Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Penerapan Empat Pilar Pengendalian Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Rerata Kadar Gula Darah di Puskesmas Banabungi Inda Mujisari; Mansur Sididi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i3.200

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat di sembuhkan tetapi dapat dikendalikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penerapan 4 pilar pengendalian diabetes mellitus yakni pengetahuan, aktivitas fisik, pengaturan makanan, dan kepatuhan minum obat dengan rerata kadar gula darah di Puskesmas Banabungi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional study. Sampel diambil dengan cara total sampling sebanyak 50 sampel yang melakukan control selama tiga bulan. Analisis data menggunakan univariat, bivariate, dan uji chis- square. Penelitian ini diperoleh hasil bahwa sebanyak 42 responden (84,0%) dengan rerata kadar gula darah tidak normal, 8 responden yang memiliki pengetahuan kurang yakni dengan p=1,000, 42 responden yang memiliki aktivitas ringan menunjukkan rerata tidak normal dengan p=0,000, 4 responden yang memiliki pengaturan makanan tidak baik menunjukkan p=0,155 dan 8 responden yang tidak patuh dalam kepatuhan minum obat menunjukan p = 1,000. Kesimpulan penelitian ini tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan rerata kadar gula darah, tidak ada hubungan antara pengaturan makanan dengan rerata kadar gula darah, tidak ada hubungan kepatuhan minum obat dengan rerata kadar gula darah, dan ada hubungan aktivitas fisik dengan rerata kadar gula darah.
Hubungan Iklim dengan Kinerja Pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Terminal Peti Kemas Makassar Adinda Pitaloka; Yuliaty; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 5 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i5.298

Abstract

Iklim Kerja adalah kombinasi dari suhu udara, kelembaban udara, kecepatan gerakan udara, Suhu nyaman orang Indonesia pada umumnya beraklimatisasi dengan iklim tropis sekitar 29°C-30°C dengan kelembaban 85%-95%. Bekerja dibawah paparan panas dengan melebihi batas normal suhu yang ditentukan akan berdampak dengan Kesehatan dan menurunnya kemampuan dalam kinerjanya. Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugas dengan tanggung jawab yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui Hubungan iklim kerja dengan kinerja pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia. Jenis penelitian ini adalag penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini seluruh pekerja lapangan dan administrasi non shift dengan sampel menggunakan teknik random sampling yaitu sebanyak 37. Hasil penelitian yaitu menunjukkan bahwa bahwa uji chi-square dengan α (0,05) diperoleh nilai p= 0,002 dimana nilai p < α menunjukkan ada hubungan antara iklim kerja dengan kinerja. Dan Uji chi-square menunjukkan dengan α (0,05) diperoleh nilai p= 0,003 dimana nilai p < α menunjukkan ada hubungan antara lama paparan dengan kinerja pada pekerja di PT. Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Terminal Petikemas Kota Makassar Tahun 2020. Bagi pihak PT. Pelabuhan Indonesia IV (PERSERO) Terminal Petikemas Kota Makassar untuk lebih memperhatikan kenyamanan pekerja dalam bekerja agar dapat menmaksimalkan hasil kinerja kerjanya.
Pengaruh Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Karyawan di PT. Sermani Steel Hasri; Andi Surahman Batara; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.305

