Suri, Murnia
Unknown Affiliation

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 ASAHAN CUT ACEH SELATAN Fajriati, Rafni; Suri, Murnia; Ihsan, Khairul
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v10i2.4428

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa sering menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode konvensional seperti ceramah dan pencatatan yang membosankan serta kurang memperhatikan kebutuhan belajar siswa. Guru cenderung menyamaratakan pendekatan pembelajaran tanpa memperhatikan perbedaan gaya belajar, minat,dan kemauan kemampuan siswa. Akibatnya, siswa menjadi pasif dan motivasi belajar menurun. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi yang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan belajar siswa berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar mereka. Strategi ini melibatkan tiga komponen utama: konten, proses, dan produk, yang harus diintegrasikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan berdiferensiasi di SD Negeri Asahan Cut, Aceh Selatan dan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang menggunakan pendekatan berdiferensiasi di kelas IV SD Negeri 1 Asahan Cut, Aceh Selatan. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, dengan subjek siswa kelas IV yaitu 17 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan tes. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata n-gain sebesar 1,24 dengaan kriteria “Tinggi” menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siwa. Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 1 Asahan Cut Aceh Selatan. Oleh karena itu, disarankan kepada guru SDN 1 Asahan Cut Aceh Selatan untuk menggunakan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi.Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Hasil belajar.
LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI BANDA ACEH Fajriati, Rafni; Suri, Murnia; Qadrunnada, Annisa
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan literasi digital dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus eksploratif yang melibatkan guru dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital sudah mulai diintegrasikan dalam pembelajaran, namun masih terbatas pada penggunaan perangkat teknologi sederhana dan belum optimal dalam pengembangan keterampilan digital siswa. Faktor pendukung meliputi ketersediaan fasilitas dan pelatihan guru, sedangkan kendala utama adalah keterbatasan akses internet dan minimnya sumber belajar digital. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan dukungan infrastruktur dan pengembangan kompetensi guru agar literasi digital dapat lebih efektif dan berdampak positif pada hasil belajar siswa.
EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING LEARNING (CTL) DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI Suri, Murnia; Fajriati, Rafni; Fitriliana, Fitriliana; Mursyida, Citra Syifa
JOURNAL OF EDUCATION SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jes.v11i1.4828

Abstract

The problems faced by students at SDN 1 Lhok Kuala Baro in writing English poetry are caused by limited in vocabulary mastery. The application of Contextual Teaching and Learning (CTL) which involves the relationship between written themes and students’ daily experiences is assumed to make it easier for those to put together words and compose sentences. This study aims to describes the effectiveness of using this learning model and also aims to see the development of poetry writing skills toward the grade fourth students in SDN Lhok Kuala Baro. Data were collected through test and observations of 27 students and then analyzed descriptively using percentage techniques and the N-Gain test. The results obtained were that before the implementation of CTL only 16.6% students had achieved good score but after the implementation, the completion had increased to 76.9%. Meanwhile, the N-Gain test results showed an average of 0.571 with an increase of 57.1%, indicating the effectiveness of CTL in improving students’ writing skills. These findings shows that CTL can significantly improve students’ mastery, improve their imagination in expressing ideas and skilled in arranging words.Key words: Contextual Teaching Learning, Poetry Writing Skills
TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA HUKUM TERHADAP SUMBER-SUMBER HUKUM ACARA PIDANA DI INDONESIA Fitriliana, Fitriliana; Lisnawati, Lisnawati; Suri, Murnia; Kesumawati, Kesumawati; M. Hafiz, M. Hafiz
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSumber-sumber hukum acara pidana memegang peranan penting dalam membentuk kerangka hukum yang mengatur proses peradilan pidana di Indonesia ataupun sumber-sumber hukum acara pidana merupakan fondasi penting bagi mahasiswa hukum dalam memahami sistem peradilan pidana di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman mahasiswa hukum terhadap berbagai sumber hukum acara pidana, termasuk Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), peraturan pelaksana, yurisprudensi, dan doktrin. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa dari berbagai jenjang semester. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun KUHAP dipahami secara umum oleh mayoritas responden, pemahaman terhadap sumber hukum lainnya masih tergolong rendah. Kondisi ini mencerminkan adanya kesenjangan dalam literasi hukum yang perlu ditanggapi melalui metode pembelajaran yang lebih menyeluruh, kontekstual, dan berbasis pengalaman langsung. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik seperti moot court, klinik hukum, dan forum diskusi terbimbing terbukti berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman tersebut. Dengan demikian, pengembangan metode pengajaran hukum acara pidana yang lebih aktif dan aplikatif menjadi sangat penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori secara tekstual, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik hukum yang sesungguhnya.Kata Kunci: Tingkat Pemahaman, Mahasiswa Hukum, Hukum Acara Pidana
KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM PROYEK PATCHING SIMPANG JALAN PENDIDIKAN GAMPONG PUNGE BLANG CUT KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH Hardian, Rinal; Zaini, Azriel; Suri, Murnia; Kombih, Alfiansyah
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 10, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v10i2.4929

