Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Perancangan dan Produksi Modul Surya 240 Wp untuk Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) - Independent Power Producer (IPP) di Kupang, Nusa Tenggara Timur Asep Sopandi; Rasional Sitepu; Andrew Joewono
Buletin Profesi Insinyur Vol 4, No 1 (2021): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v4i1.96

Abstract

Modul surya merupakan komponen yang utama dengan karakteristik yang baik dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya ( PLTS). Modul surya dibuat dari serangkaian sel surya yang diinterkoneksi secara seri dan atau paralel untuk mendapatkan karakteristik listrik  yang sesuai dengan tuntutan desain sistem PLTS yang akan dibangun. Modul surya juga dibentuk dari lembaran kaca khusus dengan kandungan besi rendah, lembaran bahan- bahan polimer, bahan logam untuk interkoneksi antar sel dan  alat keluaran yang berfungsi menunjang sifat mekanik, elektrik dan ketahanan modul surya. Pembahasan cara perancangan modul surya, dijelaskan mulai dari dasar-dasar perancangan, spesifikasi modul surya yang akan dibuat, data-data sel surya dan syarat-syarat perancangan sesuai dengan standar kualitas modul surya. Sebagai contoh aplikasi modul surya yang dibuat jenis modul surya silikon polikristalin seri 240 Wp yang digunakan pada proyek pembangkit listrik tenaga surya Independent Power Producer (IPP) Kupang 5 Mwp tahun 2015.  Serta diuraikan tahapan proses produksi modul surya dan penetapan parameter-parameter proses produksi sesuai dengan sifat dan jenis bahan yang ada  dan proses produksi. Karakteristik listrik modul surya dengan menganalisa Daya maksimum (Pmax), Tegangan maksimum (Vmp), Arus maksimum (Imp), Tegangan rangkaian terbuka (Voc), Arus hubung singkat (Isc), efisiensi dan Fill factor dengan menggunakan peralatan sun simulator. Kata kunci :   Modul Surya, Sel Surya, Polikristalin.
Optimalisasi Potongan Plat Besi dengan Mesin Las Otomatis Dimas Fredy Arisandy; Rasional Sitepu; Andrew Joewono
Buletin Profesi Insinyur Vol 2, No 3 (2019): Edisi Khusus: Prosiding Seminar Nasional Keinsinyuran 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v2i3.53

Abstract

Dalam bidang manufaktur banyak digunakan material plat besi. Pada PT. Dwi Gading Wijaya Mandiri plat besi sebagai bahan baku utama dalam pembuatan produk, seperti bakrak sorong, tutup diesel untuk molen, tabung molen semen dan cover perontok padi. Dalam proses pemotongan plat digunakan mesin CNC plasma untuk mendapatkan hasil yang presisi dan juga cepat. Setiap pemotongan plat terdapat plat sisa yang tidak dapat digunakan kembali dengan mesin plasma karena ukuran terlalu kecil, sehingga plat besisisa tersebut tidak dapat digunakan kembali dalam proses produksi. Banyaknya material sisa menyebabkan kurang efisiensi penggunaan material, sehingga menimbulkan kerugian produksi. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, dibuatlah mesin penyambung plat dengan pengelesan otomatis. Pada mesinpenyambung plat otomatis ini memiliki beberapa komponen penting, yaitu panel kontrol untuk melakukan proses pengambilan data input dari tombol dan sensor serta melakukan pengaktifan aktuator. Solenoid valve dan pneumatic silinder sebagai penahan plat saat dilakukan pengelasan yang bertujuan untuk menghindari pemuaian plat saat dilakukan pengelasan. Motor dc 24 volt sebagai penggerak torch las saat melakukan pengelasan pada plat. Rangkaian PWM yang berfungsi untuk melakukan pengaturan kecepatan motor torch saat melakukan pengelasan. Sensor proximity induktif memberikan inputan untuk mengaktifkan dan menonaktifkan mesin las dan Mesin las Mig Techweld 500W. Pembuatan mesin las penyambung plat otomatis terbukti dapat mengolah kembali plat sisa pemotongan, sehingga mengurangi kerugian   akibat sisa material yang tidak terpakai. Kata kunci: pemuaian, mesin las, kerugian produksi
PENDAMPINGAN UMKM UNIT PRODUKSI MAKANAN OLAHAN RINGAN EMPING JAGUNG DI DESA CURAH COTTOK, KEC. KAPONGAN, KAB. SITUBONDO, JAWA TIMUR Andrew Joewono; Rasional Sitepu; Lanny Agustine; Tarsisius Dwi Wibawa B; Indah Kuswardani; N. Agus Sunarjanto; L Suratno
Share : Journal of Service Learning Vol. 8 No. 2 (2022): AUGUST 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.624 KB) | DOI: 10.9744/share.8.2.127-136