Abstract

Pengadaan program keselamatan dan kesehatan kerja berupa jaminan kecelakaan kerja dan kesehatan kerja diharapkan akan meningkatkan motivasi kerja karyawan. Ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program keselamatan kerja dan pengaruh program kesehatan kerja terhadap motivasi kerja karyawan. Dengan jumlah sample 47 orang pengumpulan data menggunakan kuesioner, jenis penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui proses observasi, pengumpulan data sekunder dan primer menunjukkan hasil penelitian mengenai pengaruh program keselamatan dan kesehatan kerja terhadap motivasi kerja karyawan PT. Sermani Steel dapat disimpulkan bahwa semua variabel yang ada berpengaruh terhadap Motivasi Kerja (p-value.<α=0,05). Untuk kesehatan kerja dan keselamatan pada PT. Sermani Steel kota makassar di sarankan agar lingkungan tempat kerja selalu bersih dan menyediakan tempat pembuangan sampah yang cukup, sehingga karyawan tidak akan mudah terserang penyakit, ruang kerja memiliki cukup cahaya dan ventilasi agar diperoleh kenyamanan dengan menurunkan tekanan panas. karena dengan linkungan kerja yang bersih dan nyaman akan membuat karyawan akan terjaga baik kesehatanya sehingga menghasilkan kerja yang baik dan maksimal.
Gambaran Higiene Sanitasi Dengan Kandungan Bakteriologis Eshcerichia Coli Pada Minuman Es Dawet Yang Dijual Di Sepanjang Jalan Panaikang Kota Makassar Nur Fitryana S; Nasruddin Syam; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.315

Abstract

Hygiene adalah usaha kesehatan preventif yang menitik baratkan kegiatannya pada usaha kesehatan individu, maupun usaha kesehatan pribadi hidup manusia. Personal hygiene adalah perawatan diri dimana individu mempertahankan kesehatannya, dan di pengaruhi oleh nilai serta keterampilan. Menurut Mosby bahwa : “keberssihan seseorang adalah suatu tindakan untuk memelihara kebersihan dasar kesehatan seseorang untuk kesehatan fisik dan kesehatan psikis” Escherichia coli adalah salah satu bakteri yang tergolong coliform dan hidup secara normal di dalam kotoran manusia maupun hewan, oleh karna itu disebut juga koliform fekal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan bakteriologis E.coli pada minuman es dawet yang dijual disepanjang Jalan Panaikang Kota Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode observasional yang bertujuan untuk mengetahui kandungan bakteriologis, kebersihan peralatan, tempat pengolahan minuman dan penyimpanan bahan. Teknik pengambilan sampel ini adalah purposive random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah es dawet yang dijual disepanjang Jalan Panaikang Kota Makassar. Pada pemeriksaan uji laboratorium peneliti menggunakan kualitatif dengan metode complete test. Sampel es dawet diambil dari 10 pedagang yang terdapat di pinggi jalan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 10 sampel es dawet yang diuji terdapat 7 sampel yang positif mengandung Eschericia coli dan 3 sampel yang negatif. Dari hasil penelitian ini, maka disarankan bagi Dinas Kota Makassar untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan kandungan bakteriologis kepada pedagangan kaki lima secara regular sehingga makanan dan minuman yang dijual tetap memenuhi syarat kesehatan.
Faktor Risiko Kejadian COVID-19 Pada Pasien Di RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Wa Ode Nurfalah; Nur Ulmy Mahmud; Sumiaty; Mansur Sididi; Nurul Hikmah B
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 6 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i6.319

Abstract

COVID-19 adalah penyakit menular yang baru ditemukan pada Desember 2019 di Wuhan yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Mulai januari 2020, virus ini menyebar ke luar Tiongkok, pertama di Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. Sehingga pada tanggal 11 Maret 2020 World Health Organization (WHO) menyatakan COVID-19 sebagai pandemi. COVID-19 pertama dilaporkan di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 sejumlah 2 kasus. Virus ini dapat menyerang siapa saja, baik balita, anak-anak, orang dewasa, orang tua, ibu hamil maupun ibu yang sedang menyusui. Namun, beberapa orang memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian COVID-19 pada pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan Case Control study. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa umur merupakan faktor risiko yang tidak bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=6,556 95% CI 0,764-56,219. Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=1,447 95% CI 1,447-15,046. Kontak erat merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=188,500 95% CI 38,284-928,114. Komorbid merupakan faktor risiko yang bermakna terhadap kejadian COVID-19 dengan nilai OR=3,406 95% CI 1,486-7,809. Sebagai saran dalam penelitian ini masyarakat diharapkan untuk mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan imun tubuh, mengurangi atau bahkan berhenti merokok, selalu mematuhi protokol kesehaatan serta bagi masyarakat yang memiliki komorbid diharapkan dapat mengendalikan komorbidnya.
Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Masohi Kabupaten Maluku Tengah Nurfadhillah Ridho Sulistyaningsih; Mansur Sididi; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 6 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i6.351

