkandung dalam teks pancasila, sehingga dapat dipahami secara komprehensif sebagai ideologi bangsa indonesia. Maka dari itu, Peneltian ini dilakukan denagn pendekatan hermeneutika. Yang menjadi data penelitian adalah teks Pancasila. Teknik analisis data yang diterapkan adalah analisis dokumen. Uji validitas data dilakukan dengan triangulasi teori, sedangkan analisis data dengan model analisis mengalir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tiap kalimat dalam teks pancasila mengandung kekuatan bahasa serta berperan dalam konsep kehidupan berbangsa dan bermasyarakat yang mencakup makna (1) Berketuhanan, (2) Berperikemanusiaan, (3) Persatuan, (4) Permusawaratan, dan (5) Berkeadilan sosial. Dari hasil penelitian ini dapat dikaji lebih lanjut tentang bentuk kekuatan bahasa dalam tiap aspek sila dalam konsep kehidupan masyarakat secara nyata yang relevan dengan perkembangan teknologi dan budaya.
Cognitive Offloading dan Perubahan Proses Kognitif-Bahasa pada Remaja: Sebuah Kajian Literatur Psikolinguistik Islam Gatut Setiadi; Aris Setiawan; Nurma Yuwita
Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Al-Isyrof: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam
Publisher : PRODI BIMBINGAN KONSELING ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN KALIJOGO MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/isyrof.v8i1.5161

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital telah mengubah cara remaja memperoleh, mengolah, dan memanfaatkan informasi. Kemudahan akses terhadap mesin pencari, aplikasi berbasis AI, dan berbagai platform digital mendorong munculnya fenomena cognitive offloading, yaitu kecenderungan mengalihkan sebagian proses kognitif kepada perangkat eksternal. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kemampuan memori, tetapi juga berpotensi mengubah proses kognitif-bahasa, seperti inner speech, regulasi diri, berpikir kritis, dan kemampuan reflektif. Meskipun fenomena tersebut telah banyak dikaji dalam psikologi kognitif, kajian yang mengintegrasikan cognitive offloading dengan perspektif Psikolinguistik Islam dan Bimbingan dan Konseling Islam pada remaja usia SMA masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh cognitive offloading terhadap perubahan proses kognitif-bahasa pada remaja serta menjelaskan implikasinya dalam perspektif Psikolinguistik Islam sebagai dasar pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling Islam. Penelitian menggunakan pendekatan library research dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap lima belas artikel ilmiah bereputasi nasional dan internasional serta delapan buku rujukan yang relevan. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, kategorisasi, sintesis, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cognitive offloading menyebabkan pergeseran strategi kognitif remaja dari proses berpikir internal menuju ketergantungan pada AI dan perangkat digital, yang berdampak pada menurunnya aktivitas inner speech, kemampuan elaborasi semantik, regulasi diri, dan berpikir reflektif. Dalam perspektif Psikolinguistik Islam, perubahan tersebut berimplikasi pada berkurangnya intensitas tafakkur, tadabbur, dan muhasabah sebagai bentuk refleksi kognitif-spiritual. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model konseptual yang mengintegrasikan teori cognitive offloading, konsep inner speech, dan nilai-nilai Psikolinguistik Islam sebagai landasan pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling Islam berbasis literasi AI, metakognisi, dan penguatan refleksi spiritual bagi remaja.
Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Bersih Sungai Dan Jalan Di Dusun Gedangan Sukolilo Jabung Priatmojo Suryo Kuncoro; Mohammad Yusuf Wijaya; Sri Mulyani; Gatut Setiadi
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan lingkungan serta kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai dan jalan di Dusun Gedangan, Desa Sukolilo, Jabung. Permasalahan utama yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang ditandai dengan adanya kebiasaan membuang sampah sembarangan di sungai dan sepanjang jalan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap koordinasi dengan perangkat desa dan tokoh masyarakat, penyusunan jadwal kegiatan, serta pelaksanaan aksi bersih lingkungan yang melibatkan mahasiswa IAI Sunan Kalijogo Malang dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, baik pada area sungai maupun jalan desa. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi aktif dari para dosen dan mahasiswa Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang bersama dengan masyarakat dalam kegiatan ini juga menunjukkan adanya potensi keberlanjutan program melalui kegiatan gotong royong secara rutin. Pembahasan menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif dan kolaboratif menjadi kunci keberhasilan kegiatan, meskipun perubahan perilaku masyarakat memerlukan waktu dan upaya yang berkelanjutan. Kegiatan PkM ini memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan dan sosial masyarakat serta menjadi langkah awal dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat. Diperlukan tindak lanjut berupa program berkelanjutan dan dukungan dari berbagai pihak agar hasil yang telah dicapai dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
Analisis Hermeneutika terhadap Fenomena Hijrah Digital sebagai Gerakan Dakwah Kontemporer dalam Perspektif Komunikasi Islam Gatut Setiadi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v7i2.5115

