Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

EKSEGESIS SYAIR LAGU WAJIB NASIONAL BERDASARKAN KAJIAN HERMENEUTIK GUNA MEMAHAMI MAKNA DAN PESAN KEPAHLAWANAN UNTUK PENANAMAN KARAKTER PADA ANAK Gatut Setiadi
HERITAGE Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Heritage
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/heritage.v7i1.1568

Abstract

Eksegesis merupakan sebuah tindakan untuk menafsirkan serta memberikan berbagai pejelasan dari suatu teks agar dapat mengungkapkan makna yang terkandung dalam teks tersebut. Pemahaman makna teks sangat penting karena dengan memahami makna tersebut maka maksud atau pesan dari pembicara atau penulis dapat dipahami dengan baik. Seperti halnya makna tersirat dalam syair lagu perjuangan yang menyampaikan pesan-pesan kepahlawanan bagi bangsa Indonesia. Lagu wajib nasional merupakan bagian dari lagu perjuangan, yakni lagu fenomenal yang menjadi sejarah perjuangan bangsa Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dan menjadi kepribadian serta ciri khas bangsa Indonesia. Untuk memahami pesan di dalam syair lagu wajib nasional diperlukan analisis dan interpretasi pada syair lagu tersebut, sehingga sangat relevan untuk ditinjau dan dianalisa dari perspektif hermeneutik yakni menafsirkan suatu kata, kalimat, paragraf atau keseluruhan teks untuk menemukan makna dalam teks tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan analisis dan interpretasi terhadap ketujuh teks lagu wajib nasional yang diciptakan mulai tahun 1924 sampai 1949. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu pendekatan struktural dan pendekatan historis. Pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti menggunakan teknik pustaka atau studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peneliti menemukan berbagai macam pesan kepahlawanan di dalam ketujuh teks lagu wajib nasional tersebut, antara lain (1) Nasionalisme, yang meliputi sifat kebanggaan terhadap Negara, cinta tanah air, mengutamakan rasa persatuan dan kesatuan. (2) Patriotisme meliputi sifat, rela berkorban, berani berjuang, pantang menyerah, berjiwa pembaharu. Pesan kepahlawanan ini jika dipahami dengan baik sejak tingkat dasar akan menjadi landasan pembentukan karakter anak bangsa yang memiliki nasionalisme dan patriotisme terhadap bangsanya, yakni bangsa Indonesia.
Pendampingan Dalam Upaya Peningkatan Mutu SDM Bidang UMKM di Dusun Mindi Gatut Setiadi; M. Sholihun; Widyanti Kusuma Wardani; Nurwahidah Khoirina Zahrotun Nisak
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ls.v1i1.2844

Abstract

Mindi merupakan suatu dusun atau wilayah yang dapat dikatakan cukup ramai. Hal ini disebabkan Dusun Mindi menjadi jalur alternatif dimana dusun tersebut hanya dapat dilalui oleh pengendara sepeda motor saja. Maka dari itu, di Dusun Mindi bisa menjadi salah satu wilayah yang mendukung untuk membangun usaha kecil maupun menengah. Dari pengabdian yang telah kami laksanakan di Dusun Mindi terdapat banyak UMKM, namun rata-rata mereka memasarkan produk yang sebagian besar sama dengan harga yang begitu beragam. Maka dari itu, dalam artikel pengabdian ini kami bermaksud untuk mengembangkan pola pikir masyarakat terhadap UMKM agar dari beberapa UMKM yang sudah ada di Dusun Mindi dapat lebih beragam dengan berbagai produk yang dipasarkan dan saling mendukung antara satu sama lain. Agar dapat memunculkan inovasi baru dalam pemasaran produk dan dapat menentukan produk yang akan dipasarkan sehingga tidak hanya terdapat UMKM yang sama dalam pemilihan produk namun akan lebih bervariasi dengan konsumen yang beragam pula.
Pemberdayaan dan Pendayagunaan Potensi UMKM di Dusun Gedangan Guna Kemandirian Ekonomi Masyarakat M. Ali marzuqi; Eka Prasetya Wibawa; Misbachul Ma’rup; Setiadi, Gatut
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ls.v1i2.3714

Abstract

Pembangunan masyarakat adalah merupakan tanggung jawab bersama. Setiap individu, kelompok, institusi pemerintah maupun swasta dapat saling bersinergi untuk melaksanakan tanggung jawab pembangunan tersebut. Oleh karena itu, pembangunan masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan dengan perencanaan program yang terstruktur dan melibatkan banyak pihak sesuai dengan wewenang dan kompetensinya. Guna mewujudkan tangggung jawab pembangunan dan semangat ingin mengabdi kepada masyarakat, Mahasiswa KKN IAI Sunan Kalijogo Malang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang dikemas dalam Kuliah Kerja Nyata Basis Pemberdayaan Masyarakat bersinergi dengan masyarakat Dusun Gedangan. Kegiatan KKN Tahun 2023 ini mengusung tema “pendayagunaan potensi ekonomi dusun Gedangan Desa Sukolilo menuju pengoptimalan sumberdaya yang ada demi tercapainya kemandirian ekonomi”. Pendayagunaan potensi Dusun Gedangan Desa Sukolilo ini dituangkan dalam program, yaitu; mengadakan sosialisasi agar desa memberikan bantuan modal, pembuatan video marketing, mengembangkan jejaring pemasaran melalui ide dan implementasi manajemen bauran pemasaran, Berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, masyarakat warga Dusun Gedangan Desa Sukolilo merasakan sangat bermanfaat dengan adanya program pengabdian ini
Pendampingan Usaha Industri Kuliner Bawang Goreng Putra Kembar Abadi Di Desa Kenongo Kecamatan Jabung Lu luil Mansuroh; Fitriyatul Maulidah; Gatut Setiadi; Meyla Nur Vita Sari
La-Syakka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): La-Syaka: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi dengan adanya Pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM yang memberikan dampak kepada para pelaku usaha. Banyak pelaku usaha yang gulung tikar karena dampak dari perpanjangan ppkm ini. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor antara lain adanya penumpukan stok, permintaan barang dari konsumen menurun, kesulitan dalam memasarkan barang, dan terbatasnya modal usaha. Pemilik usaha harus memiliki strategi agar usahanya tetap berjalan dimasa Pandemi Covid-19. Salah satu pemilik usaha itu adalah usaha bawang goreng Putra kembar Abadi yang memiliki strategi memasarkan produknya dengan cara tertentu agar tetap bisa bertahan dimasa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan merupakan data primer yaitu berupa hasil wawancara. Penelitian ini mencoba meneliti pengembangan industri kuliner terhadap produk bawang goreng di Putra Kembar Abadi sehingga bisnis usahanya dapat bertahan dimasa Pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prospek pengembangan bawang goreng di Putra Kembar Abadi, faktor penghambat, serta pengaruh usaha ini terhadap pendapatan ekonomi masyarakat sekitarnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan pemilik usaha dan karyawan pada usaha bawang goreng.