Abstract

Kekurangan energi kronis sangat kompleks, diantaranya ketidakseimbangan asupan zat gizi, penyakit infeksi, dan perdarahan. Hal ini penting untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk mendeteksi kekurangan gizi dan menjelaskan pada ibu hamil pentingnya mengkonsumsi makanan bergizi untuk menunjang kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kejadian kekurangan energi kronis pada ibu hamil di Puskesmas Masohi Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Masohi sebanyak 160 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, food recall 24 jam dan kuesioner aktivitas fisik (QPAQ). Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan metode komputerisasi dengan bantuan Software SPSS untuk menghasilkan informasi yang jelas dan benar sesuai dengan tujuan penelitian. Metode analisis data menggunakan Univariat dan Bivariat dengan uji Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel yang mempengaruhi kejadian kekurangan energi kronis adalah pendidikan. Adapun variabel yang tidak mempengaruhi kejadian kekurangan energi kronis adalah pendapatan, pola konsumsi dan aktivitas fisik. Diharapkan bagi ibu hamil agar dapat memperhatikan dan memenuhi kebutuhan gizinya, agar terhindar dari kekurangan energi kronik (KEK).
Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Kalulu Badoa Kota Makassar Rida Amelia; Sartika; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i2.366

Abstract

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor risiko yang menyebabkan kematian bayi khususnya pada masa neonatal. Prevalensi BBLR diperkirakan 15% - 20% dari seluruh kelahiran di dunia mengalami berat badan lahir rendah, yang mewakili lebih dari 20 juta kelahiran per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar faktor risiko kejadian BBLR di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah epidemiologi analitik dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan dan melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Kaluku Bodoa. Analisis menggunakan uji chi-square dan Odds Rasio. Hasil penelitian adalah umur ibu saat melahirkan, tingkat pendidikan ibu dan tinggi badan ibu bukan merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar dengan tingkat signifikan > 0,05. Sedangkan komplikasi kehamilan, riwayat penyakit dan kekurangan energi kronik merupakan faktor risiko kejadian BBLR di Wilayah Puskesmas Kaluku Bodoa Kota Makassar dengan tingkat signifikan < 0,05. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa umur ibu, tinggi badan ibu, dan tindak pendidikan ibu bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sedangkan riwayat penyakit dan kekurangan energi kronik merupakan faktor risiko terhadap kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Adapun saran dalam penelitian ini adalah dilakukan penyuluhan kepada ibu hamil mengenai risiko Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) serta disarankan bagi ibu hamil agar menjalani kehamilan yang sehat sehingga akan melahirkan bayi dengan berat badan lahir normal.
Pengaruh Edukasi 5m Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Santri Dalam Upaya Pencegahan Covid-19 Di Pesantren Ummul Mukminin Fauzia Irmayani; Mansur Sididi; Sartika
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.439