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya praktik hijrah digital di media sosial yang tidak hanya merepresentasikan perubahan spiritual individual, tetapi juga membentuk konstruksi baru dalam komunikasi Islam kontemporer. Permasalahan utama penelitian adalah bagaimana makna hijrah digital dikonstruksi, ditafsirkan, dan direproduksi dalam ruang media sosial melalui perspektif hermeneutika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi makna hijrah digital serta memahami proses pembentukan makna tersebut dalam perspektif komunikasi Islam menggunakan pendekatan hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah berupa artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan dakwah digital, hijrah digital, serta komunikasi Islam. Analisis data dilakukan menggunakan teori hermeneutika Gadamer yang menekankan pada historisitas pemahaman, prasangka (pre-understanding), dan fusion of horizons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hijrah digital merupakan bentuk transformasi makna keagamaan yang bersifat dinamis dan kontekstual. Makna hijrah tidak lagi terbatas pada perubahan spiritual individual, tetapi berkembang menjadi konstruksi identitas religius yang ditampilkan secara sosial di media digital. Selain itu, terjadi pergeseran otoritas keagamaan dari ulama tradisional menuju influencer dan kreator konten dakwah, serta munculnya komodifikasi makna keagamaan dalam ekosistem media sosial. Dengan demikian, hijrah digital merupakan hasil interaksi antara teks dakwah, teknologi media sosial, dan partisipasi aktif pengguna yang menghasilkan makna keagamaan yang terbuka, partisipatif, dan terus direinterpretasi dalam ruang komunikasi Islam kontemporer.
Konstruksi Makna Sakral dan Identitas Budaya dalam Ritual Purnama-Tilem: Pendekatan Coordinated Management of Meaning (CMM) pada Masyarakat Hindu Desa Ngaroh Pasuruan Nurma Yuwita; Gatut Setiadi
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v6i2.4211