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dimensi sosial dari penerapan prinsip circular economymelalui pemanfaatan ecobrick dan bambu dalam pembangunan bangunan sederhana di Desa Nusa,Kecamatan Lhoknga. Fokus utama diarahkan pada pemahaman informasi, tingkat partisipasimasyarakat, perubahan sikap, tingkat kepuasan, dan keberlanjutan pasca pelaksanaan proyek.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dengan informan kunci (tokohgampong, ketua lingkungan, ibu rumah tangga, dan pemuda), observasi lapangan, serta penelusurandokumen internal gampong. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadapproyek bervariasi tergantung saluran informasi yang digunakan. Tokoh gampong memiliki pemahamanyang baik karena mendapat penjelasan langsung, sedangkan ibu rumah tangga dan pemuda umumnyamenerima informasi secara tidak langsung, menyebabkan rendahnya pemahaman detail. Dalam halpartisipasi, mayoritas warga berada pada tingkat manipulatif (41,7%) dan hanya sebagian kecil yangterlibat dalam pengambilan keputusan (16,7%). Meski demikian, terdapat perubahan positif dalam sikapmasyarakat: sebanyak 73,3% informan menunjukkan peningkatan rasa memiliki terhadap fasilitaspublik, dan 46,7% berpartisipasi secara sukarela dalam perawatan pasca proyek. Tingkat kepuasanmasyarakat terhadap hasil proyek juga tinggi, dengan 80% menyatakan kualitas pembangunan sesuaiharapan dan 66,7% menilai pelaksanaannya transparan. Aspek keberlanjutan menunjukkan potensipenguatan dengan 33,3% warga mulai melakukan perawatan swadaya, meskipun pembentukankelompok pemelihara formal masih rendah (13,3%). Penelitian ini menegaskan pentingnya komunikasiyang efektif dan pendekatan partisipatif sejak awal perencanaan agar penerapan prinsip circulareconomy tidak hanya berdampak secara lingkungan, tetapi juga berkelanjutan secara sosial.
PENERAPAN PRINSIP CIRCULAR ECONOMY MELALUI PEMANFAATAN ECOBRICK DAN BAMBU PADA BANGUNAN SEDERHANA DI DESA NUSA KECAMATAN LHOKNGA Hardian, Rinal; MD Ali, Umi Fazara; Fitriliana, Fitriliana; Suri, Murnia; Lidia, Ella Andini
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v11i1.4930

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan prinsip circular economy di Desa Nusa, Kecamatan Lhoknga,Kabupaten Aceh Besar, melalui pemanfaatan limbah plastik rumah tangga dan material bambu lokaldalam pembangunan bangunan sederhana. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, survei lapangan,pengumpulan data lingkungan dan sosial, uji material, pembangunan prototipe, dan evaluasi. Hasilsurvei menunjukkan tingginya ketersediaan plastik lunak dan bambu betung sebagai sumber daya lokalyang murah dan terbarukan. Melalui proses edukasi dan pelibatan masyarakat, berhasil dikumpulkan±180 botol ecobrick berisi ±45 kg limbah plastik yang digunakan sebagai elemen dinding dalambangunan berukuran 3x3 meter. Bambu digunakan sebagai struktur utama (kolom dan rangka atap),sedangkan ecobrick disusun horizontal dan direkatkan dengan mortar tanah dan semen. Uji materialmenunjukkan bahwa ecobrick mampu menahan beban tekan 120–150 kg, sedangkan bambu yang telahdiawetkan cukup kuat untuk menopang bangunan ringan satu lantai. Secara lingkungan, program iniberhasil meningkatkan kebersihan dan mendorong budaya pemilahan sampah. Secara sosial, 82%responden menyatakan tertarik menggunakan ecobrick-bambu untuk bangunan kecil, dan 70%berkomitmen melanjutkan pemilahan sampah. Prototipe bangunan yang dibangun bersama wargadalam waktu 10 hari menunjukkan efisiensi biaya hingga 35% dibandingkan material konvensional.Kombinasi ecobrick dan bambu dinilai cocok untuk bangunan non-permanen seperti ruang baca, posronda, atau tempat bermain anak, dan memperkuat kemandirian desa dalam pengelolaan material danlingkungan secara berkelanjutan.
PEMANFAATAN MATERIAL RINGAN DAN FLEKSIBEL UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN BANGUNAN SEKOLAH BERLANTAI DUA TERHADAP GUNCANGAN SEISMIK Hardian, Rinal; Armia, Armia; Suri, Murnia; Iswanda, Iswanda
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v7i2.4926