Abstract

Industri makanan ringan olahan belum pernah mengalami penurunan minat konsumen, terutama pada hari libur dan hari raya, di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, sehingga bisnis produksi ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Disamping itu des aini mempunyai visi dan misi “Menjadi Desa yang Mandiri”, sebagai landasan kegiatan yang akan dilakukan dan sudah terbentuk Badan Usaha Milik Desan (BUMDes). Untuk mengintensifkan upaya BUMDes, kegiatan unit usaha dilakukan untuk memperluas unit usaha dengan membuat unit produksi emping jagung. Bahan baku makanan olahan tersebut dapat ditanam di lahan pertanian yang dimiliki desa sehingga sangat memungkinkan untuk melakukan proses produksi pangan olahan ringan berbahan baku jagung. Dalam menjalankan proses yang produktif dilakukan pelatihan kewirausahaann untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan pada kelompok mitra BUMDes, pendampingan dalam pengolahan emping jagung dengan menggunakan mesin produksi teknologi tepat guna pemipih jagung, pembentukan UMKM emping jagung dan pelatihan sistem manajemen bisnis dalam pengelolaan unit produksi dan pengelolaan BUMDes. Hasil pelaksanaan kegiatan, terbentuknya UMKM emping jagung dengan profil usaha dan karateristik UMKM, Bisnis Mode Canvas sebagai dokumen pendampingan UMKM, serta sistem manajemen bisnis mesin produksi emping jagung dengan kapasitas produksi 50 kg/jam. Oleh karena itu kegiatan ini sangat bermanfaat untuk dilakukan dalam usaha-usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat.
DISEMINASI PRODUK TEKNOLOGI PENCETAK BIO- BRIKET SISTEM EXTRUDER PRESSURE FLYWHEEL BAGI MASYARAKAT DESA SAMBIREJO KEDIRI Yuliati Yuliati; Hadi Santosa; Rasional Sitepu; Martinus Edy S; Ery Susiany R
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 5 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i5.10162