Abstract

CMM digunakan untuk menjelaskan bagaimana makna sakral dalam ritual dibentuk dan dikoordinasikan melalui level-level makna seperti konten, tindak tutur, episode, relasi sosial, naskah hidup, dan pola budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi simbol-simbol ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ritual Purnama Tilem yang dijalankan masyarakat Hindu di Desa Ngaroh merupakan bentuk komunikasi transendental dan ekspresi budaya yang mengandung makna sakral mendalam. Penelitian ini menemukan bahwa makna sakral dibangun melalui simbol-simbol ritual seperti daksina, dupa, canang, tirta, dan bija yang berfungsi sebagai media komunikasi spiritual. Dalam tindak tutur, doa dan mantra membentuk koordinasi makna antara umat dan Sang Hyang Widhi, memperkuat relasi spiritual sekaligus solidaritas sosial. Episode ritual menjadi ruang sakral yang terstruktur dan diwariskan secara budaya. Hubungan sosial yang terbentuk menciptakan keterikatan vertikal (dengan Tuhan) dan horizontal (antarumat), membangun harmoni spiritual kolektif. Pada tingkat naskah hidup, identitas sebagai pelanjut tradisi dan pelaku spiritual dibentuk melalui partisipasi aktif dalam ritual. Pola budaya seperti Tri Hita Karana dan Tat Twam Asi menjadi fondasi nilai dalam struktur komunikasi ritual. Hasil ini menunjukkan bahwa melalui kerangka CMM, makna religius dan identitas budaya dikonstruksi secara dinamis dalam praktik sosial keagamaan masyarakat Hindu Ngaroh.
Pendampingan Usaha Industri Kuliner Bawang Goreng Putra Kembar Abadi Di Desa Kenongo Kecamatan Jabung Lu luil Mansuroh; Fitriyatul Maulidah; Gatut Setiadi
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi dengan adanya Pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM yang memberikan dampak kepada para pelaku usaha. Banyak pelaku usaha yang gulung tikar karena dampak dari perpanjangan ppkm ini. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain adanya penumpukan stok, permintaan barang dari konsumen menurun, kesulitan dalam memasarkan barang, dan terbatasnya modal usaha. Pemilik usaha harus memiliki strategi agar usahanya tetap berjalan dimasa Pandemi Covid-19. Salah satu pemilik usaha itu adalah usaha bawang goreng Putra kembar Abadi yang memiliki strategi memasarkan produknya dengan cara tertentu agar tetap bisa bertahan dimasa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yaitu berupa hasil wawancara. Penelitian ini mencoba meneliti pengembangan industri kuliner terhadap produk bawang goreng di Putra Kembar Abadi sehingga bisnis usahanya dapat bertahan dimasa Pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prospek pengembangan bawang goreng di Putra Kembar Abadi, faktor penghambat, serta pengaruh usaha ini terhadap pendapatan ekonomi masyarakat sekitarnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan pemilik usaha dan karyawan pada usaha bawang goreng.
Menciptakan Kampung Sehat dan Ramah Lingkungan di Dusun Jilu Desa Sidomulyo Kecamatan Jabung Meyla Nur Vita Sari; Gatut Setiadi; Rindra Risdiantoro; Hufron
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v6i1.3471

Abstract

Kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai konsep Kampung Sehat dan Ramah Lingkungan di Dusun Jilu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, dilaksanakan pada 22 Agustus 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengimplementasikan praktik ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan partisipasi aktif dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk Ibu Ketua RW, Ketua PKK, remaja, dan ibu rumah tangga, kegiatan ini berhasil membangkitkan antusiasme warga Dusun Jilu dalam mengelola sampah, melakukan penghijauan, dan memanfaatkan sumber daya air secara bijak. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan warga, terutama dalam pengelolaan sampah dan penghijauan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas pendukung dan perlunya edukasi lebih lanjut. Rekomendasi yang diberikan mencakup pengadaan fasilitas pemisahan sampah, penyediaan bibit tanaman, edukasi lanjutan, pembentukan kelompok kerja lingkungan, serta pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan keberlanjutan program. Dengan komitmen dan kerjasama dari seluruh pihak, Dusun Jilu berpotensi menjadi model kampung yang sehat dan ramah lingkungan, serta menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Penerapan Komunikasi Transedental dalam Konsep Sinkretisme Budaya dan Keagamaan Islam pada Masyarakat Jawa Timur Gatut Setiadi; Fatih Holis Ahnaf; Ali Manshur
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v6i1.3582

Abstract

Komunikasi transendental dalam Islam merupakan proses komunikasi yang tidak hanya melibatkan manusia sebagai makhluk sosial, tetapi juga menghubungkan manusia dengan Tuhan. Dalam masyarakat Jawa, komunikasi transendental seringkali diwujudkan dalam praktik-praktik keagamaan yang mengandung nilai spiritualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi transendental diterapkan dalam kehidupan beragama masyarakat Jawa, serta bagaimana nilai-nilai Islam memperkaya praktik komunikasi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, penelitian ini mengungkap bahwa komunikasi transendental dalam masyarakat Jawa banyak terwujud melalui ritual keagamaan, tradisi pesantren, dan budaya lokal yang mengutamakan harmoni serta keseimbangan antara hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi transendental menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kehidupan religius yang lebih bermakna bagi masyarakat Jawa.