Abstract

Penyakit Coronavirus Disease (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Serve Acute Respiratory Syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2). Laju penularan di Indonesia juga masih diatas 5% melebihi standard World Health Organization (WHO) yaitu kurang dari 5%. Cara mencegah penularan virus corona dan menerapkan gerakan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi dan interaksi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi 5M terhadap pengetahuan dan sikap mengenai pencegahan Covid-19 santri di Pesantren Ummul Mukminin. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan model one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah santri MTs kelas 9 Pesantren Ummul Mukminin Makassar dengan jumlah siswa 54 siswa. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah dengan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan tabel pengetahuan menunjukkan bahwa uji normalitas dalam penelitian ini menggunakan Kolmogorov-Smirnov, hal tersebut ditunjukkan dengan nilai p-value < 0.05 sehingga pengetahuan dinyatakan berdistribusi normal. Berdasarkan tabel sikap menunjukkan bahwa sikap responden menurut hasil perhitungan dengan uji paired sample t-test diperoleh p value = 0.000 yang berarti p value <0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Edukasi 5M Upaya Pencegahan Covid19 terhadap sikap santri Ummul Mukminin. Saran untuk peneliti, santri, dan seluruh masyarakat agar memahami dan menerapkan perilaku 5M di kehidupan sehari-hari.
Analisis Spasial Faktor Risiko COVID-19 Berdasarkan Segitiga Epidemiologi Di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW; Fatmah Afrianty Gobel; Mansur Sididi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 6 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i6.460

Abstract

Ada 3 faktor penentu penularan penyakit yaitu agen, host, dan lingkungan yang mempengaruhi. Besarnya kasus COVID-19 di Kota Makassar menjadikan adanya peningkatan keterpakaian rumah sakit pada pertengahan tahun 2021 termasuk di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor risiko COVID-19 sekaligus menganalisis secara spasial kasus COVID-19 di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid tahun 2021.Jenis penelitian menggunakan observasional analitik dengan desain penelitian case control berbasis data sekunder rekam medik. Dari perhitungan rumus lemeshow, sampel diperoleh masing-masing 37 untuk kelompok kasus dan kontrol. Metode analisis data pada penelitian ini yaitu analisis univariat, analisis bivariat dengan uji korelasi chi-square, analisis multivariat dengan uji korelasi logistik berganda, dan analisis spasial untuk melihat pengelompokan kasus dengan uji Nearest Neighbor Analysis (NNA) serta regresi logistik. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa faktor risiko yang dominan mempengaruhi COVID-19 di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid tahun 2021 adalah riwayat kontak (p-value= 0,000;OR= 25,029;95%Cl= 5,070-123,565) kemudian variabel komorbid (p-value= 0,001;OR= 9,769;95%Cl= 2,671-35,724). Sebaran COVID-19 terdistribusi di Kecamatan Biringkanaya dengan kasus terbanyak di kelurahan Sudiang Raya, disusul Paccerakkang, lalu Pai dan Sudiang, sedangkan kasus paling sedikit di kelurahan Daya, dengan diketahui dari uji NNA bahwa pengelompokan wilayah kasus COVID-19 di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid tahun 2021 cenderung berpola random. Saran penelitian ini adalah urgensi melindungi kelompok rentan terutama kelompok lansia dan penderita komorbid dari penularan penyakit menular COVID-19. Peneliti juga mengharapkan instansi kesehatan dapat mempertimbangkan teknologi pemetaan penyakit secara geografis sebagai sistem informasi data spasial yang menyajikan informasi distribusi dan pola penyakit secara visual.  
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Pada Penerima Vaksin Sinovac Di Puskesmas Ma'rang Kubupaten Pangkep Ayu Andini, Andi; Mansur Sididi; Sartika; Hasriwiani Habo Abbas; Farihah Muhsanah
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i4.469