Abstract

Abstrak: Lingkungan Desa Sambirejo Kediri banyak dijumpai berbagai jenis tanaman atau sisa sisa hasil pertanian yang terbuang dan tidak digunakan atau dibakar saja. Berdasarkan survei awal, analisa situasi dan identifikasi kebutuhan warga maka pengolahan dan pemanfaatan sampah organic sebagai sumber energi alternatif menjadi focus tim abdimas. Metode nya adalah workshop pembuatan arang briket dan edukasi pemanfaatan sampah organik menjadi sumber energi alternative arang briket bagi warga masyarakat desa Sambirejo Kediri. Tujuan abdimas ini adalah penerapan teknologi tepat guna serta impementasi alat pencetak briket sistem extruder pressure flywheel, edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana pengolahan sampah organic menjadi arang briket guna peningkatan pengetahuan dan ketrampilan warga tentang pembuatan arang briket serta edukasi tentang bagaimana prospek bisnisnya dalam upaya membangun ekonomi sirkular. Secara umum , mereka memberikan apresiasi yang sangat baik serta masukan kegiatan abdimas agar berkelanjutan dari hasil senerainya. Hasil kegiatan abdimas ini antara lain warga mampu mengoperasikan alat pencetak briket dari sampah organik, mampu mengolah sampah organic menjadi arang briket karena pada kegiatan ini warga dengan penuh antusiasme berpraktek langsung dalam pemanfaatan sampah organik menjadi arang briket atau aromaterapi yang semula merupakan hal yang baru bagi mereka.Abstract: In Sambirejo Village, Kediri, there are many types of plants or agricultural residues that are wasted and are not used or burned. Based on the initial survey, situation analysis and identification of residents' needs, the processing and utilization of organic waste as an alternative energy source became the focus of the abdimas team. The method is a workshop on making charcoal briquettes and education on the use of organic waste as an alternative energy source for charcoal briquettes for residents of the Sambirejo village of Kediri. The purpose of this service is the application of appropriate technology and the implementation of a briquette printing device with a pressure flywheel extruder system, educating the public about how to process organic waste into charcoal briquettes in order to increase the knowledge and skills of residents about making charcoal briquettes as well as education about how their business prospects are in an effort to build a circular economy. . In general, they gave a very good appreciation as well as input on abdimas activities so that the results of the list were sustainable. The results of this community service activity include residents being able to operate briquette printers from organic waste, being able to process organic waste into charcoal briquettes because in this activity residents enthusiastically practice directly in utilizing organic waste into charcoal briquettes or aromatherapy which was originally a new thing for them.
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TENAGA SURYA UNTUK POMPA AIR TANAMAN HYDROPONIK Albert Gunadhi; Diana Lestariningsih; Rasional Sitepu; Lanny Agustine; Peter Rathodirjo Angka; Hartono Pranjoto; Andrew Joewono
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.198

Abstract

RT 03 RW 03 Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto Kota Surabaya merupakan salah satu RT yang aktif dalam mengembangkan lingkungannya. Terletak di Jalan Tambak Segaran IV dengan jumlah penduduk yang padat dan mempunyai lebar jalan relative sempit  ± 2m. Salah satu cara dalam pengembangan lingkungan adalah dengan budidaya tanaman hidroponik. Instalasi tanaman hidroponik hampir ada di setiap depan rumah warga. Untuk perawatan tanaman hydroponik membutuhkan aliran air mengalir secara terus menerus ± 8 jam. Selama ini warga mengaktifkan pompa air dengan menggunakan listrik PLN. Hal ini menjadi salah satu kendala karena biaya listrik dalam satu bulan yang harus dibayark oleh warga relative memberatkan warga. Untuk mengatasi hal tersebut tim pengabdian memberikan wawasan pelatihan dan perancangan sumber listrik dari tenaga surya atau PLTS. Hal ini dapat digunakan untuk menghemat pemakaian listrik PLN secara jangka panjang dalam rumah tangga. Hasil dari pengabdian adalah instalasi tanaman hidroponik dengan pompa air yang aktif menggunakan tenaga surya. Pompa yang digunakan adalah jenis pompa AC dengan daya 15 watt dan 35 watt, inverter yang dibutuhkan 100 watt dengan panel surya berukuran 150Wp. BCR yang dipilih berukuran 15A dan accu sesuai analisa perhitungan sebesar 10AH.
Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) untuk Efektivitas Mesin dengan Overall Equipment Effectiveness (OEE) sebagai Alat Ukur di PT XYZ Vincendy Constantinus; Rasional Sitepu; Andrew Joewono
Buletin Profesi Insinyur Vol 6, No 3 (2023): Buletin Profesi Insinyur (Juli-Desember)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v6i3.217