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk mengkaji sejauh mana penggunaan material ringan dan fleksibel dapatmengurangi gaya inersia pada struktur gedung sekolah berlantai dua di kota Banda Aceh, sertamenganalisis pengaruhnya terhadap perilaku dinamis struktur saat terjadi gempa, ditinjau dari aspekdeformasi, percepatan lantai, dan gaya geser dasar. Dengan memahami hubungan ini, diharapkan dapatdiperoleh rekomendasi desain yang lebih efektif dalam pembangunan gedung tahan gempa. Denganmembandingkan jenis material struktur (konvensional Model A vs. ringan/fleksibel Model B) danrespons struktur terhadap gempa, yaitu deformasi maksimum (displacement), percepatan puncak lantai(peak floor acceleration) dan daya geser dasar (base shear). Akhir dari kajian ditemukan bahwa ModelB memiliki periode lebih panjang, artinya lebih lentur ? cocok untuk redam gempa frekuensi tinggi.Gaya geser dasar lebih kecil karena massa bangunan jauh lebih ringan. Perpindahan puncak lebih besar(normal untuk struktur fleksibel) tapi masih dalam batas aman. Drift antar lantai pada Model B masihdi bawah batas SNI (? 2%).
ANALISIS STRATEGI DESAIN RUMAH TINGGAL RENDAH EMISI UNTUK ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DI KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH Hardian, Rinal; Sumarto, Donni Arief; Suri, Murnia; Safrizan, Safrizan
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v8i2.4927

Abstract

Penelitian ini menganalisis karakteristik desain rumah tinggal di Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh,dalam konteks adaptasi terhadap perubahan iklim, khususnya efisiensi termal dan ketahanan terhadapbanjir. Hasil observasi terhadap enam rumah menunjukkan bahwa bentuk bangunan memanjang denganatap pelana tinggi (>30°) dan bukaan di sisi panjang mendukung ventilasi silang yang optimal,menghasilkan suhu dalam ruang yang lebih rendah hingga ±1,5°C dibandingkan rumah dengan bentukmassa kompak dan atap datar. Ventilasi silang pasif yang dihadirkan melalui bukaan berseberangansecara signifikan menurunkan suhu dalam ruang dan mengurangi kebutuhan pendinginan buatan.Penggunaan material lokal seperti kayu juga menunjukkan performa termal yang stabil (29–30°C) sertaemisi embodied carbon yang lebih rendah (±150–180 kg CO?/m²), meskipun perlu mempertimbangkanketahanan terhadap kelembapan dan rayap. Selain itu, elevasi bangunan terbukti memengaruhiketahanan terhadap banjir; rumah panggung dengan elevasi >1 meter tidak mengalami genangan, sertamemberikan manfaat tambahan dalam sirkulasi udara bawah rumah. Temuan ini menegaskanpentingnya pendekatan desain arsitektur tropis dan berkelanjutan dalam merespons tantangan iklim dikawasan pesisir.
PRINSIP ARSITEKTUR VERNACULAR ACEH DALAM DESAIN FUNGSIONAL PERUMAHAN DI GAMPONG NEUHEUN KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Hardian, Rinal; Suri, Murnia; Henika, Yuli
JOURNAL OF INFORMATICS AND COMPUTER SCIENCE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Ubudiyah Indonesia University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jics.v9i2.4928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi prinsip arsitektur vernakular Aceh dalam desainfungsional perumahan di Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar. Fokusutama penelitian ini adalah bagaimana elemen-elemen arsitektur tradisional seperti penataan ruang yangmencerminkan nilai adat, struktur keluarga, dan pola kehidupan sosial masyarakat Aceh, dapatdiakomodasi dalam konteks perumahan modern, khususnya pada perumahan bantuan dari pihakeksternal. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode observasi lapangan, wawancaradengan penghuni, dan analisis desain ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besarpenghuni melakukan modifikasi terhadap rumah bantuan untuk menyesuaikan dengan kebutuhanbudaya local. Hal ini menunjukkan pentingnya perumahan yang tidak hanya layak secara fisik, tetapijuga kontekstual secara sosial dan kultural. Temuan dari penelitian ini merekomendasikan agar prinsiparsitektur vernakular Aceh dijadikan acuan awal dalam desain perumahan, terutama dalam programbantuan, guna memastikan keberlanjutan, kenyamanan, dan keberterimaan oleh masyarakat lokal.