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan wabah yang terjadi diseluruh dunia termasuk di Indonesia. sehingga terobosan terbaru saat ini yang dilakukan untuk mengatasi pandemi covid-19 adalah dengan melakukan vaksinasi untuk menciptakan herd immunity pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada Penerima Vaksin Sinovac di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif menggunakan metode Observasional Analitik dengan desain Cross Sectional Study. Sampel sebanyak 107 Tenaga Kesehatan Pengujian hipotesis dengan uji Chi-Square. Instrumen yang digunakan adalah Kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan dari 107 Tenaga Kesehatan terdapat sebanyak 95 orang (88,8%) mengalami KIPI ringan lokal dan sistemik, serta sebanyak 12 orang (11,2%) yang tidak mengalami KIPI. ada hubungan antara 2 variabel dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yaitu pengetahuan (p=0,000) dan sikap p=(0,000) sedangkan tidak terdapat hubungan kecemasan (p=0,192) dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac dosis 2 di Puskesmas Ma’rang Kabupaten Pangkep. Kesimpulan dari penelitian bahwa terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) namun tidak terdapat hubungan kecemasan dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) pada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac. Penelitian ini menyarankan kepada tenaga kesehatan penerima vaksin sinovac dosis 1 dan 2 agar dapat meningkatkan penyuluhan kesehatan pada masyarakat dan sasaran per kelompok penerima vaksin covid-19 lainnya. khususnya tentang imunisasi dan yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dengan melakukan penanggulangan jika terjadi KIPI. sangat bagus untuk meningkatkan kepercayaan dan kemauan masyarakat umum untuk mengikuti program vaksinasi. pentingnya vaksinasi dimaksudkan untuk mempercepat kekebalan masyarakat agar Indonesia bebas dari pandemi Covid-19.
Co-Authors Abd. Gafur Adinda Pitaloka Ahyar AS Amaliyah, Rizka Amelinda Amir Amir, Amelinda Amiruddin, Andi Rezky Aulia Anas, Hiejrah Rahmat Andi Nurlinda Andi Sani Anggraini Fitri Wijayanti Arini, Sri Arman Ayu Andini, Andi Ayu Puspitasari Ayu Puspitasari, Ayu Batara Lipu, Andi Varil Brajakson Siokal Chaeruddin Hasan Christa Gumanti Manik Deitra Qharizah Ananda Een Kurnaesih Ella Andayanie Fachrin, Suharni a. Farihah Muhsanah Fatmah Afrianty Gobel Fauzia Irmayani Firka Wafiq Nurul Haq Fitriani Kasim Fitriani, Aisyah Al Fitryana, Nur Gurandi, Dhiya Fathi Ghassani Hamzah, Wardiah Haq, Firka Wafiq Nurul Harmitha Harpiana Rahman Hasan, Chaeruddin Hasri Hidayati Nurhasana Hikmah Baharuddin, Nurul Husnul Khaeriyah Sogalrey Husnul Khatimah Idhar Darlis Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Inda Mujisari Iring Tri Amalia Janna, Miftahul Jatmika, Linda Juwita Syafri Umar Mappanganro, Andi Masriadi Masse, S. Nur Fauziyah Muh. Khidri Alwi Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nadjib Bustan Musdalivah, Musdalivah Nasruddin Syam Nur Asia, Nur Nur Fitryana S Nur Hikmah Nur Mutiara Husnah Hidayatullah BW Nur Ulmy Mahmud Nur Wahyuni Munir Nur ‘Azah Nurchalisah Basri Nurfadhillah Ridho Sulistyaningsih Nurgahayu Nurgahayu Nurhaliza Amalya Ananda Ichwan Nurhasana, Hidayati Nurmiati Muchlis Nurul Hikmah Nurul Hikmah Baharuddin Nurul Ulfah Mutthalib Nurwijayanti Oktaviana, Helmi Paputungan, Ainun Puteri, Maya Astika Rahman Rahman Rahman Rahman Ramdhani, Salsabila Nuru Rasmiaji Rasmiaji Reza Aril Ahri Rezki Maghfirah, Alfiyyah Rezky Aulia Yusuf Rida Amelia Rifai, Didit Fachri S, Syiar Cakke. S. Nur Fauziyah Masse Safruddin, Safruddin Sahrani, Sahrani Sainul, Salmila Salsabila, Andi Batari Saputra, Iswandy Rani Sartika Sartika, Sartika Satriani Septiyanti Sitti Patimah Sriwahyuni, Riska Sumiaty Syahrani, Vadiah Syiar Cakke. S Tias Nugraha, Ninik Wa Ode Nurfalah Wafiq Azizah Wahyuni Munir, Nur Yakub, Rihhadatul Adzroo Yuliaty Yusriani, Yusriani Yusrif, Aishwara Puput Andini