Abstract

Persaingan dalam industri  semakin hari semakin bertambah, salah satunya dalam industri makanan, persaingan tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, namun juga dengan industri asing. Kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap makanan praktis ini membuat permintaan akan produk tersebut meningkat, dan hal tersebut membuka peluang bagi industri makanan untuk dapat memperluas dan meningkatkan penjualan. Agar kinerja mesin produksi tetap dalam keadaan yang optimal, perlu dilakukan  pemeliharaan yang optimal, seperti pemeliharaan pencegahan dan korektif yang terkontrol, memadukan pemeliharaan mesin dengan bagian terkait dalam lini produksi dan berkaitan dengan peningkatan hasil produksi.Diperlukan langkah-langkah untuk mendukung peningkatan kinerja mesin dengan penerapan Total Productive Maintenance (TPM). Tujuan dari Total Productive Maintenance adalah untuk mengurangi bahkan menghilangkan losses dari Operation Equipment yang bertujuan untuk memastikan bahwa Overall Equipment Efficiency (OEE) maksimal. Hasil perhitungan rata-rata  OEE dalam penelitian ini adalah 55.86%. yang di hadapi PT XYZ dalam penerapan efektivitas mesin adalah pemeliharaan mesin agar terjadwal dan tidak membuat jadwal produksi menjadi terhambat karena kerusakan mesin.Kata kunci : Total Productive Maintenance, Efektivitas mesin, Overall Equipment Effectiveness
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TENAGA SURYA UNTUK POMPA AIR TANAMAN HYDROPONIK Albert Gunadhi; Diana Lestariningsih; Rasional Sitepu; Lanny Agustine; Peter Rathodirjo Angka; Hartono Pranjoto; Andrew Joewono
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.198

Abstract

RT 03 RW 03 Kelurahan Tambakrejo Kecamatan Simokerto Kota Surabaya merupakan salah satu RT yang aktif dalam mengembangkan lingkungannya. Terletak di Jalan Tambak Segaran IV dengan jumlah penduduk yang padat dan mempunyai lebar jalan relative sempit  ± 2m. Salah satu cara dalam pengembangan lingkungan adalah dengan budidaya tanaman hidroponik. Instalasi tanaman hidroponik hampir ada di setiap depan rumah warga. Untuk perawatan tanaman hydroponik membutuhkan aliran air mengalir secara terus menerus ± 8 jam. Selama ini warga mengaktifkan pompa air dengan menggunakan listrik PLN. Hal ini menjadi salah satu kendala karena biaya listrik dalam satu bulan yang harus dibayark oleh warga relative memberatkan warga. Untuk mengatasi hal tersebut tim pengabdian memberikan wawasan pelatihan dan perancangan sumber listrik dari tenaga surya atau PLTS. Hal ini dapat digunakan untuk menghemat pemakaian listrik PLN secara jangka panjang dalam rumah tangga. Hasil dari pengabdian adalah instalasi tanaman hidroponik dengan pompa air yang aktif menggunakan tenaga surya. Pompa yang digunakan adalah jenis pompa AC dengan daya 15 watt dan 35 watt, inverter yang dibutuhkan 100 watt dengan panel surya berukuran 150Wp. BCR yang dipilih berukuran 15A dan accu sesuai analisa perhitungan sebesar 10AH.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA TERTINGGAL DENGAN KEGIATAN ABDIMAS BERKELANJUTAN DI DESA CURAH COTTOK, KECAMATAN KAPONGAN, KABUPATEN SITUBONDO, JAWA TIMUR Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng; Sitepu, Rasional; Angka, Peter R; Rahmawati, Dyna
PeKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Bisnis, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/peka.v6i1.4929

Abstract

Peranan perguruan tinggi dalam membantu penyelesaian permasalahan masyarakat, salah satunya adalah dengan membuat kegiatan pengabdian pada masyarakat (Abdimas), yang mempunyai arah dan berkelanjutan, sesuai dengan visi dari daerah tersebut, yang dituangkan dalam roadmap kegiatan, yang bersifat multidisiplin, karena permasalahan masyarakat tidak dapat diselesaikan dengan satu disiplin ilmu saja.Kegiatan yang dilakukan pada daerah tertinggal menurut data desa prioritas pemerintahan, untuk dapat dikembangkan menjadi daerah yang maju, dari kebiasaan masyarakat daerah tertinggal, pola pikirnya harus dirubah menjadi masyarakat yang mempunyai motivasi untuk maju dan dicari potensi daerah yang dapat mendatangkan nilai ekonomi, dan mempersiapkan sumber daya manusianya yang mempunyai pola pikir untuk memperbaiki kualitas hidupnyaUntuk mewujudkan visi desa tersebut, dibuat kegiatan yang berkelanjutan dan berkesinambungan dari banyak sudut bidang. Pengelolaan tanah desa yang tidak termanfaatkan, menjadi lahan produktif (lahan pertanian) dan mempunyai fungsi lain sebagai tempat wisata yang mendatangkan nilai perekonomian yang besar, serta menimbulkan mata pencaharian baru di masyarakatnya.Oleh karena itu, penting sekali kegiatan-kegiatan abdimas dilakukan dengan multidisiplin dan berkelanjutan, sehingga akan menimbulkan dampak terhadap masyarakat secara langsung.
PELATIHAN DAN IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TENAGA SURYA UNTUK POMPA TANAMAN HYDROPONIK di RT 03 TAMBAK SEGARAN IV KELURAHAN TAMBAKREJO KECAMATAN SIMOKERTO KOTA SURABAYA Gunadhi, Albert; Lestariningsih, Diana; Sitepu, Rasional
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v5i1.3619

Abstract

Wilayah RT 03, RW 03, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya merupakan salah satu RT yang aktif dalam mengembangkan lingkungannya. Terletak di Jalan Tambak Segaran IV dengan jumlah penduduk yang padat dan lebar jalan relatif sempit ±2m. Salah satu cara dalam pengembangan lingkungan adalah dengan budidaya tanaman hidroponik. Instalasi tanaman hidroponik hampir ada di setiap depan rumah warga. Untuk perawatan tanaman hidroponik membutuhkan aliran air mengalir secara terus menerus ±8 jam. Selama ini warga mengaktifkan pompa air dengan menggunakan listrik PLN. Hal ini menjadi salah satu kendala karena biaya listrik dalam satu bulan yang harus dibayarkan relatif memberatkan warga. Untuk mengatasi hal tersebut tim pengabdian memberikan wawasan pelatihan dan perancangan sumber listrik dari tenaga surya atau PLTS. Hal ini dibutuhkan untuk menghemat pemakaian listrik PLN secara jangka panjang yang sebelumnya dibebankan pada listrik rumah tangga. Hasil dari pengabdian adalah instalasi tanaman hidroponik dengan pompa air yang aktif menggunakan tenaga surya. Pompa yang digunakan adalah jenis pompa AC dengan daya masing-masing 15 watt, inverter yang dibutuhkan 100 watt dengan panel surya berukuran 150Wp. BCR yang dipilih berukuran 15A dan accu sesuai analisis perhitungan sebesar 10AH.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSIS TINGKAT DEPRESI PADA REMAJA DI KOTA KUPANG MENGGUNAKAN GLASGOW DEPRESSION SCALE DENGAN METODE FORWARD CHAINING: EXPERT SYSTEM FOR DIAGNOSING DEPRESSION LEVELS IN ADOLESCENTS IN KUPANG CITY USING GLASGOW DEPRESSION SCALE WITH THE FORWARD CHAINING METHOD Mola, Sebastianus Adi Santoso; Sitepu, Rasional; Rassa, Delfiana M; Polly, Yulianto T
HOAQ (High Education of Organization Archive Quality) : Jurnal Teknologi Informasi Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal HOAQ - Teknologi Informasi
Publisher : STIKOM Uyelindo Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52972/hoaq.vol16no1.p9-15

Abstract

Depresi merupakan gangguan kesehatan mental berupa perasaan atau mood yang umumnya ditandai dengan adanya perasaan sedih, putus asa, kehilangan semangat, gangguan tidur atau nafsu makan yang buruk, merasa bersalah, lambat dalam berpikir, menurunnya motivasi untuk melakukan aktivitas. Depresi dikatakan normal apabila terjadi dalam situasi tertentu, bersifat ringan dan dalam waktu yang singkat. Bila depresi tersebut terjadi di luar kewajaran dan berlanjut maka depresi tersebut dianggap abnormal. Gejala depresi dapat bervariasi dari ringan hingga berat. Salah satu cara menangani penyakit pada gangguan depresi adalah dengan melakukan konsultasi kepada seorang profesional. Namun saat ini, sangat minim pelayanan dan juga fasilitas yang dibutuhkan untuk konsultasi. Sehingga penelitian bertujuan mengembangkan sebuah sistem pakar yang dapat melakukan simulasi diagnosis tingkat depresi (mild, middle dan savere) pada remaja. Sistem pakar yang akan dibuat menggunakan metode Forward Chaining. Sumber data yang digunakan merupakan data dari remaja yang berada di kota kupang dengan rentang usia 11-20 tahun. Berdasarkan hasil pengujian sistem dengan menggunakan 50 data, hasil akurasi sistem menunjukan sistem memiliki akurasi sebesar 100%, dari pengisian kuesioner secara manual maupun melalui sistem, dengan hasil 14 orang mengalami depresi ringan, 25 orang mengalami depresi sedang dan 11 orang mengalami depresi berat   Depression is a mental health disorder in the form of feelings or moods that are generally characterized by feelings of sadness, hopelessness, loss of enthusiasm, sleep disturbances or poor appetite, feelings of guilt, slow thinking, decreased motivation to carry out activities. Depression is said to be normal if it occurs in certain situations, is mild and for a short time. If the depression occurs beyond normal and continues, then the depression is considered abnormal. Depression symptoms can vary from mild to severe. One way to deal with illness in depressive disorder is to consult a professional. But currently, there are very few services and facilities needed for consultation. So the research aims to develop an expert system that can simulate the diagnosis of depression levels (mild, middle and severe) in adolescents. The expert system that will be created uses the Forward Chaining method. The data source used is data from adolescents in Kupang City with an age range of 11-20 years. Based on the results of testing the system using 50 data, the results of the system accuracy show that the system has an accuracy of 100%, from filling out questionnaires manually or through the system, with the results of 14 0rang experiencing mild depression, 25 people experiencing moderate depression and 11 people experiencing severe depression.
Co-Authors Adriana Anteng Anggorowati AFL Tobing Albert Gunadhi Albert Gunadhi Alim, Natavijoy Andi Sahputra Depari Andrew F. Miyata Andrew Joewono Andrew Joewono Andrew Joewono Andrew Joewono Andrew Joewono Andrew Joewono, Andrew Andyardja, Widya Angka, Peter Rhatodirdjo Antonia, Diana L. Antonius F.L. Tobing Asep Sopandi Bilal, Zein Bryan Hulio Santoso Devi Dwi Purwanto Diana L. Antonia Dimas Fredy Arisandy Eric Sugiharto Honggara Ery Susiany R Fadia, Andi Faza Firmansyah, Erik Graha Prasidya Graha Prasidya Gunadhi, Albert Gunadhi, Albert Hadi Santosa Hendi Santoso Hijriah Hijriah Hijriah, Hijriah Ignatius Indra Indah Kuswardani L Suratno Lanny Agustine Lanny Agustine Lanny Agustine, Lanny Leli, Oktavia I Lestariningsih, Diana Martinus Edy S Miyata, Andrew F. N. Agus Sunarjanto Nekhasius Agus Sunarjanto Nugroho, Irvandianto Peter Angka Peter R Angka Peter R. Angka Peter R. Angka, Peter R. Peter Rathodirdjo Angka Peter Rathodirjo Angka Peter Rhatodirdjo Angka Pranjoto, Hartono Prasetyo, Sandif Prasidya, Graha Putri, Annajwa Aulia Putri, Farika Tono Rahmawati, Dyna Rassa, Delfiana M Sebastianus Adi Santoso Mola Suratno Suratno Tarsisius Dwi Wibawa B Tarsisius Dwi Wibawa Budianta Theophilus Ezra Nugroho Pandin Vincendy Constantinus Vincentius Christian Bintang P. Wanimbo, Mina Merry Weliamto, Widya A. Weliamto, Widya Andyardja Widya A. Weliamto Widya Andyardja Widya Andyardja Yayer, Kristina Natalia Tunga Yulianto Triwahyuadi Polly Yuliati - Yuliati Yuliati Yuliati Yuliati Zein Bilal